Desyusbar Kembali Duduki Kursi Direktur PDAM Padang Panjang

KOPI, PADANG PANJANG - Desyusbar Dt. Pangulu Modo, SH kembali menduduki jabatan sebagai Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padangpanjang periode 2011-2014. Hal itu disampaikan Ketua Badan Pengawas (BP) PDAM Kota Padangpanjang, Drs. Reflis M.TP kepada www.pewarta-indonesia.com di ruang kerjanya, Kamis (3/3).
Menurut BP PDAM Kota Padangpanjang, Ia masih dipercaya menjabat sebagai direktur untuk masa periode 2011 – 2014.
Reflis mengatakan, “Dasar penunjukan Desyusbar kembali menjabat sebagai Direktur, dilakukan setelah BP menerima hasil dari Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP) Sumbar, dengan hasil yang memuaskan” katanya
Bukan itu saja kata Reflis, kita juga melakukan investigasi terhadap tiga aspek, seperti aspek administrasi, keuangan dan operasional, termasuk kepemimpinannya selama tiga tahu belakangan ini. Penilaian itu dilakukan oleh tim, yang terdiri Ketua Sekdako Padangpanjang, Ali Asmar, Wakil Ketua BP PDAM, Reflis, Sekretaris, M. Yunus, anggota dari Inspektorat, Emir Emil El Maulid, Winarno, Desi Elni. Termasuk dari tokoh masyarakat, Irwan Bur dan unsur PDAM itu sendiri, Desra Wati.
Menurut Reflis, BP mempunyai wewenang untuk mengangkat atau menolak , dengan mengacu kepada Permendagri No. 2 tahun 2007 dan Perda No. 3 tahun 2002, ucapnya.
Dengan dipercayakanya kembali jabatan Dirut ini kepada Desyusbar, Ketua BP PDAM Reflis berharap, “Ke depannya, kita harapkan PDAM mampu meningkatkan kinerja, serta pelayan air bersih yang lebih baik kepada masyarakat. Karena, bak penyaring sudah selesai dibangun, hendaknya dapat segera di operasionalkan sehingga keluhan masyarakat terjawab” ujarnya
Desyusbar pertama kali menjabat direktur PDAM tanggal 2 Maret 2007 dan dipilih oleh Walikota Padangpanjang, H. Suir Syam. Menurut Reflis, Desyusbar akan dilantik oleh Sekdako Padangpanjang Ali Asmar Jum’at ini (4/3). (ce/edited).
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Mengenal Sosok Indrawati Lukman Sang Maestro Tari Sunda
- Hariman Siregar dan Peristiwa Malari 1974
- Muhammad Subhan Siap Luncurkan Novel "Rinai Kabut Singgalang"
- Ni Wayan Weder Peroleh Nafkah dari Pemandian Bidadari
- Kisah Para Istri Kustoro Raharjo Paska "Lelananging Jagad" Meninggal (1)
- Harrys Pratama Teguh, Pemantau Kemacetan di Merak
- Sekilas tentang Saya, Zainal Mubarok
- SITI NURBAYA: Perintis di Lingkungan Baru
- Bupati Pinrang Peduli Petani
- Drs. H. M. Zain Katoe, Walikota Parepare Kepemimpinan Berfalsafah Budaya Bugis
- Dialog Imaginer Bersama Cak Nur Tentang Prinsip-prinsip Pluralisme
- Teater Keliling Yayasan Cipta Budaya Indonesia
- Selamat Jalan Guru Kebebasan Beragama
- Fahd Djibran: Sang Lokomotif Industri Kreatif Berbasis Penerbitan
- Salat Ashar Menyelamatkannya dari Maut


























