Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

“Jangan Ambil Uangku, Ibu!” Refleksi Pentingnya Asuransi

KOPI - Pak Ahmad sudah 2 tahun ini menjadi peserta asuransi. Saat menjadi peserta asuransi, ia sengaja merahasiakan keanggotaannya kepada istrinya, karena ia tahu istrinya pasti menganggap itu hanya buang uang untuk beberapa lembar kertas. Untuk maksud itu, pak Ahmad tidak mau berdebat, lebih baik ia tetap menjadi anggota asuransi dengan cara sembunyi-sembunyi dengan tujuan agar bermanfaat dikemudian hari.

Kehidupan rumah tangga Pak Ahmad tergolong berkecukupan. Pak Ahmad bekerja pada salah satu perusahaan ternama di Ibu Kota, mempunyai istri yang cantik dan baik hati dengan dua buah hati yang menggemaskan si Ani dan Luqman nama mereka, yang kini duduk di kelas I dan III Sekolah Dasar. Pak Ahmad juga memiliki semua kebutuhan rumah tangga masa kini, mulai dari mobil, motor, perabotan rumah, serta tinggal di perumahan (komplek) kelas menengah.

Benar kata banyak orang, taqdir hidup itu misteri Ilahi, hanya Allah SWT saja yang berhak mengetahui tiap-tiap peristiwa secara mendetail. Dan di suatu pagi, seperti biasanya Pak Ahmad pergi bekerja dengan mengendarai mobil perusahaannya, pada saat menuju perusahaan, terjadi kecelakaan hebat, nyawa Pak Ahmad tak tertolong, ia meninggal dunia seketika. Pagi menjelang siang itu, datanglah polisi dan mengetuk pintu rumah pak Ahmad, pak polisi menyampaikan kabar duka itu, istri pak Ahmad pun jatuh tak sadarkan diri.

Beberapa minggu kemudian para tetangga melihat sebuah truk berhenti tepat di depan rumah almarhum. Truk dari toko furniture yang berada disekitaran komplek tersebut, mengambil sofa, meja besar, lemari besar, bahkan ranjang 'double-bed'. Para tetangga pun mengerti bahwa 'cicilan lunak' ternyata sudah tidak lunak lagi pembayarannya. Lalu, beberapa bulan kemudian, mereka kembali melihat lagi kejadian lain, 2 (dua) pria tegap dan berotot mendatangi rumah janda itu. Janda yang sudah jarang terlihat keluar rumah, terpaksa keluar pagar untuk menemui kedua laki-laki itu.

Kedua laki-laki tersebut memperlihatkan selembar kertas seraya melihat kearah mobil Toyota Rush. Mereka ditugaskan dari perusahaan pembiayaan untuk menarik kembali mobil tersebut, karena cicilan tiga bulan terakhir tidak mampu dibayarkan. Si janda terpaksa memberikan kunci mobil beserta surat-suratnya kepada mereka. Ia kembali masuk kedalam rumah dan mengunci pintu rumahnya.

Beberapa hari kemudian, para tetangga melihat lagi loper koran memanggil-manggil si janda. Kali ini mereka tidak dapat lagi mengenali si janda, ia terlihat semakin kurus, wajahnya pucat, dan matanya bengkak disebabkan tangis. Dia tidak lagi bergaul dengan tetangga, karena malu dengan situasi yang menimpanya kini. Bahkan kedua anaknya juga tidak lagi pergi bermain dengan teman sebaya mereka. Loper itu tetap meminta agar tagihan korannya diselesaikan hari itu juga. Si janda berusaha keras menjelaskan dengan suara rendah karena sangat malu sekali atas situasi yang dihadapinya. Namun, loper koran tetap meninggikan suaranya, janda itu takut dan meminta untuk menunggu.

