Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

SILAHKAN KLIK & LIKE FANPAGE KETUA UMUM PPWI NASIONAL, WILSON LALENGKE, DI BAWAH INI UNTUK BERBAGI IDE, INFORMASI, BERDISKUSI, DAN LAIN SEBAGAINNYA...

Trik Korupsi Baru “Menilep” Uang Rakyat oleh Pemprov Riau

KOPI, Pekanbaru- Betul pembaca setia www.Pewarta-Indonesia .com propinsi Riau gudangnya korupsi di Indonesia . 3 orang mantan Gubernur Riau tersandung kasus suap, izin kehutanan, korupsi. Beberapa orang kepala daerah (red. Bupati) yaitu mantan Bupati kabupaten Rokan Hulu , Rokan Hilir, Kampar, Pelalawan, mantan bupati Indragiri Hulu, mantan Bupati Bengkalis sedang menjalani persidangan tersandung kasus korupsi  dana Bansos (bantuan Sosial) Rp.300 M, dan dana penempatan modal Pemda Bengkalis di PT BLJ. Masih ada menyusul beberapa orang kepala daerah (Bupati, Walikota) terlibat kasus korupsi sedang dalam proses  Kejaksaan , KPK. Doakan pembaca supaya oknum tersebut cepat masuk penjara. amin

Serta mantan Sekdakab (Sekretaris Daerah Kabupaten) yakni sekretaris daerah kabupaten Pelalawan, Sekda kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Ketua DPRD kabupaten Bengkalis, beberapa orang anggota DPRD Riau terlibat izin PON , Beberapa orang mantan anggota DPRD Inhu  terlibat korupsi berjamaah APBD Inhu.

Tak terhitung puluhan orang oknum Birokrat dari jabatan Kepala Dinas hingga PPTK/pimpro, saat ini sedang menjalani masa hukuman penjara bertempat Lapas kelas IIA Pekanbaru. Dalam lapas tersebut sudah bisa dibuat satu propinsi sudah ada Gubernur, Bupati, Sekda, Ketua DPR, anggota dewan, birokrat he..he.. betulkan pembaca iyalah.

Jangan lupa bro bagi-bagilah sisa uang korupsi tersebut buat modal usaha hitung-hitung beramal.

Didi Rinaldo rekening nomor : 108-00-0762272- 4 bank mandiri KCP Ahmad Yani Pekanbaru, hingga kini satu senpun duit tidak ada masuk ke rekening saya , dari Pemprov Riau dan pemerintah kabupaten/kota seRiau.

Untuk mengingatkan Kepada para Kepala Daerah (red. Bupati, Walikota) yang barusan dilantik kemaren jangan bergembira dahulu. Separoh kaki Anda berada dalam Penjara (red.apabila terlibat korupsi).

Saya beritahu langsung banyak orang memantau kinerja Anda di daerah yakni  LSM Penggiat korupsi lokal  dan pusat (nasional), wartawan, Polri, Kejaksaan, KPK, serta tim pusat turun kedaerah secara rahasia memantau kinerja Anda apakah terjadi penyimpangan keuangan negara di daerah tersebut. Saya sudah pernah ketemu dengan orang itu dulu, dari Mabes Polri, Kejagung, KPK ,dll.

Saya sudah kasih masa Jeda (red. Masa tunggu) beberapa hari, Apakah si didi berita tersebut ia publikasikan di media onlinenya ternyata ia tulis dan Ia publikasikan. Sebentar lagi Kapeka eh salah KPK ( Komisi Pemberantasan Korupsi) akan mengaruk kalian yang terlibat.

Jangan lupa pembaca budiman usai sholat wajid doakan agar para koruptor di Bumi Melayu Riau cepat kena tangkap (red. 100 orang membaca sudah sah) amin.

Trik  saya umpan dengan berita-berita pencitraan kinerja Anda dan berita seremonial beberapa kali saya tayangkan/publikasikan. Tidak ada kontribusi (red. operasional fee) dari Anda (red. Oknum pejabat) untuk saya maka berita “Bad News” kami tayangkan. Kami kejutkan supaya ia membaca berita tersebut.

Pembayaran Hutang Eskalasi Proyek Multi Year Terindikasi Korupsi

Hutang eskalasi harga (Hasil Penghitungan Penyesuaian Harga) oleh Pemerintah Provinsi Riau ke - 8 perusahaan kontraktor sebesar Rp222.895.826.691 pada APBD Perubahan tahun 2015 lalu. Hutang tersebut pembangunan proyek PON Riau beberapa tahun lalu seperti pembayaran hutang pembangunan stadion utama, serta beberapa venue cabang olah raga PON (Pekan Olahraga Nasional) beberapa tahun lalu.

