Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Pewarta Online
None

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
“Nongkrong di Haus Berbonus” Raih MU.....
30/06/2013 | Arifin Banten

KOPI - PT ABC President Indonesia menggelar serangkaian kegiatan “Nongkrong di Haus Berbonus”, Minggu pagi (30/6) di Plaza Utara Senayan, Jakarta. Event tersebut diselenggarakan serentak di tiga K [ ... ]



Statistik
Anggota : 6396
Isi : 10447
Content View Hits : 4804309
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Nusantara Aceh Timur
Redaksi Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) bersama segenap pengurus dan anggota PPWI se-Indonesia menyampaikan Selamat Merayakan Paskah bagi semua saudara sebangsa Indonesia yang merayakannya. Semoga keselamatan dan kedamaian di antara sesama sebangsa-senegara Indonesia akan senantiasa dicurahkan ke segenap penjuru nusantara dan dunia... Amin...

Aceh Timur

Eksekutif Serahkan KUA-PPAS 2014 Ke Legislatif

KOPI, Aceh Timur - Legislatif yang diwakili Sekda Aceh Timur M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA – PPAS) APBK Tahun Anggaran 2014 ke legislatif yang diterima oleh Ketua DPRK Aceh Timur Tgk. Alauddin, SE.

Dalam laporannya, Sekda Aceh Timur menyampaikan, KUA – PPAS 2014 merupakan implementasi dari rencana kerja pemerintah Kabupaten tahun 2014 dengan sumber penganggaran dari dana APBK Aceh Timur tahun anggaran 2014 yang dipergunakan sebagai dalam penyusunan plafond an prioritas anggaran sementara serta rancangan anggaran pendapatan dan belanja kabupaten Aceh Timur tahun 2014 yang merupakan bagian dari upaya percapaian misi pemerintah Kabupaten Aceh Timur sebagaimana yang tercantum dalam RPJM periode 2012-2017.

Dia mengatakan, terus giat bekerja dan berupaya secara nyata terhadap alokasi anggaran guna menghasilkan APBK Aceh Timur yang dapat mencerminkan kebutuhan riil dan menyentuh langsung kepada kepentingan masyarakat demi mempercepat kesejahteraan masyarakat disegala aspek kehidupan.

M. Ikhsan Ahyat menambahkan, sebagaimana yang telah disepakati bersama dalam pertemuan antara Pemerintah Aceh Timur dan DPRK Aceh Timur dalam rangka penyerahan rancangan kebijakan umum APBK, Prioritas dan plafon anggaran sementara Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Tahun Anggaran 2014.

Adapun ringkasan dokumen rancangan kebijakan umum anggaran dan prioritas dan plafon anggaran sementara tahun anggaran 2014 yang kami serahkan hari ini sebagai berikut yakni total dari pendapatan daerah untuk tahun anggaran 2014 secara keseluruhan direncanakan sebesar Rp 1.262.776.995.966.71 (Satu Triliun Dua Ratus Enam Puluh Dua Miliar Tujuh Ratus Tujuh Puluh Enam Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Sembilan Ratus Enam Puluh Enam Koma Tujuh Puluh Satu Rupiah) yang bersumber dari pendapatan Asli Daerah Sebesar Rp 46.996.297.412.00 (Empat Puluh Enam Miliar Sembilan Ratus Enam Puluh Enam Juta dua Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Empat Ratus Dua Belas Rupiah) dengan rincian hasil dari hasil pajak Daerah sebesar Rp 3.722.000.000.00 (Tiga Miliar Tujuh Ratus Dua Puluh Dua Juta Rupiah),  Hasil Retribusi Daerah sebesar Rp 12.406.264.172.00 (Dua Belas Miliar Empat Ratus Enam Juta Dua Ratus Enam Puluh Empat Ribu Seratus Tujuh Puluh Dua Rupiah), hasil Pengelolaan Kekayan Daerah yang dipisahkan sebesar Rp 2.065.341.224.00 (Dua Miliar Enam Puluh Lima Juta Tiga Ratus Empat Puluh Satu Ribu Dua Ratus Dua Puluh Empat Rupiah), serta lain-lain pendapatan Asli daerah yang sah sebesar Rp 25.272.692.016.00 (Dua Puluh Lima Miliar Dua Ratus Tujuh Puluh Dua Juta Enam Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Enam Belas Rupiah), dan Zakat sebesar Rp 3.500.000.00 (Tiga Miliar Lima Ratus Juta Rupiah).

