Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Surat Terbuka for Dewan Pers II: Ada Saweran Berita Tayang

KOPI, Pekanbaru – Salam anak negeri Merdeka…merdeka 33x , Selamat Hari Pers Nasional (HPN) . Pers Indonesia belum bebas masih terkekang.

Saat ini organisasi wartawan yang diakui oleh Dewan Pers hanya Tiga organisasi Pers yakni PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia, IJTI ( Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia). Yang heranya Organisasi wartawan yang lain tidak diakui oleh Dewan Pers. Tinggi pula posisi Dewan Pers daripada Kementrian Infokom ha…ha…

Kami meminta kepada Pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Jusuf Kalla tolong akui dan sahkan keberadaan organisasi Pers lainya . Jangan ada anak tiri maupun anak kandung alias pilih-pilih kasih.

Dewan Pers dulu tugasnya mengawasi media cetak, zaman now kini media online/internet sudah menjamur. Teman saya (didi) memiliki lima unit media online berbentuk PT (Perusahaan Terbatas).

Hanya untuk menikmati kue Iklan/ Advetorial . Tentang berita bisa ia sadur dari media online local , nasional, maupun internasional. Membuat satu unit media online membutuhkan anggaran berkisar Rp.20 hingga 30 juta yang heran kami media online baru muncul dua tahun sudah mendapatkan verifikasi oleh dewan pers. Haiya  bolui gua.

Wartawan yang Tak mendapatkan Gaji/ hanya Kerja Bakti Saja.

Catatan masih banyak kita jumpai wartawan yang tak mendapatkan gaji dari perusahaan Pers hanya kerja bakti saja. Maka muncul istilah “ada saweran berita tayang”.

Bagaimana mau mengaji wartawan, untuk pemilik owner saja tidak cukup. Maka para wartawan yang lihai melakukan transaksi negosiasi dengan pemilik media online Iklan dapat belah Duren eh Semangka alias bagi dua lansung. Perusahaan Pers yang sudah mapan bisalah mengaji para para wartawanya dengan layak. Hampir 80 % lebih wartawan tak mendapatkan gaji atau menerima gaji yang layak dari Perusahaan pernerbitan surat kabar.

Lebih tragis lagi wartawan media cetak tabloid, para wartawan dibebankan Koran sekian eksemplar dengan harga tertentu. Apakah mau Dewan Pers menalanginya dulu he…he…

Masih banyak kita jumpai wartawan kena usir, pemukulan, hate speech, bahkan terjadi tindakan criminal membayahakan jiwa para pemburu saweran eh Pemburu Berita tersebut hingga pembunuhan.


Baca juga ketik di Google.com Surat Terbuka For Dewan Pers I: Verifikasi Media Online Bisa DugaanTimbulkan KKN dan Suap enter.

 

Dugaan Verifikasi Media online oleh Dewan Pers Timbulkan Suap

Saat ini Dewan sedang giat-giatnya mengadakan Verifikasi sejumlah media online, bahkan ada anggota Dewan Pers berkunjung ke daerah melakukan Verifikasi ke kantor redaksi media online tersebut. Tamu datang kerumah Anda pasti disungi minuman , snack pulang pasti membawa “ oleh-oleh”. Bro.

Pasti pemilik Media online ingin mendapatkan pengakuan dari Dewan Pers alias sertifikat Verifikasi tersebut. Para pemilik perusahaan Pers menggunakan berbagai macam cara seperti dugaan Suap supaya medianya mendapat sertifikat tersebut. Teman –teman yang ingin Bergabunglah ke PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) kami membuka pintu selebar lapangan futsal.

Seremonila HPN hanya menghabiskan anggaran Negara saja.

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati tanggal 9 Pebruari setiap tahunnya, dan pada tahun 2018 ini diadakan di Padang, Sumatera Barat. Dimana perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang diadakan diberbagai kota seluruh Indonesia setiap tahunnya itu terkesan tidak ber-eksensi yang membanggakan karena kinerja Dewan Pers (DP) yang dirasakan oleh para Jurnalis dalam hal kesejahteraan dan terlebih lagi perlindungan bagi Insan Pers saat melakukan tugas Jurnalistiknya, jauh meleset dari koridor peraturan perundang-undangan pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Untuk siapa Dewan Pers ada di republik Indonesia ini? Hal tersebut kerap dan atau sering menjadi bahan pertanyaan para Jurnalis saat menghadapi kendala dalam melakukan tugas jurnalistiknya dilapangan. Sebab, penganiayaan, pengusiran, penghadangan, bahkan hingga terjadi pembunuhan dan kriminalisasi yang dialami oleh para Jurnalis di lapangan masih terjadi.