Terjadi Perbedaan Harga selisih Rp.100 M

DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) propinsi Riau tidak mau membayarkan hutang ke 9 proyek multi year tersebut penyebabnya terjadi perbedaan jumlah. Dimana versi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebesar Rp220 milyar, sedangkan versi Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) sebesar Rp320 milyar. Jadi, tak kita anggarkan. Selisih Rp. 100 Milyar jangan lupa bro bagi- bagilah komisi tuh jangan Makan surang KPK menanti Anda. (red. Baca operasional fee kolam curahan hati).

 

Anggota DPRD Riau dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Meranti H.Adil mengatakan , Banggar (Badan Anggaran) DPRD Riau waktu itu mengaku tak pernah membahas. Disinyalir/diduga, dokumen pengusulan itu disisipkan oleh oknum pimpinan ketua banggar.

Puluhan anggota DPRD Riau mulai mengumpulkan tanda tangan menggunakan Hak Angket memanggil Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau yakno Arsyadjuliandi Rachman nama panggilan Andi Rahman .

"Bukan belasan lagi yang ikut (Hak Angket), tapi sudah puluhan dan sudah Kuorum karena dalam Tatib (Tata Terbit), sedikitnya disejutui oleh 10 orang anggota," kata Anggota DPRD Riau H Muhammad Adil, Saat ketemu dengan www.pewarta-Indonesia.com beberapa hari yang lalu.


 

Kronologisnya

Berawal atas adanya permohonan dari 8 perusahaan melalui BANI terkait eskalasi ini adanya selisih perhitungan harga terkait 9 proyek multi years yang dikerjakan.

Akhirnya, melalui putusan No. 352/V/ ARB-BANI/2010 yang dibacakan pada hari Senin tanggal 27 Desember 2010, BANI meminta Pemprov Riau membayarkan hutang eskalasi itu kepada rekanan. Dalam putusan itu, perusahaan rekanan beralasan, eskalasi harga, harusnya berpedoman kepada Keputusan Presiden Nomor 80 tahun 2003 Pasal 9 Ayat 1. Dimana, perhitungan eskalasi harga dimulai sejak bulan Desember 2004, yaitu sejak bulan pertama pekerjaan.

Sementara, Pemprov Riau meyakini, berdasarkan Pasal 9 ayat 4 dari kontrak, yang berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 105/ PMK.06/2005 tanggal 9 November 2005 tentang Penyesuaian Harga Satuan dan Nilai Kontrak Kegiatan Pemerintah Tahun Anggaran 2005, eskalasi harga dimulai sejak bulan Oktober 2005 sesuai dengan lahirnya kebijakan moneter terhadap kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Akhirnya, Mahkamah Agung (MA) pun menguatkan putusan BANI tersebut. Melalui putusan Nomor 709 K/Pdt.Sus/2011. Hakim Mahkamah Agung yang diketuai H Muhammad Taufik, SH, MH, menolak keberatan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang diwakili oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum atas putusan banding sebelumnya yang menguatkan putusan BANI.

Putusan itu, mewajibkan Pemprov Riau untuk membayar eskalasi harga pada APBD Perubahan 2015 kepada 8 perusahaan rekanan dengan jumlah total sebesar Rp322.395.826.691.

Rinciannya yaitu PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk sebesar Rp113.841.020.412, PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebesar Rp41.215.592.443, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar Rp31.504.906.623, PT Hutama Karya (Persero) Tbk berkerjasama dengan PT Duta Graha Indah sebesar Rp49.853.904.365, PT Waskita Karya (Persero) sebesar Rp20.459.969.777, PT Istaka Karya (Persero) sebesar Rp29.580.157.994, PT Modern Widya Technical yang bekerjasama dengan PT Anisa Putri Ragil sebesar Rp11.520.971.085 dan PT Harap Panjang sebesar Rp24.419.304.658.

Dalam perjalanannya, BPKP sendiri justru menyatakan total hutang eskalasi yang harus dibayar sebesar Rp220 Milyar. Perbedaan angka antara BPKP dan BANI yang dikuatkan MA inilah yang membuat DPRD Riau sengaja tak menganggarkan pembayaran hutang itu di APBD Perubahan tahun 2015 lalu.

Namun, tiba-tiba diketahui, telah dibayarkan oleh Pemprov Riau dengan alasan adanya rekomendasi dari DPRD dalam pengusulan itu. Ternyata Banggar DPRD Riau tidak pernah membahas pembayaran hutang ke 8 perusahaan proyek multi year tersebut penyebabnya terjadinya selisih harga Rp.100 M.


