Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kolom Pewarta Indonesia-Maroko Sufisme dan Penanggulangan Ekstrimisme Agama: Belajar dari Maroko (574/M)

Sufisme dan Penanggulangan Ekstrimisme Agama: Belajar dari Maroko (574/M)

KOPI, Ekstrimisme agama kini seolah telah menjadi pemandangan yang biasa di Indonesia. Betapa tidak, di negeri yang multireligi ini kita kerap disuguhi oleh aksi ekstrimisme agama, baik dalam bentuk terorisme maupun radikalisme agama. Sebut saja misalnya penyerangan terhadap jemaat Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, kerusuhan dan perusakan gereja di Temangggung, Jawa Tengah, penyerangan terhadap pondok pesantren yang diduga beraliran Syiah di Pasuruan, Jawa Timur, teror “bom buku” yang ditujukan kepada sejumlah tokoh, dan “bom Jum’at” di masjid Mapolres Cirebon, Jawa Barat.

Berbagai upaya militer memang telah banyak dilakukan oleh pemerintah, namun ekstrimisme agama tetap saja marak di republik pluralis ini. Kita harus akui bahwa bukan perkara yang mudah untuk membasmi ekstrimisme agama. Pasalnya, ekstrimisme agama bukanlah fenomena sosial semata-mata, namun ia merupakan sebuah keyakinan atau ideologi. Ideologi tidak akan pernah bisa mati hanya karena senjati api. Kendatipun aparat keamanan telah sukses meringkus dan banyak menembak mati ekstrimis, namun realitasnya ideologi ekstrimisme agama masih tetap tumbuh subur di negeri ini. Karena itu, penanganan ekstrimisme agama jangan hanya menggunakan pendekatan keamanan/militer semata, namun juga harus menggunakan pendekatan-pendekatan lain dan melibatkan semua pihak.

Salah satu pendekatan yang dapat ditempuh untuk membendung ekstrimisme agama adalah pendekatan sufisme. Pendekatan ini telah dipraktikkan oleh Kerajaan Maroko. Bahkan, negeri seribu benteng ini secara resmi telah menjadikan ajaran dan majelis sufi sebagai solusi mengatasi ekstrimisme agama. Pihak Kerajaan Maroko meyakini bahwa ajaran tasawuf yang berpangkal kepada cinta dan kasih sayang dapat menjadikan pengikutnya lebih moderat dan toleran dalam beragama. Apa yang dilakukan Kerajaan Maroko dengan menjadikan sufisme sebagai solusi mengatasi ekstrimisme agama memang cukup beralasan dan merupakan langkah yang tepat. Sebab, sufisme merupakan tradisi mistik Islam yang mengajarkan cinta-kasih, perdamaian, dan toleransi yang bersifat universal. Spirit cinta-kasih, perdamaian, dan toleransi tersebut tampak kentara dalam doktrin tasawuf, yaitu mahabbah yang menekankan dan mengajarkan cinta- kasih. Cinta-kasih dalam konteks ini bukan hanya sebatas cinta kasih kepada Sang Khalik saja, namun juga cinta-kasih kepada seluruh ciptaan-Nya, tak terkecuali kepada sesama manusia.

Ajaran sufisme melampaui sekat-sekat agama, bangsa, etnik, politik, ideologi, dan sekat-sekat primordial lainnya. Karena itu, tidak berlebihan bila guru besar Ilmu Perbandingan Agama UIN Syarif Hidayatullah, Kautsar Azhari Noer (2009) pernah mengatakan bahwa sufisme merupakan salah satu jalan mistikal yang bisa dijadikan jembatan dialog antariman (interfaith dialogue). Dalam panggung sejarah Islam, para sufi terbukti mampu menampilkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Bukti historis tersebut antara lain dapat ditilik dalam sejarah Walisongo, yang dikenal sebagai sembilan sufi terkemuka di Indonesia, yang mengajarkan Islam dengan semangat penuh toleransi tentang persamaan manusia (human equaility) pada masyarakat Indonesia yang berbeda agama, kepercayaan, dan budaya. Dengan dakwah kulturalnya yang sarat spirit toleransi, Walisongo tidak saja mampu membuat masyarakat terpikat dengan Islam dan karenanya berbondong-bondong masuk Islam, lebih dari itu, Walisongo juga mampu menampilkan wajah Islam yang ramah, santun, dan damai di bumi nusantara.

