Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

YANG TERPINGGIRKAN
Naira Tanggung Jawab Masyarakat Aceh Tim.....
12/04/2015 | Tengku Nasruddin

KOPI, ACEH TIMUR – Bocah perempuan berusia 3 tahun, Naira Azura, semakin menderita ketika divonis  [ ... ]


GELORA SEPEDA
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Inspirasi Opini “Mensucikan” Kembali Bulan Ramadhan

“Mensucikan” Kembali Bulan Ramadhan

Pewarta-Indonesia, Ibarat embun pagi yang terprangkap dalam daun yang lusuh, kedatangan bulan suci kali ini menjadikan kesucian yang  amat riskan. Secara individu kepulangan kita pada bulan Ramadhan bisa saja menjadikan individu-individu yang suci layaknya embun pagi, namun berbeda dengan relung sosial dan Negara kita yang masih direcoki kebiadaban.

Menjelang datang bulan suci, gundukan sampah korupsi, hingga kebiadapan teroris masih mewarnai dibenak kita. Belum lagi masalah moral bangsa kita yang belum lama ini menjadi berita yang sangat memanas. Dengan tersebarnya  vidio porno artis papan atas di dunia maya.

Menelik fenomena mutakhir saat ini, Ramadhan masih menjadikan teka-teki, akankah melahirkan individu dan negara yang dalam kedaan suci ataukah sebaliknya, berbelit dalam lumpur kenistaan. Atau hanya sebatas siklus waktu yang datang dan pergi saja tanpa meniggalkan setetes kejernihan.

Dalam situasi demikian, (meminjam bahasa Yudi Latif) kesucian Ramadhan bukanlah sesuatu yang harus diterima secara taken for granted. Kita tidak cukup menjadi suci (secara pribadi), tetapi yang lebih penting bagaimana kesucian itu bisa dipakai untuk menyucikan (negara). Seperti kata Aristoteles, ”Manusia baik belum tentu menjadi warga negara yang baik. Manusia baik hanya bisa menjadi warga negara yang baik bilamana negaranya juga baik. Sebab, di dalam negara yang buruk, manusia yang baik bisa saja menjadi warga negara yang buruk”.

Di suatu sisi kita akan merasa pesimis bila mengamati negara kita. Negara justru terlihat apatis mengingat penodaan Ramadhan sangat kentara. Ramadhan kali ini datang seolah-olah sudah dihilangkan nilai kesakralanya. Hal tersebut tak lain disebabkan karena nilai-nilai sakral Ramadhan telah ’diperkosa’ logika kapitalisme yang mencuri momentum untuk mengeruk kekayaan, dan yang mampu melaksanakan misi tersebut adalah televisi.

Komersialisasi Ramadhan

Televisi sekarang telah ditlusupi ’gen kapitalsime’ yang mempunyai anak kandung berupa komersialisasi. Sesuai dengan prinsipnya, kapitalisme telah memanfaatkannya sebagai momentum untuk memompa konsumerisme publik melalui berbagai cara. Salah satunya adalah upaya memersualisasi publik melalui tayangan berbagai hiburan di televisi. Dalam konteks ini, kapitalisme telah menciptakan kultur Ramadan dalam logika komersial. Semua acara dikemas demi menghibur publik. Baik melalui tayangan dagelan konyol, sinetron, kuis maupun musik. Tayangan acara-acara itu sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai spiritual atau nilai lain yang memberikan pencerahan kepada publik.

Seperti yang ditandaskan budayawan, Indra Tranggono. Artis sekarang telah disulap menjadi komoditas pasar. Kehadiran Ramadhan kali ini para artis tak mau ketinggalan meliwati momentum  ini. Maka wajar meraka berubah dengan instan. Saat ini selebritas/penghibur perempuan tampil lumayan santun, tidak berkostum terbuka seperti biasa (seksi), Banyak artis yang mendadak menggunakan asesoris yang Islami (jilbab, peci, sarung, baju koko, dan lainnya). Simbol-simbol Islami itu tak lebih dari ‘siasat simbolik’ untuk menangguk keuntungan material.

Mengamati fenomena tersebut, posisi agama saat ini berada dalam sadium sangat akut. Simbol-simbol Islami telah bergeser dari posisi yang mulia menjadi barang dagang. Seorang artis sepertinya tak merasa berdosa, sebelum memasuki bulan Ramadhan menampilkan aksi panggung yang sensual dan menggunakan pakaian terbuka. Dengan enjoynya menggunkan pakaian simbol-simbol Islami naasnya lagi hanaya dipakai selama bulan Ramadan atau selama dalam panggung hiburan.

