Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Wilson Lalengke Entitas Jawa yang Hilang di Pilpres 2014

Entitas Jawa yang Hilang di Pilpres 2014

Sejak dahulu, pemilihan kepemimpinan di negeri ini selalu dibayangi dan digawangi oleh jargon Jawa dan Non Jawa. Kalimat "mangan ora mangan yang penting ngumpul" sering disejajarkan dengan "mangan ora mangan yang penting presidennya orang Jawa". Pada pilpres 2014 kali ini, konsep tersebut nyaris musnah, tiada terdengar. Di sinilah kehebatan strategi politik Prabowo-Hatta dengan simbol Garuda Merahnya.

Kubuh Prabowo-Hatta sadar betul bahwa pemilih dari kalangan entitas kebangsaan Jawa, baik di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa, umumnya adalah kalangan tradisional yang cenderung konservatif. Dibandingkan dengan keseluruhan pemilih di seantero negeri ini yang 190 juta itu, jumlah pemilih dari kalangan orang Jawa tidak kurang 59 juta orang yang tinggal di Jawa (Jatim, Jateng, dan Yogyakarta) ditambah sekira 40-an juta orang Jawa perantauan di seluruh pelosok nusantara. Jumlah itu belum lagi ditambah dengan saudara dekatnya, pemilih dari kalangan entitas Sunda di Jawa Barat yang berjumlah sekitar 33 juta orang dan entitas Banten dengan jumlah 7 juta pemilih. Bisa dibayangkan, betapa kokohnya seorang calon presiden dari kalangan "Orang Jawa" yang dalam pilpres 2014 ini hanya diwakili oleh orang Jawa asli satu-satunya yakni Jokowi.

Setidaknya ada tiga cara Tim Garuda Merah mengeliminasi dan menghancurkan ide Jawa - Non Jawa ini. Pertama, secara cepat dan cenderung radikal dimunculkan di babak-babak awal isu bahwa Jokowi keturunan China. Tidak tanggung-tanggung radikalnya, bahkan diwacanakan dalam bentuk "iklan kematian" Jokowi bertuliskan huruf China. Isu Jokowi cina yang diumpankan ke publik langsung disambar berbagai media dengan publikasi besar-besaran. Alhasil, kesan sosok Jokowi sebagai representasi entitas Jawa buyar. Di kepala publik Jawa, Jokowi tidak lebih dari seorang capres di pilpres 2014, titik.

Dahulu, juga sekarang, setiap orang sangat mengharapkan datangnya surat dari kerabat, orang tua, sahabat, kenalan, apalagi dari seorang idola (bisa pacar, musisi, penyanyi, ataupun seorang tokoh terkenal). Di Amerika sekalipun, seseorang akan sangat bahagia jika mendapatkan surat dari seorang idolanya. Mereka akan memamerkan surat tersebut kepada teman-temannya dan kepada siapapun. Strategi inilah yang dilakukan oleh Prabowo di pilpres 2014 ini.

Apa hubungannya kiriman surat Probowo kepada sekira sejuta penerima surat (kalangan guru dan lain-lain) dengan "pembuyaran" entitas Jawa yang sedang kita bahas ini? Jelas sekali. Indikator utamanya adalah surat-surat itu umumnya ditujukan untuk kalangan pemilih secara terbatas di Pulau Jawa. Sasaran tembak adalah menaikan kadar kedekatan sang pengirim surat dengan yang dikirimi surat. Apapun komentar media, yang pasti bahwa surat pribadi Prabowo itu akan disimpan di dalam peti dan di dalam hati setiap penerima. Surat itu punya nilai historis yang luar biasa bagi penerima, dan akan menjadi kenangan sepanjang hidupnya. Apalagi jika nanti sang pengirim ditakdirkan menjadi presiden, maka surat-surat Prabowo ini akan jadi "azimat" bagi penerimanya.

Naiknya derajat kedekatan emosional pengirim surat dengan penerima surat yang umumnya di kalangan masyarakat di Pulau Jawa, secara tidak disadari akan menambah "buyar" ide entitas Jawa di wacana politik pilpres 2014 ini. Jokowi tidak mengirimkan surat kepada pemilih, sehingga justru ia dianggap "kurang care" dibanding Prabowo. Jiwa korsa sebagai sesama Jawa menjadi luntur, sehingga keinginan untuk memilih Jokowi karena "ke-Jawa-an"nya menjadi mengambang.

Srategi terakhir untuk melumatkan "jiwa sebangsa Jawa" antara pemilih kalangan Jawa dengan Jokowi adalah dengan memunculkan isu PKI. Trauma pembersihan jutaan orang yang diduga terkait PKI pasca peristiwa berdarah 30 September 1965, terbanyak dirasakan oleh orang Jawa. Ketakutan yang diciptakan dengan isu PKI yang katanya lekat di tubuh PDI-Perjuangan itu semangatnya adalah memecah perhatian pemilih-pemilih Jawa agar berhati-hati dalam menentukan pilihan pada tanggal 9 Juli nanti. Seakan ingin mentahbiskan pertanyaan, "Apa artinya pilih presiden sesama orang Jawa jika akhirnya nanti kita dibantai seperti di masa dulu?"

