Menciptakan Masa Depan Peradaban Pendidikan RI-Maroko (590/M)
Satu lal lain yang menjadikan RI-Maroko bisa menjalin persahabatan yang harmonis adalah terdapat banyak kesamaan di kalangan masyarakat, salah satunya dalam hal Relgi. RI-Maroko merupakan dua Negara yang sebagian besar penduduknya beragama islam. Dan hal itu bias menjadi point yang sangat pokok dalam hal pengembangan pendidikan berbasis islam.
Termasuk juga pendidikan, di negara manapun di dunia tidak terkecuali RI-Maroko menjadikan pendidikan adalah suatu hal yang paling di utamakan untuk menciptakan para estafet yang bertugas untuk melanjutkan dan membangun negara. Sebagai hal yang sangat penting itu pula lah setiap negara juga membutuhkan kerjasama dengan negara lainnya untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Demikian pula juga yang harus di lakukan oleh RI-Maroko untuk perkembangan ilmu pendidikan dan negaranya.
Banyak hal lain juga yang mendukung hal tersebut, dimana beberapa abad yang lalu ditemukan adanya wali songo yang merupakan pembawa dan pengembang islam yang berasal dari negri “al-Magrib” atau negri matahari terbenam tersebut. Hingga saat sekarang ini di Indonesia dan lembaga pendidikannya khususnya pesantren banyak yang menggunakan kitab-kitab yang di prakarsai oleh ulama-ulama yang berasal dari maroko dan sebaliknya salah satu ulama Indonesia juga yang menjadi panutan di maroko yakni Qodi I’yadh bin Musa ( 544 H) yang namanya kini di abadikan jadi sebuah Universitas di kota Marrakesh-Maroko yang makamnya terletak di Bab I’lan yang masa dulu menjadi gerbang utama masuk Ibu kota Marrakesh, sekitar 5 kilo meter dari Universitas tersebut, dengan berbagai kitab karangannya -berbagai fan ilmu- seperti fiqih, tafsir dan berbagai ilmu dan pengetahuan lainnya, diantaranya kitab “Tartib al- Madarik wa At-Taqrib al- Masalik.
Realitas diatas membuka mata kita akan kejelasan jalinan sebuah hubungan yang sangat erat di kedua negara tersebut yang sudah terjadi pada zaman dahulu kala. Bukan hanya terbatas pada hal di atas peluang untuk meningkatkan hubungan kedua negara cukup besar mengingat Indonesia dan Maroko sama-sama menganut kebijakan moderat dan merupakan anggota organisasi internasional seperti PBB, OKI, GNB, Kelompok-77 dan Komite Al-Quds. Dengan demikian semakin banyak potensi yang bisa menjadi pondasi utuh kerjasama dalam hal pendidikan si kedua sisi Negara ini. Terlebih lagi baru-baru ini Negara maroko di nobatkan oleh UNICEF sebagai contoh Negara dengan pendidikan berkualitas di wilayah Mena.
Meskipun dua Negara ini memiliki bangsa,suku dan berdiri di dua benua yang berbeda, akan adanya hubungan yang persoalan akan hubungan lebih baik lagi demi mewujudkan mutu pendidikan dengan meningkatkan dan saling bertukar informasi mengenai maslah pendidikan yang terjadi di dua negara masing masing. Saling memberikan informasi tentang kemajuan teknologi pendidikan yang sedang hangat demi kepentingan kemajuan kedua belah pihak dapat dilakukan.
Hubungan bilateral RI-indonesia yang selama ini relatif stabil, juga bisa ditingkatkan dan ditunjang oleh pendidikan. Yang mana kedua belah pihak Negara bisa saling melakukan pertukaran pelajar , melakukan pelatihan keilmuan bersama, dan juga bisa saling bertukar ilmu melalui buku-buku karya anak bangsa masing-masing Negara hingga pertukaran guru dan ilmuwan demi kemajuan pendidikan kedua belah pihak Negara yang bersahabat ini. Melakukan lomba-lomba persahabatan yang membangkitkan sportifitas dan menanamkan arti persahabatan yang sesungguhnya dan mampu menyokong terwujudnya sebuah hubungan yang bisa di jadikan panutan oleh Negara islam lainnya.
