Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Opini Menciptakan Cinta Gerakan Pramuka di Kalangan Generasi Muda

Menciptakan Cinta Gerakan Pramuka di Kalangan Generasi Muda

KOPI, “Generasi muda adalah tulang punggung Bangsa dan Negara”. Pernyataan tersebut merupakan istilah yang sering kita dengar sehari-hari. Karena itu, perubahan-perubahan yang terjadi dalam lingkungan sosial saat ini memerlukan peran ganda dari generasi bangsa untuk dapat membawa masyarakat kita ke arah yang lebih baik. Terlebih lagi di era reformasi ini, generasi muda dituntut untuk lebih berpartisipasi dalam membangun masyarakat Indonesia.

 

Disisi lain, masyarakat modern yang serba kompleks, sebagai produk dari kemajuan teknologi, mekanisasi, industrialisasi dan urbanisasi, memunculkan banyak masalah sosial. Maka adaptasi atau penyesuaian diri terhadap kehidupan modern yang hyperkomplesks itu tidak mudah. Karena itu, Kartini Kartono (2009) dalam bukunya Patologi Sosial, mengidentifikasikan bahwa kesulitan mengadakan adaptasi dan adjustment menyebabkan kebigungan, kecemasan dan konflik-konflik, baik terbuka dan eksternal sifatnya, maupun yang tersembunyi dan internal dalam batin sendiri, sehingga banyak orang mengembangkan pola tingkah laku menyimpang dari norma-norma umum, terutama bagi generasi muda yang lagi memproses diri untuk menemukan jadi diri mereka.

Perjalanan waktu yang begitu cepat, sekali lagi menyadarkan kita akan pentingnya sebuah wadah yang memiliki fungsi ganda, baik sebagai wadah tempat perlindungan, wadah sebagai tempat proses belajar, beradaptasi dengan kehidupan modern yang hyperkompleks. Sekaligus sebagai wadah untuk menciptakan kader bangsa yang multitalenta, siap menjadi pemimpin, siap menjadi bawahan dan siap untuk selalu bekerjasama.

Dari sinilah, menurut penulis rakyat Indonesia masih sangat membutuhkan gerakan pramuka. Karena berbagai proses pendidikan yang ada dalam pramuka, diharapkan mampu untuk menggali sumber daya manusia diantaranya adalah potensi kepemimpinan, kepekaan (sensitivity), semangat, nasionalisme dan rasa memiliki. Kita mungkin masih ingat, disaat membuka Konferensi Kepanduan Sedunia ke-38 (38th World Scout Conference) yang berlangsung di Jeju Convention Center, Perdana Menteri Korsel, Han Seung-soo mengatakan bahwa “Gerakan Kepanduan (Pramuka) mempunyai peranan penting dalam mempromosikan jiwa kepemimpinan di kalangan kaum muda. Dan terbukti memberikan sumbangan besar untuk perdamaian dunia dan kesejahteraan umat manusia”.

Yang jelas, Indonesia sekali lagi sangat membutuhkan generasi muda yang tangguh sebagai mana yang diharapkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka khususnya dalam Bab II Pasal 4, tertulis :

“Gerakan pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup”

Namun, secara kekinian, gerakan pramuka juga dihadapkan dengan kondisi lunturnya semangat generasi muda untuk mengikuti pendidikan kepramukaan. Hari ini Pramuka seperti masa lalu, romantisme bagi sebagian orang. Anak muda lebih senang dengan kegiatan ekstra kurikuler yang lain dari pada ber-Pramuka. Pramuka hanya menjadi romantisme saja. Buktinya 275.000 gugus depan hanya ada namanya saja, tidak ada denyut aktivitas pramuka disana. Maka sangat wajar sebagian masyarakat Indonesia mulai lupa dengan pramuka, mereka hanya ingat pramuka disaat bulan Agustus dan pada moment kegiatan pramuka dalam skala nasional saja.

Menumbuhkan Cinta Gerakan Pramuka

Diakui Gerakan Pramuka dewasa ini sudah tidak lagi popular, banyak hal yang melatarbelakangi hal tersebut. Bila ingin dibagi ada 2 (dua) faktor utama, yaitu; faktor intern (dalam) dan faktor eksternal (luar). Faktor Internal meliputi rutinitas kegiatan dan pembelajaran yang ada dalam pramuka yang terkesan kuno, hanya bersenang-senang dan sekedar bertepuk tangan. Serta adanya kesan mempertahankan serta pengulangan tradisi lama yang sudah tidak relevan untuk era persaingan seperti saat ini. Sementara itu gerakan pramuka juga dihadapkan dengan faktor eksternal, era globalisasi yang seakan-akan memposisikan gerakan pramuka dibawah bayang-bayangan dari bermacam jenis lembaga remaja yang muncul dan memamerkan rangsangan kehidupan yang nampak lebih indah, berciri global dan membawa nilai baru yang modern dan mendunia.

