Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Nikmatnya ES Krim Aice , Tak Semanis "Jeritan" Tenaga Para Buruhnya

KOPI, Jakarta – Sebanyak 664 buruh PT. Alpen Food Industry melakukan aksi mogok kerja dari total 1.233 pekerja yang melakukan mogok sejak awal November 2017 lalu lantaran kondisi lingkungan pabrik yang mengabaikan hak-hak mereka dan jumlah buruh yang protes terus bertambah.

Have an Aice Day. Buatlah harimu sehat dan indah dengan es krim Aice. Harganya dari Rp2 ribu hingga Rp. 10 ribu, tentu sehat pula bagi kantong Anda. Namun, selagi Anda menghabiskan pelan-pelan es krim Aice, Anda perlu mengingat kondisi kerja para buruh yang memproduksinya.

Setiap lapis es krim Aice yang Anda jilat adalah setiap detik mutu kesehatan para buruh yang terus terkikis.

Anda perlu mengingat kisah Heti Kustiawati. Ia tak pernah punya riwayat pingsan atau penyakit paru-paru. Ia baru merasakan lemas, tubuhnya roboh, dan pingsan pada 14 November 2017.

Esoknya ia pergi ke Klinik Bunda Aulia di Cikarang Barat, Bekasi. Setelah ditunjukkan hasil ronsen, perasaan Heti ciut.

"Kata dokter sih bronkitis. Itu kena amonia bocor yang sering terhirup, ujarnya.

Perempuan berusia 22 tahun ini masih belum percaya daya tahan tubuhnya dirampas gas amonia. Dengan keyakinan ia masih merasa sehat, keesokan harinya ia bekerja kembali di bagian produksi.

Seperti hari-hari sebelumnya, ia memakai sarung tangan, sepatu karet semata kaki, dan masker kain tipis. Tapi Heti pingsan lagi di pabrik.

Di PT. Alpen Food Industry yang memproduksi es krim Aice, ketika para buruh bekerja, pipa mesin pendingin es krim kerap bocor.

Amonia tertiup oleh blower udara mengisi penuh ruangan produksi dengan gas Alkali tak berwarna itu menguarkan bau tajam khasnya. Zat kimia yang biasa dipakai untuk bahan pupuk ini sangat berbahaya, bisa bertahan lebih dari seminggu dalam ruangan. Ia bikin iritasi kulit, mata, hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

Bau ammonia  nyengat banget dan perih ke mata. Mata berair dan suka memerah, kata Heti, yang sengaja mencari tempat berobat murah karena khawatir biaya mahal tak bisa di-reimburse oleh perusahaan.

Heti sudah setahun lebih bekerja, tetapi ia belum mendapatkan BPJS Kesehatan. Ia tekun mengumpulkan bukti pembayaran dari klinik kesehatan. Di sisi lain, ia juga cemas biaya berobat tak diganti PT. AFI seperti hari-hari sebelumnya.

Zaenal senasib dengan Heti. Ia mengidap bronkitis. Ia juga bekerja di bagian produksi.  Kami hirup gas berbahaya di dalam. Dokter bilang, 'Suruh pindah saja, jangan dekat-dekat gas kayak gitu, berbahaya' ungkap pria 25 tahun ini.

Acil, mata kanannya pernah meradang dan bengkak karena tepercik cairan soda api. PT. AFI tak memberikan pertolongan apa pun meski ia hanya bisa melihat dengan mata kiri saja saat itu.

Izin pulang enggak boleh. Disuruh tidur di Mushala. Besoknya masuk kerja, keluh Acil, 29 tahun.

Acil bekerja di bagian tangki penyiapan cokelat. Sebelum dan ketika produksi berhenti, ia harus mencuci tangki itu. Tanpa sarung tangan, ia menuangkan berember-ember soda api dan air panas.

Sarung tangan karet kalau ada tamu kunjungan ke pabrik baru dikasih. Setelah itu diminta lagi, ucapnya.

Sebagai pengganti sarung tangan, setiap 15 menit, ia dan rekan kerjanya diwajibkan mencuci tangan dengan cairan kimia. Kulit di bagian punggung tangan kanannya justru rusak karena obat pencuci itu.

