Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

YANG TERPINGGIRKAN
Ketika Rasisme Dekat dengan Para Punggaw.....
26/06/2015 | Maulana Muhammad

“Il Club Più Titolato Al Mondo” merupakan sebuah ungkapan dalam bahasa Italia yang mengandung  [ ... ]


GELORA SEPEDA
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

 

Inspirasi Sosial & Budaya Sekali Lagi Tentang Yogyakarta

Sekali Lagi Tentang Yogyakarta

KOPI, Nagari Ngayogyakarto Hadiningrat, mendengar nama itu pikiran kita akan langsung tertuju kepada sebuah daerah yang terletak di sebelah selatan pulau Jawa yaitu Yogyakarta. Siapa yang tidak kenal dengan nama ini, kota yang terkenal dengan ramah tamah penduduknya, halus perangai, tingkah dan tutur kata warganya menjadikan kota ini dicintai oleh seluruh umat manusia yang datang untuk menyambanginya. Banyak gelar yang disandang oleh kota ini diantaranya Kota Gudeg, Kota Pelajar, Kota Keraton, Kota Revolusi dan diawal bulan Januari ini Sri Sultan Hamengku Buwono X mendeklarasikan kota Yogyakarta sebagai Kota Republik.

Yogyakarta pertama kali terbentuk karena adanya Perjanjian Giyanti pada tahun 1755, Kerajaan Mataram yang sudah dalam keadaan lemah waktu itu, akhirnya melahirkan dua "bayi" dari rahimnya, "bayi" itu kemudian diberi nama Surakarta dan Yogyakarta. Mereka dicatat dalam perjalanan sejarah yang penuh dinamika dan lika-liku, pada akhirnya mereka mempunyai peranan yang sangat penting dalam menjalankan kehidupannya masing-masing, jauh sebelum Republik Indonesia ini berdiri.

Diantara kedua "bayi" itu, ada satu yang membuat saya tertarik untuk saya rangkai dalam sebuah kata-kata, yaitu Yogyakarta. Saya tertarik pada Yogyakarta karena intensitas kunjungan saya ke Yogyakarta bisa dikatakan lebih banyak dari pada kunjungan saya ke Surakarta, oleh karena itu akan saya bahas beberapa hasil pengamatan saya tentang Yogyakarta ini.

Yogyakarta, beberapa bulan yang lalu daerah ini sedang menghadapi cobaan dari Allah SWT, setidaknya ada dua kejadian besar yang melanda Yogyakarta ini, yaitu:

1. Berupa kejadian alam yaitu Erupsi Gunung Merapi

2. Berupa kejadian politik yaitu pro kontra tentang status Keistimewaan Yogyakarta

Dua kejadian ini berimbas pada kehidupan masyarakatnya, dahulu warga Yogyakarta tenang, adem ayem, sekarang mereka seolah-olah dibangunkan dari tidurnya. Kejadian alam memang kehendak Allah SWT, masyarakat Yogyakarta tidak bisa menghindar dari kehendak Allah SWT ini, dan alhamdulillah..mereka bisa menghadapinya dengan tabah, dan selalu tersenyum walaupun nasib di depan mereka menanti tanpa arah dan tujuan. Saya melihat fenomena ini sangat luar biasa, ketika saya berada di dalam pengungsian, mereka benar-benar pasrah akan kehendak Allah SWT, semua menyerahkan kembali kepada Sang Pencipta, trauma yang melanda dicoba untuk dihilangkan dan bangkit dari keterpurukan.

Kejadian tentang politik, bagi saya kejadian ini benar-benar membuat Yogyakarta menjadi geger, bagaimana tidak, ketika warga dilanda bencana yang belum usai, warga Yogyakarta harus dihadapkan dengan pernyataan Presiden SBY yang menyatakan bahwa dalam NKRI tidak mungkin ada nilai-nilai monarki yang bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi. Sontak ramai-ramai warga Yogyakarta turun ke jalan, untuk mempertahankan harkat dan martabat nagari Yogyakarta. Protes warga Yogyakarta dilayangkan dalam berbagai tindakan, diantaranya:

1. Walikota Yogyakarta menurunkan bendera setengah tiang.

2. Demonstrasi damai diselingi atraksi kesenian depan kantor DPRD, Alun-alun Utara, Gedung Agung.

3. Kirab budaya

Ya, itulah cara warga Yogyakarta dalam menyampaikan aspirasi dan bentuk protesnya, benar-benar santun dan sangat mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Dalam pikiran saya, begitu berhasilnya Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII dalam mendidik warganya sehingga mereka tidak anarkis dan tetap ramah. Mengutip ucapan ayah saya: "rakyat itu tergantung pemimpin, pemimpin baik maka rakyatnya juga baik, pemimpin buruk maka rakyatnya pun tidak akan jauh berbeda dengan pemimpinnya". Ucapan ayah saya ini memang sangat bisa saya rasakan, bagaimana carut marutnya generasi muda sekarang karena pemimpinnya tidak ada yang bisa dijadikan suri tauladan.