Sadisme Klompok Radikal

Dalam suasana Ramadhan seperti ini kita juga masih diributkan onggokan tindakan sadis yang dilakukan oleh klompak-klompok Islam radikal. Kelompok-kelompok radikal dalam Islam selalu beralasan bahwa aksi anarkistis yang dilakukan di tempat-tempat yang potensial menjadi sumber perbuatan maksiat merupakan rangkaian dari tugas amar makruf nahi mungkar.

Padahal tindakan tersebut seringkali mendatangkan kericuhan bahkan mengarah pada kekerasan. Apalagi tindakan tersebut bertepatan dengan berlangsungnya bulan Ramadhan yang dimana rahmat dan magfirohnya ditebarkan kepada seluruh hamba-Nya. Pintu-pintu surga dibuka dengan selebar-lebarnya. Tindakan sadisme tersebut mengindikasikan bahwa respek ataupun esensi  terhadap Ramadhan telah tercrabut.

Seperti yang ditegaskan pengamat sosial keagamaan, Dr Biyanto, MAg, dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya. Umat Islam sudah seharusnya menghormati Ramadan karena bulan ini menjanjikan nilai-nilai yang berbeda daripada bulan lain. Misalnya, dikatakan bahwa pahala orang yang beribadah pada Ramadan akan dilipatgandakan oleh Allah. Allah juga menjanjikan ampunan bagi mereka yang mau bertobat dengan sepenuh hati.

Jalaluddin al-Suyuthi, ulama besar dan mujadid Islam, menyatakan bahwa tidak semua orang dapat menyuruh pada yang makruf (apa saja yang dipandang baik dan diperintahkan syara') dan melarang yang mungkar (apa saja yang dipandang buruk, diharamkan, dan dibenci syara'). Dikatakannya, hanya ulama dan penguasa yang dapat melakukan tugas amar makruf nahi mungkar. Dikatakan pula memerangi kemungkaran dengan kemungkaran berarti melahirkan kemungkaran baru.

Meminjam kembali krangka pikir Aristoteles, situasi demikian negara merupakan ujung tombak yang memunyai andil yang sangat besar untuk membersihkan gundukan sampah kebiadapan. Mulai dari jajaran penegak hukum sampai birokrasi mempunyai posisi setrategis untuk membersihkan noda Ramadhan.

*) Luthfi Zainal Muttaqin, penggiat forum kajian Ramadhan Fil Ma’had (RFM) dan aktivis LP2M  Nurul Ummah Yogyakarta

BIODATA

Luthfi Zainal Muttaqin lebih akrab dengan nama pena Luthfi ZM, aktif di berbagai organisasi sosial dan keagamaan seerti LP2M, LKiS. Di sela-sela belajar di kampus tercinta, Universitas Gadjah Mada dan mengemban amanah beberapa jabatan organisasi juga menyempatkan diri belajar menulis. Beberapa artikel sempat dimuat di Kedaulatan Rakyat ,Koran Jakarta, Banjarmasin Post, BERNAS, Pewarta Indonesia dan beberapa koran lokal lainnya. Alamat: PP Nurul Ummah, Jl R Ronggo KG II/ 982 Kotagede Yogyakarta 55172

Sumber image di sini

 

Oknum Perwira Menengah TNI AL Terlibat Kasus Pencucian Uang dari Bisnis Minyak
Jumat, 22 Mei 2015

KOPI, Pekanbaru- Pengamat Ajisutisyoso menyatakan  yang merusak nama institusi TNI (Tentara Nasional Indonesia) bukan berasal dari eksternal /luar, melainkan dari internal oknum anggota TNI tersebut. Kami meminta kepada Panglima TNI oknum anggota yang terlibat bisnis terlarang, pembeking , terlibat Bandar narkoba, pemakai narkoba, criminal, disersi, bisnis pengoplosan gas elpiji, pembeking bisnis minyak CPO/ minyak mentah,dll . Tangkap dan... Baca selengkapnya...

KPK Telusuri Surat Pengaduan Sengketa Pilkada Kuansing
Kamis, 21 Mei 2015

KOPI, Jakarta – Carut marut sengketa Pilkada semasa Akil Mochtar memimpin Makamah Konstitusi (MK) dulu. Berimbas kepada pasangan calon Kepala Daerah kabupaten Kuansing yakni Mursini-Gumpita. Mantan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Mursini-Gumpita, melaporkan pengusaha berinisial IP ke KPK. Kasus ini terkait dugaan suap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang pernah ditangani Akil Mochtar, sewaktu masih menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi... Baca selengkapnya...

