Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Komentar Warga

Kolom Pewarta
Kriteria Calon Presiden Masa Depan (142/.....
20/05/2012 | Muhammad Haries

KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh ele [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
Para peserta Jambore Nasional SMPN 1 Medan yang mePergantian Kajari BatulicinPara peserta Jambore Nasional SMPN 1 Medan sedang
Gelora Sepeda
TelkomVision Gandeng Kemensos Gelar INDO.....
21/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI - TelkomVision dalam usianya yang ke-15 kian menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kualitas produk yang baik, kemudahan layanan, dan kepedulian terhadap k [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 4982
Isi : 8241
Content View Hits : 1857457
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini1875
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4631

Warga Online : 63
IP Kamu : 38.107.179.220
Pewarta Online













Inspirasi Sosial & Budaya Di Kampung kami Tak Ada Orang Arab
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

Di Kampung kami Tak Ada Orang Arab

KOPI, “Di kampung kita ini tidak ada orang Arab,” kataku kepada seorang teman.

Temanku pun protes. “Bukannya si Ami Nurdin, si Syarifah Adawiyah itu orang Arab,” kata temanku dengan kencang.

“Siapa bilang mereka itu orang Arab ? Paling-paling kamu dan sejenisnya yang bilang mereka itu orang Arab,” jawabku tak kalah kencang.

 

Di kampung kami memang sudah turun-temurun beranggapan bila mereka yang bertampang dan berparas Arabia itu adalah “orang Arab”. Dan celakanya lagi banyak diantara warga kampung kami beranggapan kedudukan para “muka Arabia” lebih tinggi daripada warga pribumi yang memang asli etnis Indonesia.

“Bila ada orang Arab yang tinggal di kampung kita ini tanpa ijin, kita laporkan saja ke Kantor Imigrasi supaya mereka dideportasi,” kataku lagi ke temanku itu.

Temanku itu pun akhirnya faham dengan apa yang aku maksud dengan “orang Arab” itu. “Maksudku orang-orang itu bukan WN Arab, tapi keturunan atau peranakan bangsa Arab,” ujar temanku melemah.

Di kampung kami tak hanya ada keturunan Arabia, tapi juga para Tionghoa (keturunan China). Kami di kampung sudah kebiasaan memanggil mereka dengan sebutan “orang Cina”, maupun “orang Arab”. Namun terdapat perbedaan diantara kedua keturunan asing tersebut; keturunan Arabia lebih mudah diterima oleh warga setempat ketimbang yang keturunan China. Hal ini kemungkinan disebabkan terkait agama para keturunan Arabia yang mayoritas Islam.

Padahal di kampung kami sudah banyak para Tionghoa yang masuk Islam atau menjadi muallaf. Namun tetap saja panggilan China terhadap mereka tak pernah hilang, China Islam, sedang sebutan untuk Arab Islam tidak ada.

“Di kampung kita ini yang ada adalah orang Indonesia, tak ada orang Arab maupun orang China. Mereka itu semua adalah warga negara Indonesia yang punya hak dan kewajiban yang sama,” jelasku kepada teman.

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."


Artikel Lainnya: