Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

YANG TERPINGGIRKAN
Ketika Rasisme Dekat dengan Para Punggaw.....
26/06/2015 | Maulana Muhammad

“Il Club Più Titolato Al Mondo” merupakan sebuah ungkapan dalam bahasa Italia yang mengandung  [ ... ]


GELORA SEPEDA
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Opini Menciptakan Cinta Gerakan Pramuka di Kalangan Generasi Muda

Menciptakan Cinta Gerakan Pramuka di Kalangan Generasi Muda

KOPI, “Generasi muda adalah tulang punggung Bangsa dan Negara”. Pernyataan tersebut merupakan istilah yang sering kita dengar sehari-hari. Karena itu, perubahan-perubahan yang terjadi dalam lingkungan sosial saat ini memerlukan peran ganda dari generasi bangsa untuk dapat membawa masyarakat kita ke arah yang lebih baik. Terlebih lagi di era reformasi ini, generasi muda dituntut untuk lebih berpartisipasi dalam membangun masyarakat Indonesia.

 

Disisi lain, masyarakat modern yang serba kompleks, sebagai produk dari kemajuan teknologi, mekanisasi, industrialisasi dan urbanisasi, memunculkan banyak masalah sosial. Maka adaptasi atau penyesuaian diri terhadap kehidupan modern yang hyperkomplesks itu tidak mudah. Karena itu, Kartini Kartono (2009) dalam bukunya Patologi Sosial, mengidentifikasikan bahwa kesulitan mengadakan adaptasi dan adjustment menyebabkan kebigungan, kecemasan dan konflik-konflik, baik terbuka dan eksternal sifatnya, maupun yang tersembunyi dan internal dalam batin sendiri, sehingga banyak orang mengembangkan pola tingkah laku menyimpang dari norma-norma umum, terutama bagi generasi muda yang lagi memproses diri untuk menemukan jadi diri mereka.

Perjalanan waktu yang begitu cepat, sekali lagi menyadarkan kita akan pentingnya sebuah wadah yang memiliki fungsi ganda, baik sebagai wadah tempat perlindungan, wadah sebagai tempat proses belajar, beradaptasi dengan kehidupan modern yang hyperkompleks. Sekaligus sebagai wadah untuk menciptakan kader bangsa yang multitalenta, siap menjadi pemimpin, siap menjadi bawahan dan siap untuk selalu bekerjasama.

Dari sinilah, menurut penulis rakyat Indonesia masih sangat membutuhkan gerakan pramuka. Karena berbagai proses pendidikan yang ada dalam pramuka, diharapkan mampu untuk menggali sumber daya manusia diantaranya adalah potensi kepemimpinan, kepekaan (sensitivity), semangat, nasionalisme dan rasa memiliki. Kita mungkin masih ingat, disaat membuka Konferensi Kepanduan Sedunia ke-38 (38th World Scout Conference) yang berlangsung di Jeju Convention Center, Perdana Menteri Korsel, Han Seung-soo mengatakan bahwa “Gerakan Kepanduan (Pramuka) mempunyai peranan penting dalam mempromosikan jiwa kepemimpinan di kalangan kaum muda. Dan terbukti memberikan sumbangan besar untuk perdamaian dunia dan kesejahteraan umat manusia”.

Yang jelas, Indonesia sekali lagi sangat membutuhkan generasi muda yang tangguh sebagai mana yang diharapkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka khususnya dalam Bab II Pasal 4, tertulis :

“Gerakan pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup”

Namun, secara kekinian, gerakan pramuka juga dihadapkan dengan kondisi lunturnya semangat generasi muda untuk mengikuti pendidikan kepramukaan. Hari ini Pramuka seperti masa lalu, romantisme bagi sebagian orang. Anak muda lebih senang dengan kegiatan ekstra kurikuler yang lain dari pada ber-Pramuka. Pramuka hanya menjadi romantisme saja. Buktinya 275.000 gugus depan hanya ada namanya saja, tidak ada denyut aktivitas pramuka disana. Maka sangat wajar sebagian masyarakat Indonesia mulai lupa dengan pramuka, mereka hanya ingat pramuka disaat bulan Agustus dan pada moment kegiatan pramuka dalam skala nasional saja.