Isu terakhir ini masih bergulir bagai bola panas yang belum mencapai titik hentinya. Hasilnya akan sangat tergantung kepada ketertarikan media-media untuk "menggoreng" bola panas ini. Jika skenario berjalan mulus, sudah dapat dipastikan bahwa para pemilih dari entitas kebangsaan Jawa makin tersisih dari "persaudaraan sesama Jawa" dengan Jokowi. Sekali lagi, akhirnya di mata orang Jawa, Jokowi dianggap tidak lebih dari sekedar seorang anak bangsa "bukan Orang Jawa" yang sedang bertarung mencapai kedudukan sebagai presiden.

Sebagai pembelajar, itulah sedikit catatan yang berkeliaran di pikiran saya selama menonton gerak dinamis pilpres 2014 ini. Selamat memilih Indonesia, pastikan yang terbaik bagi bangsa dan negaramu.***


Artikel Lainnya:

 

PPWI Gandeng Staf Ahli BNN Selenggarakan Seminar Daerah tentang Narkoba di Tanah Datar
Selasa, 23 Mei 2017

KOPI, Tanah Datar – Peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang (narkoba) semakin memprihatinkan. Perkembangan narkoba tidak hanya dari sisi pengguna, tetapi juga wilayah jangkauan peredarannya serta jumlah dan jenis narkoba yang semakin variatif dan kreatif. Korbannya kian hari kian bertambah, berasal dari berbagai usia dan kelompok masyarakat. Pemerintah Indonesia sejak 2015 lalu telah menyatakan negara dalam keadaan darurat... Baca selengkapnya...

Demi Tegaknya NKRI, Jangan Mudah Terprovokasi
Rabu, 17 Mei 2017

KOPI, Pulau Sebatik - Bertempat di aula pertemuan Desa Bukit Aru Indah Kec. Sebatik Timur Koramil 0911-02/SEBATIK menggelar kegiatan Komunikasi Sosial untuk triwulan ke - II, kegiatan yang mengambil tema " Dengan Kegiatan KOMSOS Dengan Komponen Masyarakat Kita Tingkatkan Kemanunggalan TNI Rakyat dan Wawasan Kebangsaan Dalam Rangka Memperkokoh Persatuan Dan Kesatuan Bangsa " dihadiri komponen masyarakat yang terdiri dari para ketua RT, kepala... Baca selengkapnya...

Atasi Spekulan, Monopoli Harga, Jelang Ramadan Kapolri Bentuk Satgas Pangan
Minggu, 14 Mei 2017

KOPI, Jakarta – Melalui video conference langsung di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (3/5/2017). Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian membentuk Tim Satgas Pangan untuk membantu menstabilkan harga pangan dan sembako menyambut bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Satgas akan dipimpin Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto. Pembentukan  tingkat Polda, Satgas Pangan dipimpin langsung Direktur Kriminal Khusus... Baca selengkapnya...

Trumph Akan Mengunjungi Raja Salman , Tersiar Ada Transaksi Penjualan Peluru Kendali
Minggu, 14 Mei 2017

KOPI, Washington DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menghadiri pertemuan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Brussel pada 25 Mei 2017. Usai itu, Ia akan menghadiri pertemuan puncak negara-negara anggota Kelompok Tujuh di Sisilia, pada 26 Mei, ungkap pejabat Kemenlu AS. Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menuturkan “pada Bulan Mei ini Presiden AS Donald Trump dijadwalkan berkunjung ke Arab Saudi.... Baca selengkapnya...

Menteri Agama: Pemerintah Tidak Anti Ormas Keagamaan Terkait Pembubaran HTI
Rabu, 10 Mei 2017

KOPI, Jakarta - Pemerintah akan menindaklanjuti langkah pembubaran Hizbut Tahir Indonesia (HTI) melalui jalur hukum sesuai UU No 17 Tahun 2013, tentang Organisasi Kemasyarakatan. Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, langkah hukum tempuh sebagai bukti bahwa pemerintah tak sedang bertindak represif. Untuk itu, Menag Lukman mengimbau semua pihak untuk menghormati langkah hukum pemerintah sekaligus memastikan bahwa HTI tetap dapat... Baca selengkapnya...

