Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
Pewarta Online
None

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Kriteria Presiden RI Presidenku, Harapanku (326/U)
DIRGAHAYU PERSATUAN PEWARTA WARGA INDONESIA (PPWI), 11 NOVEMBER 2007 - 11 NOVEMBER 2014, SENANTIASA TEKUN BELAJAR DAN BERKARYA BAGI PENCERDASAN BANGSA-BANGSA DI NUSANTARA DAN SEANTERO BUMI BRAVO PPWI... BRAVO INDONESIA... BRAVO PEWARTA WARGA...!!!

Presidenku, Harapanku (326/U)

KOPI -  Presiden adalah seorang kepala negara, kepala pemerintahan yang dibantu oleh wakil presiden beserta menteri – menteri yang memegang kekuasaan eksekutif dalam melaksanakan tugas sehari – hari. Sosok yang dipilih oleh seluruh rakyat Indonesia ini menjalankan kewajibannya tiap periode lima tahun sekali. Indonesia telah memiliki enam presiden yang diawali oleh Soekarno kemudian diikuti oleh Suharto, B.J. Habibie, KH Abdurahman Wahid, Megawati, dan Susilo Bambang Yudhoyono yang menjabat sampai sekarang ini. Keenam presiden tersebut memiliki karakteristik dan gaya kepempinan yang berbeda – beda.

Gaya kepemimpinan adalah suatu gaya yang dimiliki oleh seorang pemimpin yang dapat mempengaruhi orang lain dan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok serta memiliki kemampuan atau keahlian khusus untuk mencapai tujuan organisasi. Ada empat macam tipe kepempinan menurut para ahli, antara lain :

1. Tipe Dominance atau Korelis Adalah tipe kepemimpinan yang dominan dan suka mengatur.

2. Tipe Steadiness Adalah tipe kepemimpinan yang sangat berbeda dengan tipe dominan, tipe yang penurut dengan bawahannya

3. Tipe Influence Adalah tipe kepemimpinan yang memiliki rasa optimis dalam menghadapi masalah dan sangat bersemangat

4. Tipe Compliance Adalah tipe kepemimpinan yang sangat berbeda dengan tipe influence, tipe yang sangat patuh pada birokrasi atau aturan yang berlaku.

Berdasarkan tipe kepemimpinan diatas, Presiden pertama Soekarno termasuk ke dalam tipe Dominance Influence. Hal ini terbukti, beliau dapat melakukan negosiasi dengan baik seperti saat dulu menegosiasi Belanda demi mempertahankan Irian Barat. Presiden kedua Soeharto termasuk ke dalam tipe Dominance Compliance terbukti dengan beliau melakukan strategi politik dengan membuat MPR/DPR berasal dari partai Golkar. Presiden ketiga Habibie termasuk ke dalam tipe Steadiness terbukti dengan beliau yang tidak pernah marah jika berdebat dengan menteri – menteri. Presiden keempat Gus Dur termasuk memiliki tipe yang sama dengan Soekarno Dominance Influence terbukti beliau berhasil melegalkan agama konghuchu dan menggalakkan toleransi antar umat beragama. Presiden kelima Megawati memiliki tipe Compliance Steadiness yang tidak tegas dalam mengambil keputusan serta suka mengkritik orang yang tidak disukai. Presiden keenam sampai sekarang Susilo bambang Yudhoyono memiliki tipe yang hampir sama dengan Megawati, akan tetapi beliau memiliki strategi yang sangat baik terutama hal berpolitik. Hal ini terbukti dengan beliau menjabat selama dua kali berturut – turut dalam kurun waktu 10 tahun dari tahun 2004-2014 mendatang.

Mendekati adanya pemilihan presiden 2014 mendatang, saya jadi berpikir sosok seperti apakah yang tepat dan layak memimpin negara tercinta ini. Melihat dari history ke belakang, presiden kita ini tidak jauh-jauh dengan “alumni” Tentara Nasional Indonesia. Memang tidak dapat dipungkiri, TNI dianggap memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Akan tetapi apakah itu cukup mewakili seseorang dikatakan “layak” menjadi seorang pemimpin negara? Tidak semudah itu masih banyak hal yang harus dipertimbangkan seseorang dikatakan “layak” menjadi pemimpin bangsa.

Menurut saya pribadi dan seluruh masyarakat Indonesia, sosok presiden yang ideal yang diharapkan itu harus memiliki 12 kriteria sebagai berikut :

1. Jujur.

Kejujuran dari seorang presiden dalam melaksanakan kewajiban – kewajibannya bersama wakil presiden dan menterinya sangat dibutuhkan oleh rakyat Indonesia apalagi di zaman krisis kejujuran saat ini. Kejujuran presiden ini diharapkan juga dimiliki oleh seluruh bagian pemerintahan sehingga tidak aka nada oknum – oknum koruptor yang mementingkan kepentingan partai.

2. Tegas

Seorang presiden harus mempunyasi sikap tegas dalam melaksanakan aturan hukum – hukum yang berlaku termasuk pada keluarga presiden. Misalnya, saat besan presiden SBY terlibat korupsi maka presiden tidak boleh ikut campur proses hukumnya.

