Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Dulu Anak Tukang Kayu, Kini Polisi Kandidat Doktor UI

 

KOPI, Bangka Belitung - Seorang polisi berseragam lengkap tampak memacu sepeda motornya ke dalam kebun yang berjarak dua jam perjalanan dari Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Laki-laki itu adalah Brigadir Kepala Yudi Apriadi. Dia merupakan anggota Bhabinkantibmas yang dipercaya untuk membina masyarakat Desa Dalil, Bakam, Kabupaten Bangka.

Sekilas polisi berkepala plontos ini tak ubahnya aparat negara biasa. Kata-kata yang dia lontarkan sederhana. Padahal, Yudi adalah kandidat doktor ilmu hukum di Universitas Indonesia.

Studi doktoral Yudi terbilang ditempuh dalam usia relatif muda. Saat ini, dia masih berusia 39 tahun. Untuk sampai ke jenjang itu pun dicapainya cukup cepat.

Yudi lulus Sekolah Polisi Negara di Betung, Sumatera Selatan, pada tahun 2003. Namun, laki-laki kelahiran Palembang ini baru mengenyam bangku kuliah di universitas pada tahun 2008.

“Setelah beberapa lama saya bekerja sebagai polisi, terpikir ingin melihat dunia. Karena itu, saya putuskan untuk berkuliah,” kata Yudi, Jumat (27/10).

Lulus dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pertiba Pangkalpinang pada tahun 2012, Yudi langsung melanjutkan studi magister dalam ilmu hukum di kampus yang sama. Pada tahun 2016, Yudi menuntaskan kuliah S2-nya dan kemudian dilanjutkan ke program doktoral.

“Malah kalau bisa saya mau jadi profesor,” ujarnya. Tingginya latar belakang pendidikan Yudi bertolak belakang dengan orang tuanya. “Orang tua saya hanya lulusan SD,” sebut polisi ini.

Kini ribuan jumlah media online , Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional ( World Class) kami menjalin kerjasama dengan berbagai negara di dunia . Berita  di baca oleh masyarakat internasional any time, any where , translate delapan  bahasa dengan mengklik  bendera dipojok kanan layar komputer Anda . Silahkan baca ketik di Google.com “ Operasional Fee“ klik. Percayakan Publikasi Anda ke Kami.

 

Pendidikan orang tuanya dan kerasnya masa kecil diakuinya sebagai cambuk yang membuat ia ingin terus belajar. Apalagi jika dia mengenang sulitnya perjuangan untuk bisa lulus SMA.

Berbeda dengan anak-anak lainnya yang sudah masuk sekolah dasar pada usia 7 tahun, Yudi baru bersekolah pada usia 8 tahun. Ayahnya yang bekerja sebagai tukang kayu dan ibunya hanya buruh pabrik industri rumahan, tak punya cukup uang untuk menyekolahkan anaknya tepat waktu.

Selama jenjang sekolah dasar, Yudi beberapa kali hampir putus sekolah karena tak punya cukup biaya. Agar tetap bisa sekolah, dia rela mengorbankan waktu bermain untuk bekerja.

“Saya pernah jualan plastik, jadi kernet bus, mengumpulkan barang bekas, sampai jadi supir,” kenangnya.

Pengorbanan Yudi untuk tetap belajar tidak berhenti meski sudah masuk sekolah polisi. “Banyak puasa saya waktu di SPN,” ujarnya.

Kini bapak tiga anak ini sudah menyandang gelar master ilmu hukum. Kondisi itu pun dia manfaatkannya untuk berbagi ilmu kepada orang lain. Yudi kini tercatat sebagai dosen aktif di Universitas Bangka Belitung dan Universitas Terbuka. Dia mengajar mahasiswa S1 setiap Kamis.

Untuk mendapat gelar doktor, Yudi pun rela terbang ke Jakarta setiap akhir pekan dan mengorbankan hari liburnya.

Meski mengajar di dua universitas dan bolak-balik Jakarta-Bangka setiap akhir pekan, Yudi tetap melaksanakan tugas sebagai Bhabinkantibmas. Dia sampai punya tekad mengurangi pengangguran di Desa Dalil yang menurutnya tinggi.

“Pertama kali saya datang, Dalil ini dikenal karena anak muda suka mabuk-mabuk. Mereka juga banyak yang pengangguran,” ujarnya.

Masalah itu coba dituntaskan Yudi dengan memanfaatkan lahan seluas 500 meter persegi milik desa. Lahan tidur bekas perkebunan kelapa sawit diubah menjadi kebun cabai dan buah naga.

