Seniman Asal Kota Tegal H. Tambari Gustam Kritik Pejabat Lewat Lagu ‘Umbrus’

KOPI, Tegal, Seniman asal Kota Tegal H.Tambari Gustam mengingatkan para Pejabat Lewat Lagu ‘Umbrus’ ciptaan-nya. Pimpinan Balo balo polmas yang ada dibawah binaan Kapolres Kota Tegal ini memang sudah tidak asing di kancah dunia seni kota tegal.
Di tengah suasana Negara yang kerap dilanda krisis Moral dengan maraknya kasus korupsi di Negara ini Tambari gustam ikut mengingatkan para pejabat melalui syair lagu ciptaannya (Umbrus).
Ditambahkan oleh Tambari gustam lagu "Umbrus" diciptakan, sebagai kritik yang bersifat membangun, saling mengingatkan pada penguasa atau siapapun yang sedang menjadi pejabat, agar berhati-hati tidak mudah mengumbar janji sana sini tapi nyatanya tak pernah ada bukti.
Agar tidak merasa tersakiti, inilah sumbangsih lewat kritik sosoial sebagai alat kontrol dalam ikut menyuarakan kebenaran dalam berbangsa dan bernegara. Seniman, wartawan dan LSM memiliki fungsi yang sama, sebagai alat control pada penyelenggara negara agar rakyat tidak dijadikan obyek penderita.
‘’Saya berharap dengan syair lagu ini (Umbrus) minimal pejabat akan merasa malu jika berbuat korupsi," ucap H.Tambari Gustam. /Fanani Balet
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- "Wanita Jangan Hanya di Dapur, Sumur dan Kasur"
- Indonesia Akan Adakan Kompetisi Piano Internasional
- Pusaka Aceh di Museum Nasional Copenhagen Denmark
- Kurnia Hadinata Juara Nasional Lomba Cipta Puisi Padang 2011
- Pagelaran 'Sastra Kita-Kita' Dorong Pembaruan Indonesia
- Topeng Banjet Karawang Upaya Mempertahankan Tradisi di Tengah Perubahan Zaman
- Asosiasi Persahabatan Maroko-Indonesia Adakan Rapat Umum Perdana
- Anjungan DKI Jakarta TMII Gelar Teater Tradisional Betawi
- Acara “Babantai” Tradisi Masyarakat Muara Panco Menyambut Bulan Suci Ramadhan
- "Musuh Politik", Pementasan Karya Perdana Produksi Teater Pohon
- Indonesia Raih The Best Performance Award di Ajang The Sixth Sabah International Folklore Festival
- Rumah Puisi Undang Penyair Muda dan Dosen Sastra
- Gogo Alai Gamuk, Keras adalah Keterbukaan dan Lembut adalah Ketulusan
- Kenangan Masa Lalu Memperindah Masa Depanmu Pramuka
- Di Kampung kami Tak Ada Orang Arab


























