Kriteria Presiden Ideal dambaan rakyat (672/S)
1. Presiden yang religius,
Presiden adalah panutan rakyat, apabila Presiden tersebut religius, berbudi pekerti luhur, berjiwa nasionalisme tinggi, itu sangat berimbas pada rakyat. Religius disini, bukan berarti hanya kepercayaan dirinya saja, Presiden harus bisa mengajak semua rakyat untuk saling toleransi dan menghormati kepercayaan-kepercayaan yang beragam. Dengan jiwa pemimpin dan rakyat yang religius negara akan lebih sejahtera. Indonesia sekarang tak seperti dulu, jiwa-jiwa rakyat Indonesia telah banyak yang rusak. Potensi rakyat Indonesia (SDM) tinggi, namun SDM itu tak bisa dimaksimalkan malah justru ditenggelamkan oleh budaya-budaya perusak generasi bangsa kini. Dengan bekal kereligiusan ini rakyat Indonesia bisa lebih kebal dan lebih bijak dalam menyikapi pengaruh-pengaruh budaya negatif. Selain itu, pemimpin yang religiuspun lebih bertanggung jawab karena beban yang dipikul berat dan akan dipertanggungjawabkan.
2. Presiden yang mengayomi (mengemong)
Mengayomi rakyat, itu memang harus jika menjadi pemimpin apalagi presiden. Kebanyakan Pemimpin saat ini tidak lagi melayani tapi menikmati, mereka hanya mengobral janji,visi-misi palsu yang tak terbukti. Rakyat tidak menginginkan semua itu, mereka menanti bukti. Pemimpin harus selalu membuka mata, telinga, hati, pikiran dan mampu membaca situasi dan tahu apa yang terbaik yang harus dilakukan. Dengan itu semua pemimpin dapat belajar bagaimanakah rakyat saya sekarang ini? Mana yang perlu dibenahi lagi? Mana yang masih salah? Bagaimana respond rakyat terhadap tindakan saya? Dengan mempelajari setiap saat itu semua pemimpin semakin bisa meningkatkan kinerjanya dan rakyatpun puas karena apresiasinya ditampung dan dipertimbangkan oleh pemimpin.
3. Presiden yang canggih, yang selalu update, dan tidak gaptek
Teknologi sangat cepat berkembang, begitupun teknologi komunikasi. Presiden harus menggunakan teknologi sebagai media. Misal, jejaring sosial telah banyak beredar, dengan membuka media khusus untuk menampung apresiasi, ide-ide, dan inovasi-inovasi rakyat, pemimpin bisa lebih tahu bahwa apa yang harus dibenahi&dilakukan.Media itu menjadi jembatan yang lebih mendekatkan hubungan pemerintah dengan rakyat. Presiden juga harus terbuka,namun batas-batas keterbukaan harus diutamakan. Dengan meng-update kondisi negara rakyat akan tahu dan lebih bisa memahami keadaan. Teknologi-teknologi canggihpun juga harus di suguhkan dalam fasilitas umum karena itu salah satu bukti negara maju, dengan teknologi rakyatpun tidak perlu susah-susah dan pergi ke negara tetangga untuk menikmati fasilitas canggih semacam itu malahan kita bisa menarik wisatawan-wisatawan asing dan tentu saja itu akan menambah devisa negara.
4. Presiden yang sangat memperhatikan pendidikan
Indonesia merupakan negara terkaya di dunia dengan segala limpahan SDA alam dan budaya yang dimilikinya. Sayangnya Indonesia belum mampu untuk memanfaatkannya dan malah pihak asinglah yang menguasainya. Harusnya pemerintah harus lebih meningkatkan kualitas pendidikan agar generasi-generasi muda mampu untuk mengolahnya. Dan bukannya tidak mungkin kalau Indonesia kelak akan menjadi negara dengan pendapatan devisa terbanyak di dunia. Kualitas pendidikan di Indonesia masih sangat terbelakang dari negara-negara asia lainnya. Selain siswa-siswi gurupun juga perlu untuk ditingkatkan kualitas, keprofessionalitas, metode, dan strategi dalam pendidikan agar bisa lebih banyak menciptakan bibit-bibit sukses. Karena guru adalah ornamen penting dalam dunia pendidikan dan dalam kemajuan perekonomian bangsa. Presiden harus bisa mengurangi rakyat putus sekolah dari tahun ketahun. Orang yang berpendidikan sangat berpengaruh dalam kesejahteraan negara.
5. Presiden yang amanah (dapat dipercaya)
Presiden memang mendapatkan kepercayaan dan tanggungjawab berat, jangan sampai rakyat hilang kepercayaan kepada Presiden. Presiden harus berasumsi “saya ini seorang pemimpin, saya harus menanamkan prinsip kepada diri saya dulu baru kepada orang lain, jangan sampai saya menodai kepercayaan yang telah diberikan rakyat kepada saya. Apa yang saya janjikan dan visi misi saya sewaktu kampanye harus saya buktikan dan realisasikan”
6. Presiden yang merakyat
Presiden juga manusia, Presiden juga perlu sering-sering berinteraksi dengan rakyat dan senantiasa melakukan kegiatan-kegiatan sosial di dalam schedule pemerintahan maupun diluar. Presiden dekat dengan rakyat dengan maksud agar Presiden dapat memahami pola pikir dan keseharian rakyat-rakyat yang beragam. Setidaknya lebih dekat dengan rakyat dan tahu bagaimana inginya rakyat. Nah dalam hal ini juga diharapkan rakyat juga bisa lebih memahami bagaimanakah jika kita mengemban beban berat sebagai pemimpin? Saling menghargai dan menuntut haruslah seimbang agar tercipta koalisi yang kompak.