Bila kelesuan Gerakan Pramuka ini terus terjadi secara berkepanjangan, tentu akan merugikan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di masa depan. Maka sangat diperlukan usaha untuk melakukan perbaikan dan kata kuncinya adalah revitalisasi Gerakan Pramuka secara menyeluruh dan kontiniu. Patut disyukuti pemerintah saat ini menyadari akan kondisi tersebut, sehingga lahirlah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Pada prinsipnya Undang-Undang ini merupakan revitalisasi Gerakan Pramuka yang dicadangkan pemerintah dan hal ini sering disampaikan pada berbagai kesempatan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alifian Mallarangeng.

Undang-Undang ini adalah peluang bagi kita masyarakat Indonesia untuk kembali menggairahkan gerakan pramuka. Pendapat-pendapat dari tokoh pramuka dan orang yang peduli terhadap pramuka seyogyanya menjadi referensi pemerintah untuk memajukan kembali pramuka, jangan sampai terulang masa titik nadir organisasi kegiatan ekstrakurikuler ini seperti yang terjadi di era 1990-an hingga 2010, fakta yang dapat dihadirkan adalah minimnya jumlah anggota pramuka, mulai dari tingkat SD maupun Perguruan Tinggi dan jarang sekali ada kegiatan pramuka di setiap gugus depan (275 ribu) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sangat tepat kiranya untuk menjadikan Undang-Undang Gerakan Pramuka sebagai alat untuk mengikat setiap warga negara Indonesia yang berusia 7 sampai dengan 25 tahun untuk mengikuti serta sebagai peserta didik dalam pendidikan kepramukaan. Namun, tidak bisa menafikan faktor lain dalam kerangka menumbuhkan cinta gerakan pramuka, yaitu faktor motivasi dari orang tua, guru dan orang-orang terdekat bahwa pramuka itu penting untuk dirinya, negara dan bangsanya. Dari sinilah perlunya perbaikan kurikulum pendidikan kepramukaan yang modis dan sesuai dengan perkembangan zaman. Anggota pramuka hendaknya diajarkan keterampilan hidup (life skill), disamping tetap diberikan pendidikan cinta tanah air, cinta lingkungan, dan cinta sesama dalam bentuk (versi) yang baru.

Disamping itu, untuk menumbuhkan kecintaan pada gerakan pramuka perlu adanya peningkatkan kualitas dan kuantitas pembina maupun pelatih, serta bantuan peralatan di setiap Gugus Depan. Kedepan diharapkan, anggota pramuka tidak hanya pandai menggunakan tongkat kayu dan tali, tetapi juga cakap menggunakan computer dan internet. Yang tak kalah penting langkah perikutnya adalah adanya sebuah keistimewaan yang diberikan bagi setiap anggota pramuka yang memiliki prestasi selama mengikuti pendidikan kepramukaan, misalnya saja untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi atau memperoleh beasiswa atau pekerjaan. Langkah-langkah seperti ini sangat diperlukan sebagai rangsangan.

Jadi, revitalisasi Gerakan Pramuka harus dilakukan dalam dua bentuk. Pertama, perbaikan bentuk dan isi gerakan pramuka yang semakin modis, elegan dan sesuai dengan perkembangan zaman. Yang kedua, rangsangan (reward) bagi setiap warga negara yang berusia 7 sampai 25 tahun untuk menjadi anggota pramuka. Intinya, ketika seseorang menjadi anggota pramuka mereka tidak saja mampu berbuat banyak bagi masyarakat dan negara mereka, tetapi mereka sendiri juga diperhatikan oleh negara dan diberi kemudahan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka, seperti pendidikan, beasiswa dan pekerjaan.

Peringatan Tahun Emas “50 Tahun Gerakan Pramuka” pada bulan Agustus 2011 dengan tema “Satu Pramuka Untuk Satu Indonesia, Jayalah Indonesia”. Sangat tepat sebagai langkah lanjutan guna mengembalikan kecintaan pada gerakan pramuka dikalangan generasi muda khususnya. Ini saat yang tepat bagi kita semua untuk kembali memajukan Pramuka. Tentu saja Pramuka dalam bentuk baru yang bisa menyesuaikan diri dengan semangat era globalisasi, perkembangan teknologi dan kemajuan zaman. Sehingga nantinya, anak-anak muda yang dihasilkan adalah anak muda yang suka berkarya, bisa beradaptasi dan berkreatifitas menyambut zaman baru. Semoga…

