Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

SILAHKAN KLIK & LIKE FANPAGE KETUA UMUM PPWI NASIONAL, WILSON LALENGKE, DI BAWAH INI UNTUK BERBAGI IDE, INFORMASI, BERDISKUSI, DAN LAIN SEBAGAINNYA...

Catatan Saya dari Forum Workshop ICC

Saya (baju biru duduk tengah) berfoto bersama peserta workshop seusai presentase

KOPI - Indonesia Career Center (ICC) mengadakan pelatihan bagi anggota ICC dan kalangan muda yang sedang menekuni karir dalam rangka meningkatkan pengetahuan, wawasan dan ketrampilan dalam mengantisipasi perkembangan dunia kerja di masa mendatang. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 15 s/d 17 Agustus 2015 bertempat di Wisma Bina Warga, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Salah satu bidang materi latihan adalah tentang sikap dan pola pikir yang perlu ditumbuh-kembangkan oleh setiap peserta dalam menentukan pilihan dan pengambilan keputusan. Tema yang diusung dalam sesi ini adalah "Pengambilan Keputusan Etis dan Sistim Nilai".

Saya, oleh Ibu Sifra Susi Langi dan kawan-kawan pengurus ICC, didaulat menjadi pembicara untuk sesi ini. Saya juga tidak paham mengapa dipilih untuk diundang dalam forum yang amat spesial itu. Mungkin saja karena kedekatan personal dengan para pengurusnya atau karena sebab lain. Yang pasti, saya menikmati dengan senang hati untuk berbagi pikir dengan para peserta diskusi pada forum tersebut.

Secara singkat, materi saya terkait dengan pola pikir yang mesti dimiliki oleh setiap orang ketika diperhadapkan dengan pilihan-pilihan yang ada dalam mengambil sebuah sikap dan keputusan. Etika menjadi titik tolak dalam persoalan ini. Nilai-nilai hidup yang melandasi pengambilan keputusan akan menjadi penentu apakah sebuah keputusan dapat dikatakan keputusan etis atau bukan keputusan etis.

Secara sederhana, etika diartikan sebagai nilai yang dilogikakan. Artinya, sebuah nilai yang masuk akal sehat, yang didukung oleh argumen yang logis, itulah yang disebut etika. Ini berarti, sesuatu nilai disebut bukan etika jika argumen yang melandasinya tidak masuk akal.

Ada 2 aliran utama teori filsafat yang digunakan di hampir semua tempat di muka bumi ini dalam menelaah sebuah sikap dan perilaku beretika atau tidak beretika dari seseorang. Kedua aliran itu adalah Utilitarianisme yang diusung oleh Jeremy Bentham (filsuf Inggris, 1748-1832) dan Deontologi yang disponsori oleh Emmanuel Kant (filsuf Jerman, 1724-1804). Bagi bangsa Indonesia, sejak Republik Indonesia diproklamasikan, diperkenalkan satu aliran filsafat yang menjadi dasar negara RI, yakni Pancasila yang dianjurkan oleh Soekarno (filsuf Indonesia, 1901-1971).

Utilitarianisme mengajarkan bahwa sebuah perbuatan dianggap benar jika dan hanya jika hasil dari perbuatan tersebut membawa manfaat dan kebahagiaan semaksimal mungkin. Dampak yang ditimbulkan dari sebuah keputusan dan/atau tindakan menjadi tolok ukur etis/tidaknya sebuah keputusan atau tindakan. Contoh: Sebuah kapal di tengah lautan nyaris tenggelam karena kelebihan penumpang. Nahkoda memutuskan untuk mengeluarkan seorang di antara ratusan penumpangnya dan menceburkannya ke lautan lepas. Keputusan dan tindakan "membunuh" seseorang yang dilakukan oleh sang nahkoda dianggap sebagai keputusan etis, karena demi menyelamatkan (bermanfaat) dan menyenangkan (kebahagiaan) bagi lebih banyak orang lain (maksimal) di dalam kapal tersebut.

