Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Opini “Mensucikan” Kembali Bulan Ramadhan

“Mensucikan” Kembali Bulan Ramadhan

Pewarta-Indonesia, Ibarat embun pagi yang terprangkap dalam daun yang lusuh, kedatangan bulan suci kali ini menjadikan kesucian yang  amat riskan. Secara individu kepulangan kita pada bulan Ramadhan bisa saja menjadikan individu-individu yang suci layaknya embun pagi, namun berbeda dengan relung sosial dan Negara kita yang masih direcoki kebiadaban.

Menjelang datang bulan suci, gundukan sampah korupsi, hingga kebiadapan teroris masih mewarnai dibenak kita. Belum lagi masalah moral bangsa kita yang belum lama ini menjadi berita yang sangat memanas. Dengan tersebarnya  vidio porno artis papan atas di dunia maya.

Menelik fenomena mutakhir saat ini, Ramadhan masih menjadikan teka-teki, akankah melahirkan individu dan negara yang dalam kedaan suci ataukah sebaliknya, berbelit dalam lumpur kenistaan. Atau hanya sebatas siklus waktu yang datang dan pergi saja tanpa meniggalkan setetes kejernihan.

Dalam situasi demikian, (meminjam bahasa Yudi Latif) kesucian Ramadhan bukanlah sesuatu yang harus diterima secara taken for granted. Kita tidak cukup menjadi suci (secara pribadi), tetapi yang lebih penting bagaimana kesucian itu bisa dipakai untuk menyucikan (negara). Seperti kata Aristoteles, ”Manusia baik belum tentu menjadi warga negara yang baik. Manusia baik hanya bisa menjadi warga negara yang baik bilamana negaranya juga baik. Sebab, di dalam negara yang buruk, manusia yang baik bisa saja menjadi warga negara yang buruk”.

Di suatu sisi kita akan merasa pesimis bila mengamati negara kita. Negara justru terlihat apatis mengingat penodaan Ramadhan sangat kentara. Ramadhan kali ini datang seolah-olah sudah dihilangkan nilai kesakralanya. Hal tersebut tak lain disebabkan karena nilai-nilai sakral Ramadhan telah ’diperkosa’ logika kapitalisme yang mencuri momentum untuk mengeruk kekayaan, dan yang mampu melaksanakan misi tersebut adalah televisi.

Komersialisasi Ramadhan

Televisi sekarang telah ditlusupi ’gen kapitalsime’ yang mempunyai anak kandung berupa komersialisasi. Sesuai dengan prinsipnya, kapitalisme telah memanfaatkannya sebagai momentum untuk memompa konsumerisme publik melalui berbagai cara. Salah satunya adalah upaya memersualisasi publik melalui tayangan berbagai hiburan di televisi. Dalam konteks ini, kapitalisme telah menciptakan kultur Ramadan dalam logika komersial. Semua acara dikemas demi menghibur publik. Baik melalui tayangan dagelan konyol, sinetron, kuis maupun musik. Tayangan acara-acara itu sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai spiritual atau nilai lain yang memberikan pencerahan kepada publik.

Seperti yang ditandaskan budayawan, Indra Tranggono. Artis sekarang telah disulap menjadi komoditas pasar. Kehadiran Ramadhan kali ini para artis tak mau ketinggalan meliwati momentum  ini. Maka wajar meraka berubah dengan instan. Saat ini selebritas/penghibur perempuan tampil lumayan santun, tidak berkostum terbuka seperti biasa (seksi), Banyak artis yang mendadak menggunakan asesoris yang Islami (jilbab, peci, sarung, baju koko, dan lainnya). Simbol-simbol Islami itu tak lebih dari ‘siasat simbolik’ untuk menangguk keuntungan material.

Mengamati fenomena tersebut, posisi agama saat ini berada dalam sadium sangat akut. Simbol-simbol Islami telah bergeser dari posisi yang mulia menjadi barang dagang. Seorang artis sepertinya tak merasa berdosa, sebelum memasuki bulan Ramadhan menampilkan aksi panggung yang sensual dan menggunakan pakaian terbuka. Dengan enjoynya menggunkan pakaian simbol-simbol Islami naasnya lagi hanaya dipakai selama bulan Ramadan atau selama dalam panggung hiburan.