Menumbuhkan Cinta Gerakan Pramuka

Diakui Gerakan Pramuka dewasa ini sudah tidak lagi popular, banyak hal yang melatarbelakangi hal tersebut. Bila ingin dibagi ada 2 (dua) faktor utama, yaitu; faktor intern (dalam) dan faktor eksternal (luar). Faktor Internal meliputi rutinitas kegiatan dan pembelajaran yang ada dalam pramuka yang terkesan kuno, hanya bersenang-senang dan sekedar bertepuk tangan. Serta adanya kesan mempertahankan serta pengulangan tradisi lama yang sudah tidak relevan untuk era persaingan seperti saat ini. Sementara itu gerakan pramuka juga dihadapkan dengan faktor eksternal, era globalisasi yang seakan-akan memposisikan gerakan pramuka dibawah bayang-bayangan dari bermacam jenis lembaga remaja yang muncul dan memamerkan rangsangan kehidupan yang nampak lebih indah, berciri global dan membawa nilai baru yang modern dan mendunia.

Bila kelesuan Gerakan Pramuka ini terus terjadi secara berkepanjangan, tentu akan merugikan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di masa depan. Maka sangat diperlukan usaha untuk melakukan perbaikan dan kata kuncinya adalah revitalisasi Gerakan Pramuka secara menyeluruh dan kontiniu. Patut disyukuti pemerintah saat ini menyadari akan kondisi tersebut, sehingga lahirlah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Pada prinsipnya Undang-Undang ini merupakan revitalisasi Gerakan Pramuka yang dicadangkan pemerintah dan hal ini sering disampaikan pada berbagai kesempatan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alifian Mallarangeng.

Undang-Undang ini adalah peluang bagi kita masyarakat Indonesia untuk kembali menggairahkan gerakan pramuka. Pendapat-pendapat dari tokoh pramuka dan orang yang peduli terhadap pramuka seyogyanya menjadi referensi pemerintah untuk memajukan kembali pramuka, jangan sampai terulang masa titik nadir organisasi kegiatan ekstrakurikuler ini seperti yang terjadi di era 1990-an hingga 2010, fakta yang dapat dihadirkan adalah minimnya jumlah anggota pramuka, mulai dari tingkat SD maupun Perguruan Tinggi dan jarang sekali ada kegiatan pramuka di setiap gugus depan (275 ribu) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sangat tepat kiranya untuk menjadikan Undang-Undang Gerakan Pramuka sebagai alat untuk mengikat setiap warga negara Indonesia yang berusia 7 sampai dengan 25 tahun untuk mengikuti serta sebagai peserta didik dalam pendidikan kepramukaan. Namun, tidak bisa menafikan faktor lain dalam kerangka menumbuhkan cinta gerakan pramuka, yaitu faktor motivasi dari orang tua, guru dan orang-orang terdekat bahwa pramuka itu penting untuk dirinya, negara dan bangsanya. Dari sinilah perlunya perbaikan kurikulum pendidikan kepramukaan yang modis dan sesuai dengan perkembangan zaman. Anggota pramuka hendaknya diajarkan keterampilan hidup (life skill), disamping tetap diberikan pendidikan cinta tanah air, cinta lingkungan, dan cinta sesama dalam bentuk (versi) yang baru.

Disamping itu, untuk menumbuhkan kecintaan pada gerakan pramuka perlu adanya peningkatkan kualitas dan kuantitas pembina maupun pelatih, serta bantuan peralatan di setiap Gugus Depan. Kedepan diharapkan, anggota pramuka tidak hanya pandai menggunakan tongkat kayu dan tali, tetapi juga cakap menggunakan computer dan internet. Yang tak kalah penting langkah perikutnya adalah adanya sebuah keistimewaan yang diberikan bagi setiap anggota pramuka yang memiliki prestasi selama mengikuti pendidikan kepramukaan, misalnya saja untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi atau memperoleh beasiswa atau pekerjaan. Langkah-langkah seperti ini sangat diperlukan sebagai rangsangan.

