DPR Impian dan Harapan Rakyat (10/M)
KOPI - Tidak dipungkiri bahwa kinerja DPR yang ada saat ini adalah buah hasil dari pilihan kita pada masa-masa sebelumnya. Beberapa orang mengatakan bahwa kinerja DPR saat ini sangat buruk serta terlalu menumpuk fasilitas-fasilitas mewah dalam tangannya. Kalau dipikirkan, ini sangat kontras dengan keadaan orang-orang yang diwakilinya yang susah payah bahkan mencari sesuap nasi, mati karena sakit sebab tak mampu membayar pengobatan, atau putus sekolah maupun menjadi penjahat kelas teri karena putus asa dengan keadaan ekonomi yang kian menghimpit. Yang mewakili hidup mewah dengan uang rakyat, sementara yang diwakili tak tahu pasti sampai kapan bisa hidup karena amat kerasnya dunia.
Untuk membuat Indonesia lebih baik paling tidak mulailah dengan memilih DPR yang baik. DPR yang memang ada untuk rakyat dan menjadi pelayan rakyatlah yang sekiranya pantas menjadi DPR impian dan harapan rakyat. Pilihlah pilihan yang baik, dan hindari menjadi pemilih yang golongan putih hanya karena takut salah menentukan pilihan. Jika pemilih-pemilih yang baik memilih Golput, maka tentu orang-orang tidak baiklah yang banyak ikut memilih, dan pastinya mereka orang-orang yang tidak baik akan memilih orang atau DPR yang tidak baik pula untuk dijadikan wakil rakyat. Sehingga mau tidak mau, pilihan untuk membuat Indonesia lebih baik ada di tangan kita.
Banyak kriteria yang hendaknya ada dalam tiap jiwa anggota DPR, namun mungkin sekiranya bisa dijabarkan dan diwakili oleh 12 Kriteria Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Masa Depan, agar Indonesia sekiranya menjadi lebih baik. DPR yang baik, setidaknya memiliki kriteria-kriteria seperti inilah yang harusnya kita pilih :
1. Memiliki Niat Yang Ikhlas
Hati yang ikhlas di sini maksudnya adalah hati dari calon DPR itu hendaklah memang sengaja mengajukan atau diajukan menjadi DPR itu memang untuk melayani rakyat dan merupakan panggilan hidup. Bukan mereka yang Cuma ingin bekerja dan memperoleh manfaat ekonomi atau nama baik melaluinya. Dengan memilih anggota DPR yang memiliki niat ikhlas, maka DPR tersebut akan bekerja dengan ikhlas pula untuk kita yang diwakilinya.
Kalau dipikirkan, Memang ketika kita berbicara mengenai hati yang ikhlas akan sedikit cukup susah, karena hati orang memang tidak ada yang tahu. Tapi paling tidak kita bisa menilai dari tindakan-tindakan atau ucapan yang telah dijalaninya (calon DPR) hingga saat ini.
2. Jujur
Tidak dapat dipungkiri, jujur memang hal yang mutlak harus ada agar seseorang bisa dipercaya, yaitu selaras antar ucapan dan tindakannya. Memilih anggota DPR yang jujur pun menjadi hal yang utama agar DPR tersebut bisa menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik, serta tidak serta merta menjadi suka mengambil kesempatan karena kedudukannya dengan mengambil kebijakan-kebijakan yang menguntungkan dirinya saja.
3. Bertanggung Jawab
DPR yang akan dipilih hendaklah DPR yang bertanggung jawab dan sangat memahami tugasnya, yaitu di sini sebagai pelayan rakyat. Hendaknya juga memahami bahwa tanggung jawab tentang kehidupan rakyat yang lebih baik juga merupakan salah satu tugas yang harus di capai olehnya melalui kedudukan dan kekuasaan yang dia emban nantinya.
4. Cerdas dan Memiliki Kemampuan
Cerdas serta memang memiliki kemampuan untuk menjadi anggota DPR pun haruslah kita pertimbangkan. Agar apa yang menjadi kewajiban dari jabatan itu memang bisa dilaksanakan dan dijalankan dengan sebaik-baiknya karena memang yang mengembannya sanggup dan memiliki kemampuan. Apabila kita memberi jabatan pada orang yang tidak memiliki kemampuan di bidang tersebut, maka sekiranya tugas apa yang akan bisa beres. Dan hancurlah Indonesia.
5. Memiliki Kepekaan Sosial (jiwa sosial)
DPR yang memang ada bertujuan sebagai wakil rakyat di pemerintahan memang seharusnya memiliki jiwa sosial yang tinggi. Sehingga ketika muncul permasalahan-permasalahan yang sekiranya akan merugikan rakyat, DPR bisa memutuskan kebijakan-kebijakan yang membantu, yang membela rakyatnya untuk tidak dirugikan lebih buruk lagi (terutama rakyat kecil yang lemah, miskin). Selain itu, bahkan bisa memutuskan serta membuat kebijakan-kebijakan yang menguntungkan rakyat pada umumnya.