Sadisme Klompok Radikal

Dalam suasana Ramadhan seperti ini kita juga masih diributkan onggokan tindakan sadis yang dilakukan oleh klompak-klompok Islam radikal. Kelompok-kelompok radikal dalam Islam selalu beralasan bahwa aksi anarkistis yang dilakukan di tempat-tempat yang potensial menjadi sumber perbuatan maksiat merupakan rangkaian dari tugas amar makruf nahi mungkar.

Padahal tindakan tersebut seringkali mendatangkan kericuhan bahkan mengarah pada kekerasan. Apalagi tindakan tersebut bertepatan dengan berlangsungnya bulan Ramadhan yang dimana rahmat dan magfirohnya ditebarkan kepada seluruh hamba-Nya. Pintu-pintu surga dibuka dengan selebar-lebarnya. Tindakan sadisme tersebut mengindikasikan bahwa respek ataupun esensi  terhadap Ramadhan telah tercrabut.

Seperti yang ditegaskan pengamat sosial keagamaan, Dr Biyanto, MAg, dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya. Umat Islam sudah seharusnya menghormati Ramadan karena bulan ini menjanjikan nilai-nilai yang berbeda daripada bulan lain. Misalnya, dikatakan bahwa pahala orang yang beribadah pada Ramadan akan dilipatgandakan oleh Allah. Allah juga menjanjikan ampunan bagi mereka yang mau bertobat dengan sepenuh hati.

Jalaluddin al-Suyuthi, ulama besar dan mujadid Islam, menyatakan bahwa tidak semua orang dapat menyuruh pada yang makruf (apa saja yang dipandang baik dan diperintahkan syara') dan melarang yang mungkar (apa saja yang dipandang buruk, diharamkan, dan dibenci syara'). Dikatakannya, hanya ulama dan penguasa yang dapat melakukan tugas amar makruf nahi mungkar. Dikatakan pula memerangi kemungkaran dengan kemungkaran berarti melahirkan kemungkaran baru.

Meminjam kembali krangka pikir Aristoteles, situasi demikian negara merupakan ujung tombak yang memunyai andil yang sangat besar untuk membersihkan gundukan sampah kebiadapan. Mulai dari jajaran penegak hukum sampai birokrasi mempunyai posisi setrategis untuk membersihkan noda Ramadhan.

*) Luthfi Zainal Muttaqin, penggiat forum kajian Ramadhan Fil Ma’had (RFM) dan aktivis LP2M  Nurul Ummah Yogyakarta

BIODATA

Luthfi Zainal Muttaqin lebih akrab dengan nama pena Luthfi ZM, aktif di berbagai organisasi sosial dan keagamaan seerti LP2M, LKiS. Di sela-sela belajar di kampus tercinta, Universitas Gadjah Mada dan mengemban amanah beberapa jabatan organisasi juga menyempatkan diri belajar menulis. Beberapa artikel sempat dimuat di Kedaulatan Rakyat ,Koran Jakarta, Banjarmasin Post, BERNAS, Pewarta Indonesia dan beberapa koran lokal lainnya. Alamat: PP Nurul Ummah, Jl R Ronggo KG II/ 982 Kotagede Yogyakarta 55172

Sumber image di sini

 

Awali Tugas, Kolonel Czi Dheni Herman Lakukan Perkenalan
Sabtu, 06 Pebruari 2016

KOPI, SURABAYA - Mengawali masa dinas di Korem 084/BJ tahun 2016, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Czi Dheni Herman memberikan Jam Komandan kepada seluruh prajurit dan PNS Korem 084/Bhaskara Jaya, yang berlangsung di Aula Bhaskara Jaya Korem 084/Bhaskara Jaya. Kesempatan pertama Danrem menceritakan riwayat masa dinas dan tugas sebelum menjabat sebagai Danrem 084/Bhaskara Jaya dengan luwes dan santai serta diselingi dengan candaan tetapi... Baca selengkapnya...