Ini gatal, rusak, perih. Sudah empat bulan belum sembuh, ungkapnya.

Seperti Heti dan Zaenal, Acil juga sudah bekerja setahun lebih. Namun, ia tak mendapatkan kartu BPJS Kesehatan. Hanya pakai biaya sendiri dan enggak diganti katanya.

Para buruh bekerja tanpa panduan rencana tanggap darurat. SOP enggak ada. Briefing keamanan enggak ada. Saya kerja tanpa tahu bahayanya, tegasnya.

Tidak ada pula pemeriksaan kesehatan secara rutin. Bahkan kontrak kerja tidak menyebutkan apa pun tentang kompensasi jika para buruh terjangkiti penyakit atau cedera akibat kerja.

Dalam satu peristiwa, seorang buruh bernama Ahmad Supriyanto meninggal dalam peristiwa kecelakaan di jalan saat menuju pabrik dengan mengendarai sepeda motor. Nyawanya tak tertolong karena ia tak memiliki BPJS kesehatan.

Bagaimana rasanya melihat tulang dan daging yang menganga dari jari tengah tangan kirimu sendiri? Gugun Gumilar, 24 tahun, tak sanggup melihat potongan jarinya sendiri yang dikembalikan dokter untuknya.

Gugun bekerja di bagian produksi. Setiap hari ia mengurus pemotongan plastik pembungkus es krim Aice. Dalam sehari, ia harus memotong 12 gulungan plastik. Setiap gulungan sepanjang 1.200 meter. Jika dikalkulasi dalam sehari, Gugun memotong 14,4 kilometer plastik es krim Aice.

Selasa, 16 Mei 2017, mesin pemotong bermasalah. Ia bergegas memanggil pekerja bagian mekanik. Saat diminta petugas mekanik untuk menarik plastik yang tersangkut mesin, tanpa berpikir panjang Gugun melakukannya.

Jarinya terpotong. Darah mengucur deras. Peristiwa itu berlangsung cepat. Gugun dibawa ke rumah sakit terdekat, Rumah Sakit Aprilia Medika diSetu, Cikarang.

Kini jarinya yang terpotong sering ngilu. Ia kehilangan kekuatan untuk menggenggam.

Dalam kontrak kerja dengan PT AFI, setiap buruh berhak mendapatkan lima jenis asuransi kesehatan maupun jaminan hari tua. Peraturan ini tercantum dalam Pasal 2 soal jaminan sosial buruh. Isinya, perusahaan menegaskan akan memberikan fasilitas BPJS kecelakaan kerja, kematian dan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan pemeliharaan kesehatan.

Tapi tak semua buruh mendapatkan haknya. Mereka yang izin sakit justru dipotong upahnya sejumlah hari mereka absen kerja.

Padahal, sesuai Pasal 14 UU 24/2011, tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, setiap orang termasuk orang asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta program jaminan sosial. Pemberi kerja secara bertahap wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai peserta BPJS sesuai program jaminan sosial.

PP 84/2013, yang merevisi program jaminan sosial tenaga kerja, menyebutkan bahwa pengusaha yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 10 orang atau lebih, atau membayar upah paling sedikit Rp.1 juta per bulan, wajib mengikutsertakan tenaga kerjanya dalam program jaminan sosial tenaga kerja. Jika tidak, pemberi kerja bisa dikenai sanksi administratif.

Isinya teguran tertulis, denda, dan tak mendapatkan pelayanan publik tertentu dari pemerintah.

Jaminan sosial terdiri lima hal. Ia mengatur soal jaminan kesehatan, kecelakaan kerja, hari tua, pensiun, dan kematian. Ini tercantum dalam pasal 18 Undang-Undang 40/2004 tentang sistem jaminan sosial nasional.

Perusahaan juga wajib memberi pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi para pekerja. Sejak semula pekerja diterima, cek kesehatan berkala, hingga "gangguan kesehatan" atau sakit "kambuhan tanpa diduga". Seluruh biaya ini ditanggung oleh perusahaan.

