Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None
GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Nusantara Banggai Raya Musrenbang Jangan Hanya Formalitas

Musrenbang Jangan Hanya Formalitas

KOPI Pemerintah Kelurahan Tano Bonunungan telah melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan pada tanggal 19/01/2016 di Aula Pertemuan Kantor Kelurahan Tano Bonunungan Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai laut, Provinsi Sulawesi Tengah. Peserta yang diundang sekitar 50 orang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan perangkat kelurahan. Hadir juga aparatur pemerintah kecamatan Banggai. Musrenbang ini berlansung dari jam 09.00 sampai jam 13.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Musrenbang sangatlah penting sebagaima amanat Undang-undang 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang secara teknis diatur dalam Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional dan Menteri Dalam Negeri tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Musrenbang setiap tahun sekali. Untuk lebih spesifik diterbitkanlah Permendagri 66 tahun 2007.

Menurut Lurah Tano Bonunungan ketika ditemui di kantornya, mereka sudah berusaha sebaik mungkin menerapkan sesuai dengan Juknis yang sudah diedar kepada kami. Namun masyarakat sudah mulai jenuh, hasil Musrenbang tidak sesuai dengan harapan. Padahal dalam proses Musrenbang masyarakat sudah saling bersitegang mempertahankan usulan masing-masing namun sampai di tingkat kecamatan tidak terakomodir. Bahkan yang tidak direncanakan malah direalisasikan di tepat kami.

“Masyarakat sudah mulai bosan, kami undang 50 orang yang hadir tidak sampai 50%. Banyak keluhan warga terkait dengan program yang tidak terealisasi tahun ini”.

Kami berharap dari SKPD supaya sebelum musrenbang kami sudah diberikan Rencana Kerja Pembangunan tahun sekarang yang akan direalisasikan sehingga tidak tumpang tindih dengan perencanaan tahun depan.

Ia melanjutkan sambil memegang bundelan hasil Musrenbang kemaren, “Rencana strategis yang kami hasilkan merupakan turunan dari RPJM Kelurahan. Disamping ada program yang baru diusulkan oleh warga”.

Perencanaan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang baik serta mendapat dukungan dari semua pihak. Untuk itu marilah kita mulai merencanakan segala hal berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah.

 

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.