Kembali kepada Yogyakarta, pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia, Sri Sultan Hamengku Buwono IX langsung mengikrarkan bahwa Nagari Ngayogyakarto Hadiningrat berada di belakang Republik pada tanggal 5 september 1945, artinya menyatakan bergabung dengan Republik Indonesia yang baru saja lahir. Ini artinya Yogyakarta yang dulu merupakan sebuah negara berdaulat menyatakan bergabung dengan negara baru, perlu diketahui bahwa Sri Susuhunan Paku Buwono XII dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat menyampaikan maklumatnya pada pemerintah RI tanggal 1 September 1945.

Subhanallah..sungguh benar-benar luar biasa pengorbanan Sri Sultan HB IX, beliau seorang raja, seorang manusia yang hidup dengan nuansa feodalisme tapi sangat menjiwai rasa nasionalisme, kecintaan beliau pada negara yang baru lahir ini sangat besar, tidak tanggung-tanggung seluruh harta keraton dan bahkan nyawa beliau pun dipertaruhkan untuk keberlangsungan bayi Republik. Tindakan Sri Sultan ini sebenarnya diamini pula oleh kerajaan-kerajaan yang ada seluruh wilayah Indonesia waktu itu seperti Paku Alaman, Surakarta, Mangkunegaran, Pontianak, dll.

Berdasarkan fakta-fakta sejarah itulah, warga Yogyakarta bangun dari tidurnya kemudian bangkitlah Yogyakarta sekarang. mmmm...marahnya warga Yogyakarta bukanlah tipe marah yang meledak-ledak, marahnya warganya Yogyakarta bukanlah tipe marah yang mengeluarkan seluruh hawa nafsunya, marah mereka adalah marah dengan kedamaian, marah dengan cara-cara beradab, marah dengan senyuman, marah dengan cara-cara yang santun.

Itulah tulisan saya mengenai Nagari Ngayogyakarto Hadiningrat. "Bayi" yang kemudian menjadi seorang "ibu" dari sebuah negara yang bernama Republik Indonesia dan membimbingnya sehingga ia mampu lepas dari cengkraman penjajah.

Yogyakarta, Negeri yang sekarang tenang kembali, negeri dengan cuaca yang panas namun membuat hati selalu dingin, negeri yang penuh dengan inspirasi dan membuka imajinasi anda, negeri yang penuh keramahan dalam menyambut setiap pendatang.

Oh Yogyakarta..kembalilah tersenyum..karena disanalah letak keistimewaanmu...

Di akhir tulisan ini saya menyampaikan permohonan maaf apabila ada pihak-pihak yang merasa tersinggung dengan tulisan saya.

Mengutip tulisan Bung Karno ketika beliau akan meninggalkan Ibu Kota Revolusi Yogyakarta untuk kembali ke Ibu Kota Republik Indonesia Serikat Jakarta:

"Yogyakarta menjadi termasyur karena jiwa kemerdekaannya.Terus gelorakan semangat jiwa kemerdekaan itu".

 

Terdakwa Pembunuh Ambalat Divonis 20 Tahun
Selasa, 30 Juni 2015

§ Keluarga korban tidak terima putusan hakim, karena bukti-bukti lain dihilangkan Blitar, KOPI - Kasus pembunuhan almarhumah Yuswanto, suami dari Nanik Yuswati (53), warga jalan Ambalat Nomor 8 Kota Blitar, korban pembunuhan pada 21 Januari 2015 lalu, akhirnya pada Selasa (30/6) sekitar pukul 12.48 kemarin, sidang putusannya dibacakan Majelis Hakim.   Sidang kasus pembunuhan Yuswanto tersebut dipimpin oleh Hakim Ketua, Yohanes Priyana,... Baca selengkapnya...

Korupsi Dana Bansos, Bupati Inhil H. Wardan Diminta Bersaksi
Senin, 29 Juni 2015

KOPI, Pangkalan Kerinci - Jajaran Polres Pelalawan satuan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan akan melakukan pemanggilan terhadap Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan pada 3 Juli 2015 mendatang. Hal ini disampaikan Kepala Polres Pelalawan, AKBP Ade Johan Hasudungan Sinaga, hari Rabu (24/6/15), orang nomor satu di Inhil yakni Bupati Inhil Haji Muhammad Wardan akan dipanggil dalam kasus... Baca selengkapnya...