H. ‎Adil mengaku mendapat berita dugaan ada bagi-bagi komisi sebesar 2 persen kepada oknum-oknum yang terlibat dalam skenario meloloskan duit ratusan milyar tersebut.

"Tunggu dan ikuti aja perkembangannya. Yang terlibat, siap-siap saja. Aparat hukum harus mengusut tuntas," pungkas H.Adil. Berdasarkan PP Nomor 70, pembayaran hutang tak boleh melebihi 10 persen dari nilai proyek. (didi)

 

Teks Foto I. Plt Gubernur Riau  (net)

Teks Foto II. H. Adil anggota DPRD Propinsi Riau. (foto.didi)

 

 


Artikel Lainnya:

 

Solidaritas Aksi Masyarakat Papua: Stop Kriminalisasi terhadap Gubernur Papua
Rabu, 20 September 2017

KOPI, Jayapura - Dalam hal diskriminalisasi terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP.MH, pasca dipanggilnya beliau oleh Penyidik Bareskrim Polri terkait dugaan tindak pidana korupsi penggunaan anggaran pendidikan berupa beasiswa di Luar Negeri, Solidaritas Aksi Masyarakat Papua melakukan protes keras. Ribuan massa berkumpul dan berdemo menyampaikan tuntutan mereka di depan Kantor Gubernur Papua, Selasa, 19 September 2017.   Beberapa... Baca selengkapnya...

Dalam Rangka HUT TNI Ke - 72, Kodim Aceh Selatan Sumbangkan Setetes Darah untuk Bangsa
Rabu, 20 September 2017

KOPI, Aceh Selatan - Sederet rangkaian kegiatan menjelang peringatan HUT TNI ke - 72 tahun 2017, Kodim 0107/Aceh Selatan menyelenggarakan kegiatan sosial donor darah yang dipusatkan di Makodim Aceh Selatan Desa Lhok Bengkuang Timur Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (19/09/2017). Kegiatan donor darah mengikutsertakan prajurit TNI dari Kodim 0107/Asel dan Yonif 115/Macan Lauser, Polres Asel dan Persit KCK cabang XXIX Kodim Aceh... Baca selengkapnya...

Kepala BNNK Asel : TNI Merupakan Garda Terdepan Cegah Masuk Narkoba Ke Wilayah NKRI
Rabu, 20 September 2017

KOPI, Aceh Selatan - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asel dalam rangka melaksanakan program P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) bekerjasama dengan Kodim 0107/Aceh Selatan melakukan kegiatan cek urine terhadap personil TNI dan Persit KCK cabang XXIX Kodim 0107 Aceh Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Makodim 0107/Asel Desa Lhok Bengkuang Timur Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (19/09/2017) yang... Baca selengkapnya...

Ini Sinergitas Kodim Aceh Selatan dan BNNK Cegah Narkoba
Rabu, 20 September 2017

KOPI, Aceh Selatan - Dalam rangka menyelenggarakan program kegiatan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba), staf Intel Kodim 0107/Aceh Selatan melakukan koordinasi kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asel. Kerjasama tersebut merupakan sinergitas dua lembaga pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan obat obatan terlarang pada generasi muda Indonesia, khususnya prajurit TNI beserta... Baca selengkapnya...

Mas Sutisyoso: Istri Saya Melewati Jalan Nasional ke Pelabuhan Buton Keguguran
Jumat, 08 September 2017

KOPI, Siak Sriindrapura - Pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Jusuf Kalla sedang giat-giat membangun jalan ke Pelabuhan. Program Tol Laut, nanti antar pelabuhan interkoneksi, harga barang lebih murah. Bisa membawa logistik dalam jumlah banyak. Ongkos kirim lebih murah daripada Air line.   Pembangunan Tol laut, prasarana jalan ke Pelabuhan prioritas program kerja Pemerintah kabinet kerja Jokowi - Jusuf Kalla. Jalan ke Pelabuhan kini... Baca selengkapnya...

Aktivitas Mengaji Anak, Semoga Mengetuk Hati Orang Dewasa Untuk Memakmurkan Masjid
Kamis, 07 September 2017

KOPI,Sarolangun- Pendidikan Islam merupakan suatu sistem pendidikan yang memungkinkan seseorang dapat mengarahkan kehidupannya sesuai dengan cita-cita Islam, sehingga dengan mudah membentuk hidupnya sesuai dengan ajaran Islam. Materi yang diajarkan pada pendidikan Islam yakni materi tentang agama islam yang berupa Fiqh, Hadist dan salah satunya Al-Qur’an. Setiap orang tua tentu menginginkan buah hatinya menjadi anak yang shalih dan shalihah.... Baca selengkapnya...