3. Berani mengambil keputusan,

Presiden itu harus berani dalam mengambil suatu keputusan baik itu keputusan masalah internal negara maupun masalah eksternal negara. Misalnya, Soekarno berhasil membuat negara Amerika bertekuk lutut dengan Indonesia ketika saat Allen Pope, sang pilot negara adidaya tersebut tertangkap. Selain itu, bung karno berkasil membuat negeri paman sam membantu Indonesia melawan Belanda memperebutkan Irian Barat dengan menyuntikkan dana ke Indonesia serta memberikan ratusan senjata perangkat perang.

4. Mementingkan kepetingan rakyat (bukan kepentingan golongan)

Di zaman sekarang ini jarang ditemui presiden yang mengutamakan kepentingan rakyat. Hal ini dikarenakan pada saat pemilihan presiden terpilih dengan pendukung partai dalam jumlah banyak. Sunggu ironis memang, presiden yang dipilih oleh rakyat tapi mementingkan kepentingan golongan/partai yang mengauninya.

5. Pandai berdiplomasi

Selain mempunyai sifat yang kharismatik, seorang presiden itu harus pandai berdiplomasi dengan negara – negara lain dan jangan selalu takut dan tunduk kepada negara lain. Apabila Indonesia selalu tunduk kepada negara lain dapat memungkinkan “Indonesia akan dijajah kembali” karena negara yang kaya akan rempah – rempah ini selalu menjadi incaran negara. Seperti kasus Malaysia yang perlahan – lahan mengakui daerah menjadi miliknya dengan memperlebar batasan Zona Ekonomi Eksklusif. Bukan hanya itu saja, Malaysia juga sering mengklaim budaya Indonesia menjadi miliknya, contohnya batik dan tari tor – tor yang akhir – akhir ini menjadi pemberitaan yang heboh.

6. Sederhana

Pemimpin itu harus menjadi suri tauladan yang baik bagi para bawahannya, termasuk pula presiden yang harus menjadi contoh bagi para rakyatnya. Misalnya, kesederhanaan presiden tampak dalam menggunakan fasilitas negara. Mulai presiden pertama sampai sekarang, presiden Indonesia tidak menampakkan kesederhanaan dengan selalu menggunakan tunjangan operasional yang mengambil dari dana APBN.

7. Peduli Terhadap Masyarakat Seluruh masyarakat Indonesia sangat mengharapkan dipimpin oleh seorang presiden yang peduli terhadap masyarakat terutama masyarakat yang dekat dengan garis kemiskinan bukan hanya mementingkan kepentingan masyarakat kelas menengah ke atas.

8. Berempati Jika presiden memiliki empati terhadap masyarakat, beliau tidak akan rela menggunakan fasilitas negara seperti tunjangan operasional yang berkisar lima kali gaji pokok. Selain itu, beliau juga akan ikut merasakan kesusahan masyarakat mencari makan sehingga dapat memberikan solusi dalam memerangi kenaikan harga sembako.

9. Bersedia menerima saran dan kritik orang lain Segala tindakan dan pengambilan keputusan tidak sepenuhnya 100% benar, maka dari itu presiden harus bersedia menerima saran dan kritik orang lain bukan hanya sibuk dengan pencitraan diri sendiri.

10. Katakan tidak pada KKN Berdasarkan history presiden kedua kita yang terkenal KKN, diharapkan presiden 2014 mendatang tidak mengikuti jejak beliau dalam ber-KKN.

11. Transparan

Dalam melaksanakan kewajibannya bersama wakil presiden beserta menteri – menteri, diharapakan dialakukan secara terbuka (transparan) terutama dalam merancang APBN.

12. Bersemangat dan tidak mudah mengeluh

Presiden 2014 mendatang diharapkan bersemangat, tidak sering mengeluh dan tidak sering curhat seperti presiden sekarang yang mengeluh jika kurang tidur, gaji tidak naik dan lain sebagainya.

Overall, sosok presiden seperti apakah yang memiliki sifat – sifat seperti yang di atas dan menjadi presiden yang ideal dan menjadi harapan seluruh masyarakat Indonesia adalah sosok seorang Dahlan Iskan. Menurut saya tidak berlebihan jika beliau merupakan sosok sekarang yang sekiranya “layak” menjadi presiden 2014 mendatang. Hal ini dikarenakan beliau memiliki sosok tegas dan berani mengambil keputusan ketika ada bawahan yang tidak bekerja maksimal maka langsung dipecat. Beliau juga mempunyai strategi yang baik dan memiliki hidup yang sederhana seperti ketika menjabat menjadi Menteri BUMN, beliau selalu menggunakan fasilitas pribadi bahkan pernah suatu ketika ada meeting menggunakan kereta sebagai kendaraannya. Selain itu, beliau tidak menjadi anggota partai politik manapun sehingga dipastikan dalam mengambil suatu keputusan tidak akan mementingkan pihak manapun kecuali kepentingan rakyat semata. Berdasarkan pengalaman presiden yang menaungi partai politik selalu lamban mengambil keputusan karena harus mempertimbangkan kepentingan partai mereka.

 

 

Biodata Penulis

 

 

 

Nama : Catur April Lia Sari

Tempat/ Tanggal Lahir : Sidoarjo, 13-04-1989 Alamat Rumah : Jalan Kembang Raya V no. 100 Jakarta Pusat

HP : 081281011488

No. KTP : 3578065304890003

Email : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Facebook : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

 

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.