Organisasi Pers FPII  (Forum Pers Independen Indonesia)

Sehingga organisasi Pers FPII selaku penyeimbang Dewan Pers (DP) menilai dan tidak melihat tindakan yang dilakukan Dewan Pers terhadap kejadian-kejadian diskriminasi yang dialami para insan Pers tersebut. Bahkan Dewan Pers dinilai hanya pandai berbohong, diam dan tutup mata dengan apa yang dialami para pencari berita maupun pemilik perusahaan Pers yang ada.

Padahal ketentuan (resmi) Bab V pasal 15 UU Pers, Nomor 40 Tahun 1999, menyatakan;

1. Dalam upaya mengembangkan kemerdekaan pers dan meningkatkan kehidupan pers nasional, dibentuk Dewan Pers yang independen.

2.      Dewan Pers melaksanakan fungsi-fungsi sebagai berikut :

a.      Melindungi kemerdekaan pers dari campur tangan pihak lain;

b.      Melakukan pengkajian untuk pengembangan kehidupan pers;

c.       Menetapkan dan mengawasi pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik;

d.   Memberikan pertimbangan dan mengupayakan penyelesaian pengaduan masyarakat atas kasus-kasus yang berhubungan dengan pemberitaan pers;

e.      Mengembangkan komunikasi antara pers, masyarakat, dan pemerintah;

f.        Memfasilitasi organisasi-organisasi pers dalam menyusun peraturan-peraturan di bidang pers dan meningkatkan kualitas profesi kewartawanan;

g.      Mendata perusahaan pers;

Menurut Ketua Presidiun FPII, Kasihhati, dalam perjalannya Dewan Pers belum melakukan apa yang diamanatkan oleh undang-undang Pers Nomor: 40 Tahun 1999 dalam pembinaan maupun kesejahteraan bahkan perlindungan bagi insan pers (bukan membunuh krakter perusahaan media/wartawan).

"Untuk apa HPN diadakan? apa hanya untuk menyampaikan pengumuman berapa banyak perusahan pers dan organisasi pers yang diakui di Indonesia? " tegas Kasihhati bertanya kepada Waryawan di Jakarta, Jumat (9/2/2018).

"Seharusnya yang perlu dievaluasi dan dilakukan perbaikan setiap memperingati Hari Pers Nasional (HPN) itu, apa yang tertuang dalam undang-undang pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999 Bab II tentang Asas, Fungsi, Hak, Kewajiban dan Peranan Pers, bukan soal klaim mengklaim mana yang diakui mana yang tidak diakui." tegas perempuan yang akrab dipanggil Bunda ini.

Menurut Bunda, kalau hanya ini yang dikerjakan oleh Dewan Pers, sampai kapanpun keadaan Pers di Indonesia akan sulit maju dan berkembang. Pasal II undang-undang pokok Pers Nomor 40 tahun 1999 tersebut harus ditinjak lanjuti dalam bentuk tindakan nyata, dengan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh organisasi jurnalis atau perusahaan Pers di Indonesia selama organiasi dan perusahaan Pers itu memenuhi legalitas yang sah dan diakui oleh negara.

Bunda Kasihhati mengkritisi anggaran untuk mengadakan HPN maupun anggaran-anggaran terkait pembinaan Wartawan.

"Berani tidak Dewan Pers membuka ke publik berapa besar nilai anggaran yang di terima pertahun dari Negara? dan apa saja yang sudah dilakukan dengan anggaran tersebut", kata Ketua Presidium Organisasi Pers FPII, Kasihhati, menantang.

Terkait dengan Organisasi Pers FPII yang dipimpinnya, Kasihhati tidak memperdulikan diakui atau tidak diakui oleh Dewan Pers. Kasihhati mengaku bangga dengan Forum Pers Independent Indonesia (FPII) yang mampu berdiri sendiri, dibandingkan dengan organisasi pers yang dibiayai dari anggaran negara yang berasal dari uang rakyat itu juga, tetapi program kerjanya “Dewan Pers” tidak jelas.

Bunda (Kasihhati) sangat yakin ke depan, organisasi Pers Forum Pers Independent Indonesia (FPII), dapat membawa perubahan bagi masa depan kebebasan Jurnalisme (Pers) di Indonesia.(rilis FPII)

Sementara di Provinsi Riau-Indonesia saat ini, tim Redaksi Harian Berantas, sedang merancang pembentukan LBH khusus demi kepentingan pembelaan terhadap Insan Pers yang selalu menghadapi berbagai rintangan diskriminasi dan pembohongan oleh Dewan Pers itu sendiri, salah satu contoh yang sudah korbannya Dewan Pers belum lama ini, awak media harianberantas.co.id.