Namun sayangnya, ajaran Walisongo tersebut telah banyak dilupakan oleh sebagian masyarakat Muslim Indonesia. Alih-alih mengajarkan toleransi dan perdamaian, tidak sedikit masyarakat Muslim di negeri ini yang justru bangga memamerkan cara-cara kekerasan dan teror untuk mendakwahkan Islam. Demi “membela Tuhan” dan mendapatkan tiket ke surga, mereka dengan keji menyakiti dan membunuh orang-orang yang tak berdosa. Di benak mereka sepertinya tidak ada jalan lain yang lebih “islami” untuk mendapatkan tiket surga selain dengan cara kekerasan dan menebar ketakutan. Harga surga seakan-seakan demikian murah diobral oleh mereka.

Untuk membendung derasnya arus ekstrimisme agama di bumi pertiwi ini, ada baiknya kita melirik dan menggali kembali khasanah sufisme yang kaya dengan nilai-nilai toleransi dan perdamaian. Bangsa Indonesia dapat belajar banyak dari Kerajaan Maroko yang telah menjadikan sufisme sebagai solusi mengatasi ekstrimisme agama. Menurut hemat penulis, menjadikan sufisme sebagai salah satu ikhtiar deradikalisasi agama merupakan langkah yang strategis. Pasalnya, sama halnya seperti di Maroko, sufisme telah mengakar kuat di hati masyarakat Indonesia. Praktik sufisme dan kelompok-kelompok tarekat (baca: tasawuf) banyak tumbuh subur di negeri ini. Mereka memiliki pengikut yang sangat banyak dan militan. Karenanya, kita dapat merangkul mereka untuk mendakwahkan Islam yang inklusif dan toleran kepada masyarakat luas.

Para pemangku kepentingan (stakeholders), terutama Kementerian Agama dapat merumuskan kebijakan atau langkah yang tepat guna merealisasikan pendekatan sufisme untuk menanggulangi ekstremisme agama di Indonesia. Jika perlu, para stakeholders dapat melakukan semacam studi banding ke negara Maroko untuk mendalami bagaimana kebijakan/langkah pemerintah Kerajaan Maroko terkait penggunaan pendekatan sufisme sebagai solusi mengatasi ekstrimisme beragama. Menurut penulis bukan perkara yang sulit bagi Indonesia untuk mencontoh langkah Kerajaan Maroko tersebut. Sebab, secara teo-kultural, aliran tasawuf di negeri tempat kelahiran Ibnu Batutah tersebut tidak jauh berbeda dengan aliran tasawuf di Indonesia. Bilamana pendekatan sufisme (dan pendekatan-pendekatan lainnya) dapat disinergikan dan diimplementasikan dengan baik, penulis yakin ekstremisme agama tidak akan bisa berkembang di bumi nusantara ini.

Referensi:

1. Kautsar Azhari Noer, “Jembatan Mistikal untuk Dialog Antaragama”. Makalah disampaikan pada bedah buku When Mystics Mater Meet: Paradigma Baru Relasi Umat Kristiani-Muslim karya Syafa’atun Al-Mirzanah, yang diselenggarakan oleh Religious Issues Forum (Relief), Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada 19 Februari 2009.

2. http://nu.or.id/page/id/dinamic_detil/1/14630/Warta/Pemerintah_Maroko_Jadikan_Ajaran_Sufi_Solusi_Ekstrimisme_Beragama.html. Diakses pada 29 Juni 2011.

3. http://www.uin-alauddin.ac.id/index.php?module=detailberita&id=204. Diakses pada 29 Juni 2011.

 

Biodata Penulis

Nama : Ahmad Asroni

Tempat, Tanggal Lahir : Jepara, 6 Desember 1981

Nama Universitas : Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga

Alamat Universitas : Jalan Marsda Adisucipto Yogyakarta

Alamat Rumah : Wisma Box, Jl. Petung, Gang Ori I No. 15 B, Papringan, Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281

Nomor HP : 081328426798/085640392128

Alamat E-mail : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Akun FB : Ahmad Asroni ( This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it )


Artikel Lainnya:

 

Awali Tugas, Kolonel Czi Dheni Herman Lakukan Perkenalan
Sabtu, 06 Pebruari 2016

KOPI, SURABAYA - Mengawali masa dinas di Korem 084/BJ tahun 2016, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Czi Dheni Herman memberikan Jam Komandan kepada seluruh prajurit dan PNS Korem 084/Bhaskara Jaya, yang berlangsung di Aula Bhaskara Jaya Korem 084/Bhaskara Jaya. Kesempatan pertama Danrem menceritakan riwayat masa dinas dan tugas sebelum menjabat sebagai Danrem 084/Bhaskara Jaya dengan luwes dan santai serta diselingi dengan candaan tetapi... Baca selengkapnya...