Namun, bila Anda bekerja di PT. Alpen Food Industry, kecelakaan kerja ditanggung buruh sendiri. Hal ini tegas tertulis dalam pasal 10 poin 2 kontrak kerja. Isinya, bila buruh mengalami kecelakaan kerja di kemudian hari dan "mengakibatkan cacat", peristiwa ini merupakan "kelalaian" si buruh semata alias "human error" dan tak bisa menuntut perusahaan.

Sylvana Humas Perusahaan Ice Cream Aice membantahnya

Saat ditanya perkara kontrak kerja dan testimoni para buruh Perusahaan ice cream Aice yang kami kumpulkan, Sylvana Zhong Xin Yun, humas Aice Group Holdings Pte. Ltd, membantahnya.

Sylvana mengatakan bahwa PT AFI "Selalu mengutamakan standar keselamatan" sebagaimana diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan Indonesia. Sylvana  bekerja di Aice Group Holdings Pte. Ltd. sekaligus PT AFI sebagai anak perusahaan dari grup itu.

Dilansir dari Tirto.id, Sylvana maupun pimpinan PT AFI enggan bertemu langsung atau wawancara dengan awak media.

Mereka minta awak media mengajukan pertanyaan melalui surel.(Surat Elektronik) Mereka hanya menjawab 6 dari 19 pertanyaan yang kami ajukan.

Selama jam kerja berlangsung, para karyawan diberikan alat pelindung berupa pakaian pelindung kimia serta perlengkapan pelindung lain seperti sepatu bot dan masker pelindung pernapasan, tulis  Sylvana.

Setiap karyawan yang mengalami kecelakaan kerja akan dibantu dengan cepat menuju rumah sakit, menurut Sylvana. Namun ia tak menjelaskan soal ganti rugi kecelakaan dan siapa yang menanggung biaya kesehatan karyawan bersangkutan.

Kini ribuan jumlah media online, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class) kami menjalin kerjasama dengan berbagai negara di dunia. Silahkan ketik di Google.com “ Operasional Fee” . Berita kami bisa dibaca oleh masyarakat internasional any time, any where, translate delapan  bahasa dengan mengklik bendera di pojok kanan layar komputer Anda. Percayakan publikasi kegiatan Anda dengan kami. Media elektronik (red. TV) biaya mahal hanya sekali tayang. Orangpun tak tahu kapan tayang beritanya.

 

Kami selalu melakukan evaluasi terhadap setiap kejadian agar kejadian tersebut tidak terulang kembali serta berusaha untuk meminimalisir kecelakaan kerja di lingkungan pabrik PT Alpen, tulisnya dalam Surel

Sylvana pernah mengajak untuk melihat langsung ke dalam pabrik untuk mengecek standar keamanan kerja agar "ada keterbukaan."

Setelah disetujui, namun tetapi belakangan ia menggagalkan rencana tersebut. Alasannya, "karena suasana belum kondusif."

Para Buruh Perusahaan Ice Cream Aice membantah ucapan Humasnya Bohong

Saat dikonfirmasi penjelasan Sylvana,  ramai-ramai para buruh PT. AFI membantahnya. Agus, yang bekerja di bagian logistik, mengatakan PT. AFI berbohong.

Kalau bagian logistik memang pakai sepatu boat. Tapi kalau di produksi, memang enggak ada sepatu bot atau pelindung kimia, hanya ada masker, tegas pria berusia 25 tahun ini.

Agus berkata bahwa "keadaan yang paling parah" di ruang mesin.

Para buruh harus menjaga mesin agar suhu tetap stabil dan tak ada kerusakan. Saat jam makan, mereka tetap harus di ruangan itu. "Mereka makan dengan mengisap amonia," ujar Agus.

Heti Kustiawati juga membantah pernyataan humas PT. AFI. Ia bilang jawaban-jawaban tertulis Sylvana Zhong Xin Yun  "berlebihan banget" dari kenyataan. "Pakaian pengaman warepack, sepatunya juga bukan boat, maskernya tipis," katanya. (didi)

Hati-hati !!...Sindikat Penipuan, Wajah Palsu/mirip, Pelakunya “Trio Bersaudara Gaek Sarap beserta anaknya” . Sering mengaku sebagai Orangtua wartawan, menjual nama orang sebagai familinya, mengaku anaknya nulis berita.