HUT Kampar Ke-66, Jefri Noer: Saya Berdoa Kampar Berkembang Lebih Baik Lagi
Jumat, 05 Pebruari 2016

KOPI, KAMPAR - Berbagai macam kegiatan diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar bersempena perayaan hari jadinya ke-66 tahun yang jatuh pada hari Sabtu (6/2-16). Pemkab Kampar mengadakan kegiatan untuk menyemarakan HUT (Hari Ulang Tahun) ke -66 tahun dengan berbagai macam perlombaan yakni Bakti sosial di berbagai kecamatan yang terdiri dari penyerahan bantuan sembako, donor darah, pengobatan massal, khitanan dan gotongroyong, jalan... Baca selengkapnya...

Kebersamaan Dandim Lamongan di Tengah Anggota
Kamis, 28 Januari 2016

KOPI, LAMONGAN - Memasuki minggu militer, kali ini anggota Kodim 0812 dipimpin langsung Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Jemz Andre R.E,S.Sos melaksanakan latihan pembinaan fisik berupa lari jalanan di sekitaran wilayah Kota Lamongan, Rabu (27/01/2016).   Kebersamaan Dandim Lamongan Seperti yang disampaikan Komandan Kodim 0812/Lamongan bahwa kegiatan ini janganlah dianggap sebagai siksaan bagi prajurit tapi lebih melihat pada... Baca selengkapnya...

Pencalonan Sofyan Dawood Akan Membuat Pilkada Aceh 2017 Semakin Seru
Rabu, 27 Januari 2016

KOPI, ACEH TAMIANG - Meskipun pilkada Aceh baru akan dilaksanakan pada tahun 2017 mendatang, namun saat ini mulai terlihat, satu persatu calon Pemimpin Aceh yang awalnya malu-malu menyatakan akan bertarung memperebutkan suara rakyat, kini mulai terbuka dan ini merupakan dinamika politik yang sangat baik bagi perkembangan demokrasi Aceh.     Di Warung Kopi Skala Coffe, Gampong Pango Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh, Mantan Juru Bicara... Baca selengkapnya...

Mendagri Titip Pesan Kepada Kepala Daerah di Riau Jangan ada Monopoli Proyek
Sabtu, 23 Januari 2016

KOPI, Pekanbaru - Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Dalam Negeri (Mendagri)Tjahjo Kumolo ke propinsi Riau , hari Jum’ at (22/1-16) . Kunjungan kerja mendagri dihadiri oleh seluruh Bupati dan Walikota sekabupaten/kota se Riau. Unsur Muspida, Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) bertempat diruangan Serindit gedung daerah. Dari pantauan wartawan www.pewarta-indonesia.com banyak yang diungkap oleh Mendagri dari nostalgia saat buk... Baca selengkapnya...

Kejati Riau Tandatangani MoU dengan Bank Riau-Kepri
Kamis, 21 Januari 2016

KOPI, Pekanbaru - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Susdiarto Agus Praptono, SH, MH menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama mengenai penanganan masalah hukum bidang perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) dengan Bank Riau-Kepri hari Kamis (21/1-2016) bertempat di hotel Pangeran,Pekanbaru.   Dari Bank Riau Kepri langsung ditandatangani oleh Irvandi Gustari selaku Direktur utama. Berhubung daerah... Baca selengkapnya...

Menteri Ristek Dikti Apresiasi Pelatihan Peningkatan Kewibawaan Akademik oleh IMARC dan FEB UNDIP
Senin, 18 Januari 2016

KOPI, Semarang - Tak diduga dan tak disangka, Menteri Nasir langsung meninggalkan rombongan setelah peresmian Sekretariat ISEI Semarang. "Saya mau keatas dulu" Sebut Menteri Nasir kepada rombongan dan  beranjak pergi menuju lantai 2 mendatangi Indonesian Scopus Project.  Belakangan baru diketahui bahwa kedatangan tersebut diluar agenda selama Menteri Ristek Dikti berada di Semarang. Tempat  tersebut merupakan pelatihan penulisan jurnal... Baca selengkapnya...

