Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

YANG TERPINGGIRKAN
Ketika Rasisme Dekat dengan Para Punggaw.....
26/06/2015 | Maulana Muhammad

“Il Club Più Titolato Al Mondo” merupakan sebuah ungkapan dalam bahasa Italia yang mengandung  [ ... ]


GELORA SEPEDA
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

 

Kolom Pewarta Indonesia-Maroko Sufisme dan Penanggulangan Ekstrimisme Agama: Belajar dari Maroko (574/M)

Sufisme dan Penanggulangan Ekstrimisme Agama: Belajar dari Maroko (574/M)

KOPI, Ekstrimisme agama kini seolah telah menjadi pemandangan yang biasa di Indonesia. Betapa tidak, di negeri yang multireligi ini kita kerap disuguhi oleh aksi ekstrimisme agama, baik dalam bentuk terorisme maupun radikalisme agama. Sebut saja misalnya penyerangan terhadap jemaat Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, kerusuhan dan perusakan gereja di Temangggung, Jawa Tengah, penyerangan terhadap pondok pesantren yang diduga beraliran Syiah di Pasuruan, Jawa Timur, teror “bom buku” yang ditujukan kepada sejumlah tokoh, dan “bom Jum’at” di masjid Mapolres Cirebon, Jawa Barat.

Berbagai upaya militer memang telah banyak dilakukan oleh pemerintah, namun ekstrimisme agama tetap saja marak di republik pluralis ini. Kita harus akui bahwa bukan perkara yang mudah untuk membasmi ekstrimisme agama. Pasalnya, ekstrimisme agama bukanlah fenomena sosial semata-mata, namun ia merupakan sebuah keyakinan atau ideologi. Ideologi tidak akan pernah bisa mati hanya karena senjati api. Kendatipun aparat keamanan telah sukses meringkus dan banyak menembak mati ekstrimis, namun realitasnya ideologi ekstrimisme agama masih tetap tumbuh subur di negeri ini. Karena itu, penanganan ekstrimisme agama jangan hanya menggunakan pendekatan keamanan/militer semata, namun juga harus menggunakan pendekatan-pendekatan lain dan melibatkan semua pihak.

Salah satu pendekatan yang dapat ditempuh untuk membendung ekstrimisme agama adalah pendekatan sufisme. Pendekatan ini telah dipraktikkan oleh Kerajaan Maroko. Bahkan, negeri seribu benteng ini secara resmi telah menjadikan ajaran dan majelis sufi sebagai solusi mengatasi ekstrimisme agama. Pihak Kerajaan Maroko meyakini bahwa ajaran tasawuf yang berpangkal kepada cinta dan kasih sayang dapat menjadikan pengikutnya lebih moderat dan toleran dalam beragama. Apa yang dilakukan Kerajaan Maroko dengan menjadikan sufisme sebagai solusi mengatasi ekstrimisme agama memang cukup beralasan dan merupakan langkah yang tepat. Sebab, sufisme merupakan tradisi mistik Islam yang mengajarkan cinta-kasih, perdamaian, dan toleransi yang bersifat universal. Spirit cinta-kasih, perdamaian, dan toleransi tersebut tampak kentara dalam doktrin tasawuf, yaitu mahabbah yang menekankan dan mengajarkan cinta- kasih. Cinta-kasih dalam konteks ini bukan hanya sebatas cinta kasih kepada Sang Khalik saja, namun juga cinta-kasih kepada seluruh ciptaan-Nya, tak terkecuali kepada sesama manusia.