Sementara dana perimbangan dialokasikan sebesar Rp 887.001.160.770.00 (Delapan Ratus Delapan Puluh Tujuh Miliar Satu Juta Seratus Enam Puluh Ribu Tujuh Ratus Tujuh Puluh Rupiah) dengan rincian dari dana bagi Hasil Pajak dan Bagi Hasil Bukan Pajak sebesar Rp 91.416.687.770.00 (Sembilan Puluh Satu Miliar Empat Ratus Enam Belas Juta Enam Ratus delapan Puluh Tujuh Ribu Tujuh Ratus Tujuh Puluh Rupiah), dari Dana alokasi umum sebesar Rp 703.898.153.000.00 (Tujuh Ratus Tiga Miliar Delapan Ratus Sembilan Puluh Delapan Juta Seratus Lima Puluh Tiga Ribu Rupiah), serta Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 91.686.320.000.00 (Sembilan Puluh Satu Miliar Enam Ratus Delapan Puluh Enam Juta Tiga Ratus dua Puluh Ribu Rupiah).

Dalam lanjutannya, Sekda menyampaikan, lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 328.809.537.784.71 (Tiga Ratus Dua Puluh Delapan Miliar Delapan Ratus Sembilan Juta Lima Ratus TIga Puluh Tujuh Ribu Tujuh Ratus Delapan Puluh empat koma tujuh puluh satu rupiah) yang berasal dari dana bagi hasil pajak dari pemerintah lainnya sebesar Rp 21.689.037.135.71 (Dua Puluh Satu Miliar Enam Ratus Delapan Puluh Sembilan juta tiga puluh tujuh ribu seratus tiga puluh lima koma tujuh puluh satu rupiah) dan Dana Penyesuaian dan otonomi khusus sebesar Rp 267.120.500.649,00 (Dua Ratus Enam Puluh Tujuh Miliar Seratus Dua Puluh Juta Lima Ratus Ribu enam ratus empat puluh Sembilan rupiah). Sedangkan bantuan keuangan dan pemerintah daerah lainnya siestimasikan sebesar Rp 40.000.000.000,00 (Empat Puluh Miliar Rupiah).

Sementara itu, total belanja Daerah untuk tahun anggaran 2014 sebesar Rp 1.262.776.995.966.71 (Satu Triliun dua ratus enam puluh dua miliar tujuh ratus tujuh puluh enam juta Sembilan ratus Sembilan puluh lima ribu Sembilan ratus enam puluh enam koma tujuh puluh satu Rupiah) dengan rincian untuk belanja tidak langsung dialokasikan sebesar Rp 588.872.423.038,94 ( Lima Ratus Delapan Puluh delapan miliar delapan ratus tujuh puluh delapan ribu tiga puluh delapan koma Sembilan puluh empat rupiah) yang terdiri dari Belanja Pegawai Sebesar Rp 546.407.188.038,94 ( Lima Ratus Empat Puluh Enam Miliar Empat Ratus Tujuh Juta seratus delapan puluh delapan ribu tiga puluh delapan koma Sembilan puluh empat rupiah), untuk belanja bunga sebesar Rp 10.000.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah), dan untuk dana hibah sebesar Rp 30.470.130.000,00 (Tiga Puluh Milair Empat ratus Tujuh Puluh Tujuh juat seratus tiga puluh ribu rupiah) diformulasikan kedalam program dan kegiatan yang diserahkan kepada pihak ketiga/masyarakat sesuai dengan peraturan menteri dalam negeri nomor 39 Tahun 2012 tentang perubahan atas peraturan menteri dalam negeri nomor 32 tahun 2011 tentang pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah pasal 11 ayat Tiga (3).

Untuk belanja bantuan sosial sebesar Rp 10.366.105.000,00 ( Sepuluh miliar tiga ratus enam puluh enam juta seratus lima ribu rupiah). Sebagaimana peraturan menteri dalam negeri yang pasal 23  Ayat (1) menyebutkan “Bantuan Sosial berupa uang kepada Induvidu atau keluarga sebagaimana dimaksud dalam pasal 23 huruf a, terdiri dari bantuan sosial kepada induvidu atau keluarga yang direncanakan dan yang tidak direncanakan sebelumnya” serta ayat (2) menyebutkan ‘Batuan Sosial yang direncanakan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dialokasikan kepada induvidu atau keluarga yang sudah jelas namanya, alamat penerima dan besarannya pada saat penyusunan APBD.

Sedangkan belanja tidak terduga pada tahun anggaran 2014 dalokasikan sebesar Rp 10.000.000,000 (Satu Miliar Rupiah). Adapun belanja langsung untuk tahun anggaran 2014 dianggarkan sebesar Rp 673.904.572.927,77 (Enam Ratus Tujuh Puluh Tiga Miliar Sembilan ratus empat juta lima ratus tujuh puluh dua ribu Sembilan ratus dua puluh tujuh koma tujuh puluh rupiah). Sehingga jumlah belanja langsung mengalami kenaikan sebesar Rp 281.039.671.314,17 (Dua Ratus delapan puluh satu miliar tiga puluh Sembilan juta enam ratus tujuh puluh satu ribu tiga ratus empat belas koma tujuh belas rupiah) atau bertambah sebesar Rp 28,63 persen jika dibandingkan dengan tahun anggaran 2013.