Penulis adalah Jurnalis PPWI Aceh, tinggal di Kota Lhokseumawe


Artikel Lainnya:
Artikel Lainnya:

 

Pokdakan Sakato Raih Terbaik Satu Tingkat Sumatera Barat
Senin, 18 April 2016

KOPI, Pasaman - Kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Sakato jorong Koto Panjang, Nagari Lansek Kadok, Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman, berhasil raih juara I penilaian kinerja kelembagaan perikanan budidaya tingkat Propinsi Sumatera Barat tahun 2015. Pokdakan Sakato memperoleh hadiah berupa, 1 unit notebook, 1 unit printer, 1 buah tabung oksigen portable dari Dinas Perikanan dan Kelautan serta piagam penghargaan dari Gubernur Sumatera... Baca selengkapnya...

Peringati HUT Kopassus Ke-64, KASAD Puji Prestasi Kopassus Dalam Menangani Aksi Terorisme
Sabtu, 16 April 2016

KOPI - Ditengah - tengah hangatnya situasi keamanan didalam negeri, sebagaimana diketahui pada akhir bulan Maret kemarin, kita telah dikejutkan dengan penyanderaan 10 warga Indonesia oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina.     “Saya mengapresiasi kecepatan reaksi prajurit – prajurit Kopassus, khususnya satuan 81 penanggulangan teror dan Grup 3/Sandhi Yudha yang dalam waktu singkat telah siap melaksanakan tugas untuk melepaskan... Baca selengkapnya...

Dewan Adat Nasional Selenggarakan Pertemuan Konsolidasi
Kamis, 14 April 2016

KOPI, Jakarta - Dewan Adat Nasional (DAN) yang terdiri atas para raja dan sultan nusantara menyelenggarakan pertemuan nasional selama dua hari, 13-14 April 2016, di Jakarta. Para tokoh masyarakat bergelar Raja dan Sultan dari seluruh Indonesia menghadiri Pertemuan Konsolidasi tersebut. Diantara yang hadir, antara lain YM Prof. DR. Al-Habib Husein Abdulhadi Sulaeman dari Kesultanan Pajajaran dan YM DT. Dr. Ir. Muhammad Subur Sembiring dari... Baca selengkapnya...

Ditegur Kapolda, Polres Belu Kembalikan ID Card dan Tape-recorder Pewarta PPWI
Sabtu, 09 April 2016

KOPI, Jakarta - Kapolres Belu, AKBP Putu Gede Artha, melalui Kanit Buser Polres Belu bernama Timi, akhirnya mengembalikan ID Card dan alat perekam suara (tape recorder) milik anggota PPWI, Felixianus Ali, di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Pengembalian barang-barang milik Felix, demikian ia sehari-hari disapa, dilakukan pada Jumat kemarin, 8 April 2016, di Kantor Polres Belu. Demikian laporan disampaikan Felix dari Atambua.  ... Baca selengkapnya...

Salut Pemerintah Jkw-Jk, Bagi-bagi Hutang Pinjaman Negara ke Perusahaan Swasta
Sabtu, 09 April 2016

KOPI, Jakarta - Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan Pemerintah telah menipu rakyatnya sendiri. Dulu pinjaman uang dari Tiongkok dengan total US$ 3 Miliar setara 43,28 Triliun untuk membiayai pengembangan infrastruktur dan perdagangan.   Nyatanya uang tersebut lebih banyak disalurkan dan dipinjamkan ke beberapa  perusahaan BUMN dan swasta yang tidak ada korelasinya ketus Ajisutisyoso Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan... Baca selengkapnya...

Walikota Dumai Bertemu Investor Jepang Bahas Proyek Pengolahan Air Teknologi Canggih
Rabu, 06 April 2016

KOPI, Dumai – Kendala selama ini masyarakat Dumai sulitnya mendapat air bersih saat musim kemarau, maka Pemkot (Pemerintah Kota) Dumai melakukan terobosan bagaimana masyarakatnya dapat mengkomsumsi air bersih higienis.Yakni mengolah air laut, air payau menjadi air tawar yang langsung di konsumsi oleh masyarakat, untuk mewujudkan mimpi tersebut  walikota Dumai mendatangkan investor berasal dari negaraJepang. Dumai merupakan kota pelabuhan,... Baca selengkapnya...