Jadi, revitalisasi Gerakan Pramuka harus dilakukan dalam dua bentuk. Pertama, perbaikan bentuk dan isi gerakan pramuka yang semakin modis, elegan dan sesuai dengan perkembangan zaman. Yang kedua, rangsangan (reward) bagi setiap warga negara yang berusia 7 sampai 25 tahun untuk menjadi anggota pramuka. Intinya, ketika seseorang menjadi anggota pramuka mereka tidak saja mampu berbuat banyak bagi masyarakat dan negara mereka, tetapi mereka sendiri juga diperhatikan oleh negara dan diberi kemudahan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka, seperti pendidikan, beasiswa dan pekerjaan.

Peringatan Tahun Emas “50 Tahun Gerakan Pramuka” pada bulan Agustus 2011 dengan tema “Satu Pramuka Untuk Satu Indonesia, Jayalah Indonesia”. Sangat tepat sebagai langkah lanjutan guna mengembalikan kecintaan pada gerakan pramuka dikalangan generasi muda khususnya. Ini saat yang tepat bagi kita semua untuk kembali memajukan Pramuka. Tentu saja Pramuka dalam bentuk baru yang bisa menyesuaikan diri dengan semangat era globalisasi, perkembangan teknologi dan kemajuan zaman. Sehingga nantinya, anak-anak muda yang dihasilkan adalah anak muda yang suka berkarya, bisa beradaptasi dan berkreatifitas menyambut zaman baru. Semoga…

Penulis adalah Jurnalis PPWI Aceh, tinggal di Kota Lhokseumawe


Artikel Lainnya:
Artikel Lainnya:

 

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan KPN Tanjungpinang dan KPN Batam
Sabtu, 01 Agustus 2015

KOPI, Pekanbaru- Usai sholat Jum’at (31/7-15) bertempat di aula kantor Pengadilan Tinggi Pekanbaru, Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Pekanbaru Yohannes Ether, SH. M.Hum melantik dan pengambilan sumpah Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Pinang dari Parulian Lumban Toruan kepada Jufriyadi SH, M.Hum. Serta Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Pulau Batam dari KHairul Fuad SH.M.Hum kepada Aroziduhu Waruwu, SH. M.Hum. Dalam kata sambutanya Ketua... Baca selengkapnya...

Berkas Perkara DBS Yang Dilimpahkan Ke Kejaksaan Dikembalikan Lagi
Jumat, 31 Juli 2015

§ KRPK Tuding Kejaksaan Main Mata Dengan Kepolisian KOPI, Blitar, - Kasus penipuan investasi bodong PT. Dua Belas Suku (DBS), yang mengakibatkan kerugian puluhan ribu anggota DBS hinga mencapai ratusan miliar rupiah, hingga kini penangannannya dinilai lamban. Pasalnya berkas perkara yang menjadikan kelima direksinya yakni, JF, Komisaris Utama PT. DBS, NY Komisaris,  RDR, Direktur Utama, YSK, Direktur Income dan NRR, Direktur Keuangan menjadi... Baca selengkapnya...

Pengamat : Kerjasama PT.Telkom dengan Sing Tel = Membocorkan Rahasia Negara
Jumat, 31 Juli 2015

KOPI, Jakarta – Ajisutisyoso mengatakan Menteri BUMN Rini Soemarno menyerahkan proyek E-Budgeting Telekomunikasi kepada Singapura melalui kerjasama Telkom dan Singtel (Temasek), sama sekali tidak bisa disebut sebagai langkah korporasi, namun merupakan tindakan membantu intelijen asing dalam menguasai, memata matai, dan memporak porandakan negeri ini, Dunia Intelijen barat hanya mengandalkan perangkat elektronik canggih , alat komunikasi... Baca selengkapnya...

Akhirnya Kapolda Papua diganti oleh Brigjen Paulus Waterpaw.
Kamis, 30 Juli 2015

KOPI, Jakarta- Kapolri Jendral (pol) Badrodin Haiti melakukan pencopotan terhadap Kapolda Papua Irjen Yotje Mende. Posisi Yotje digantikan Kapolda Papua Barat Brigjen Paulus Waterpaw. Kepala Bagian Penerangan Umum Div Humas Mabes Polri, Kombes Pol Suharsono, membenarkan mutasi tesebut. Ia menerangkan, pada Jumat 31 Juli 2015 akan dilaksanakan serah-terima jabatan kepada ketiga perwira tinggi itu. “Betul, besok pagi akan dilaksanakan sertijab... Baca selengkapnya...