Teks Foto. Ratusan ribu Buruh Perusahaan Ice Cream Aice demo. (foto. Tribunnews)

 

 


Artikel Lainnya:

 

Pusat Sejarah PUSPIATUR dalam Kurun Waktu 5 Tahun
Jumat, 22 Juni 2018

KOPI-Jakarta, Di kota Banda Aceh tepatnya di desa Bitay ada suatu pusat sejarah yang bernama Pusat Sejarah Peradaban Islam Aceh Turki atau terkenal dengan PUSPIATUR. Ada beberapa catatan sejarah penting dalam pendirian Pusat Sejarah Peradaban Islam Aceh Turki yaitu antara lain: CATATAN sejarah 1300 Kesultanan Turki Utsmani didirikan 1435 Kota Konstantinopel berhasil ditaklukan oleh sultan Muhammad alfatih pada hari Selasa 29 Mei 1453 M. "Kota... Baca selengkapnya...

Terlibat Politik Praktis Wakapolda Maluku di Pindahkan ke Mabes Polri
Jumat, 22 Juni 2018

KOPI, Maluku – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan “ Daripada Komandan stres melihat kelakuan anggota pecat saja oknum Perwira Tinggi Polri/TNI  Ikut politik praktis  pada Pilkada serentak tahun 2018 ini. Sangsi tegasnya yakni pencopotan dari jabatan hingga pemecatan” cakap Pengamat Kepolisian Indonesia Beredar informasi oknum perwira tinggi berpangkat Brigjen berpakaian dinas memberikan pengarahan kepada seluruh personel... Baca selengkapnya...

Pengamat : Menjelang Pilkada Serentak 2018 Tensi Politik Indonesia Meninggi
Kamis, 21 Juni 2018

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Pengamat Politik Indonesia sebut saja namanya Mas Sutisyoso mengatakan” Menjelang Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak tahun 2018 ini. Suasana Tensi politik di tanah air mulai meninggi. Kritikan dan tuduhan menohok langsung bisa Anda Sakit Kepala buatnya. Tidak elok prilaku politik begitu, tidak mencerminkan negara yang berdaulat dan bermartabat di mata dunia Internasional. Mari sama-sama bersikap... Baca selengkapnya...

Pengamat : Cuitan SBY soal Hukum Rimba di Tahun Politik , Heboh Perpolitikan Indonesia
Kamis, 21 Juni 2018

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Pengamat Politik Indonesia sebut saja namaya Mas Sutisyoso mengatakan” Menjelang Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak tahun 2018 ini. Suasana Tensi politik di tanah air mulai meninggi. Kritikan dan tuduhan menohok langsung bisa Anda Sakit Kepala buatnya Tidak elok prilaku politik begitu, tidak mencerminkan negara yang berdaulat dan bermartabat di mata dunia Internasional. Mari sama-sama bersikap... Baca selengkapnya...

Untuk Kedua Kalinya Pemkab Kampar Meraih WTP dari BPK Riau
Senin, 18 Juni 2018

KOPI, Pekanbaru - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Uwan Abdullah Cu Somek Mengatakan “ Setiap tahun BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Perwakilan daerah Riau , selalu mengobral dan memberikan nilai kepada Pemerintah Propinsi serta kabupaten/kota . Penilaian ini rawan Suap, bagaimanapun masing-masing kepala daerah menginginkan meraih prediket WTP (Wajar Tanpa  pengecualian). Bagi-bagilah THR tuh bro. Masih ingatkah Anda dulu kasus... Baca selengkapnya...

RSUD Sekayu Muba Catat Sejumlah Prestasi, Sang Direktur Terima Penghargaan
Minggu, 17 Juni 2018

KOPI, JAKARTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan catat sejumlah prestasi, sang Direktur dr. Makson Parulian Purba, MARS, terima penghargaan lembaga apresiasi independen. Berbagai perkembangan yang dicapai RSUD Sekayu di tangan dokter Makson Parulian Purba tentu dapat dilihat dan dirasakan masyarakat Muba. Dalam kepemimpinannya yang kedua kali, percepatan di bidang pelayanan kesehatan dan penambahan... Baca selengkapnya...