6. Rendah hati
Rendah hati merupakan cerminan dari sikap seorang manusia yang tak akan menyalahgunakan kekuasaannya. Seseorang yang memiliki jiwa yang rendah hati cenderung merupakan orang yang sangat baik untuk menjadi seorang yang berkuasa. Karena dengan kerendahan hatinya, dia akan menggunakan kekuasaannya dengan baik dan sebijak-bijaknya.
7. Merakyat
Anggota DPR yang merakyat adalah salah satu bentuk dari DPR impian rakyat Indonesia. Dengan memilih DPR yang merakyat, paling tidak timbul kepekaan lebih dari DPR terhadap penderitaan rakyatnya setiap saat. DPR mampu merasakan apa yang rakyat rasakan dalam kerasnya hidup, hingga pada akhirnya muncul memang DPR yang benar-benar ada dan bertujuan untuk kehidupan rakyat Indonesia yang lebih baik.
8. Mampu berkomunikasi dengan bawahannya
DPR yang merupakan lembaga yang berada di pusat ini memiliki keterbatasan jika hendak bekerja memutuskan segala kebijakan secara terpusat. Maka DPR memiliki lembaga-lembaga di bawahnya yang hendaklah antar ke semuanya bisa berkomunikasi dan bekerja sama dengan baik.
9. Adil
Banyak masalah masalah yang melibatkan permasalahan rakyat yang memang mengharuskan peraturan-peraturan yang lebih jeli lagi dan tidak merugikan rakyat. Maka mau tidak mau, adil pun merupakan hal yang harus ada pada tiap-tiap anggota DPR nantinya, agar dapat membuat kebijakan-kebijakan dengan sebaik-baiknya dan sebijaksana mungkin hingga tidak ada pihak yang dirugikan.
10. Memiliki Sifat yang terbuka untuk dikritik
DPR yang ada saat ini, mungkin telah tuli dengan kritikan dari rakyatnya. Kritikan-kritikan yang membangun dari rakyat sebagai bentuk ketidakpuasan rakyat atas kinerja DPR lebih cenderung sering untuk di abaikan oleh para anggota DPR itu sendiri. Bahkan DPR tetap bersikukuh bahkan lebih-lebih lagi dalam melaksanakan apa yang rakyat tidak sukai.
11. Komitmen dalam berjuang
Membuat Indonesia yang lebih baik jelas tidak mudah, dibalik itu diperlukan waktu yang relatif tidak singkat dan perjuangan yang panjang serta keras. Kebaikan-kebaikan serta kebijakan seperti apapun dalam setiap jiwa anggota DPR tidak akan berpengaruh sama sekali jika berjalan dan ada sebentar saja pada jiwa anggotanya. Kebaikan-kebaikan serta perjuangan yang dimiliki anggota DPR itu nantinya haruslah merupakan jiwa yang kontinu dan tak mudah terbelokkan arahnya oleh apapun. Tetap berpegang teguh pada tujuan bahwa mereka ada untuk rakyat, berdiri di sana karena rakyat, dan berjuang untuk rakyat.
12. Tidak Menerima Hadiah
Ketika seseorang memberi hadiah, pastilah di balik itu ada tujuan lain yang tersirat yang ingin dipenuhi atau dilancarkan oleh penerima hadiah. Maka sungguh, sebenarnya memilih DPR yang berani menolak hadiah dari orang lain adalah sosok yang ditunggu serta amat diperlukan oleh bangsa ini. Dengan berani menolak hadiah, maka DPR akan lebih subjektif dalam menentukan sikap karena memang tidak ada penilaian pribadi yang mempengaruhi yang bisa memungkinkan salah untuk mengambil tindakan.
Memang tidak ada manusia yang sempurna, tidak semua manusia pula bisa mencapai semua kriteria-kriteria yang ada. Namun apabila segala kriteria-kriteria yang ada sama sekali diabaikan dan tak dipenuhi maka jelas buruk DPR yang akan muncul dan memimpin rakyat ini sebagai wakil dari suara rakyatnya di dalam pemerintahan Indonesia.
Identitas Penulis :
Nama : Mahfudin Indra Wijaya
TTL : Indramayu, 28 januari 1992
Nama sekolah/universitas : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Alamat sekolah/univ : jalan setiabudhi no 229, Bandung 40154 Jawa Barat
Alamat : jalan geger arum baru no 29 (dekat SMP 29), kel. Isola kec. Sukasari Bandung – 40154
No Kontak/HP : 089655735296
Email : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
FB : Mahfudin Indra Wijaya / This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
| < Prev | Next > |
|---|
- Anggota DPR RI Masa Depan: Wakil Tuhan dan Wakil Rakyat (9/U)
- Setahun di DPR (8/U)
- Sosok yang Ditunggu oleh Indonesia-ku (7/M)
- Siapa yang Pantas Menjadi Wakilku? (6/M)
- Bercermin pada MAHATMA GANDHI: “Jiwa Agung dan Penuh Kasih Sayang, Kepribadian dalam Kepemimpinan” (5/M)
- Kita Bisa (4/S)
- Menciptakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang Melihat Rakyat (3/M)
- Mensejahterakan Rakyat dengan Anggota DPR Pilihan dan Berkualitas (2/S)
- Anggota DPR Harapan Bangsa (1/M)


























