Award untuk Mahasiswi Kebidanan Berprestasi
KOPI - Bidan memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan kesehatan Ibu. Menurut data terkahir Demographic Health Survey 2007 (DHS 2007), sekitar 69% persalinan dan 29% pelayanan kontrasepsi modern dilakukan oleh bidan. Sebagai penyedia layanan kesehatan dasar yang mudah diakses oleh masyarakat, kebutuhan akan tenaga bidan yang profesional terus meningkat.
Menyadari hal itu, sebagai organisasi pemasaran sosial, DKT Indonesia sejak 3 tahun terakhir berkomitmen untuk meningkatkan capacity building kepada sekurangnya 40,000 bidan. DKT merupakan organisasi pemasaran sosial dengan fokus kegiatan pada program HIV/AIDS dan KB. Saat ini, DKT memiliki program di 18 negara, yang meliputi negara-negara Amerika Latin, Afrika, Timur Tengah, dan Asia. Di Indonesia, DKT merupakan pemegang merk Kontrasepsi Andalan, Kondom Sutra, dan Kondom Fiesta.
Manager Program KB Andalan Aditya Putra mengatakan, kali ini DKT berinisiatif untuk mengadakan Program Akademi Andalan. "Program ini merupakan upaya DKT untuk membantu menciptakan tenaga bidan yang berkualitas dan profesional. Dalam program Akademi Andalan, kami memilih 18 orang mahasiswi kebidanan berprestasi untuk mendapatkan penghargaan pendidikan senilai masing-masing USD 1.000", jelas Aditya.
Proses seleksi untuk program Akademi Andalan tesebut sudah dimulai sejak Oktober hingga November 2011 yang lalu. Seleksi dilakukan di 33 akademi kebidanan yang direkomendasikan oleh Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI). Selama periode tersebut, tim seleksi yang terdiri dari tim program KB Andalan bersama dengan senior management DKT menerima kurang lebih 250 pendaftar. Seleksi meliputi aspek akademis dan non akademis. Selain itu, setiap pendaftar juga diminta mengirim essay dengan tema "Kenapa Aku Ingin Menjadi Bidan".
Rangkaian proses seleksi tersebut menghasilkan 18 calon penerima beasiswa yang kemudian diundang ke Jakarta untuk mengikuti pembekalan dengan bertema "Sukses Mulia Profesi Kebidanan". "Sejak 29 Januari hingga 1 Februari, peserta mendapatkan materi mengenai leadership, management, dan interpersonal relations lainnya yang berguna untuk mendukung profesi mereka", jelas Aditya Putra. Di hari terkahir, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan presentasi tentang rencana mereka kedepan dan sesi keorganisasian dari PP IBI.
Dalam konferensi pers pemberian Award berupa beasiswa USD 1,000 untuk mahasiswi kebidanan berprestasi yang terpilih melalui program Akademi Andalan, Country Director DKT Indonesia Todd Callahan menyatakan, Program Akademi Andalan adalah komitmen DKT untuk terus membantu pencapaian MDGs 2015 dan akan dilakukan secara rutin. "Melalui KB Andalan, kami senantiasa berinovasi, baik dari segi produk kontrasepsi maupun dari sisi program, untuk membantu mencapai tujuan tersebut," jelas Callahan.
Saat ini, DKT memenuhi kebutuhan kontrasepsi untuk 5 sampai 6 juta pasangan di Indonesia per tahunnya, dan berkontribusi terhadap peningkatan partisipasi KB mandiri. "Misi kami adalah untuk menciptakan kehidupan keluarga yang lebih baik. Kami rasa ini sejalan dengan fungsi dan peranan bidan sebagai tenaga kesehatan. Ini yang menjadi landasan DKT memberikan penghargaan kepada para calon bidan berprestasi, dengan harapan dapat memicu semangat mereka untuk terus memberikan yang terbaik," Callahan memaparkan lebih jauh.
Dalam kesempatan itu, Callahan menjelaskan dua tujuan utama program tersebut. "Pertama, digunakan untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa terkait kebidanan. Kedua, bagaimana mengabdikan diri dan melakukan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya. Melalui pelayanan berbasis keahlian medis tersebut, diharapkan dapat menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) yang merupakan bagian dari target Millenium Development Goals (MDGs).