Ia kembali ke dalam rumah, para tetangga dapat mendengarkan dengan jelas suara benda yang pecah, seperti terbuat dari bahan beling kemudian terdengar tangisan si Ani dan Luqman bersamaan. "Ibu, jangan ambil uangku!" Ani dan Luqman menangis pilu karena sudah lama mereka menyisihkan uang jajan yang diberikan ayah atau ibu untuk ditabung pada celengan yang bergambar Ayam Jago dan Kelinci Putih tersebut. Mereka punya keinginan untuk membeli sepeda baru, bila uang dalam celengan itu penuh. Tapi hari itu, mimpi untuk memiliki sepeda baru sudah sirna. Uang celengan milik mereka, harus digunakan ibu untuk membayar tangihan koran yang sudah lama belum dibayarkan, tepatnya sejak ayah mereka meninggal dunia.

Sampai di suatu hari, datanglah seorang pria yang sangat rapi dan bersahaja, turun dari mobilnya dan mengetuk rumah si janda. Setelah beberapa saat tidak ada tanggapan, ia melihat sekeliling dan terkejut kedatangannya diperhatikan oleh para tetangga. Mereka melambaikan tanganya sebagai isyarat bahwa tidak ada orang dirumah, karena mencium hal yang kurang beres, orang asing itu pun mendatangi tetangga tepat disebelah rumah pak Ahmad, dan ia memperkenalkan diri sebagai agen atau financial konsultannya almarhum. Si agen, mengatakan bahwa kedatangannya adalah untuk menanyakan kabar suami janda tersebut karena telah beberapa lama dana premi yang biasanya ditransfer oleh suaminya tidak diterimanya lagi.

Setelah bertemu dengan istri almarhum pak Ahmad. Si agen sedikit keheranan melihat keadaan keluarga pak Ahmad, sungguh menyedihkan. Kemudian si janda tersebut menjelaskan kejadian yang menimpa suaminya, kemudian orang asing tersebut kaget, dan dia berkata:

"Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Ibu masih ingat saya? Saya pernah datang minum teh bersama almarhum suami ibu. Waktu itu saya mau menjual polis senilai Rp 500 juta? Polis ini masih berlaku, suami ibu meminta saya merahasiakannya dari ibu. Maafkan saya karena baru datang, saya tidak menerima kabar sebelumnya. Jika ibu berkenan saya dapat mencairkan dana yang telah ditinggalkan oleh suami ibu. Mulai sekarang ibu tidak perlu khawatir lagi, kami akan menjaga ibu dan anak ibu seperti yang sudah kami janjikan sebelumnya kepada almarhum suami ibu" kata agen itu, memberi semangat.

Janda itu tidak bisa berkata-kata, air mata haru mengalir deras membasahi pipinya, ia hanya mampu memeluk erat anak-anaknya. Dalam hatinya, ia memuji sikap almarhum suaminya. Bahwa suaminya memiliki keputusan tepat, memilih asuransi dan menyisihkan pendapatannya walaupun secara sembunyi-sembunyi demi kebaikan keluarganya kelak.

Refleksi Pentingnya Asuransi

Kisah pak Ahmad tersebut merupakan salah satu kisah nyata dari ribuan kenyataan pahit yang harus dialami oleh keluarga yang ditinggal pergi (meninggal dunia) suami atau istrinya atau keduanya, dan anak-anak harus menjadi nyatim/piatu. Kita tahu bahwa kematian maupun kecelakaan bisa terjadi dimana dan kapan saja. Kerusakan kendaraan seperti mobil/motor, juga bisa terjadi di segala tempat baik di jalan raya, tempat pakiran maupun diakibatkan oleh bencana alam.

Semua kejadian yang tidak pasti tersebut dapat menimbulkan kerugian ekonomis, dan menjadi resiko yang harus ditanggung/beban bila terjadi. Kata “resiko” itu sendiri, dalam istilah asuransi merupakan ketidakpastian akan terjadinya suatu peristiwa yang dapat menimbulkan kerugian ekonomis. Resiko inilah yang perlu dikelola atau dikendalikan oleh manusia. Bentuk pengendalian tersebut yang dinamakan sebagai asuransi.