Dengan demikian dapat kami sampaikan bahwa pendapatan daerah pada tahun anggaran 2014 diestimasikan akan mengalami kenaikan sebesar 33,65 persen sedangkan belanja daerah mengalami peningkatan sebesar 28,63 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya. “Dikarenakan posisi fiscal Pemerintah Aceh Timur tahun anggaran 2014 berimbang antara pendapatan daerah dan belanja daerah maka tidak terjadi kondisi surplus maupun defisit anggaran.

Dalam penyampaiannya, Sekda Aceh Timur juga menyampaikan, untuk tahun anggaran 2014 anggaran belanja daerah Aceh timur masih memprioritaskan pada program dan kegiatan pelaksanaan syariat islam, peningkatan infrastruktur public, peningkatan pemberdayaan ekonomi dan ssosial masyarakat, penangulangan kemiskinan, pecapaian MDGsm, pencapaian standar pelayanan minimal (SPM) serta eksplorasi dan promosi potensi wilayah kabupaten Aceh Timur melalui berbagai produk unggulan kabupaten.

Sekda Aceh Timur, dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan, bahwa pemerintah Aceh Timur terus melakukan percepatan penyelesaian sarana dan prasarana terkait pelaksanaan PORA (Pekan Olah Raga Aceh) ke 12 dimana Aceh Timur ditunjuk sebagai tuan rumah tahun 2014 melalui keputusan gubernur nomor 426.3/410/2013 tangal 06 Mei 2013.

Untuk itu dukungan sangat kami harapkan dari seluruh anggota dewan dan masyarakat Aceh timur untuk turut berpartisipasi mengsukseskan terlaksanannya penyelenggaraan event dimaksud, dimana pecan olah raga aceh tersebut dapat kita jadikan momentum dalam meningkatakan pembangunan infrastruktur khususnyan sarana dan prasarana olah raga di Aceh Timur.

Sementara itu, serapan anggaran belanja daerah juga dialokasikan untuk pelaksanaan pemilu legeslatif ditahun 2014. Pemerintah Aceh Timur sangat mengharapkan pelaksanaan pemilu legeslatif tersebut dapat terselenggara dengan baik, aman dan damai sehingga suasana kondusif saat ini dapat kita pertahankan dan kita pelihara bersama, “demikian penjelasan Sekda Aceh Timur dalam pidato pengantar rancangan Kebijakan umum anggaran dan rancangan Prioritas dan plafon anggaran Sementara RAPBK tahun anggaran 2014.

 

 

PNS Aceh Timur Dilarang Tambah Libur Idhul Adha

KOPI, Aceh Timur - Para Pegawai Negeri Sipil (PNS), tenaga kontrak dan tenaga bakti dalam jajaran Pemkab Aceh Timur tidak menambah libur Idul Adha 1434 hijriyah. Apalagi, lebaran ketiga Idul Adha 1434 hijriyah Apel Kesadaran Nasional (AKN).

Baca selengkapnya...

 

Wow, Iwan Sang Pelukis Tampil di Anjungan Aceh Timur

KOPI, Banda Aceh - Sebagai putra Aceh Timur, Iwan terpanggil untuk ikut berpartisipasi memeriahkan anjungan kabupatennya dengan menampilkan keahliaannya sebagai pelukis yang telah membuat dirinya sampai ke luar negeri dan nusantara, melalui bakatnya itu dia mampu menghipnotis pengunjung yang memadati lokasi Pekan Kebudayaan Aceh untuk merapat ke halaman panggung disebelah anjungan Kabupaten Aceh Timur guna menyaksikan penampilannya, Kamis (26/9) malam.

Baca selengkapnya...

 

Kesal Jalan Berdebu, Warga Peureulak Blokir Jalan Medan - Banda Aceh

KOPI, Aceh Timur - Masyarakat tiga desa kemukiman Alue Lhok, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (22/9), melakukan aksi pemblokiran jalan Medan-Banda Aceh tepatnya sepanjang desa Alue Bugeng, Sineubok Punti dan Sineubok Teungoh akibat pembangunan jalan negara yang terbengkalai.

Baca selengkapnya...

 

Besok Dirjen Transmigrasi RI, Hadir di Lokasi KTM Kabupaten Aceh Timur

KOPI, Aceh Timur - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Muhaimin Iskandar diwakili Dirjen Transmigrasi, Jamaluddien Malik rencananya besok, Senin (23/9), akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan 200 unit rumah di lokasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Kabupaten Aceh Timur

Baca selengkapnya...

 
Artikel Lainnya...

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.