Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Resensi Drama Musikal “Jambar Ni Parsubang”, Gambaran Harmoni Kehidupan

Drama Musikal “Jambar Ni Parsubang”, Gambaran Harmoni Kehidupan

KOPI - Jambar Ni Parsubang merupakan sepasang kata bahasa batak yakni “Jambar” dan “Pasurbang” yang memiliki makna memberi dan menerima dalam kehidupan di daerah Tapanuli Tengah dan Sibolga. Bila diartikan kedalam seni drama, mempunyai makna “Harmoni”, mereka layak mendapatkan hak dan kehormatannya.

 

Jika dilepaskan perkata, Jambar dapat bermakna “Bagian” untuk seseorang, dan Parsubang memilik makna “Yang Berpantang” atau “Yang Mampu Menjaga Diri dari Hal-hal yang Tak Boleh”.

Berlatar kebudayaan yang khas dari Tapanuli Tengah yang selalu selamat dari potensi konflik Suku, Agama dan Ras (SARA), karena hal ini sebagai pesan moral dari para leluhur. Ketika mereka didatangi para pedagang dari semenanjung Arab, dataran Cina, Eropah dan India, mereka diajarkan untuk saling menghormati serta menghargai setiap warganya.

Diawali dengan cerita sebuah keputusan kontroversi, pertemuan antara Jamila dan Parlaungan yang berasal dari keimanan dan budaya yang berbeda, namun akhirnya dapat bersatu dalam Cinta dan Kasih Sayang, karena kaya akan sifat saling memberi dan menerima serta dilalui dengan penuh perjuangan dan pengorbanan.

Diikuti pula dengan cerita keberuntungan, saat mereka diterima kedua orang tua yang memiliki karakter kuat sebagai tokoh agama yang berbeda, dan anggota keluarga dari kedua pihak, yang akhirnya dipersatukan dalam kasih sayang kepada seorang cucu laki- laki yang diberi nama “Hasonangan”, sebagai buah cinta Jamila dan Parlaungan.

Sesuai dengan nama yang dibawanya sejak lahir, setiap orang selalu gembira dan senang jika bertemu dengan Hasonangan. Dia meneladani lingkungan yang damai hingga tumbuh dengan cinta dari seluruh warga dan ikatan nagari. Begitu sejuknya penampilan Hasonangan, ibarat air yang dapat memadamkan api, walau dalam sekam sekalipun.

Sejak kanak-kanak Hasonangan pandai membawa diri dalam pergaulan, berteman dengan siapa saja baik berbeda gender, usia, suku, bahkan berbeda keimanan sekalipun dengan kesantunannya.

Disayang oleh Opung Doli, Opung Borunya serta Angku dan Ucinya, Hasonangan tidak kehilangan masa kecilnya. Bersama teman-temanya, Rosma, Bertha, Lily, Pancali, Fuad, Darwis, A Seng, Robert, Slamet dn Parlin, mereka bermain bersama saat remaja hingga beranjak dewasa.

Ia juga pernah melewati masa remaja yang indah, yang selalu ditemani rembulan di Alun-Alun pusat kampung Tapian Na Uli, bersama dengan kawan kecilnya Rosma yang tumbuh cantik rupawan. Dalam masa kedewasaannya ia mengalami konflik harus menghadapi 3 dara yang memuja dirinya, yaitu Rosma, Lily dan Bertha.

Hasonangan memiliki cita-cita yang tinggi sehingga iapun berangkat ke Jakarta. Selama menuntut ilmu dan berjauhan dengan kampung halaman, Hasonangan tak melupakan sanak dan kerabatnya. Surat menyurat, kartu-kartu ucapan, kenang-kenangan selalu mengikat satu sama lain. Hingga Hasonangan berhasil meraih yang dicitakannya, lulus sekolah tinggi, dan bekerja sebagai bakti pada nusa bangsanya.

Saat ia di interview dan diperbolehkan memilih daerah untuk berbakti pada nusa bangsanya, Hasonangan pun memilih untuk kembali ke kampung halamannya dan akhirnya berkantor di Sibolga. Karena sudah cukup umur untuk menikah, bersama orangtua dan keluarga besarnya, ibu Hasonangan meminang Lily (putri Cina), karena Rosma dan Bertha sudah menikah.

Cerita ini mengangkat tentang tradisi lama khas Tapanuli Tengah, seperti Martumba para remaja, main galahambek, Alif cendong, tokkok lele, Mardongan, Marhallet, dan Marpariban. Upacara kematian yang diurai melalui alur cerita dan digabungkan dengan seni, menangani konflik dengan mengedepankan budaya dan adat.