HUT Kampar Ke-66, Jefri Noer: Saya Berdoa Kampar Berkembang Lebih Baik Lagi
Jumat, 05 Pebruari 2016

KOPI, KAMPAR - Berbagai macam kegiatan diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar bersempena perayaan hari jadinya ke-66 tahun yang jatuh pada hari Sabtu (6/2-16). Pemkab Kampar mengadakan kegiatan untuk menyemarakan HUT (Hari Ulang Tahun) ke -66 tahun dengan berbagai macam perlombaan yakni Bakti sosial di berbagai kecamatan yang terdiri dari penyerahan bantuan sembako, donor darah, pengobatan massal, khitanan dan gotongroyong, jalan... Baca selengkapnya...

Kebersamaan Dandim Lamongan di Tengah Anggota
Kamis, 28 Januari 2016

KOPI, LAMONGAN - Memasuki minggu militer, kali ini anggota Kodim 0812 dipimpin langsung Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Jemz Andre R.E,S.Sos melaksanakan latihan pembinaan fisik berupa lari jalanan di sekitaran wilayah Kota Lamongan, Rabu (27/01/2016).   Kebersamaan Dandim Lamongan Seperti yang disampaikan Komandan Kodim 0812/Lamongan bahwa kegiatan ini janganlah dianggap sebagai siksaan bagi prajurit tapi lebih melihat pada... Baca selengkapnya...

Pencalonan Sofyan Dawood Akan Membuat Pilkada Aceh 2017 Semakin Seru
Rabu, 27 Januari 2016

KOPI, ACEH TAMIANG - Meskipun pilkada Aceh baru akan dilaksanakan pada tahun 2017 mendatang, namun saat ini mulai terlihat, satu persatu calon Pemimpin Aceh yang awalnya malu-malu menyatakan akan bertarung memperebutkan suara rakyat, kini mulai terbuka dan ini merupakan dinamika politik yang sangat baik bagi perkembangan demokrasi Aceh.     Di Warung Kopi Skala Coffe, Gampong Pango Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh, Mantan Juru Bicara... Baca selengkapnya...

Mendagri Titip Pesan Kepada Kepala Daerah di Riau Jangan ada Monopoli Proyek
Sabtu, 23 Januari 2016

KOPI, Pekanbaru - Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Dalam Negeri (Mendagri)Tjahjo Kumolo ke propinsi Riau , hari Jum’ at (22/1-16) . Kunjungan kerja mendagri dihadiri oleh seluruh Bupati dan Walikota sekabupaten/kota se Riau. Unsur Muspida, Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) bertempat diruangan Serindit gedung daerah. Dari pantauan wartawan www.pewarta-indonesia.com banyak yang diungkap oleh Mendagri dari nostalgia saat buk... Baca selengkapnya...

Kejati Riau Tandatangani MoU dengan Bank Riau-Kepri
Kamis, 21 Januari 2016

KOPI, Pekanbaru - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Susdiarto Agus Praptono, SH, MH menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama mengenai penanganan masalah hukum bidang perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) dengan Bank Riau-Kepri hari Kamis (21/1-2016) bertempat di hotel Pangeran,Pekanbaru.   Dari Bank Riau Kepri langsung ditandatangani oleh Irvandi Gustari selaku Direktur utama. Berhubung daerah... Baca selengkapnya...

Menteri Ristek Dikti Apresiasi Pelatihan Peningkatan Kewibawaan Akademik oleh IMARC dan FEB UNDIP
Senin, 18 Januari 2016

KOPI, Semarang - Tak diduga dan tak disangka, Menteri Nasir langsung meninggalkan rombongan setelah peresmian Sekretariat ISEI Semarang. "Saya mau keatas dulu" Sebut Menteri Nasir kepada rombongan dan  beranjak pergi menuju lantai 2 mendatangi Indonesian Scopus Project.  Belakangan baru diketahui bahwa kedatangan tersebut diluar agenda selama Menteri Ristek Dikti berada di Semarang. Tempat  tersebut merupakan pelatihan penulisan jurnal... Baca selengkapnya...