Salam kangen kepada teman-teman wartawati yang cantik-cantik dan seksi dari propinsi seluruh Indonesia.  Salam persahabatan teman-teman pers pria se Indonesia. Dilapangan jangan pula terjadi Jeruk makan Jeruk , Jelek menjelekan organisasi Pers lain .

Anda dan Saya sama-sama satu Profesi yakni wartawan Indonesia. Selamat Hari Pers Nasional 2018 di Ranah Minang. Propinsi “urang awak” Sumatera Barat. (didi)

Hati- Hati Sindikat Penipuan/ Maling !!... Orang Sinting mengaku keluarga kepala daerah, pejabat /orang Lain. Wartawan diakui sebagai anak kandung/keponakanya. Wajah Serupa/mirip, dll. Print out mengaku nulis berita ke orang. Anda korban Materi lapor ke Polisi/ TNI.


Artikel Lainnya:

 

Pemilu Serentak 2019 Bisa Merubah Nasib Anda
Sabtu, 22 September 2018

KOPI, Jakarta - Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso menuturkan “ Ada Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia atau para caleg (Calon Legislatif), Calon DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Periode 2019-2024 yang mau membayarkan kontrakan rumah setiap tahun/bulan, saat Pemilu serentak pada tanggal 17 April 2019 mau saya pilih Ia. Didi Rinaldo nomor rekening: 108-00-0762272-4 Bank Mandiri KCP Ahmad Yani Pekanbaru “Cakap Kang... Baca selengkapnya...

Inilah Isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II dengan Capres Prabowo
Minggu, 16 September 2018

KOPI, Jakarta - Ada tujuh belas isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II , penandatangani di Grand Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). Penandatanganan dilakukan oleh Prabowo Subianto dengan Ketua GNPF Ulama yakni Yusuf Martak. Hadir saat itu Ketum PAN (Partai Amanat Nasional) Zulkifli Hasan dan Waketum Gerindra Fadli Zon. Inilah 17 poin isi Pakta Integritas tersebut. 1. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD... Baca selengkapnya...

Ilmu "Kaca Mata Kuda"
Minggu, 16 September 2018

  KOPI, Jakarta – Hidup ini harus pandai-pandai membawakan diri. Lihat Timing, Situasi, ekonomi kalau ingin berubah. Pandai/pintar sendirilah Anda. Ada orang tidak tamat sekolah hanya SD (Sekolah Dasar)  jadi pengusaha sukses. Orang ada memiliki kemampuan akademik, kemampuan diluar akademi yakni motorik. ialah kemampuan berpikir otak kiri dan kanan harus seimbang. Ada orang yang betah kerja kantoran, pergi pagi pulang sore/malam. ... Baca selengkapnya...

Kasad Singapura Goh Si Hou Kunjungi Panglima TNI
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta - Kerjasama militer kedua negara terus dilanjutkan dan ditingkatkan ke arah yang lebih baik dengan tetap melaksanakan latihan bersama dan pertemuan antar Perwira TNI dengan Perwira Singapore Armed Forces (SAF). Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P saat menerima kunjungan kehormatan Kasad Singapura Brigadier General Goh Si Hou di ruang tamu Panglima TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat... Baca selengkapnya...

Jubir BIN: Keterlibatan Kabinda Riau Soal Pemulangan Neno Warisan ke Jakarta for Menghindari Bentrok
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta – Juru bicara (Jubir) Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto, mengatakan BIN Daerah (Binda) Riau hanya menjalankan tugas agar tidak terjadi bentrokan massa. Terlebih acara yang dihadiri Neno tidak mendapat izin. ''Imbauan untuk kembali ke Jakarta terhadap Neno Warisman adalah jalan terbaik dari pada terjadi bentrokan dan menghindari jatuhnya korban dan tentu akan muncul masalah baru atas legalitas acara tersebut,'' kata... Baca selengkapnya...

TPNPB/OPM Tembak TNI Yang Bawa Bahan Makanan Untuk Anak-anak Tingginambut
Minggu, 19 Agustus 2018

KOPI, Puncak Jaya – Kembali 2 orang prajurit TNI atas nama Alm. Letda Inf Amran Blegur (Dan Pos) dan Alm. Pratu Fredi anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Pos Tingginambut, Puncak Jaya gugur menjadi korban keganasan kelompok TPNPB/OPM wilayah Tingginambut, Minggu (19/8).   Pada hari Sabtu (18/8), Letda Inf Amran Blegur bersama anggota Pos Satgas Pamrahwan Tingginambut merencanakan untuk memberi sumbangan bahan makanan kepada... Baca selengkapnya...