Disamping melakukan hal positif di atas kedua Negara bersahabat ini juga harus memperhatikan dan saling membenahi diri atas kekurangan yang terjadi di berbagai aspek pendidikan dan saling memberikan masukan yang positif demi memperbaiki sistem pendidikan di kedua belah piahak. Selain itu juga di harapkan adanya sebuah kegiatan positif yang mampu memberikan solusi dan pemecahan masalah pelik mengenai pendidikan yang terjadi di kedua Negara, dan melakukan diskusi mengenai kemajuan dunia keilmuan yang sedang hangat di perbincangkan di dunia.
Untuk mewujudkan cita-cita yang mulia di atas akan sangat dipermudah dengan adanya latar belakang kedua negara ini seperti yang sudah di urai sebelumnya, bahwasannya kesamaan masyarakatnya yang sama-sama negara pemeluk muslim ini akan mampu mempermudah dan saling memahami proses kerja sama untuk mewujudkan masa depan peradaban pendidikan di kedua belah pihak negara dan juga dunia islam.
Mencitakan cita-cita yang sama akan mudah tercapai apabila kedua negara bersungguh-sungguh dalam melaksanakan apa yang telah menjadi misi bersama tersebut. Kerja sama dalam pengenbangan pendidikan yang berbasis islam adalah suatu yang perlu di kembangkan lagi, yang mana selama ini pendidikan yang tersedia di negara-negara di dunia termasuk duni8a islam, semuanya jarang ada yang berbasis ke islaman, kerjasama ini mampu memicu dan membangkitkan kembali kejayaaan pendidikan berbasis islam.
Dengan adanya tujuan yang jelas maka di harapkan kedua belah pihak negara mampu meninjau ulang cita-cita bersama tersebut untuk menjadikan negara dan pendidikan islam kembali berdengung di kancah internasional. Dengan genapnya hari jadi persahabatan antara RI-Maroko ke- 50 di harapkan mampu mebuat kedua negara ini menjadi negara yang di jadikan pedoman oleh negara lainnya khususnya negara Islam dalam hal pendidikan dan berbagai aspek positif lainnya untuk berkontribusi dalam dunia internasional dan termasuk pula dunia islam.
Biodata Penulis :
Nama : Eko febriadi
Tempat/tanggal lahir : Padang/28 februari 1992
Nama univ : Universiatas Pendidikan Indonesia
Alamat univ : Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154 Jawa Barat - Indonesia
Telp: +62-22-2013161/4 Fax: +62-22-2013651
Alamat rumah : Jl. Talang bungo tapan,kecamatan basa ampek balai,kabupaten pesisir selatan,provinsi Sumatra barat 25673
No hp : 087823340791
Email : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
Facebook : http://facebook.com/eghof
| < Prev | Next > |
|---|
- Satu Hati antara Indonesia dan Maroko (589/M)
- Harmonisasi Hubungan Politik Indonesia Dengan Maroko : Menggapai Icon Perdamaian Dunia (587/M)
- Diawali dengan Ketulusan (586/M)
- Harapan dan Cita-Cita Baru dalam Kerjasama Membangun Negeri Indonesia-Maroko (585/M)
- Indonesia dan Maroko, Menuju Konferensi Perubahan Iklim Durban 2011 (584/M)
- Maroko [Jangan] Belajar Demokrasi dari Indonesia (583/M)
- Mempererat Hubungan Bilateral RI-Maroko melalui Keelokan Seni Arsitektur (582/S)
- Masa depan Indonesia-Maroko Ada di Tangan Generasi Muda (581/S)
- Kerjasama Maroko-Indonesia di Bidang Ekonomi Syariah dalam Upaya Meningkatkan Hubungan Bilateral Kedua Negara (580/M)
- Diplomasi Lintas Budaya Antara Indonesia dan Maroko Dalam Upaya Rekonstruksi Peradaban Dunia dan Reposisi Hubungan Internasional (588/M)
- RI-Maroko: Bersama Melawan Distorsi Terorisme (579/M)
- Matahari Terbenam di Mata Sang Garuda RI-Maroko (578/S)
- Pariwisata sebagai Kekuatan Silaturahmi RI-Maroko (577/S)
- Fatimah Mernissi dan Siti Musdah Mulia, Fenomena Feminist Islam Lintas Negara (576/M)
- Indonesia - Maroko, Dari Asia – Afrika untuk Dunia (575/M)


