“Tumbuhan itu saya pilih setelah koordinasi dengan dinas pertanian. Kata mereka tanah di sini asam, cocok dengan cabai,” kata Yudi.

Kini perkebunan kecil yang dikelola Yudi dan empat warga Dalil selama satu tahun itu mulai membuahkan hasil. Cabainya sudah siap panen, sedangkan buah naganya akan panen dalam satu bulan mendatang.

Merahnya cabai itu pun dilihat sebagai kesempatan oleh warga lain. Mulai banyak warga yang ingin ikut terlibat dalam perkebunan itu.

“Sudah ada teman-teman saya yang tanya, ‘bagaimana kalau mau kerja di ladang ini’,” kata Suantar yang bekerja di kebun binaan Yudi.

Sedangkan Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Bangka Belitung, Kombes Badya Widjaja, mengaku kagum dengan hasil pembinaan Yudi. Meski sudah menjadi tugas, Bhabinkamtibmas untuk membina desa tempat tugasnya, tapi tidak semuanya bisa seperti Yudi.

“Luar biasa ini,” sebut Badya saat melihat kebun yang dibina Yudi. (didi)

(Berita ini sebelumnya dimuat di Kumparan.com dengan judul: Kisah Polisi Anak Tukang Kayu yang Jadi Kandidat Doktor).

 


Artikel Lainnya:

 

Pemilu Serentak 2019 Bisa Merubah Nasib Anda
Sabtu, 22 September 2018

KOPI, Jakarta - Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso menuturkan “ Ada Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia atau para caleg (Calon Legislatif), Calon DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Periode 2019-2024 yang mau membayarkan kontrakan rumah setiap tahun/bulan, saat Pemilu serentak pada tanggal 17 April 2019 mau saya pilih Ia. Didi Rinaldo nomor rekening: 108-00-0762272-4 Bank Mandiri KCP Ahmad Yani Pekanbaru “Cakap Kang... Baca selengkapnya...

Inilah Isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II dengan Capres Prabowo
Minggu, 16 September 2018

KOPI, Jakarta - Ada tujuh belas isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II , penandatangani di Grand Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). Penandatanganan dilakukan oleh Prabowo Subianto dengan Ketua GNPF Ulama yakni Yusuf Martak. Hadir saat itu Ketum PAN (Partai Amanat Nasional) Zulkifli Hasan dan Waketum Gerindra Fadli Zon. Inilah 17 poin isi Pakta Integritas tersebut. 1. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD... Baca selengkapnya...

Ilmu "Kaca Mata Kuda"
Minggu, 16 September 2018

  KOPI, Jakarta – Hidup ini harus pandai-pandai membawakan diri. Lihat Timing, Situasi, ekonomi kalau ingin berubah. Pandai/pintar sendirilah Anda. Ada orang tidak tamat sekolah hanya SD (Sekolah Dasar)  jadi pengusaha sukses. Orang ada memiliki kemampuan akademik, kemampuan diluar akademi yakni motorik. ialah kemampuan berpikir otak kiri dan kanan harus seimbang. Ada orang yang betah kerja kantoran, pergi pagi pulang sore/malam. ... Baca selengkapnya...

Kasad Singapura Goh Si Hou Kunjungi Panglima TNI
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta - Kerjasama militer kedua negara terus dilanjutkan dan ditingkatkan ke arah yang lebih baik dengan tetap melaksanakan latihan bersama dan pertemuan antar Perwira TNI dengan Perwira Singapore Armed Forces (SAF). Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P saat menerima kunjungan kehormatan Kasad Singapura Brigadier General Goh Si Hou di ruang tamu Panglima TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat... Baca selengkapnya...

Jubir BIN: Keterlibatan Kabinda Riau Soal Pemulangan Neno Warisan ke Jakarta for Menghindari Bentrok
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta – Juru bicara (Jubir) Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto, mengatakan BIN Daerah (Binda) Riau hanya menjalankan tugas agar tidak terjadi bentrokan massa. Terlebih acara yang dihadiri Neno tidak mendapat izin. ''Imbauan untuk kembali ke Jakarta terhadap Neno Warisman adalah jalan terbaik dari pada terjadi bentrokan dan menghindari jatuhnya korban dan tentu akan muncul masalah baru atas legalitas acara tersebut,'' kata... Baca selengkapnya...