Partai Berkarya Kembalinya “Putra Putri Cendana” ke Panggung Politik
Selasa, 31 Juli 2018

KOPI, Jakarta – Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang menegaskan masuknya Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal nama Mbak Titiek Soeharto (mantan istri Prabowo Subianto) ke Partai Berkarya akan memperkuat partai menggalang basis dukungan dari masyarakat. Khususnya, para simpatisan pendukung mantan Presiden Soeharto yang masih bertahan. Badaruddin menegaskan, Partai Berkarya akan mengimpun para pendukung mantan Presiden... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALAnggota Parlemen Timor Leste Memutarbali.....
08/09/2018 | Mohamad Nur Arifin

KOPI, NTT - Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M di Kupang, Jumat ( 07/09) menjelaskan bahwa apa yang di tuduhkan pada tan [ ... ]



NASIONALPenodaan Agama dengan Tafsir Diskriminat.....
21/09/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta - Lagi-lagi Pasal penistaan agama menyerang kelompok minoritas. Putusan Pengadilan PN Medan No. 1612/PID.B/2018/PN.Mdn pada Selasa 21 Ag [ ... ]



DAERAHKapal Feri Mini Pengadaan Dishub Mamuju .....
19/09/2018 | Muhammad Nur Ino

KOPI, MAMUJU - Pengadaan Kapal Feri Mini oleh Dishub Pemkab Mamuju tahun 2017 pernah menjadi buah bibir di tengah masyarakat. Pengadaan tersebut mengh [ ... ]



PENDIDIKANMadrasah Aliyah Ikhlas Memperingati 1 Mu.....
17/09/2018 | Mr. Tarman

KOPI, BANTEN - Peringatan tahun baru Islam dan hari jadi MA (Madrasah Aliyah) Ikhlas Jawilan yang ke 23 pada hari Kamis, (15/09/2018) di lapangan upac [ ... ]



EKONOMIPemerintah Perlu Membuat Sistem Paramete.....
30/07/2018 | Arianto Goder

KOPI, JAKARTA - Dua minggu lalu BPS merilis persentase penduduk miskin Maret 2018 turun menjadi 9,82 persen. Terendah sepanjang sejarah dalam berbagai [ ... ]



HANKAMDanlanud RHF Pecat Prajurit TNI AU Pra.....
01/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pulau Batam - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan “ Jangan ada pula oknum Tentara “ Separoh Tentara Sepa [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
04/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



HUKUM & KRIMINALOknum Mahasiswa Asal Dumai Nyambi Kurir.....
13/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Oknum mahasiswa di Riau berinisial AS alias Arif (21) terlibat dalam peredaran narkotika diduga selundupan dari Malaysia. Pelaku b [ ... ]



POLITIKHeboh Lagu Potong Bebek Angsa Postingan .....
22/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Beberapa orang ibuk-ibuk memakai topeng Pinguin menyayikan lagu Potong Bebek Angsa . Syair lagu tersebut menghebohkan percaturan polit [ ... ]



OPINIEfek Sayap Kupu-Kupu dari Pertemuan IMF-.....
27/08/2018 | Harjoni Desky

KOPI - Dua bulan ke depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) Annual Meeti [ ... ]



PROFILKepala BPOM Penny Lukito Apresiasi P.....
30/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) pusat Penny Lukito memberikan apresiasi kepada produk kosmetik local  mengembangka [ ... ]



ROHANIZakat di Era Digital.....
16/09/2018 | Efri S Bahri

KOPI - Saat ini kita berada di era digital. Teknologi digital yang dikenal sekarang ini telah nenyuguhkan berbagia keunggulan dari teknologi yang ada  [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATINikki Haley : Negara Arab Hanya Bisa B.....
22/08/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, New York - Adapun dalam Daftar Donatur Anrwa ( yayasan mengurus Pengungsi Palestina) terdapat 11 negara mayoritas Muslim yakni : Arab Saudi, K [ ... ]



SERBA-SERBITertangkap Basah Nazaruddin dengan Setya.....
16/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Di tempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan, “Tak jera-jeranya oknum petugas Lapas (lembaga Permasyarakatan) dan Rutan (Ruma [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.