Alumni Maroko Selenggarakan Seminar Bertema Toleransi Beragama
Kamis, 21 Mei 2015

KOPI, Jakarta - Himpunan Alumni Maroko-Indonesia (Himami) menyelenggarakan seminar dalam rangka pertemuan tahunan ke-4 Himami bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (19/05/2015). Tema utama yang diusung dalam seminar kali ini adalah seputar toleransi dan moderasi Rakyat Maroko dalam kehidupan beragama dan sosial. Seminar yang dihadiri Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Mr. Mohamed Majdi, Konsuler Kedubes Maroko, H.E.... Baca selengkapnya...

Peringati Harkitnas, Mahasiswa Blitar Kritisi Kinerja Jokowi-JK
Rabu, 20 Mei 2015

KOPI, Blitar - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam PC.PMII dan HMI Blitar, turun kejalan mengadakan aksi unjuk rasa dan mengadakan orasi memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2015. Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti berbagai kebijakan pemerintah diantaranya pelaksanaan Pemilukada yang diwarnai money politik,profesionalitas penyelenggara Pemilu, aparat hukum yang masih melakukan jual beli hukum, dan program-program dalam pemerintahan... Baca selengkapnya...

FAM Lakukan Kegiatan Literasi di Batusangkar, Ciamis dan Bandung
Selasa, 19 Mei 2015

KOPI, Tanah Datar – Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia melakukan kegiatan literasi di tiga daerah, Ahad (17/5) kemaren. Ketiga daerah itu, adalah Kabupaten Tanah Datar -  Batusangkar (Sumatera Barat), Ciamis dan Bandung (Jawa Barat). Di Batusangkar, Pegiat FAM Indonesia Muhammad Subhan berbagi kiat menulis novel untuk kalangan pelajar dan mahasiswa di kota itu. Pelatihan tersebut digagas Lembaga Keterampilan & Pelatihan (LKP) D’Best... Baca selengkapnya...

Berakhirnya Pelarian Tiga orang Mantan Pejabat Sekwan DPRD Propinsi Riau
Selasa, 19 Mei 2015

KOPI, Pekanbaru – Mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Drs. H. M. NAZIEF SOESILA DHARMA, mantan Kabag Keuangannya ZUHANDA AGUS, SH. MH dan mantan Bendahara pengeluarannya M. NASIR. Kasus ini sudah bergulir selama empat tahun lebih yang anehnya ketiga orang tersangka ini selama empat tahun bebas padahal status tersangka sudah melekat belum juga ditahan. Akhirnya pelarian ketiga orang ini terhenti pada hari... Baca selengkapnya...

Jemper Desak KPK Segera Tangkap dan Periksa Plt Gubernur Riau Andi Rahman
Senin, 18 Mei 2015

KOPI, Jakarta – Jemper (Jaringan Pemuda Penggerak) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Senin (18/5/2015). Puluhan orang masa Jemper dalam orasinya meminta Plt. Gubernur Arsyadjuliandi Rahman segera tangkap dan periksa oleh KPK kasus dugaan suap di SKK Migas. Saat Plt Gubernur Riau menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014. Sedangkan teman sejawatnya Sutan Bhatoegana sudah ditahan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)... Baca selengkapnya...

INTERNASIONAL

Mulai Rabu, Raja Maroko Kunjungi Senegal.....
21/05/2015 | Anggi Pratama Lalengke
article thumbnail

KOPI, Rabat - Raja Maroko HM Raja Mohammed VI akan memulai kunjungan kerja dan persahabatan ke Republik Senegal, Republik Pantai Gading dan Republik G [ ... ]



NASIONAL

Rasio Elektrifikasi Sarolangun, Baru 78 .....
19/05/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Ukuran Tingkat Ketersediaan Listrik di suatu daerah atau lebih dikenal dengan Rasio Elektrifikasi (RE) di Kabupaten Sarolangun [ ... ]



DAERAH

KPUD Kabupaten Nias Utara Ceroboh, Peser.....
21/05/2015 | Nobuala Zega
article thumbnail

KOPI, Nias Utara - Komisi Pemilihan Umum (KPU) di laporkan ke Panitia Pengawas Pemilihan Kab. Nias Utara. Pasalnya, setelah keluar pengumuman KPU Ni [ ... ]



PENDIDIKAN

Astaga, Riyati 10 Tahun Guru Honor di Me.....
21/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Selatpanjang Inilah potret tenaga pendidik yang mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Dikota guru PNS sudah pada senang-senang mendapat uang s [ ... ]



EKONOMI

Persis Ajak Warga Jihad di Sektor Ekonom.....
21/05/2015 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Persatuan Islam (Persis) mengajak warga masyarakat supaya melakukan jihad di sektor ekonomi untuk mengatasi masalah sosial karena seja [ ... ]