Pemkab Blitar Mutasi 215 Eselon III, IV Dan V
Kamis, 30 Juli 2015

KOPI, Blitar - Setelah mutasi/promosi pejabat struktural terakhir dilakukan pada 28 Februari 2014 lalu, kini Pemerintah Kabupaten Blitar, kembali lakukan mutasi/promosi Pejabat Struktural sebanyak 285 PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, yang meliputi 215 pejabat Eselon III, IV dan V, 57 Kepala Sekolah dan 13 Pengawas.   Sebanyak 285 PNS Pejabat Struktural Eselon III, IV dan V, juga Kepala Sekolah dan  Pengawas tersebut... Baca selengkapnya...

Pilkada Kabupaten Blitar Terancam Gagal
Selasa, 28 Juli 2015

KOPI, Blitar - Sampai hari terakhir pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar di KPU Kabupaten Blitar, baru pasangan Rijanto – Marhainis Urip Widodo ( Rido ) yang mendaftarkan diri. Pasangan Rido dengan dihantarkan oleh partai pengusungnya yakni, PDI Perjuangan dan Partai Gerindra juga para relawan dan tim pemenangan, secara resmi mendaftarkan diri ke kantor KPU Kabupaten Blitar pada Selasa (28/7) sekitar pukul 02.05 wib. yang... Baca selengkapnya...

Surya Paloh Persilahkan Jokowi Copot Mentri dari Partai Nasdem
Selasa, 28 Juli 2015

KOPI, Jakarta - Surya Paloh pemilik Metro TV memberikan andil lebih kepada Jokowi saat kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2014, terlebih lagi Metro TV maupun jaringan medianya membantu Jokowi dalam menghadapi serangan kampanye hitam (red.Black Campaign) dari lawan politiknya dulu.   Ajisutisyoso mengatakan Surya Paloh menantang Jokowi mencopot mentri berasal dari kader Partai Nasdem (Nasional Demokrat) bila kerjanya tidak... Baca selengkapnya...

INTERNASIONAL

Oknum Perwira AL Korea Selatan Bocorkan.....
19/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Korea - Kepala Komando Keamanan Pertahanan, Cho Hyun-chun telah merilis sebuah pernyataan di Kementerian Pertahanan di Seoul pada Jumat (10/7)  [ ... ]



NASIONAL

IPW: Dirut Pelindo II Harus Tanggung Jaw.....
30/07/2015 | Hari Soeprijanto

KOPI, JAKARTA - Presiden Indonesia Port Watch (IPW) Syaiful Hasan mengatakan Direktur Pelindo II RJ Lino harus bertanggung jawab atas kerugian akibat  [ ... ]



DAERAH

Ormas, OKP Kota Tual Maluku Kecam Pernya.....
30/07/2015 | Zohiri Kadir

  Kopi. Jakarta.Ormas dan  dan OKP( Organisasi Kepemudaan)mengecam  pernyataan EDison Betaubun, SH.MH, angota DPR  RI dari Fraksi Golkar yang diu [ ... ]



PENDIDIKAN

Pentingnya Tes Psikologi Bagi Siswa Dan .....
31/07/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Psikotes merupakan serangkaian tes yang dilakukan oleh Psikolog (profesional) untuk memberikan gambaran utuh tentang aspek psiko [ ... ]



EKONOMI

Sikap Rini Perpanjang JICT Dipertanyakan.....
30/07/2015 | Hari Soeprijanto

KOPI, JAKARTA - Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) mempertanyakan sikap Menteri BUMN Rini Soemarno yang akan melanjutkan perpanja [ ... ]



HANKAM

Berdirinya " Media Center " Kodam Jaya.....
31/07/2015 | Hartoyoindrajaya Panggabean

KOPI - Mendukung pelaksanaan tugas untuk Kodam Jaya khususnya Penerangan, maka dibangunlah Media Center yang diresmikan oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Ma [ ... ]



OLAHRAGA

Polres Meranti Gelar Turnament Badminton.....
14/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, SELATPANJANG - Polisi Resort (Polres) Kepulauan Meranti menggelar Open Turnamen Badminton perdana, turnamen ini diselenggarakan di Gedung Ocean  [ ... ]