Ajaran sufisme melampaui sekat-sekat agama, bangsa, etnik, politik, ideologi, dan sekat-sekat primordial lainnya. Karena itu, tidak berlebihan bila guru besar Ilmu Perbandingan Agama UIN Syarif Hidayatullah, Kautsar Azhari Noer (2009) pernah mengatakan bahwa sufisme merupakan salah satu jalan mistikal yang bisa dijadikan jembatan dialog antariman (interfaith dialogue). Dalam panggung sejarah Islam, para sufi terbukti mampu menampilkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Bukti historis tersebut antara lain dapat ditilik dalam sejarah Walisongo, yang dikenal sebagai sembilan sufi terkemuka di Indonesia, yang mengajarkan Islam dengan semangat penuh toleransi tentang persamaan manusia (human equaility) pada masyarakat Indonesia yang berbeda agama, kepercayaan, dan budaya. Dengan dakwah kulturalnya yang sarat spirit toleransi, Walisongo tidak saja mampu membuat masyarakat terpikat dengan Islam dan karenanya berbondong-bondong masuk Islam, lebih dari itu, Walisongo juga mampu menampilkan wajah Islam yang ramah, santun, dan damai di bumi nusantara.

Namun sayangnya, ajaran Walisongo tersebut telah banyak dilupakan oleh sebagian masyarakat Muslim Indonesia. Alih-alih mengajarkan toleransi dan perdamaian, tidak sedikit masyarakat Muslim di negeri ini yang justru bangga memamerkan cara-cara kekerasan dan teror untuk mendakwahkan Islam. Demi “membela Tuhan” dan mendapatkan tiket ke surga, mereka dengan keji menyakiti dan membunuh orang-orang yang tak berdosa. Di benak mereka sepertinya tidak ada jalan lain yang lebih “islami” untuk mendapatkan tiket surga selain dengan cara kekerasan dan menebar ketakutan. Harga surga seakan-seakan demikian murah diobral oleh mereka.

Untuk membendung derasnya arus ekstrimisme agama di bumi pertiwi ini, ada baiknya kita melirik dan menggali kembali khasanah sufisme yang kaya dengan nilai-nilai toleransi dan perdamaian. Bangsa Indonesia dapat belajar banyak dari Kerajaan Maroko yang telah menjadikan sufisme sebagai solusi mengatasi ekstrimisme agama. Menurut hemat penulis, menjadikan sufisme sebagai salah satu ikhtiar deradikalisasi agama merupakan langkah yang strategis. Pasalnya, sama halnya seperti di Maroko, sufisme telah mengakar kuat di hati masyarakat Indonesia. Praktik sufisme dan kelompok-kelompok tarekat (baca: tasawuf) banyak tumbuh subur di negeri ini. Mereka memiliki pengikut yang sangat banyak dan militan. Karenanya, kita dapat merangkul mereka untuk mendakwahkan Islam yang inklusif dan toleran kepada masyarakat luas.

Para pemangku kepentingan (stakeholders), terutama Kementerian Agama dapat merumuskan kebijakan atau langkah yang tepat guna merealisasikan pendekatan sufisme untuk menanggulangi ekstremisme agama di Indonesia. Jika perlu, para stakeholders dapat melakukan semacam studi banding ke negara Maroko untuk mendalami bagaimana kebijakan/langkah pemerintah Kerajaan Maroko terkait penggunaan pendekatan sufisme sebagai solusi mengatasi ekstrimisme beragama. Menurut penulis bukan perkara yang sulit bagi Indonesia untuk mencontoh langkah Kerajaan Maroko tersebut. Sebab, secara teo-kultural, aliran tasawuf di negeri tempat kelahiran Ibnu Batutah tersebut tidak jauh berbeda dengan aliran tasawuf di Indonesia. Bilamana pendekatan sufisme (dan pendekatan-pendekatan lainnya) dapat disinergikan dan diimplementasikan dengan baik, penulis yakin ekstremisme agama tidak akan bisa berkembang di bumi nusantara ini.

Referensi:

1. Kautsar Azhari Noer, “Jembatan Mistikal untuk Dialog Antaragama”. Makalah disampaikan pada bedah buku When Mystics Mater Meet: Paradigma Baru Relasi Umat Kristiani-Muslim karya Syafa’atun Al-Mirzanah, yang diselenggarakan oleh Religious Issues Forum (Relief), Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada 19 Februari 2009.