Mengharap Berkah Dari Langit Berawal Dari Masjid
Rabu, 06 September 2017

KOPI, Sarolangun - Sebagai makhluk sosial, kebersamaan dan kekompakan untuk menjaga kerukunan satu sama lain. Dirasa sangat penting dalam menjaga hubungan interaksi sosial agar dapat berjalan dengan lancar dan terhindar dari berbagai konflik. Saling pengertian antar individu mutlak diperlukan demi mewujudkan ketentraman dan kedamaian baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam kepemerintahan. Hal itu diutarakan oleh Bupati Sarolangun... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALUtusan Pemuda Palestina Silaturahmi ke K.....
06/09/2017 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pertahanan Idiologi Syarekat Islam (PERISAI), Chandra Halim.SE , didampingi Ketua PERISAI Wilayah DKI Jakart [ ... ]



NASIONALBekali Mahasiswa Menghadapi Pasar Kerja.....
21/09/2017 | Mardinal

  KOPI,Lhokseumawe - Disamping syarat formal, juga diutamakan kompetensi pada setiap masing - masing individu mahasiswa guna menghadapi pasar kerj [ ... ]



DAERAHBabinsa Trumon Tengah Bersama Masyarakat.....
20/09/2017 | Haes Asel

KOPI, Aceh Selatan - Kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi kekuatan dalam mewujudkan bangsa Indonesia yang mandiri, berdaulat, adil dan makmur. Te [ ... ]



PENDIDIKANProf. Eko Handayanto Dilantik sebagai Re.....
17/09/2017 | Tarno Maryanto
article thumbnail

KOPI, Malang - Ketua Yayasan Bina Patria Nusantara Prof. Dr.Ir Bambang Guritno resmi melantik Prof. Dr. Ir Eko Handayanto, M.Sc sebagai Rektor Univer [ ... ]



EKONOMIPT. Ciliandra Perkasa Langgar Kesepakat.....
23/09/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kampar - PT Ciliandra Perkasa terkesan mengingkari kesepakatan yang dibuat dengan Bupati Kampar Azis Zaenal, masyarakat dan Forum Komunikasi  [ ... ]



HANKAMPemeriksaan Kelengkapan Surat Kendaraan .....
08/09/2017 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI, Depok - Sebanyak 150 orang personel Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad diperiksa kendaraannya, baik itu roda dua atau roda empat di lapangan Madi [ ... ]



OLAHRAGAIni Pemenang Liga Santri Nusantara Regio.....
17/09/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Penyelenggaraan  Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 Region DKI pada hari ini (Minggu, 17/09/2017) resmi ditutup Sekda DKI Jakarta Saefu [ ... ]



PARIWISATATrienal Seni Patung Indonesia ke-3 Tampi.....
08/09/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Trienal Seni Patung Indonesia kembali digelar pada 7-26 September 2017 di Gedung A dan B serta outdoor Galeri Nasional Indonesia. Pame [ ... ]



OPINIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
03/08/2017 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Pekanbaru - Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal t [ ... ]



PROFILMenjaga Kebugaran Tubuh Warga Desa Beber.....
03/09/2017 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Indragiri Hulu - Dalam rangka menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, Kepala Desa Beberas, kecamatan Lubuk Batu Jaya, kabupaten Indragiri Hulu (I [ ... ]



SOSIAL & BUDAYASilaturami Akbar Forsiar Tahun 2017.....
16/09/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Menurut catatan sudah beberapa kali Forum Silaturahmi Aceh Rayeuk (Forsiar) acara akbar di kawasan Banda Aceh dan Aceh besar. Forsi [ ... ]



ROHANITiga Tokoh Ulama di Sarolangun Jambi Pel.....
15/09/2017 | Apris Hariansyah

KOPI, Sarolangun (Jambi) - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Singkut, bekerjasama dengan Syekhermania Kabupaten Sarolangun dan Be [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIAnak Bupati Paluta Beserta Istri Refin.....
19/08/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Paluta – Resky Basyah Hrp PNS/ASN menjabat sebagai Kabid Mutasi pada BKD Kabupaten Paluta (Padang Lawas Utara) juga anak kandung Drs Bachrum [ ... ]



SERBA-SERBIJPKP Aceh, Gelar Pertemuan Pergantian Pe.....
18/09/2017 | Syamsul Kamal

KOPI, Banda Aceh - Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Wilayah Provinsi Aceh gelar pertemuan dalam rangka  Revitalisasi dan Restrukturis [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.