NASIONALRibuan Honorer K2 Sumut Bergerak ke Jaka.....
09/02/2016 | Fahma Huria Imtazi
article thumbnail

Honorer K2 demo-ilustrasi KOPI, Sumut - Sebanyak 5.000 honorer kategori dua (K2) wilayah Sumatera, sebagian besar dari Sumut, sudah dalam perjala [ ... ]



DAERAHKepala Kesbangpol Linmas Rapat di Mabes .....
09/02/2016 | Fahma Huria Imtazi

KOPI, MEDAN - Pelaksana tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Taufik mengatakan, u [ ... ]



PENDIDIKANPembangunan RKB Terbengkalai, Dinas Pend.....
09/02/2016 | Redaksi KOPI

KOPI - Pembangunan pengadaan ruang kelas baru (RKB) di SDN Trimekar Jaya, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat tidak kunjung selesai. [ ... ]



EKONOMIPDAM Banda Aceh Dituntut Tingkatkan Kine.....
09/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) merupakan salah satu unit yang melayani kebutuhan masyarakat terkait air minum. Memasuki tahun 2016 [ ... ]



HANKAMTim Penilai Lomba Rumah Sehat dari Korem.....
05/02/2016 | Mikhael Markus
article thumbnail

KOPI, BOJONEGORO - Tim penilai lomba dari Korem 082/CPYJ, tiba di Kodim 0813 Bojonegoro, Jalan HOS Cokroaminoto No. 51-52 Bojonegoro dalam rangka Pen [ ... ]



OLAHRAGAEmrizal Pakis Lantik H. Amran Tambi seba.....
03/02/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) propinsi Riau Emrizal Pakis melantik dan mengukuhkan H. Amran Tambi sebagai ketu [ ... ]



HUKUM & KRIMINALPolisi Gadungan Ditangkap Saat Melakukan.....
09/02/2016 | M.Hasanuddin

KOPI, Tangerang - Polisi gadungan RB (27Thn) warga kampung Leles Garut, Jawa Barat ini modal seragam dan atribut kepolisian melakukan pemalakkan kepad [ ... ]



OPINITiga Mitos Keliru Tentang Menulis.....
05/02/2016 | Denni Candra

KOPI - Setiap pribadi sebenarnya mempunyai potensi serta kemampuan untuk menulis. Dalam rangkaian kisah hidup yang dijalani, setiap orang tentunya mem [ ... ]



PROFILAsisten II Walikota Sabang Hilang Tengge.....
02/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Tidak terasa waktu terus berlalu dan kini sudah 20 tahun lamanya kapal KMP Gurita yang melanyari penyebrangan antara pelabuhan Malahayati [ ... ]



SOSIAL & BUDAYATim Penggerak PKK Kabupaten Kampar Hj. E.....
05/02/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Kampar - Ketua tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kabupaten Kampar Hj. Eva Yuliana SE, saat memimpin rapat persiapan menyambut [ ... ]



ROHANIReferensi Tentang Mazhab Imam Syafii Mas.....
09/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Di daerah Aceh dan umumnya di Indonesia kita menganut paham atau bermazhab imam Syafii. Suatu mazhab seperti mazhab Imam Syafi'i yang laz [ ... ]



RESENSIApakah Dunia Akan Lebih Baik Tanpa Islam.....
17/12/2015 | Saepullah

Judul film : Bulan Terbelah di Langit Amerika Produksi : Maxima Pictures Sutradara : Rizal Mantovani Pemain : Acha Septriasa sebagai Hanum Abimana  [ ... ]



CERPEN & CERBUNGIrony Buta Huruf (Lain Gatal Lain Digaru.....
08/02/2016 | Dedi Bae

Suatu malam,  sekitar jam 19.30 wita,  saya dan mantan pacar pergi ke sebuah swalayan untuk membeli beberapa keperluan baby dan keperluan bulanan yg [ ... ]



PUISIDaun Kawa.....
07/01/2016 | Nova Ibun

Tak pakai gula Da tiap ku pesan sepulang dari rumah keduaku di Bukittinggi, bukan rumah tetuaku, juga bukan rumah hasil wasiat buyutku, na [ ... ]



CURAHAN HATIDinas Pendidikan Diduga KKN, Warga Banda.....
09/02/2016 | Redaksi KOPI

KOPI - Warga Kecamatan Bandar Negeri Suoh amat kecewa dengan kebijakan membabi-buta Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat. Pasalnya, baru-baru ini  [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.