2. http://nu.or.id/page/id/dinamic_detil/1/14630/Warta/Pemerintah_Maroko_Jadikan_Ajaran_Sufi_Solusi_Ekstrimisme_Beragama.html. Diakses pada 29 Juni 2011.

3. http://www.uin-alauddin.ac.id/index.php?module=detailberita&id=204. Diakses pada 29 Juni 2011.

 

Biodata Penulis

Nama : Ahmad Asroni

Tempat, Tanggal Lahir : Jepara, 6 Desember 1981

Nama Universitas : Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga

Alamat Universitas : Jalan Marsda Adisucipto Yogyakarta

Alamat Rumah : Wisma Box, Jl. Petung, Gang Ori I No. 15 B, Papringan, Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281

Nomor HP : 081328426798/085640392128

Alamat E-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Akun FB : Ahmad Asroni ( This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it )


Artikel Lainnya:

 

Pers Gathering & Buka Puasa Bersama dengan Kejati Riau
Rabu, 08 Juli 2015

KOPI, Pekanbaru- Pers Gathering berlangsung di aula kejaksaan Tinggi Riau dari jam 17.30 WIB dan berakhir hingga waktu berbuka sekira jam 18.24 WIB. Dihadiri lebih dari tiga puluh wartawan cetak dan elektronik dari berbagai pemberitaan baik lokal maupun nasional seperti Metro TV,TVOne, MNC group, RTV, Riau Pos, Detik.Com, okezone.com , Pewarta-Indonesia.com. dll. Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Susdiyarto Agus Praptono,SH.MH didampingi oleh... Baca selengkapnya...

Lepas Kangen Kasie Tipikor Kejati Riau dengan Para Jaksa
Rabu, 08 Juli 2015

KOPI, Pekanbaru- Tidak terasa sudah 3 tahun Eka Satria menjabat kasie Tipikor Kejaksaan Tinggi (kejati)Riau . Eka Satria mendapatkan promosi jabatan di Kejaksaan Tinggi Banda Aceh. Untuk lepas kangen dengan teman-teman satu profesi maka diadakan kegiatan buka bersama bertempat di hotel Pangeran , Selasa (7/7-15). Puluhan orang Jaksa yang bertugas di Kejati Riau datang dalam kegiatan buka bersama tersebut . Dalam sambutanya  Eka Satria... Baca selengkapnya...

Walikota Blitar Serahkan Ribuan Bingkisan Kepada Tukang Becak
Selasa, 07 Juli 2015

Blitar, KOPI - Jelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota Blitar memberikan bingkisan kepada tukang becak, tukang parkir, fakir miskin, anak yatim dan janda. Sebanyak 3000 bingkisan diberikan kepada warga kota Blitar yang kurang beruntung di halaman Kantor Pemerintah Kota Blitar, Selasa (7/7). Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Blitar, Wakapolres, Plt. Sekda, Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo serta para Kepala SKPD se Kota... Baca selengkapnya...

Pasek: SBY Mempertahankan Politik Dinasti
Selasa, 07 Juli 2015

KOPI, Jakarta – Ketua Umum (ketum) DPP Partai Demokrat H. Susilo Bambang Yudhoyono masih mempertahankan politik dinasti di Partai Demokrat. Menurut Pasek, hal tersebut dapat dilihat dari susunan kepengurusan Partai Demokrat 2015-2020 yang disusun oleh SBY sebagai ketua umum. “Kalau dulu, masih sangat terlihat permainan dinastinya, sekarang lebih halus, tetapi tetap terbaca,” kata I Gede Pasek Suardika Senin (6/7/2015) kepada wartawan di... Baca selengkapnya...

Jajaran Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Ringkus 2 Orang Bandar Narkoba
Selasa, 07 Juli 2015

KOPI, Pekanbaru – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru, Minggu (05/07/15) telah berhasil menggagalkan transaksi narkoba bertempat di Hotel Hollywood Jalan Kuantan Raya Pekanbaru. Sebanyak 900 butir ekstasi dan 75 gram sabu disita petugas dari tangan 2 orang warga Selat Panjang Kabupaten Meranti, berinisial JA (47) dan JO (25) pada 2 lokasi berbeda.   Saat Ekpose oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Aries Syahrief... Baca selengkapnya...