Pererat “Sling Silaturahmi”, Grup 3 Kopassus Buka Puasa Bersama Wartawan
Sabtu, 27 Juni 2015

KOPI - Media sebagai salah satu unsur potensial yang menguatkan semangat kebersamaan dan memiliki fungsi strategis, diharapkan dapat menjadikan prajurit khususnya di Grup 3 semakin cerdas, serta dapat memperluas wawasan, karena berita yang disampaikan bersifat edukatif dan informatif.     Hal tersebut disampaikan Komandan Grup 3/Sandhi Yudha Kopassus, Kolonel Inf Richard TH Tampubolon, saat acara buka puasa bersama wartawan se Jabodetabek,... Baca selengkapnya...

Kader Partai PAN Soetrisno Bachir Bakal Jabat Mentri
Kamis, 25 Juni 2015

KOPI, Jakarta – Pengamat negara ini dibangun dari unsur  elemen partai politik . Bagaimanapun masing-masing partai politik koalisi akan mendukung calon kadernya yang akan menjadi Mentri dalam Kabinet Kerja pemerintahan Jokowidodo dengan Jusuf Kalla. Menurut Pengamat Politik Indonesia Ajisutisyoso berikan juga tawaran jatah kursi mentri kepada partai oposisi seperti PAN, PKS, Gerindra, Demokrat, Golkar. Mari kita bangun Indonesia... Baca selengkapnya...

Maksud Logo “Naga Merah” Hut DKI ke- 488
Kamis, 25 Juni 2015

KOPI, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan logo resmi HUT DKI Jakarta ke-488 Senen 22 Juni 2015 . Dalam logo yang bisa dilihat di situs resmi Pemprov DKI Jakarta, Jakarta.go.id, tersebut bercokol gambar ‘Naga Merah’. Naga tersebut bersebelahan dengan ‘duo ondel-ondel’ asli Jakarta tradisi budaya betawi. Ditempat Lain Pengamat Politik Indonesia Ajisutisyoso mengatakan Gambar ‘Naga Merah’ yang tercantum di logo resmi HUT... Baca selengkapnya...

Tangkap ,Tahan Bupati dan Sekda Meranti Terlibat Pembangunan Pelabuhan Internasional Selat Panjang
Selasa, 23 Juni 2015

KOPI, Pekanbaru – Pengamat Korupsi Riau (PKR) Ajisutisyoso mengatakan propinsi Riau pusat percontohan korupsi nasional ini buktinya. 3 (Tiga) orang mantan Gubernur Riau merasakan dinginnya lantai rumah tahanan alias penjara akibat tersandung kasus korupsi dan suap. Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk daerah Kulim penghuninya ada mantan Gubernur, mantan Bupati ,mantan Kepala Dinas (Kadis), serta mantan Pejabat propinsi/... Baca selengkapnya...

Diduga PEMKO Langsa Menyelewengkan DBH PBB MIGAS
Selasa, 23 Juni 2015

KOPI, LANGSA - Tim Asitensi Monitoring Transfer Daerah (Montada) mempertanyakan dana bagi hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Minyak dan Gas Bumi sebesar Rp 53 miliar yang disalurkan kepada Pemerintah Kota Langsa tahun anggaran 2010 s/d 2013. Uang tersebut bersumber dari dana perimbangan disalurkan melalui Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah c/q Kementerian Keuangan RI yang dialokasikan untuk Pemko Langsa. Demikian penjelasan dari Tim... Baca selengkapnya...

INTERNASIONAL

Dinasti Bush yakni Jeb Bush Ikut Pilpre.....
17/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Washington - Pemilihan Presiden (Pilpres) negara Amerika Serikat (AS) dijadwalkan   pada November 2016, para capres dari Partai Republik m [ ... ]



NASIONAL

Artha Graha Peduli Gelar Pasar Murah Ter.....
29/06/2015 | Muhyi

KOPI, Jakarta – Sebanyak hampir 2000 titik pasar murah digelar Artha Graha Peduli di seluruh Indonesia. Pasar murah yang digelar 29 Juni – 16 J [ ... ]



DAERAH

Penyakit Ambeien Pada Kucing.....
01/07/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Wasir atau ambeien Pada kucing apabila tidak segera diobati akan menjadi gejala timbulnya penyakit wasir. Wasir atau ambeien p [ ... ]



PENDIDIKAN

HarukaEdu Siapkan Talenta Muda Terbaik d.....
23/06/2015 | Zohiri Kadir

KOPI, Jakarta - Pesatnya perkembangan teknologi di Indonesia banyak melahirkan talenta-talenta baru dalam berbagai bidang, terutama teknologi informas [ ... ]



EKONOMI

Arabian Night Festival Jabodetabek Membe.....
28/06/2015 | Zohiri Kadir
article thumbnail