Temukan 189 Hektare Ladang Ganja, Kapolri Apresiasi Operasi “Bersinar Rencong”
Selasa, 05 April 2016

KOPI, Banda Aceh – Sesuai dengan namanya Operasi“Bersinar Rencong” Kepolisian Daerah (Polda) Aceh dibantu TNI, berhasil menemukan 21 hektare ladang ganja yang dipelihara jaringa kartel narkoba. Letaknya berada tepat di tanah landai di tepi perbukitan lereng Gunung Seulawah. Kawasan itu masih masuk dalam daerah Lamteuba.   Kapolri dan rombongan tiba sekitar pukul 08.WIB, dengan menggunakan helikopter polisi. Pantauan Rakyat Aceh di... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALWapres Jusuf Kalla: Buka Internasion.....
20/04/2016 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta- Anggota Standing Committe ICAPP (Internasional Conference of Asian Political Parties) ke-26 Andreas Pareira mengatakan kepada wartawan  [ ... ]



NASIONALDinKes bersama FKG UI: Pengobatan Gratis.....
01/05/2016 | Muhammad Doni

KOPI, Pasaman - Jumlah Penderita Bibir Sumbing di Pasaman Cukup banyak,  Sebagian dari penderita bibir Sumbing di Kabupaten Pasaman sangat terbantu d [ ... ]



DAERAHBesok, Garuda Agen Travel Fair Jambi Dib.....
28/04/2016 | Alamsyah Amir

KOPI, Jambi - Garuda Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya dengan menyelenggarakan Garuda Indonesia Travel Fair. Event Nasional ini serentak dil [ ... ]



PENDIDIKANDinas Pendidikan Pasaman Gelar Sosialisa.....
01/05/2016 | Muhammad Doni

KOPI, Pasaman -  Bagi Seluruh Guru yang ada di Pasaman baik yang belum maupun yang sudah di sertifikasi saat telah dilaksanakan sosialisasi tentang  [ ... ]



EKONOMINantikan Banjir Diskon Belanja Online Hi.....
28/04/2016 | Yeni / Pri

KOPI - Awal Mei 2016 ini, lebih dari 50 E-Commerce akan menyelenggarakan Diskon & Midnight Sale. Akan ada penawaran super spesial selama 3 (tiga) hari [ ... ]



HANKAMDandim Makassar Jefri Octavian Rotti Ter.....
25/04/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Makassar- Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan yang merusak nama institusi TNI bukan berasal dari eksternal melainkan oknum anggota TNI ter [ ... ]



OLAHRAGAPS.TNI Memproklamirkan Diri Demi Memotiv.....
19/04/2016 | Yeni Herliani

KOPI – Ditengah lesunya kondisi Persepakbolaan Indonesia yang mengalami berbagai sandungan disana sini, TNI memandang perlu untuk berperan aktif dal [ ... ]



PARIWISATAObjek Wisata Terbaru Japan Corner Museum.....
19/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Bila kita melangkah menuju kota banda Aceh dan berkunjung ke museum tsunami di bilangan lapangan Blang Padang maka anda semua akan men [ ... ]



POLITIKAsrizal H. Asnawi Siap Tarung Untuk Aceh.....
28/04/2016 | Ari Muzakki

KOPI, BANDA ACEH – Ketua Fraksi PAN DPR Aceh Asrizal H. Asnawi menyatakan kesiapannya untuk maju pada Pilkada Aceh Tamiang 2017 mendatang. Niat tulu [ ... ]



OPINISANG PEMIMPIM DR. H. SUHARDI DUKA, MM KE.....
28/04/2016 | Muhammad Nur Ino

Laporan dan Opini oleh OKT Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat DR. H. Suhardi Duka, MM  yang akrab disapa Pa SDK Oleh kolega dan masya [ ... ]



PROFILIbunda Mantan Gubernur Aceh Telah Tiada.....
13/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Duka cita sedang meliputi keluarga besar mantan Gubernur Aceh Syamsuddin Mahmud.Ibunda ya [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAAceh Bisa Maju dengan Pelaksanaan Syaria.....
09/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Berbicara tentang provinsi Aceh maka tidak bisa dilepaskan dengan pelaksanaan syariat Islam. Akan tetapi dalam pelaksanaannya banyak t [ ... ]



ROHANIKeluarga Toraja di Jakarta Rayakan Paska.....
13/04/2016 | Zohiri Kadir

KOPI, Jakarta - Tepatnya pada 9 April lalu bertempat di gedung BPPT Jl. M. H. Thamrin, perkumpulan Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) se-Jabodetabek meraya [ ... ]



RESENSIEra Soeharto : Sudjono "Mentri Urusan .....
19/03/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta- Menurut buku biografi Liem Sioe Liong dengan judul ” Liem Sioe Liong’s Salim Group: The Business Pillar of Suharto’s Indonesia” [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIPemadaman Listrik di Lampung Barat.....
18/04/2016 | Ari Kusmiran

  KOPI, Lampung Barat - Pemadaman Listrik di bumi Lampung Barat hampir setiap hari terjadi, bahkan didalam satu hari bisa terjadi pemadaman 2 sampai [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.