Pembangunan Stadion Nglegok Dan Amphiteather Dilaporkan KRPK Ke Kejaksaan
Senin, 06 Juli 2015

§ Pembangunan Stadion Olahraga Nglegok, terdapat kekurang volume senilai Rp. 569,1 juta. § Pembangunan Amphiteater di Penataran, terdapat kekurangan volume senilai Rp. 107,2 juta Blitar, KOPI - Setelah minggu lalu, tepatnya hari Jum’at (3/7) pembangunan Stadion Olahraga di Kecamatan Nglegok kabupaten Blitar disidak Komisi I DPRD Kabupaten Blitar dan pembangunan Amphiteater yang berada di Desa Penataran disidak Badan Anggaran DPRD... Baca selengkapnya...

Kapolri : Buktikan Rekrutmen Polisi Pake Duit Laporkan, Saya Kasih Rp. 1 juta
Sabtu, 04 Juli 2015

KOPI, Jakarta — " Kalau ada yang bisa buktikan rekrutmen polisi pakai duit, saya kasih satu juta," ujar Badrodin Haiti saat menyampaikan sambutan dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama dengan sejumlah LSM dan kelompok masyarakat, Jumat (3/7/2015) malam di Jakarta. Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti memastikan bahwa rekrutmen anggota Polri bebas dari pungutan liar ataupun uang pelicin. Ia menantang siapa pun yang bisa... Baca selengkapnya...

INTERNASIONAL

Dinasti Bush yakni Jeb Bush Ikut Pilpre.....
17/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Washington - Pemilihan Presiden (Pilpres) negara Amerika Serikat (AS) dijadwalkan   pada November 2016, para capres dari Partai Republik m [ ... ]



NASIONAL

Pemerintah Harus Lindungi Perempuan Dala.....
06/07/2015 | Muhyi

KOPI, Jakarta – Tingkat kerentanan terhadap perempuan, anak perempuan dan remaja menghadapi resiko yang lebih besar ketika berada dalam situasi b [ ... ]



DAERAH

Dikuatirkan Akibat Pemindahan Angdes, Te.....
07/07/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Kontroversi Pemindahan Angdes akibat pembangunan 44 kios dan 64 los yang menelan dana APBN sebesar 5 milliyar. Oleh karena i [ ... ]



PENDIDIKAN

Pembukaan Program S1 Sekolah Tinggi Huku.....
07/07/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Pendidikan hukum merupakan salah satu pilar utama untuk menghasilkan praktisi hukum yang mempunyai kecakapan dan integritas tinggi, dalam mendu [ ... ]



EKONOMI

Tekan Harga Sembako, Pemkot Gelar Pasar .....
06/07/2015 | Hanif Nurhidayat

KOPI, TEGAL  - Selama empat hari di empat kecamatan, mulai hari Senin (6/7) hingga Kamis (9/7), Pemerintah Kota Tegal menggelar pasar murah. Sebanya [ ... ]



HANKAM

Pesawat Hercules Kanibal.....
04/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Medan- Bergugurnya prajurit dan anak bangsa bukan korban peperangan, melainkan jatuh siburung besi yakni pesawat Hercules C-1310 menelan korban [ ... ]



OLAHRAGA

Polres Meranti Gelar Turnament Badminton.....
14/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, SELATPANJANG - Polisi Resort (Polres) Kepulauan Meranti menggelar Open Turnamen Badminton perdana, turnamen ini diselenggarakan di Gedung Ocean  [ ... ]