Asuransi lahir sebagai upaya memberikan perlindungan terhadap kemungkinan terjadinya kerugian pada masa mendatang, dan menginvestasikan sebagian dari dana yang terkumpul dari pemegang polis (berupa premi asuransi) ke pada pihak lain/ pemegang polis lainnya (dalam bentuk premi asuransi) ke dalam berbagai sektor ekonomi. Dua fungsi utama asuransi tersebut, menurut John H. Mage membuat lembaga asuransi memiliki kontribusi yang tidak ternilai harganya terhadap perkembangan sosial-ekonomi dewasa ini. Kontribusi tersebut tidak hanya membawa pengaruh besar bagi peserta asuransi (pemegang polis) saja, tetapi juga bagi masyarakat secara luas.

Dalam rangka memberikan kemudahan dan “arti” bagi masyarakat luas, banyak asuransi yang kini mulai meningkatkan sistem pelayanan mereka. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital seperti yang telah dilakukan oleh asuransi astra dengan konsep Garda Mobile-nya. Kini, asuransi tidak hanya memberikan manfaat bagi pemegang polis tetapi asuransi juga telah bermetamorfosis menjadi asuransi yang modern, mudah, cepat dan ramah bagi semua golongan dengan dukungan teknologi digital yang mempuni. Semoga.


Artikel Lainnya:
Artikel Lainnya:

 

Pengamat Pilkada Jawa Timur : Ramalan, Prediksi Kofifah Terpilih sebagai Gubernur Jatim
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Jawa Timur – Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) propinsi Jatim pertarungan dua partai besar yaitu PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dengan PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) . Teks Foto. Peserta Pilkada Jawa Timur. (foto.net) Khofifah Indar Parawangsa kader PKB, Emil Dardak (Bupati Trenggalek) merupakan kader PDI-P. Begitu pula Saefullah Yusuf yang kerap disapa Gus Ipul politisi PKB serta Puti Soekarno (PDI-P) cucu presiden NKRI... Baca selengkapnya...

Pengamat Prediksi, Ramalan Pilkada Jawa Barat : Ridwan Kamil Terpilih sebagai Gubernur
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Jawabarat - Pencabutan nomor urut peserta calon Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2018 Propinsi Jawa Barat . KPU (Komisi Pemilihan Umum) Propinsi Jawa barat akan menggelar rapat pleno pengundian nomor urut calon gubernur Jabar malam ini pukul 19.00 di Gedung Youth Centre Sport Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda nomor 140, Kota Bandung, pada Selasa malam (13/2). Teknis pengundian kali ini berbeda dengan Pilgub sebelumnya, karena... Baca selengkapnya...

Pengamat Prediksi, Ramalan Pilkada Riau: Incumbent Terpilih Kembali
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Pekanbaru – Usai sudah penetapan nomor urut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Periode 2018-2023. Berlangsung pada hari Selasa (13/2/2018) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru. Rapat Pleno pencabutan nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, DR. H. Nurhamin, S.Pt. MH. 1). Nomor urut Satu Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar - Edy... Baca selengkapnya...

Surat Terbuka for Dewan Pers II: Ada Saweran Berita Tayang
Sabtu, 10 Pebruari 2018

KOPI, Pekanbaru – Salam anak negeri Merdeka…merdeka 33x , Selamat Hari Pers Nasional (HPN) . Pers Indonesia belum bebas masih terkekang. Saat ini organisasi wartawan yang diakui oleh Dewan Pers hanya Tiga organisasi Pers yakni PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia, IJTI ( Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia). Yang heranya Organisasi wartawan yang lain tidak diakui oleh Dewan Pers. Tinggi pula posisi Dewan Pers... Baca selengkapnya...

“Nyanyian” Setnov Seret Nama SBY, Ibas Terkait Proyek KTP Elektronik
Sabtu, 10 Pebruari 2018

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso menuturkan “ Diluar negeri mantan Presiden masuk penjara seperti Presiden Korea Selatan Roh Tehwu, negara Maladewa. Apakah di NKRI (Negara kesatuan Republik Indonesia) ingin mengikuti jejak negara lain bro. Tanyakan kepada rumput yang bergoyang” cakap Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan Pepi. Jangan lupa bro bagi-bagilah komisi duit dari proyek KTP-El tersebut. Setelah... Baca selengkapnya...