Hingga hari ini, AKI di Indonesia masih menjadi salah satu yang tertinggi di Asia. Menurut Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 1991, AKI di Indonesia mencapai 390/100.000 kelahiran hidup, dan hanya turun ke 228/100.000 di tahun 2007. Diperkirakan, Indonesia akan sulit mencapai target AKI sebesar 102/100.000 di tahun 2015.
Ketua PP IBI Dr. Harni Koesno yang turut hadir menjelaskan, dalam profesinya, bidan dituntut untuk dapat memiliki rasa empati, dan tetap menjaga profesionalitas sebagai penyedia layanan kesehatan masyarakat. "Profesi ini memiliki tantangan yang sangat besar. Dengan segala macam keterbatasan yang seringkali dihadapi, bidan harus dapat memberikan yang maksimal kepada masyarakat. Karena itu, kami bangga kepada mereka yang memilih bersekolah di akademi kebidanan, dan berkomitmen untuk menjalani profesi ini," lanjut Ibu Harni.
"IBI sebagai organisasi selalu berupaya untuk memastikan bidan memberikan yang terbaik dalam meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi di Indonesia. Program Akademi Andalan kami harap dapat membantu menciptakan calon bidan yang berkualitas," jelas Ibu Harni. Program Akademi Andalan untuk ke depannya akan menjadi agenda tahunan DKT dan IBI.
Saat ini tercatat 115.000 bidan sebagai anggota IBI, dengan status 35.000 anggota merupakan Bidan Praktek Swasta dan 75.000 anggota praktek di instansi pemerintahan. Di Indonesia terdapat 726 akademi kebidanan yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta. Setiap tahunnya, ada sekitar 29.000 lulusan akademi kebidanan. Untuk menjadi seorang bidan, seorang mahasiswi harus menempuh jalur pendidikan diploma 3 tahun (D3). Di Indonesia saat ini baru ada 3 instansi pendidikan yang memiliki program pendidikan S1 kebidanan, dan 2 instansi untuk program S2 kebidanan.
Ada Bidan Ada KB, Ada KB Ada Bidan!!!
Informasi lebih lanjut:
DKT Indonesia
Aditya Anugrah Putra - Brand Manager Andalan Contraceptives
Email: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
Telp/Fax: 021-7986569/021-7986570
HP: 08161450932
Alamat: DKT Indonesia, Graha Sucofindo Lt.12, Jalan Raya Ps. Minggu Kav. 34 Jakarta 12780
Red&White Communication:
Nila Kurnia Sari
Email: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
Telp/Fax: 021-75905774/021-759 05773
HP: 08131069 7586
Alamat: Plaza III Pondok Indah, Ground Floor, Jalan Maria Walanda Maramis Blok D5 - D6 (d/h Jl. TB Simatupang) Jakarta, 12130
Sumber : Siaran Pers Program Akademi Andalan
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- BII Ubah Nama Menjadi PT. May Bank Indonesia
- Calon Gubernur / Wakil Guberrnur Aceh Resmikan Kantor Darni Daud Center di Aceh Timur
- Warga Jolosutro Desak Dewan Tutup Tambang
- Puluhan Apotik di Kabupaten Blitar Disinyalir Menyalahi Prosedur Penjualan Obat
- Menyoal Rekrutmen CPNS
- Sidang Putusan Sengketa Tanah Pasar Hewan Wonodadi
- Warga Indonesia Turut Dukung Unjuk Rasa Tolak Deskriminasi di Hong Kong
- Bawaslu Siap Kerjasama dengan PPWI
- KIP Tutup Masa Sela Pendaftaran Calon Walikota / Wakil Walikota Langsa
- Warga Kelurahan Tanggung Kirim Uang Receh Untuk Walikota Blitar
- DPRD Kota Blitar Didemo Warga Tanggung
- KIP Kota Langsa Terima Pendaftaran Calon Pasangan Partai Aceh
- Diklat Jurnalistik Guru dan Umum
- Modal Kamera Murah, Supadiyanto Juarai Lomba Foto Olahraga
- PPPI Dukung Foke di Pilkada DKI 2012























Award untuk Mahasiswi Kebidanan Berprestasi