KOPI, Tangrang Selatan  South City,Pengembang, terkemuka yang saat ini sedang mengembangkan sebuah kawasan seluas 62 hektar di Pondok Cabe, [ ... ]



HANKAM

Rampok Todong Mobil Pedagang Sembako, Ua.....
27/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Rokan Hulu - Bagaimana nih Komandaaaaaaaaaan..... rampok bersenjata merajalela di wilayah kerja Polres Rokan Hulu. Kemana anggota Polisi Koman [ ... ]



OLAHRAGA

Polres Meranti Gelar Turnament Badminton.....
14/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, SELATPANJANG - Polisi Resort (Polres) Kepulauan Meranti menggelar Open Turnamen Badminton perdana, turnamen ini diselenggarakan di Gedung Ocean  [ ... ]



PARIWISATA

TACIDO, Tas Keren Pengganti Pengunaan Ka.....
18/06/2015 | Achmad Budianto
article thumbnail

  KOPI - Tas adalah benda yang tidak asing lagi bagi manusia. Dari semua kalangan, tua, muda, pelajar, dan mahasiswa pun membutuhkan tas untuk mem [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Toko Asia Baru Foto Disatroni Maling, P.....
30/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Bagaimana nih Komandaaaaaaan, maling merajalela di wilayah kerja Polresta Pekanbaru. kemana tim Patroli Komandaaaaaan. Ini buktiny [ ... ]



POLITIK

Deklarasi Pasangan Gusti (Agus – Tito.....
26/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Dumai - Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Dumai, Agus Widayat (red.incumbent wakil walikota ) dan A Tito Gito kader Partai PDIP [ ... ]



OPINI

Renungan Tentang Korupsi Pajak.....
27/06/2015 | Subagyo

KOPI- Tulisan ini adalah pemikiran saya, renungan tentang sebuah kasus korupsi di pengadilan. Saya bukan mau adu pinter ilmu hukum, tapi adu kepekaan  [ ... ]



PROFIL

Kuartal Pertama Th 2015 Propam Polda Ri.....
06/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru Enam belas orang oknum aparat kepolisian jajaran Polda Riau dan Polres se Riau terlibat narkoba dan di pecat urai AKBP Budi Sant [ ... ]



SOSIAL & BUDAYA

Prosesi Pernikahan Anak Jokowi Gibran de.....
13/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Solo Kabar duka menyelimuti pernikahan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda. Sutamin seorang tukang becak  [ ... ]



ROHANI

Sempena Hari Bhakti Adhyaksa ke-55 Keja.....
16/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru — Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa yang ke -55, dan ulang tahun  Ikatan Adhyaksa Dharma Karini Ke- XV serta ulang tahun  [ ... ]



RESENSI

Jangan Dengerin Sendiri.....
27/04/2015 | UG DANI
article thumbnail

Resensi Buku Judul :Jangan Dengerin Sendiri
Penulis : Naomi Angelia Sea
Tebal. : 200
Penerbit : Bukune Juli 2014
Harga. : Rp 41 [ ... ]



CERPEN & CERBUNG

Soekarno: Mien Hessels “Bunga Tulip Be.....
19/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Tiga setengah abad atau 350 tahun negara Indonesia dijajah Belanda, berbagai penderitaan rakyat Indonesia zaman penjajah dahulu. Berbagai macam [ ... ]



PUISI

Akik.....
15/06/2015 | Agus Siroj Hudi
article thumbnail

Bongkahan batu terbelah menjadi irisan berarti... Di kedalamanpun kau digali... Di keruhnya sungai kau dicari... Di tebing, di hutan, di manapun ka [ ... ]



CURAHAN HATI

KDRT dan Terlantar Anak , H. Supian Hadi.....
27/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Kota Waringin- Kemarin (Senin, 22/6), Hj. Iswanti melaporkan suaminya yakni H Supian Hadi Bupati Kota Waringin ke Polda Kalimantan Tengah atas [ ... ]



HIBURAN

Konser Galang Dana, Raisa dengan Andre H.....
21/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Kuta Bali - Bersama dengan Yayasan Sole Men Indonesia yang berlokasi di Tabanan, Bali, malam ini (Sabtu, 20/6) Dua artis senior papan atas Ind [ ... ]



KULINER

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



HIDUP SEHAT

Pola Hidup Sehat, Berpuasa Saat Ramadhan.....
16/06/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Puasa merupakan suatu kewajiban bagi Umat Islam yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt firmanNYA “ Hai orang - orang beriman [ ... ]



SERBA-SERBI

Berrybenka.com dan Bilna.com Prakarsai J.....
20/06/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Jakarta Great Online Sale  (JGOS) sebagai bagian dari perayaan HUT DKI Jakarta ke 488, akan kembali digelar pada 22 - 30 Juni 2015. Penyelengg [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.