TPNPB/OPM Tembak TNI Yang Bawa Bahan Makanan Untuk Anak-anak Tingginambut
Minggu, 19 Agustus 2018

KOPI, Puncak Jaya – Kembali 2 orang prajurit TNI atas nama Alm. Letda Inf Amran Blegur (Dan Pos) dan Alm. Pratu Fredi anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Pos Tingginambut, Puncak Jaya gugur menjadi korban keganasan kelompok TPNPB/OPM wilayah Tingginambut, Minggu (19/8).   Pada hari Sabtu (18/8), Letda Inf Amran Blegur bersama anggota Pos Satgas Pamrahwan Tingginambut merencanakan untuk memberi sumbangan bahan makanan kepada... Baca selengkapnya...

Partai Berkarya Kembalinya “Putra Putri Cendana” ke Panggung Politik
Selasa, 31 Juli 2018

KOPI, Jakarta – Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang menegaskan masuknya Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal nama Mbak Titiek Soeharto (mantan istri Prabowo Subianto) ke Partai Berkarya akan memperkuat partai menggalang basis dukungan dari masyarakat. Khususnya, para simpatisan pendukung mantan Presiden Soeharto yang masih bertahan. Badaruddin menegaskan, Partai Berkarya akan mengimpun para pendukung mantan Presiden... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALAnggota Parlemen Timor Leste Memutarbali.....
08/09/2018 | Mohamad Nur Arifin

KOPI, NTT - Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M di Kupang, Jumat ( 07/09) menjelaskan bahwa apa yang di tuduhkan pada tan [ ... ]



NASIONALKIP Aceh Deklarasi Kampanye Damai Pemilu.....
24/09/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Pemilu (Pemilihan Umum) 2019 sudah di depan mata, untuk itulah dibutuhkan kearifan segenap komponen bangsa. Pada hari Minggu, 23 Septembe [ ... ]



DAERAHKapal Feri Mini Pengadaan Dishub Mamuju .....
19/09/2018 | Muhammad Nur Ino

KOPI, MAMUJU - Pengadaan Kapal Feri Mini oleh Dishub Pemkab Mamuju tahun 2017 pernah menjadi buah bibir di tengah masyarakat. Pengadaan tersebut mengh [ ... ]



PENDIDIKANMadrasah Aliyah Ikhlas Memperingati 1 Mu.....
17/09/2018 | Mr. Tarman

KOPI, BANTEN - Peringatan tahun baru Islam dan hari jadi MA (Madrasah Aliyah) Ikhlas Jawilan yang ke 23 pada hari Kamis, (15/09/2018) di lapangan upac [ ... ]



EKONOMIPemerintah Perlu Membuat Sistem Paramete.....
30/07/2018 | Arianto Goder

KOPI, JAKARTA - Dua minggu lalu BPS merilis persentase penduduk miskin Maret 2018 turun menjadi 9,82 persen. Terendah sepanjang sejarah dalam berbagai [ ... ]



HANKAMDanlanud RHF Pecat Prajurit TNI AU Pra.....
01/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pulau Batam - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan “ Jangan ada pula oknum Tentara “ Separoh Tentara Sepa [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
04/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



HUKUM & KRIMINALOknum Mahasiswa Asal Dumai Nyambi Kurir.....
13/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Oknum mahasiswa di Riau berinisial AS alias Arif (21) terlibat dalam peredaran narkotika diduga selundupan dari Malaysia. Pelaku b [ ... ]



POLITIKHeboh Lagu Potong Bebek Angsa Postingan .....
22/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Beberapa orang ibuk-ibuk memakai topeng Pinguin menyayikan lagu Potong Bebek Angsa . Syair lagu tersebut menghebohkan percaturan polit [ ... ]



OPINIEfek Sayap Kupu-Kupu dari Pertemuan IMF-.....
27/08/2018 | Harjoni Desky

KOPI - Dua bulan ke depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) Annual Meeti [ ... ]



PROFILKepala BPOM Penny Lukito Apresiasi P.....
30/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) pusat Penny Lukito memberikan apresiasi kepada produk kosmetik local  mengembangka [ ... ]



ROHANIZakat di Era Digital.....
16/09/2018 | Efri S Bahri

KOPI - Saat ini kita berada di era digital. Teknologi digital yang dikenal sekarang ini telah nenyuguhkan berbagia keunggulan dari teknologi yang ada  [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATINikki Haley : Negara Arab Hanya Bisa B.....
22/08/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, New York - Adapun dalam Daftar Donatur Anrwa ( yayasan mengurus Pengungsi Palestina) terdapat 11 negara mayoritas Muslim yakni : Arab Saudi, K [ ... ]



SERBA-SERBITertangkap Basah Nazaruddin dengan Setya.....
16/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Di tempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan, “Tak jera-jeranya oknum petugas Lapas (lembaga Permasyarakatan) dan Rutan (Ruma [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.