HANKAM

Mabes Polri Mutasi Jajaran Perwira Ting.....
15/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru- Berdasarkan telegram rahasia (TR) dari Trunojoyo I (red. Kapolri) beberapa perwira diantaranya berpangkat Komisaris Besar Polisi ( [ ... ]



OLAHRAGA

TVOne Siarkan Pertarungan Akbar Tinju Ma.....
28/04/2015 | Zohiri Kadir

KOPI, Jakarta - Penantian dan rasa penasaran panjang penggemar tinju dunia, kini mendapatkan jawaban, sebentar lagi dua pendekar kelas welter akan ber [ ... ]



PARIWISATA

Inilah 5 Besar Negara Penyumbang Kunjung.....
05/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Objek wisata di Indonesia yang terkenal yakni pulau dewata terletak di Propinsi Bali, Raja ampat, candi Borobudur, Sumatera barat t [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Izin Perkebunan Diduga Illegal, Aparat D.....
22/05/2015 | Sumardi

KOPI, Aceh Timur - Aparat penegak hukum di Kabupaten Aceh Timur didesak segera menghentikan operasi perusahaan perkebunan yang izinnya cacat prose [ ... ]



POLITIK

Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Yuliantini.....
21/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Tembilahan Carut marut dunia pendidikan di kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) belum juga mendapat respon dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) I [ ... ]



OPINI

Vagina Street Heboh di Dunia Maya Indone.....
26/04/2015 | Ir. Syarifuddin Simanjuntak
article thumbnail

KOPI - Dua minggu menjelang KAA ke 60 Bandung Indonesia, dunia maya dikejutkan dengan merebaknya vagina street. Lokasi persisnya terletak di Tebet Ut [ ... ]



PROFIL

Oknum Perwira Polda Riau Bertindak Berin.....
07/05/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Oknum aparat keamanan harusnya memberikan contoh tauladan kepada masyarakat, tidak boleh bertindak beringas dan main hakim sendiri. [ ... ]



SOSIAL & BUDAYA

OSIS MAN Simpang Ulim Bersama Posko PPWI.....
22/05/2015 | Sumardi

KOPI, Aceh Timur - Muslim Rohingya asal Myanmar dan Bangladesh kembali terdampar di Provinsi Aceh, Rabu (20/5/2015) dinihari pukul 02:20 WIB. Kali in [ ... ]



ROHANI

Sambut Trisuci Waisak 2559, Sangha Thera.....
11/05/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Menyambut Tri Suci Wesak 2559, Sangha Theravada Indonesia menggelar tradisi “Pindapata Gema Wesak Nasional 2559”, bertempat di Taman Museum [ ... ]



RESENSI

Jangan Dengerin Sendiri.....
27/04/2015 | UG DANI
article thumbnail

Resensi Buku Judul :Jangan Dengerin Sendiri
Penulis : Naomi Angelia Sea
Tebal. : 200
Penerbit : Bukune Juli 2014
Harga. : Rp 41 [ ... ]



CERPEN & CERBUNG

Dolar Singaporeku Berserak Tiada Arti.....
27/03/2015 | Ndoro Ayu

KOPI, BATAM - "Pokoknya aku harus pergi, biar banyak uang. Aku dah malas hidup di kampung hanya begini-begini saja!" Siti bertekad dan berpikir tiba-t [ ... ]



PUISI

Namun.....
18/05/2015 | Ratu Sintanggu
article thumbnail

Aku ingin bebas, namun banyak hal yang harus kujaga
Aku ingin lepas, namun ada titik yang harus kupelihara
Aku ingin bahagia, namun ada koma yang berm [ ... ]



CURAHAN HATI

Beras Miskin bagi Warga di Kendal Tak La.....
22/05/2015 | Bastomi
article thumbnail

KOPI, Kendal - Keberhasilan Program Raskin diukur berdasarkan tingkat pencapaian indikator 6T, yaitu: tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat  [ ... ]



HIBURAN

KFC Sponsori Peluncuran Album Rio Febria.....
14/05/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Bekerjasama dengan KFC Indonesia dan Swara Sangkar Emas, Rio Febrian meluncurkan album terbarunya “Love Is”, yang digelar di KFC, Kemang, [ ... ]



KULINER

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



HIDUP SEHAT

Waspadai Penyakit Demam Berdarah.....
06/05/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Penyakit Demam Berdarah (DBD) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus yang dikenal sebagai Virus Dangue. Virus dang [ ... ]



SERBA-SERBI

Mustika Macan Loreng Jadi Incaran Pengge.....
21/05/2015 | Agus Siroj Hudi

KOPI, Malang - Keunikan Batu Akik terus menjadi incaran para gamstone, seiring  bermunculanya temuan-temuan bongkahan batu baru yang dijadikan bahan  [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.