Penggabungan ini dituangkan dalam judul cerita “Jambar Ni Parsubang” secara luas, batasan-batasan dan sopan santun dalam kehidupan budaya batak, Inang Bao, Hula-Hula, Boru, Dongan Tubu dan Ale-Ale, serta diperkaya dengan Martonggo Raja sebagai wujud dari musyawarah, mufakat dan gotong royong.

 

Ide Cerita / Sutradara: Albiner Sitompul (Ketum Gabema)

Informasi Lebih Lanjut:

http://www.gabematapteng.com/


Artikel Lainnya:

 

Deputi IV Staf Presiden Hadiri Pelantikan Suroto sebagai Ketua DPW Permata Riau
Minggu, 30 April 2017

KOPI, Pekanbaru- Tatang B . Tama Deputi IV kantor Staff kepresidenan membidani lahirnya Permata (Perkumpulan Masyarakat Transmigrasi ) . Permata relawan pasangan Jokowi- Jusuf Kalla saat Pilpres tahun 2014 kemaren. Ketua Umum DPP Permata Yana Achbarie melantik pengurus DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Propinsi Riau yakni Suroto, ST, MT sebagai ketua DPW Permata Riau, Sekretaris Dalimin. Dalam sambutanya Yana mengatakan “ Program Permata... Baca selengkapnya...

YAPMI Gandeng PPWI Selenggarakan Pemilihan Top Model Junior Indonesia 2017
Sabtu, 29 April 2017

KOPI, JAKARTA - Berdasarkan hasil konsultasi dan pertemuan PPWI Nasional dengan perwakilan dari Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI), kedua pihak bersepakat untuk saling mendukung dan bekerjasama dalam penyelenggaraan event pemilihan Top Model Junior Indonesia tahun 2017, yang grand finalnya akan diadakan di Jakarta pada September 2017. "Kegiatan audisi pemilihan calon Top Model Junior di daerah-daerah akan berlangsung di bulan Mei s/d... Baca selengkapnya...

Komedi Senyum Lakukan Kunjungan Sosial ke Panti Asuhan Maria Immaculata
Kamis, 27 April 2017

KOPI, Jakarta - Seiring dengan arus modernisasi dan globalisasi yang masuk dalam kehidupan kita saat ini, termasuk serangan pengaruh budaya barat yang begitu sedemikian dahsyatnya menerpa generasi muda kita, yang dampaknya tidaknya di kota metropolitan saja, namun sudah sampai ke daerah-daerah nusantara pelosok, yang sudah tidak mampu lagi dibendung oleh pemerintah kita yang menyebabkan, perubahan yang sangat mendasar pada tatanan kehidupan... Baca selengkapnya...

Alamak... Cantik Kali, Supir Uber Taksi Filipina
Rabu, 26 April 2017

KOPI, Filipina - Pemerintah kota Pekanbaru kurang kreatif, bila supir Trans Metro atau Bus Way pengemudinya seorang wanita cantik dan seksi , pasti banyak orang menaiki bus Trans Metro khususnya pria dari berbagai latar belakang profesi dan suku.   Bus Trans Metro milik Pemkot (Pemerintah kota Pekanbaru) pengemudinya pria.Pengelola bus Trans Metro tidak kreatif, inovatif mencari gebrakan baru agar masyarakat pergi kekantor menaiki bus... Baca selengkapnya...

Pansus I DPRD Padang Panjang Kulap ke PDAM
Minggu, 23 April 2017

KOPI, PADANG PANJANG - Meskipun pelanggan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang Panjang 8000 pelanggan, namun PDAM masih tetap mengalami kerugian investasi. Hal ini dikatakan oleh Plt Direktur PDAM Padang Panjang, Jevie C Eka Putra. Menurutnya, kondisi ini terjadi dikarenakan terjadinya kebocoran pipa air yang sudah tidak layak pakai.   "Saat ini kita baru mampu mengganti pipa sepanjang 1,2 km dengan pipa paralon. Karena tahun 1989... Baca selengkapnya...

SDN 18 Sungai Pandahan Rehab Taman Kota
Jumat, 21 April 2017

KOPI, Pasaman - Yulinar, S.Pd kepala SDN 18 Sungai Pandahan Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman bersama majelis guru melaksanakan perehaban taman kota Lubuk Sikaping. Saat media ini turun ke lokasi kepala sekolah menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan atas anjuran dari pemerintah daerah, (20/04). "Pemerintah daerah menghimbau kepada seluruh instansi untuk membuat taman bunga masing-masing di wilayah Kecamatan Lubuk Sikaping," tutur... Baca selengkapnya...