PARIWISATA

Disbudparpora Bengkalis Adakan Festival .....
27/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Bengkalis – Ribuan orang wisatawan dan masyarakat pulau Rupat berbaur menyaksikan Festival Pantai Rupat tahun 2015 berlangsung selama dua  [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Astagafirullah Ulazim , Tahanan Polres K.....
01/08/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru- Astagafirullah ulazim, kemana rasa prikemanusian Anda selaku aparat penegak hukum, tahanan sudah terbaring lemah Rumah Sakit Bhayang [ ... ]



POLITIK

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh J.....
29/07/2015 | Syamsul Kamal

KOPI, Aceh Jaya - Rabu 29 Juli masyarakat Aceh Jaya di kejutkan dengan pengibaran bendera bulan bintang 6 titik di desa Tuwi Kareung dan desa Lhok Gu [ ... ]



OPINI

Manfaat belajar dari dan melestarikan s.....
31/07/2015 | Agus Siroj Hudi

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4  [ ... ]



PROFIL

Mengenal Lebih Dekat Tri Erri Astoety, D.....
28/07/2015 | Arifin

KOPI - Prof. Drg. Tri Erri Astoety, MKes dikenal dengan keahliannya di bidang kedokteran gigi. Memahami pentingnya meningkatkan kesadaran akan masalah [ ... ]



SOSIAL & BUDAYA

Melihat Keunikan Bali dari Angkul-Angkul.....
23/07/2015 | I Wayan Wiyana

KOPI - Dikutip dari Balibangol news. Hampir disetiap rumah di Bali memiliki Angkul-angkul, ya begitulah orang Bali menyebutnya Angkul-angkul merupaka [ ... ]



ROHANI

Bupati Rohil Bawa Rombongan Open House k.....
20/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru Rombongan Bupati Rokan Hilir   H. Suyatno membawa rombongan Muspida dan ketua DPRD Rohil Nasrudin, sejumlah Kepala Dinas saat  [ ... ]



RESENSI

Jangan Dengerin Sendiri.....
27/04/2015 | Ug Dani
article thumbnail

Resensi Buku Judul :Jangan Dengerin Sendiri
Penulis : Naomi Angelia Sea
Tebal. : 200
Penerbit : Bukune Juli 2014
Harga. : Rp 41 [ ... ]



CERPEN & CERBUNG

Mbah Sarlan dan Gerojokan Sewu.....
24/07/2015 | Agus Siroj Hudi

KOPI, Malang - Bendosari adalah satu di antara Desa yang berada di Kecamatan Pujon Malang Barat dan telah di tetapkan sebagai salah satu Desa Wisata u [ ... ]



PUISI

Bermimpi Terjaga.....
24/07/2015 | Agus Siroj Hudi
article thumbnail

  Di ranah sendiri aku bisu aku tuli... Aku sendiri  tak mengerti.... dalam kebekuan ku coba mendekati... dalam keangkuhan ku coba mengerti..... [ ... ]



CURAHAN HATI

Operasional Fee.....
28/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta Perilaku Presiden Jokowi tidak mencerminkan seorang pemimpin yang baik kenapa ingin membantu rakyat berikan “kail” jangan beri [ ... ]



HIBURAN

Rr Eka Aslyhatin Saudiyah Putri : Pili.....
30/07/2015 | Edo Jaya

    Jakarta, 30 Juli 2015- Faika Puteri salah satu penyanyi yang sedang booming lewat lagu “masih nmencintai’ memberikan pernyataan, dia lebih [ ... ]



KULINER

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



HIDUP SEHAT

Pola Hidup Sehat, Berpuasa Saat Ramadhan.....
16/06/2015 | Mardinal

KOPI, Sarolangun - Puasa merupakan suatu kewajiban bagi Umat Islam yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt firmanNYA: “Hai orang-orang beriman d [ ... ]



SERBA-SERBI

Sosialisasi Humas Mabes Polri terkait Ta.....
28/07/2015 | Ug Dani
article thumbnail

KOPI, JAKRTA - Berikut adalah keterangan Humas Mabes Polri terkait tarif pembuatan sim yang dilatagorikan sebagai Tarif penerimaan Negara bukan pa [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.