7. Presiden yang sederhana
Presiden tak perlu memamerkan barang-barang mewah miliknya untuk menonjolkan dedikasinya. Justru, Presiden yang terlihat sederhanalah yang biasanya kharismatik. Tak perlu digembor-gemborkanpun rakyat telah menyadari citra kinerja dan jasa-jasa pemimpin. Presiden yang sederhana biasanya terlihat lebih santai dan ramah. Untuk sederhana sendiri Presiden memulai dari dirinya sendiri, keluarga, orang di lingkup hidup, dan baru bangsa.
8. Presiden yang adil & bijaksana
Dampak dari keputusan Presiden sangat besar pengaruhnya pada rakyat yang dipimpinnya. Maka dari itu, dalam mengambil keputusan Presiden harusnya bersikap adil&bijaksana, karena itulah kunci Presiden disebut baik. Sekarang ini banyak sekali pemimpin yang sama sekali tidak adil dan bijaksana. Keputusan yang mereka ambil kebanyakan hanya menguntungkan segelintir orang.Maka dari itulah kami rakyat Indonesia sangat mendambakam pemimpin yang adil & bijaksana agar ketidakadilan di negara ini dapat diminamalisir.
9. Presiden yang rela berkorban
Rela berkorban, mungkin tak banyak Presiden yang seperti ini. Bukan hanya waktu saja. Presiden harus rela mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan harta benda mereka demi kemajuan negara. Saat menjadi Presiden, harusnya rela melepaskan hakhaknya bahkan mengabaikan kepentingan pribadinya dalam frekuensi kecil maupun besar. Presiden harus rela berkorban untuk menunjukkan kesungguhannya dalam memimpin agar rakya juga dapat menghargai Presiden tersebut.
10. Pemimpin yang bisa memaksimalkan SDM & SDA
Sampai saat ini SDA & SDM belum bisa maksimal. Pemerintah menyewakan wilayah Indonesia kepada negara asing untuk dapat diolah SDAnya sedangkan, Indonesia hanya mendapat sedikit bagian dan limbahnya saja. Sedangkan saat ini, masih banyak rakyat yang manjadi pengangguran akibat krisis ekonomi. Presiden harusnya berpikir lebih lagi, dengan bagaimanapun caranya agar SDM dapat termaksimalkan jadinya rakyat bisa mengolah sendiri SDA. Bukannya dikirashabis oleh negara lain. coba kita tengok pembukaan UUD’45 disana terdapat bidang yang harus Presiden upayakan yaitu, melindungi, menyejahterakan, dan mencerdaskan sehingga jika semua itu tercapai devisa negara akan meningkat, rakyatnya makmur, memang tak mudah namun sudah menjadi tugas Presiden untuk melakukannya
11. Presiden yang bisa merubah citra & karakter bangsa menjadi lebih baik
Dimanakah budaya kita dahulu? Budaya kita berangsur-angsur hilang, padahal Indonesia terkenal akan kentalnya budaya. Sampai orang asing banyak yang mempelajari budaya kita tetapi kita malah meninggalkan budaya itu karena terpengaruh budaya luar. Citra bangsa di mata internasional saat ini masih buruk. Karena itu dengan bagaimanapun caranya entah mengadakan program atau sosialisasi, agar bangsa ini terjaga kearifannya, kekenatalan budayanya,sehingga Indonesia tidak dipandang remeh lagi di kaca Internasional.
12. Presiden yang mencintai Negaranya sendiri
Banyak kita lihat banyak pemimpin bahkan rakyat menggunakan produk-produk luar. Padahal Indonesia juga memunyai produk sejenis. Hal it sudah mencerminkan ketidakcintaan terhadap negaranya. Indonesia bisa membuat yang lebih baik dari produk asing asalkan pemerintah juga membantu dalam hal pemasaran, modal dll agar produk kita mampu bersaing dengan produk luar dan Perekonomian Indonesia juga bisa naik.
Biodata Penulis
Nama : Lutvia Anggita Mayangsari
Tempat/Tanggal lahir : Klaten, 24 Mei 1999
Alamat : Malangsari, Sudimoro, Tulung, Klaten, Jawa Tengah
(57482)Status : Pelajar
NISN : 9990376160
Sekolah : SMP N 1 Boyolali
Alamat sekolah : Jl. Merapi, Siswodipuran boyolali (57311)
No HP : +6282265441215
Email : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
Fb : Lutvia Anggita M S
| < Prev | Next > |
|---|
- Who’s The Next President RI ?(671/M)
- Jika Aku Menjadi Presiden RI (670/S)
- Memimpin Negeri dengan Hati (669/M)
- Presiden yang Dihormati Bangsa-bangsa Lain di Dunia (668/M)
- Kegagalan Seorang Pemimpin (667/M)
- Presiden Sejati Adalah Presiden Yang Seuai Kriteria (666/M)
- Presiden Indonesiaku, Presiden Idamanku (665/S)
- Presiden Masa Depan Haruslah BER-INDONESIA (664/M)
- Mencari Pemimpin Masa Depan (663/M)
- Sang Presiden Impian (662/M)
- Presiden Berbasis Ekonomi Kerakyatan (661/M)
- Suara Hati (660/U)
- Aku Ingin Presidenku Seperti Garam Dan Terang Dalam Dunia (659/M)
- Presidenku Seharga Seratus Ribu (658/M)
- Tentukan Presidenmu ! (657/S)


