PARIWISATA

Pesan Hotel Di Ezytravel Diskon Hingga 4.....
02/07/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Di bulan suci Ramadhan 1436 H, Ezytravel bersama 40 e-commerce di Indonesia ikut serta dalam event yang diselenggarakan oleh Lazada, Zalora d [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Razia Kos-kosan Dua Pasangan Mesum Diama.....
07/07/2015 | Fajar Agustyono

Razia Kos-kosan Dua Pasangan Mesum Diamankan Petugas Blitar, KOPI - Petugas gabungan yang terdiri dari Polres Blitar Kota, Kodim 0808, Satpol PP,  [ ... ]



POLITIK

Sosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI.....
07/07/2015 | THRESIA EVA

KOPI, Blitar - Sekitar 100 warga memadati Sosialisasi Pancasila, UUD ’45, NKRI dan Bhinneka Tunggal oleh Ir. Endro Hermono, MBA, selaku Anggota DPR/ [ ... ]



OPINI

Pendidikan dari Jaman ke Jaman.....
06/07/2015 | Subagyo

KOPI - Pendidikan kita Penuh dengan Kegoncangan akibat  Perubahan policy. Keberhasilannya tergantung pada ketulusan bathin guru-gurunya. Mulai dari  [ ... ]



PROFIL

Dirnarkoba Riau: Kuartal I Januari-Mei, .....
04/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes (Pol) Hermansyah, mengatakan kuartal I bulan Januari-Mei 2015 Polda Riau menangani  6 [ ... ]



SOSIAL & BUDAYA

Maksud Logo “Naga Merah” Hut DKI ke-.....
25/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan logo resmi HUT DKI Jakarta ke-488 Senen 22 Juni 2015 . Dalam logo yang bisa dilihat di situs resm [ ... ]



ROHANI

Pengurus DPD KNPI Propinsi Riau Menga.....
06/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru- Bertempat gedung DPD KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Propinsi Riau jalan Diponegoro , Pekanbaru. Ratusan orang pengurus , [ ... ]



RESENSI

Jangan Dengerin Sendiri.....
27/04/2015 | UG DANI
article thumbnail

Resensi Buku Judul :Jangan Dengerin Sendiri
Penulis : Naomi Angelia Sea
Tebal. : 200
Penerbit : Bukune Juli 2014
Harga. : Rp 41 [ ... ]



CERPEN & CERBUNG

Soekarno: Mien Hessels “Bunga Tulip Be.....
19/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Tiga setengah abad atau 350 tahun negara Indonesia dijajah Belanda, berbagai penderitaan rakyat Indonesia zaman penjajah dahulu. Berbagai macam [ ... ]



PUISI

Guman Penyawang.....
03/07/2015 | Agus Siroj Hudi
article thumbnail

Di antah brantah... Tatapan sinis, acuh tak lega... Senyum tepis, hindar jika dinyana... Bungkam seribu bahasa....   Diantahbrantah. [ ... ]



CURAHAN HATI

Macapat, Kesenian Tradisional yang Hampi.....
04/07/2015 | Agus Siroj Hudi

  KOPI, Malang - Macapat adalah tembang atau puisi tradisional jawa. Tembang macapat merupakan warisan budaya yang di gunakan sebagai metode pengaja [ ... ]



HIBURAN

Konser Galang Dana, Raisa dengan Andre H.....
21/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Kuta Bali - Bersama dengan Yayasan Sole Men Indonesia yang berlokasi di Tabanan, Bali, malam ini (Sabtu, 20/6) Dua artis senior papan atas Ind [ ... ]



KULINER

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



HIDUP SEHAT

Pola Hidup Sehat, Berpuasa Saat Ramadhan.....
16/06/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Puasa merupakan suatu kewajiban bagi Umat Islam yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt firmanNYA “ Hai orang - orang beriman [ ... ]



SERBA-SERBI

Kompetisi Foto Berhadiah Tiket pesawat .....
06/07/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Moment Lebaran rasanya sulit untuk diabaikan, terlalu menarik untuk dibiarkan berlalu begitu saja. Demi memeriahkan moment Lebaran di penghuj [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.