Rumah Puisi Undang Penyair Muda dan Dosen Sastra
KOPI, TANAH DATAR - Rumah Puisi Taufiq Ismail, Aie Angek, Tanah Datar, mengundang penyair muda Sumatra Barat yang karya-karya mereka sudah menembus media lokal dan nasional, Sabtu (23/7). Sementara pada Minggu (24/7), Rumah Puisi mengundang Dekan dan Dosen Fakultas Sastra dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Sumatra Barat.
Pengurus Rumah Puisi Taufiq Ismail, Muhammad Subhan, menyebutkan, undangan Rumah Puisi kepada penyair muda dan dosen sastra tersebut dalam rangka silaturahim bersama Penyair Taufiq Ismail di Rumah Puisi. Pada kesempatan tersebut Rumah Puisi ingin memperkenalkan cita-cita Rumah Puisi yang diharapkan memperoleh masukan dari berbagai pihak.
Silaturahim bersama penyair muda itu, nantinya juga diselingi kegiatan baca puisi. Penyair muda yang diundang membacakan puisi-puisi karya mereka sekaligus didiskusikan. Setidaknya 40an penyair muda telah memberikan konfirmasi kehadiran mereka dalam kegiatan tersebut.
"Selain penyair muda, sastrawan senior Sumatra Barat juga kami undang, tetapi undangan via sms saja mengingat keterbatasan waktu. Semoga undangan tersebut diterima dengan baik. Besar harapan kami semuanya dapat berhadir di acara," harap Muhammad Subhan.
Beberapa sastrawan senior Sumatra Barat yang diundang itu, diantaranya Papa Rusli Marzuki Saria, Darman Moenir, Upita Agustin, Gus tf Sakai, Iyut Fitra, dan beberapa nama lainnya.
Rumah Puisi Taufiq Ismail dibangun pada tahun 2008 di Nagari Aie Angek, Kabupaten Tanah Datar, di antara dua gunung Singgalang dan Merapi. Sejak 2009 telah memulai aktivitasnya sebagai tempat pelatihan guru Bahasa dan Sastra Indonesia. Disamping itu Rumah Puisi memiliki perpustakaan dengan jumlah koleksi 7000 judul buku.
Kegiatan yang sudah dilakukan Rumah Puisi, diantaranya mengundang sastrawan tamu di Rumah Puisi, untuk tinggal dan menulis tentang alam Sumatra Barat. Belasan sastrawan nasional telah diundang Rumah Puisi, diantaranya Ahmad Tohari, D. Zawawi Imron, Jamal D. Rahman, Joni Ariadinata, Agus R. Sarjono, Maman S. Mahayana, dan lainnya.
Baru-baru ini Rumah Puisi menggelar Pelatihan Menulis, Membaca, dan Apresiasi Sastra (MMAS) yang diikuti 30 guru-guru dari Kabupaten Solok. Kabupaten Solok merupakan daerah pertama di Sumatra Barat yang mengutus guru-gurunya mengikuti program ini dengan menganggarkan dana dari APBD daerahnya sendiri. (REL)
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Gogo Alai Gamuk, Keras adalah Keterbukaan dan Lembut adalah Ketulusan
- Kenangan Masa Lalu Memperindah Masa Depanmu Pramuka
- Di Kampung kami Tak Ada Orang Arab
- BASIBA Traditional Costume
- Survei Terbaru: Tata Nilai, Impian, Cita-Cita – Pemuda Muslim di Asia Tenggara
- Amnesia Kolektif
- Kesenian Gandang Tambua Tasa akan Tetap Eksis
- Dialog Borneo-Kalimantan XI: Menjayakan Sastra di Bumi Etam
- Mahasiswa Katolik Pontianak Gelar Pentas Seni
- Petang Puisi FIB-UI HarKitNas 2011 Bareng Sastrawan Taufiq Ismail
- LAM Kepri Anugrahkan Gelar Datuk Setia Amanah kepada Gubernur HM Sani
- Cangkurileung Meriahkan Asian African Women Youth Gathering
- Fauzi Bowo Hadiri Customer Gathering “Gempita Emas 50 Tahun Bank DKI”
- Karyawan dan Keluarga Besar Bank DKI Ikuti Kegiatan Family Gathering
- Limapuluh Penyair Manca Negara Ikuti Perhelatan Tarung Penyair


