Berbeda dari unitilitarianisme, kaum deontologi menekankan bahwa sebuah perilaku dianggap benar jika dan hanya jika perbuatan tersebut sesuai dengan keharusan (kewajiban) yang mesti ditunaikan. Jadi, sebuah keputusan dan tindakan yang dilakukan seseorang dapat dikatakan sebagai keputusan etis jika keputusan tersebut adalah untuk menunaikan ketentuan-ketentuan hukum yang harus dilaksanakan oleh orang tersebut. Dampak atau hasil dari sebuah keputusan/tindakan tidak penting bagi penganut aliran deontologi ini. Menurut Emmanuel Kant, manusia tidak diberi hak untuk memprediksi dan menjustifikasi dampak atau hasil dari sebuah perbuatan, hanya Tuhan semesta alam yang boleh menentukan apa yang terjadi nanti setelah sebuah perbuatan dilakukan. Manusia hanya diberikan aturan, keharusan, kewajiban, dan tugas; mereka semua harus melakukan perbuatan sesuai kewajibannya tersebut tanpa perlu mempertimbangkan dampak/hasilnya. Contoh: Seorang anak membeli baju untuk ibunya. Setelah dipakai, ibunya merasa kurang pas dengan ukuran, corak, dan mode baju tersebut. Ketika anaknya bertanya: "Bagaimana Bu? Bagus? Apakah Ibu menyenangi baju tersebut?" Demi menyenangkan hati anaknya, sang Ibu menjawab: "Oh, bagus sekali bajunya Nak, Ibu senang, amat pas di badan Ibu baju ini, di mana belinya?" Bagi para deontologist, keputusan sang Ibu untuk berbohong "demi menyenangkan hati anaknya" adalah keputusan yang tidak etis. Jujur adalah keharusan/kewajiban manusia dimanapun, kapanpun.

Pancasila mengusung ide keseimbangan dan keharmonisan. Setiap keputusan dan perbuatan harus ditujukan untuk mewujudkan keseimbangan (dunia-akhirat, lahir-batin, besar-kecil, kaya-miskin, dan seterusnya) dan memelihara keharmonisan (antar manusia, manusia-alam lingkungan, pemimpin-rakyat, dan lain-lain). Jadi, menurut dasar filsafat Pancasila, dampak/hasil adalah sesuatu yang penting, dan untuk mencapai hasil yang diharapkan (keseimbangan dan keharmonisan), sebuah keputusan harus memperhatikan 5 hal (sila, sikap dasar), yakni: Ketuhanan/agama, Kemanusiaan, Persatuan, Kebersamaan, dan Keadilan. Contoh: Setelah melalui rapat bersama, seorang kepala sekolah Yayasan Pendidikan Kristen memutuskan untuk menerima siswa pindahan dari sebuah pesantren, walaupun sekolah tersebut harus terbebani tugas untuk mencarikan tenaga pengajar Agama Islam bagi satu-satunya siswa muslim yang baru masuk itu. Keputusan tersebut dianggap sebagai sebuah keputusan etis, menurut standar etika Pancasila, karena sesuai dengan dasar Ketuhanan (anak Muslim, bukan atheis), Kemanusiaan (menghargai siswa sebagai manusia yang perlu pendidikan), Persatuan (mempererat persatuan di kalangan warga negara dan bangsa Indonesia), Kebersamaan (telah musyawarah dengan guru/karyawan sekolah), Berkeadilan (memperlakukan semua anak Indonesia sama haknya memperoleh pendidikan).

Proses diskusi berlangsung dalam Forum ICC cair, lancar, santai, namun juga tetap meminta energi peserta yang cukup untuk olah pikir, terutama dalam menelaah berbagai dilema etika yang perlu dicerna dengan baik sebelum mengambil keputusan. Peserta dibawa ke alam berpikir yang penuh pertimbangan sebelum memilih alternatif keputusan terbaik dan etis. Ketersediaan informasi yang cukup dan memadai, serta faktual dan valid, menjadi penentu bagi terwujudnya pengambilan keputusan etis bagi setiap orang. Pengambilan keputusan yang tergesa-gesa, tanpa mengumpulkan informasi/data yang cukup akan mempertinggi kemungkinan pengambilan keputusan yang tidak etis.

Sistim Nilai Pancasila yang diklaim sebagai sebuah ajaran filsafat yang digali dari tata kehidupan bangsa Indonesia dari generasi ke generasi selama ribuan tahun perlu kiranya terus dikaji dan diformulakan dalam sebuah platform filsafat yang baku, pasti, terukur dan dapat diimplementasikan secara tegas terhadap semua kalangan warga di seluruh nusantara.