Pos Lintas Batas Negara Skouw Diresmikan oleh Presiden Jokowi
Rabu, 10 Mei 2017

KOPI, Jayapura - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, sejak hari pertama dilantik, dirinya telah menyampaikan sikap pemerintahan bahwa daerah-daerah perbatasan tidak boleh dilupakan. Karena merupakan beranda-beranda terdepan Indonesia. “Seperti di mana kita berada sekarang ini yaitu Skouw (PLBN), harus menjadi kebanggaan kita semuanya, kebanggaan masyarakat Papua, kebanggaan Indonesia,” kata Presiden Jokowi saat Pos Lintas Batas... Baca selengkapnya...

Penobatan Gelar Adat “Kapiteng Lau Pulo” Kepada Presiden Joko Widodo
Senin, 08 Mei 2017

KOPI, Tanah Bumbu- Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo  menghadiri “Puncak Budaya Maritim Pesta Laut Mappanretasi” di Pantai Pagatan, kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Tanah Bumbu, propinsi Kalimantan Selatan, pada hari Minggu (7 /5/17) Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, dalam rilisnya, dari Pantai Pagatan, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan akan menuju Kecamatan... Baca selengkapnya...

DAERAHMimpi Irwandi Yusuf : Tingkatkan Ekonomi.....
25/05/2017 | Haes Asel

KOPI, ACEH SELATAN - Gubernur Aceh terpilih periode 2017-2022 Drh. Irwandi Yusuf, M.Sc dan rombongan tiba di Kabupaten Aceh Selatan , Kamis (25/05/2 [ ... ]



PENDIDIKANAnak Langkat Harap Kuala Menjadi Kecamat.....
22/05/2017 | Sulaiman Zuhdi Manik

KOPI - Sebanyak 60 orang anak dari berbagai sekolah dan desa di Kabupaten Langkat, Minggu, 21/05/2017, menyerukan agar Kecamatan Kuala, diprogramkan m [ ... ]



EKONOMIVIVA Capai Track Record Pendapatan Terti.....
24/05/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) tercatat mengalami pertumbuhan TV Share sebesar 92% sejak awal berdirinya di tahun 2011, pencapaian ini  [ ... ]



HANKAMLawan Paham Radikalisme, Perkokoh 4 Pila.....
21/05/2017 | Sahar

KOPI, Pulau Sebatik - Meskipun tinggal diperbatasan, rasa nasionalisme tidak boleh terbatas dan wajib di jaga, demikian juga upaya – upaya untuk m [ ... ]



OLAHRAGAKetua KONI Riau Emrizal Pakis: Lepas Li.....
08/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Sebanyak lima orang atlet Riau dipercayai mengikuti Islamic Solidarity Games (ISG) 12-22 Mei 2017 mendatang di Baku, Azerbaijan.
kel [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara 1.02 Juta o.....
03/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Pariwisata andalan pendapatan negara non migas, negeri Indonesia kaya akan keindahan alam dan budayanya. Dulu para turis mancanegara [ ... ]



POLITIKRakorda DPD PKS Mamuju Tengah, Optimis R.....
21/05/2017 | Anto Zulyanto

KOPI, Mamuju Tengah, Sulbar - Menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2019, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Parta Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten  [ ... ]



OPINIKwalitas Berpolitik I.....
16/05/2017 | Jay Wardana

KOPI, Jakarta - Jika Anda menyimak film biografi berjudul "The Iron Lady", seorang kader partai politik di Inggris direkrut dari lulusan terbaik di se [ ... ]



PROFILBrigadir David Gusmanto Bhabinkamtibmas .....
30/04/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Taratakbuluh- Brigadir David Gusmanto , Bhabinkamtibmas desa Teratak buluh, Polsek Siak Hulu, kabupaten Kampar, propinsi Riau berdayakan pemuda [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAEksistensi dan Peran RT - RW Harus Diper.....
25/02/2017 | Redaksi KOPI

KOPI, Makassar - Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia - Sulsel, (DPD PPWI Sulsel Ir. Imansyah Rukka mengatakan peran rukun te [ ... ]



ROHANIKhatam Al-Qur'an dn Wisud Iqr'a PDTA Nur.....
15/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Kampar - Sebanyak empat puluh orang siswa-siswi PDTA (Pendidikan Diniyah Takmaliyah Al-qur'an) Nurul Iman, Desa Pandau Jaya mengadakan Khatam Al [ ... ]



RESENSIMARS, Film Kisah Perjuangan Meraih Mimpi.....
03/05/2016 | Zohiri Kadir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Bertempat di XXI, Palaza Senayan, Jakara, Senin 92/5/2016) dan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan 2 Mei 2016 , Multi Buana K [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
06/04/2017 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Siak Hulu, Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal te [ ... ]



SERBA-SERBIPerpisahan dan Pentas Seni TK Mutiara Ka.....
25/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru- Perpisahan dan Pentas Seni TK Mutiara Kasih , kabupaten Kampar, diadakan disebuah hotel di Pekanbaru, Sabtu (20/5-17). Sebanyak empa [ ... ]


Other Articles

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.