"Wanita Jangan Hanya di Dapur, Sumur dan Kasur"
KOPI , Aceh Timur - Dalam menjalankan organisasi, banyak hal yang telah dilaksanakan Dharma Wanita Persatuan sesuai visi, misi serta tujuan organisasi. Dengan satu harapan bisa berperan aktif dalam mempersatukan istri-istri PNS diseluruh Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya anggotanya sesuai kebutuhan nyata sebagai pendamping Pegawai Negeri Sipil yang berada di tingkat pusat dan daerah di seluruh Indonesia.
Apabila kita melihat ke masa depan, tugas bangsa adalah membangun masyarakat Indonesia yang sejahtera, dimana Pemerintah bertanggung jawab untuk mewujudkannya. PNS sebagai aparat pemerintah yang menjadi pelaksana kebijakan dan program Pemerintah harus mempunyai loyalitas, dedikasi dan profesional serta didampingi oleh anggota DWP yang berkwalitas yang berperan aktif membantu suksesnya pelaksanaan program Pemerintah tersebut, sehingga pembangunan masyarakat yang sejahtera bisa diwujudkan. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum Dharma Wanita Pusat pada Acara Peringatan Hari Ulang Tahun DWP tahun 2011 dalam amanatnya yang dibacakan oleh Ketua DWP Kabupaten Aceh Timur, Ny. Retno Andayani Syaifannur.
Lebih lanjut ia mengatakan, Didalam menjalankan peran DWP, sebagai organisasi kemasyarakatan yang bernaung di bawah Pemerintah, diharapkan dapat berperan aktif untuk menyukseskan program kemasyarakatan bersama-sama dengan TP-PKK yang merupakan mitra kerja Pemerintah dimana kedua institusi ini dapat bekerjasama bergandeng tangan dalam mewujudkan masyarakat sejahtera.
Dan hal tersebut sesuai dengan Tema yang dipilih untuk peringatan HUT ke 12 Dharma Wanita Persatuan tahun 2011 adalah
”Pengembangan Aliansi Strategis DWP dengan Mitra Kerja Pemerintah dan Swasta untuk suksesnya pembangunan berkelanjutan”.
Tema tersebut sangatlah tepat untuk mencapai target kwantitatif Tujuan Pembangunan Millenium dan menjadikan bangsa Indonesia berkwalitas. Agar maksud tersebut dapat tercapai, maka seluruh pemangku kepentingan dituntut untuk berpartisipasi aktif, berkolaborasi, dan bersinergi dengan berbagai pihak secara harmonis, baik program Pemerintah ataupun Swasta.
Hal ini dapat terlaksana, apabila partisipasi aktif DWP sebagai masyarakat madani telah disadari dan menjadikannya suatu hal yang mutlak yang tidak dapat dielakkan atau ditunda. Dharma Wanita Persatuan dapat menggerakkan dan memberikan inspirasi melalui gerakan-gerakan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Sebagai penggerak, Dharma Wanita Persatuan menambah daya ungkit untuk mewujudkan impian dirinya menjadi pembawa inspirasi dalam mencerdaskan bangsa menuju kesejahteraan.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, Syaifannur, SH, MM dalam sambutannya mengatakan Dharma Wanita Persatuan selama ini telah memperlihatkan actionnya, harapan kami kedepan harus mampu tampil lebih baik dan lebih berkwalitas lagi dan DWP harus berperan untuk mengubah paradigma yang berkembang bahwa perempuan hanya untuk urusan dapur, sumur dan kasur.
Dharma Wanita harus mampu menghilangkan image tersebut sehingga munculnya anggapan bahwa wanita dapat bermitra dengan kaum pria, sebab apabila keduanya bisa seiring sejalan tentu akan menjadi modal utama bagi Pemerintah dan masyarakat untuk menegakkan demokrasi dan atas nama Penasehat DWP Aceh Timur ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segenap Dharma Bhakti yang telah diberikan selama ini baik secara khusus dalam mendukung tugas-tugas suami dalam kedinasan maupun secara umum bagi kelancaran roda pembangunan di Aceh Timur pada khususnya.
Dalam peringatan DWP ke 12 yang dilaksanakan di Aula gedung DWP Aceh Timur ini juga diserahkan bingkisan bagi para pemenang bermacam perlombaan yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu dalam rangka memeriahkan HUT DWP Ke-12, hal tersebut dikatakan oleh Ny. Cut Mulyani Amin, MP.
Lebih lanjut ia mengatakan selain mengadakan aneka perlombaan, dalam memeriahkan HUT DWP Ke-12, mereka juga mengadakan rangkaian kegiatan yang lain juga seperti lomba da’i cilik, lomba paduan suara, pertandingan volley ball, bhakti sosial. Selain itu mereka juga berencana akan menyantuni sebanyak 25 orang anak yatim di Kecamatan Rantau Selamat.
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Indonesia Akan Adakan Kompetisi Piano Internasional
- Pusaka Aceh di Museum Nasional Copenhagen Denmark
- Kurnia Hadinata Juara Nasional Lomba Cipta Puisi Padang 2011
- Pagelaran 'Sastra Kita-Kita' Dorong Pembaruan Indonesia
- Topeng Banjet Karawang Upaya Mempertahankan Tradisi di Tengah Perubahan Zaman
- Asosiasi Persahabatan Maroko-Indonesia Adakan Rapat Umum Perdana
- Anjungan DKI Jakarta TMII Gelar Teater Tradisional Betawi
- Acara “Babantai” Tradisi Masyarakat Muara Panco Menyambut Bulan Suci Ramadhan
- "Musuh Politik", Pementasan Karya Perdana Produksi Teater Pohon
- Indonesia Raih The Best Performance Award di Ajang The Sixth Sabah International Folklore Festival
- Rumah Puisi Undang Penyair Muda dan Dosen Sastra
- Gogo Alai Gamuk, Keras adalah Keterbukaan dan Lembut adalah Ketulusan
- Kenangan Masa Lalu Memperindah Masa Depanmu Pramuka
- Di Kampung kami Tak Ada Orang Arab
- BASIBA Traditional Costume


