Hidup adalah pilihan, dan pilihan terbaik adalah "perlakukan setiap orang sebagaimana yang Anda inginkan untuk diperlakukan". Sesi ini diakhiri dengan foto bersama. (ACPL)


Artikel Lainnya:

 

Ini Bukti Pembangkang Manajemen Perusahaan RAPP/ APRil ke Pemerintah RI
Senin, 23 Oktober 2017

KOPI, Jakarta - Sekjen (Sekretaris Jendral) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjelaskan kronologis penolakan Rencana Kerja Usaha milik PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan sikap membangkang perusahaan terhadap aturan pemerintah. Bambang Hendroyono menuturkan proses penolakan RKU milik RAPP sudah dimulai sejak Mei lalu. Kementerian juga terus melakukan pengarahan dan meminta seluruh perusahaan yang mengajukan RKU untuk... Baca selengkapnya...

Bali Tuan Rumah Pertemuan Tahunan Bank Dunia dan IMF
Senin, 16 Oktober 2017

KOPI, Bali - Indonesia tuan rumah Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia (World Bank) di Bali , bulan Oktober 2018. Semua mata mata tertuju ke Indonesia akan menjadi pusat perhatian utama dunia.   Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde menuturkan kepada wartawan “Indonesia juga bisa mendapatkan nilai plus dari penyelenggaraan acara ini karena ajang tahunan tersebut, bisa meningkatkan kegiatan bisnis. Semua mata di dunia ekonomi akan melihat... Baca selengkapnya...

Kunjungan Delegasi Bisnis Maroko Hasilkan Tiga Nota Kesepahaman
Senin, 16 Oktober 2017

KOPI, Jakarta - Delegasi bisnis dari Kerajaan Maroko berkunjung ke Republik Indonesia dari tanggal 11 hingga 15 Oktober 2017 dalam rangka Trade Expo Indonesia ke-32. Delegasi yang terdiri atas 30 pengusaha ternama itu mewakili tiga wilayah/kota di Kerajaan Maroko, yaitu Wilayah Fez-Meknes, Souss-Massa dan Kota Casablanca.   Salah satu tujuan utama kunjungan para pengusaha dari Negeri Matahari Terbenam itu adalah untuk meningkatkan... Baca selengkapnya...

Pengamat : PDIP Riau Sudah Digadaikan, Pilgubri Usung Kader Partai Lain
Minggu, 08 Oktober 2017

KOPI, Pekanbaru – Hiruk pikuk Pilgubri (Pemilihan Gubernur Riau)  akan diadakan pada Pemilu serentak tahun 2018 mendatang. Suasana politik di daerah Riau mulai memanas, masing-masing ketua Parpol (partai Politik) wilayah Riau mencari koalisi dengan partai lain. Bagi Parpol yang memenuhi kuota electoral threshold 20 % atau 13 kursi di DPRD Riau masih bisa mengusung kandidat pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Riau sendiri Periode... Baca selengkapnya...

Sambut Hari Batik Nasional, Pasaraya Blok M Gelar "Tribute to Batik 2017"
Senin, 02 Oktober 2017

KOPI, Jakarta – Dalam rangka memperingati hari Batik nasional 2 oktober 2017, Pasaraya menyuguhkan sebuah acara dengan tema "Tribute to Batik". Acara ini berlangsung pada 2 -8 oktober 2017, yang dibuka sesuai jam operasional Mall, yaitu pada pukul 10.00 - 22.00 WIB. "Tribute to Batik 2017" merupakan pameran Bazar batik kontemporer dan diisi dengan beragam kegiatan guna memupuk cinta batik pada generasi muda.   Pasaraya selaku salah satu... Baca selengkapnya...

Rektor Universitas Mpu Tatular Akan Perkuat Implementasi Pancasila, Sesuai Komitmen Deklarasi Bali
Senin, 02 Oktober 2017

Foto: Rektor UMT di Deklarasi Pimpinan Perguruan Tinggi se Indonesia di Bali   KOPI, JAKARTA Sejumlah 3.000-an Pimpinan Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia, hadir di Bali, untuk melakukan ikrar bersama dan bersatu padu melawan radikalisme.   Para Rektor, Ketua, Direktur Perguruan Tinggi tersebut menggelar aksi kebangsaan dalam bentuk Deklarasi, di Nusa Dua Bali Convention Center, Bali, Senin (25/09/2017). Acara bertema Aksi Kebangsaan... Baca selengkapnya...