DAERAHREAKTIVASI JALUR KA BINJAI-BESITANG SESU.....
06/02/2016 | Fahma

KOPI, BINJAI - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menegaskan, proyek pembangunan rel kereta api yang menghubungkan antarprovinsi di Sumatera diharapka [ ... ]



PENDIDIKANPeran Serta Orang Tua Mengatasi Kenakala.....
07/02/2016 | Mardinal

  KOPI,Sarolangun- Lapas Sarolangun beberapa waktu yang lalu mengadakan kegiatan penyuluhan Hukum di sejumlah sekolah secara serentak yakni di SMA [ ... ]



HANKAMTim Penilai Lomba Rumah Sehat dari Korem.....
05/02/2016 | Mikhael Markus
article thumbnail

KOPI, BOJONEGORO - Tim penilai lomba dari Korem 082/CPYJ, tiba di Kodim 0813 Bojonegoro, Jalan HOS Cokroaminoto No. 51-52 Bojonegoro dalam rangka Pen [ ... ]



OLAHRAGAEmrizal Pakis Lantik H. Amran Tambi seba.....
03/02/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) propinsi Riau Emrizal Pakis melantik dan mengukuhkan H. Amran Tambi sebagai ketu [ ... ]



PARIWISATAKurnia Illahi Calon Putri Indonesia 2016.....
23/01/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Duri – Dukungan mengalir kepada Nia, tidak hanya dari pemerintah daerah. Tapi juga dari masyarakat dan pihak swasta, seperti Hotel Grand Zur [ ... ]



HUKUM & KRIMINALPengedar Sabu Dihadiahi Timah Panas.....
06/02/2016 | Mardinal

KOPI, Sarolangun - Satuan Narkoba Polres Sarolangun dan Polsek kota berhasil menangkap dua orang yang diduga pengedar barang haram jenis sabu barna [ ... ]



POLITIKSarolangun Butuh Sosok Pemimpin Birokras.....
07/02/2016 | Mardinal

  KOPI,Sarolangun- Birokrasi menjadi elite dalam aplikasi teknis pengelolaan sumber keuangan pemerintah. Penyelenggara birokrasi berasal dari berb [ ... ]



OPINITiga Mitos Keliru Tentang Menulis.....
05/02/2016 | Denni Candra

KOPI - Setiap pribadi sebenarnya mempunyai potensi serta kemampuan untuk menulis. Dalam rangkaian kisah hidup yang dijalani, setiap orang tentunya mem [ ... ]



PROFILAsisten II Walikota Sabang Hilang Tengge.....
02/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Tidak terasa waktu terus berlalu dan kini sudah 20 tahun lamanya kapal KMP Gurita yang melanyari penyebrangan antara pelabuhan Malahayati [ ... ]



SOSIAL & BUDAYATim Penggerak PKK Kabupaten Kampar Hj. E.....
05/02/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Kampar - Ketua tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kabupaten Kampar Hj. Eva Yuliana SE, saat memimpin rapat persiapan menyambut [ ... ]



ROHANIMaling-maling di Mesjid Kita.....
05/02/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Mesjid adalah tempat utama untuk menjalankan ibadah bagi umat Islam. Dimana mesjid juga sebagai sarana pendidikan, menuntut ilmu, peny [ ... ]



RESENSIApakah Dunia Akan Lebih Baik Tanpa Islam.....
17/12/2015 | Saepullah

Judul film : Bulan Terbelah di Langit Amerika Produksi : Maxima Pictures Sutradara : Rizal Mantovani Pemain : Acha Septriasa sebagai Hanum Abimana  [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKutitip Ginjal Ini.....
07/01/2016 | Nova Ibun

KOPI - Air mukamu sudah bisa ku lihat jelas, walaupun sedikit itupun karena kau paksakan untuk membersihkannya dengan air tajin yang sengaja kau olesk [ ... ]



PUISIDaun Kawa.....
07/01/2016 | Nova Ibun

Tak pakai gula Da tiap ku pesan sepulang dari rumah keduaku di Bukittinggi, bukan rumah tetuaku, juga bukan rumah hasil wasiat buyutku, na [ ... ]



CURAHAN HATIIronis, Dua Wanita Calon TKI Asal BLK Ma.....
05/02/2016 | Maulana Hasanuddin
article thumbnail

KOPI - Jakarta, Telah ditemukan 2 orang wanita calon TKI yang telah tersesat di ibukota jakarta dalam keadaan terlantar serta amat memperihatinkan kea [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.