Dua BUMN Indonesia PT. KAI dan PT Wika Go Internasional Raih Proyek di Negara Filipina
Jumat, 01 Juni 2018

KOPI, Jakarta – “Keberhasilan ekspansi PT INKA ( PT. Industri Kereta Api) dan PT Wijaya Karya (Wika) di Filipina merupakan salah satu bukti bahwa BUMN  (Berebut Uang   Milik Negara eh salah Badan Usaha Milik Negara ) kita kuat, andal dan dipertimbangkan di luar negeri,” kata Rini. Dua perusahaan pelat merah bekerja sama dengan perusahaan Filipina terkait proyek infrastruktur transportasi. PT Industri Kereta Api (Inka) akan... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALPresiden Trump Jamuan Iftar dengan .....
10/06/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington - Tradisi Iftar (Buka Puasa) di Gedung Putih dimulai pada 1990-an selama pemerintahan Bill Clinton sebagai bentuk “pendekatan” t [ ... ]



NASIONALHMI Hukum UB Kritik Jokowi Soal PJ Guber.....
22/06/2018 | Arianto Goder

KOPI, Malang - Kamis, (21/06) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Komisariat Hukum Brawijaya, memberikan tanggapan atas dilantiknya Komjen. P [ ... ]



DAERAHTNI AD Mendukung Camp Remaja Gereja Kema.....
19/06/2018 | Wawan Setiawan

KOPI-Sentani, Rindam XVII / Cenderawasih menjadi tuan rumah acara Camp Remaja Gereja Kemah  Injil Indonesia Wilayah PAPUA Tahun  2018 di Distrik Sen [ ... ]



PENDIDIKANHeboh..Mahasiswa Asal Papua Ke Kampus UN.....
30/05/2018 | Sem Gombo, S.Kom

KOPI - Salah Seorang Mahasiswa UNCEN Jayapura asal Papua berinisial DT pergi ke Kampus dengan menggunakan busana daerah yaitu memakai Koteka. Apa ge [ ... ]



EKONOMIMaksimalkan Kinerja, Kemenperin Rubah St.....
22/06/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Unit pelayanan teknis (UPT) di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian mengalami peningkat [ ... ]



HANKAMUniversitas Riau Tempat Merakit Bom .....
03/06/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya,sebut saja namanya Ajisulung mengatakan “ Bukti lemahnya pengawasan oleh security Universitas Riau (UR). Para  [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



POLITIKKonsolidasi Pemenangan Relawan Gus Ipul-.....
22/06/2018 | Arianto Goder

KOPI, Lamongan - Tinggal menghitung hari, penyelenggaraan pencoblosan Pilgub Jatim 2018 Paslon No urut 2 Drs. H. Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) - Puti Gu [ ... ]



OPINIIndonesia ‘Bubar’ 2030 : Kritik atau.....
22/06/2018 | Arianto Goder

Kediri - Seluruh negara yang ada di dunia memiliki tiga tujuan utama, yaitu aman, damai, dan sejahtera. Untuk meraih beberapa tujuan tersebut, dapat d [ ... ]



PROFILPolres Kuantan Singingi Raih Dua Pengh.....
08/06/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi - Polres Kuantan Singingi (Kuansing) raih dua penghargaan . Penghargaan itu diserahkan, Rabu (14/2/2018) oleh Irjen Nandang se [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPusat Sejarah PUSPIATUR dalam Kurun Wakt.....
22/06/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta, Di kota Banda Aceh tepatnya di desa Bitay ada suatu pusat sejarah yang bernama Pusat Sejarah Peradaban Islam Aceh Turki atau terkenal de [ ... ]



ROHANITim Jum,at Barokah Waka Polresta Pekanba.....
18/06/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Menutupi minggu terkahir bulan suci Ramadhan 1439 H, tim terpadu Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru mengunjungi panti asuhan Ali An N [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIDiam, Buta, dan Membisu.....
22/06/2018 | Arianto Goder

KOPI, Bogor - Sungguh sangat memprihatinkan melihat kondisi sepanjang lintas jalan Atma Asnawi yang berada di wilayah Gunungsindur kabupaten Bogor Jaw [ ... ]



SERBA-SERBIKemenperin Dukung Pelaksanaan MOFP 2018 .....
10/06/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI,  Jakarta – Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi dan dukungan kepada Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dalam m [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.