Begini Kronologis Dugaan Psikopat Oleh Ketum PPWI, Hingga Akan Dipolisikan Oleh Sang Walikota
Sabtu, 30 September 2017

KOPI, Langsa (Aceh) - Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke sangat menyayangkan perilaku oknum Walikota Langsa yang ceroboh telah menyebarkan informasi berbentuk video yang amat tidak layak kepada warga masyarakatnya.   Menurutnya, video berisi penyiksaan dan pemenggalan leher manusia oleh sekelompok orang berpakaian ala militer itu sangat tidak pantas disebarluaskan oleh seseorang kepada orang lain, apalagi seseorang itu adalah kepala daerah... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALKantor Berita Turki “Anadolu Agency”.....
24/10/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Kantor berita Turki "Anadolu Agency" mengembangkan sayap Internasional, dengan meresmikan layanan berita Bahasa Indonesia pada Senin m [ ... ]



NASIONALPengamat: Segera Tangkap KPK , Usut .....
23/10/2017 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Goh Pheng Pek menuturkan “ izin konsensi penanaman di tanah  gambut yang dimiliki oleh perusahaan RAPP (Ria [ ... ]



DAERAHPT. KIK Kendal Beli Tanah pada Pemilik y.....
23/10/2017 | Muhammad Effendi

KOPI, Kendal - Banyaknya kasus kepemilikan tanah hasil peralihan jual beli dari para pemilik ke pihak KIK ternyata banyak yang tidak valid alias dipal [ ... ]



PENDIDIKANIPELMAJA Latih Mahasiswa Jadi Kritis.....
17/10/2017 | Rahmat Hidayat, Lbs

KOPIAceh Barat - Bertujuan untuk menjadikan mahasiswa Kritis dan bukan hanya tukang kritik, tidak pula apatis, serta tidak anarkis. Ikatan Pelajar  [ ... ]



EKONOMIPT PP Presisi Tbk Tawarkan Harga IPO Rp .....
24/10/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - PT PP Presisi Tbk (Perseroan", "PP Presisi"), perusahaan konstruksi spesialis berbasis peralatan berat yang merupakan entitas anak dar [ ... ]



HANKAMKapolda Riau Irjen (Pol) Nandang Bantah .....
23/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Kepala Kepolisian Daerah  Riau Irjen Pol Nandang mengklarifikasi berita yang diterbitkan oleh sebuah media online di Riau yang dala [ ... ]



OLAHRAGASempena Hut Kuansing : Bupati H. Mursini.....
13/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi – Dari pantauan Pewarta Indonesia , Kamis pagi (12/10-17) dari luar Gedung DPRD kabupaten Kuansing, puluhan karangan bunga u [ ... ]



PARIWISATAPelabuhan Ulee Lheu Sudah Dangkal, Kapal.....
05/10/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh- Dalam beberapa minggu terakhir ini aktivitas pelayaran dari pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh menuju pelabuhan Balohan Sabang terjadi k [ ... ]



POLITIK100 Hari Jalannya Roda Gubernur Aceh Per.....
18/10/2017 | Rachmad Yuliadi

KOPI, Banda Aceh - Tidak terasa waktu sudah berjalan selama 100 Hari. Pada tanggal 5 Juli 2017, pasangan Gubernur/Wakil Gubernur Aceh Irwandi-Nova sec [ ... ]



OPINIAyah Sangat Berperan dalam Membentuk Seo.....
04/10/2017 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Dalam suatu keluarga pastilah terdiri atas ayah, ibu dan anak-anaknya. Bila sang ibu bertungas sebagai pengasuh anak maka sang ayah [ ... ]



PROFILDesa Langkan Wakili Lomba PHBS Tingkat P.....
28/09/2017 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Pelalawan - Terpilihnya Desa Langkan mewakili lomba PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) serta lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (P [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAJelang Usia 9 Tahun Majelis Sastra Bandu.....
02/10/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Majelis Sastra Bandung (MSB) merupakan komunitas sastra nirlaba, berdiri 25 Janurai 2009. didirikan oleh penggiat sastra seperti Ded [ ... ]



ROHANIMengenal Abuya Syaikh H. Muhammad Muda W.....
26/09/2017 | Ismayadi Yadi
article thumbnail

KOPI - Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy Abu Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy DAYAH-DARUSSALAM [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATITernyata Kur BRI Aceh Barat Bukan untuk .....
11/10/2017 | Syamsul Kamal

KOPI - Hendra (31) petani asal Krueng Tinggai kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat, mengaku sulit sekali bagi petani kecil untuk meningkatkan taraf [ ... ]



SERBA-SERBIMatrix Indonesia Gelar Hairdresser Idol .....
19/10/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Matrix Indonesia selalu ingin meningkatkan kreativitas serta inovasi darl para hairdressers Indonesiai melanjuti kesuksesan acara Ha [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.