Peringati HUT TMII, Bupati Pasaman Lepas Rombongan Seni Budaya ke Jakarta
Jumat, 21 April 2017

Bupati Yusuf Lubis saat menyalami rombongan menjelang keberangkatan ke Jakarta. KOPI,  Pasaman - Puluhan rombongan seni budaya dari Group Sanggar Pasaman Saiyo dilepas Bupati Pasaman Yusuf Lubis menuju Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis 20 April 2017. Pelapasan rombongan tersebut dalam rangka ulang tahun TMII di Jakarta. “Di samping HUT TMII, pihak panitia juga menggelar pegelaran budaya di Jakarta. Jadi, kesempatan kita dari... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALMenjijikkan, Ditemukan Kotoran Manusia d.....
30/03/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Lisburn – Di kutip dari The Guardian, ditemukan kotoran manusia dalam kaleng minuman berkarbonasi yakni Coca Cola. Kotoran manusia ditemukan  [ ... ]



NASIONALSudut Pandang PPWI Terhadap Jurnalisme.....
18/04/2017 | M. Dwi Richa JP
article thumbnail

KOPI, Solok - Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., MA., yang merupakan lulusan PPRA Lemhannas tahun 20 [ ... ]



EKONOMIMother & Baby Fair 2017 Digelar 2 Kali d.....
27/04/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Menginjak tahun ke-10, untuk pertama kalinya Mother & Baby Fair Jakarta diselenggarakan 2 kali dalam setahun. Periode pertama digelar  [ ... ]



HANKAMBazar HUT Kostrad ke-56, Obral Sembako M.....
08/03/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Dalam rangka memeriahkan HUT ke-56, Kostrad menyelenggarakan “Bazar Murah Prajurit Kostrad & Insan Media”, Rabu (8/03/2017) berte [ ... ]



PARIWISATAPesona Wisata Sampuran Sorosah Kabupaten.....
24/04/2017 | M. Dwi Richa JP
article thumbnail

Pesona Wisata Sampuran Sorosah April 24, 2017 KOPI, Pasaman : Satu lagi Destinasi Wisata Air Terjun yang tersembunyi di Alam Pasaman. Air Te [ ... ]



POLITIKKades Pelalawan : "Kami Ucapkan Salam Te.....
14/04/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala Desa (Kades) merupakan perpanjangan pemerintahan pusat ke daerah. Semasa pemerintah Gubernur Riau (Gubri) yang terdahulu y [ ... ]



OPINIPenelitian Tindakan, Mengapa Begitu Pent.....
11/04/2017 | Nova Indra

Cara yang digunakan untuk mengeksplorasi informasi untuk memperoleh variasi perbaikan alternatif atas dasar aspek praktis; dalam hal ini adalah memp [ ... ]



PROFILBrigadir David Gusmanto Bhabinkamtibmas .....
30/04/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Taratakbuluh- Brigadir David Gusmanto , Bhabinkamtibmas desa Teratak buluh, Polsek Siak Hulu, kabupaten Kampar, propinsi Riau berdayakan pemuda [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAEksistensi dan Peran RT - RW Harus Diper.....
25/02/2017 | Redaksi KOPI

KOPI, Makassar - Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia - Sulsel, (DPD PPWI Sulsel Ir. Imansyah Rukka mengatakan peran rukun te [ ... ]



ROHANIShalat Pengisi Ruang Hati Dihadapan Alla.....
17/05/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta, Dalam sehari semalam kita diwajibkan untuk shalat sebanyak lima kali. Setelah itu juga dianjurkan memperbanyak shalat-shalat sunat lainn [ ... ]



RESENSIMARS, Film Kisah Perjuangan Meraih Mimpi.....
03/05/2016 | Zohiri Kadir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Bertempat di XXI, Palaza Senayan, Jakara, Senin 92/5/2016) dan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan 2 Mei 2016 , Multi Buana K [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
06/04/2017 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Siak Hulu, Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal te [ ... ]



SERBA-SERBIKetua Bhayangkari Riau Milawati Kagum.....
30/04/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pelalawan – Kagum dengan keindahan batik tulis bono Pelalawan, Ketua Bhayangkari Daerah Riau Ibu Milawati Zulkarnain beserta rombongan  melak [ ... ]


Other Articles

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.