Prof Dedi, Promotori Fatia hingga raih predikat Cum Laude pada bidang Ilmu Matematika
Kamis, 08 Pebruari 2018

  KOPI, Yogyakarta - Mendengar kata matematika,  sebagian  orang langsung mengurangi volume untuk meneruskan keingintahuannya  mengenai ilmu eksak yang terpersepsikan hal yang  rumit dan rumus-rumus yang sulit pula.  Namun itu tidak berlaku dengan Fatia Fatimah, ketertarikannya pada ilmu Matematika sedari Sekolah Dasar (SD) dan dilanjutkan mengambil program doktoral pada jurusan matematika.   Alhasil ilmu matematika mengantarkanya... Baca selengkapnya...

Jumpa Pers Aliansi Mahasiswa, Pemuda Dan Rakyat Papua
Jumat, 02 Pebruari 2018

KOPI, Waena - Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat Papua melaksanakan kegiatan Jumpa Pers di Primagarden Waena Kelurahan Waena, Distrik Heram terkait dengan dinamika yang berkembang di Indonesia dan Papua khususnya Fenomena Kejadian Luar biasa (KLB) di beberapa daerah di Papua, Jumat (2/2). Kegiatan Jumpa Pers tersebut dikoordinir oleh Stenly Salamhu Sayuri (Ketua Umum) di dampingi oleh Edowardo Rumatrai (Anggota), Kornelius Mandenas... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALBuku Sejarah dari Seorang Sahabat Turki.....
15/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Hubungan harmonis antara Aceh dan Turki sudah ada sejak dahulu. Pada zaman Sultan AlQahar kerajaan Aceh secara resmi menjalin persahab [ ... ]



NASIONALPererat Kerjasama Bilateral Indonesia-Ma.....
14/02/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta - Mounia Boucetta (Sekretaris Negara Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Kerajaan Maroko) melakukan kunjungan ke beberap [ ... ]



DAERAHDistrik Wartutin Kabupaten Fakfak memili.....
14/02/2018 | Wawan Setiawan

KOPI-Fakfak, Ketua Dewan Adat Baham Sirzet Gwasgwas memimpin acara pengukuhan dan pengangkatan M Syahril Yusuf Bay sebagai Raja Nadi Baham Sanggaria A [ ... ]



PENDIDIKANKepala Dinas Pendidikan Sumba Timur Ingi.....
19/02/2018 | Mustajib Sumba
article thumbnail

KOPI, Nusa Tenggara Timur - Setelah mengikuti sesi sintesa masalah-masalah pendidikan di Sumba Timur dengan menggunakan pendekatan PDIA, Kadis Pendid [ ... ]



EKONOMIWamenlu Bahas Kerjasama Bilateral Dengan.....
13/02/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta – Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir, Selasa (13/02) menerima kunjungan bilateral dari Wakil Menteri Luar Negeri Maroko, Mounia B [ ... ]



HANKAMOknum TNI AL Koptu AB Berpakaian Loren.....
13/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Surabaya - Ditempat kerjanya Geng Suang menuturkan “ Yang merusak nama korp TNI (Tentara Nasional Indonesia) yakni oknum personel tersebut. S [ ... ]



OLAHRAGA30 Tahun Vakum, Porwada Jabar Kembali B.....
29/01/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Sebanyak 17 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI ) Kota-Kabupaten serta dua Pokja PWI Kota Bandung dan Gedung Sate sudah menyatakan iku [ ... ]



POLITIK23 Tokoh HMI Aceh Terima Said Hasan Baab.....
06/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-JAKARTA, Gedung Amel tempat resepsi ulang tahun HMI ke-71 terlihat begitu meriah. Dalam rangka ulang tahun HMI yang ke-71 maka KAHMI (Korps Alumn [ ... ]



OPINIKetika Para Guru Mengungkapkan dengan Ju.....
19/02/2018 | Mustajib Sumba
article thumbnail

KOPI, Nusa Tenggara Timur - Sumba, “Saya belum mampu mengelola kelas dengan baik ketika anak-anak ribut. Saya jarang membuat media sendiri yang bisa [ ... ]



PROFILKilas Balik 14 Tahun Usia Facebook, Dul.....
14/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Amerika Serikat – Dulu The Facebook awalnya tampilan layar biru putih untuk kalangan mahasiswa Harvard saling berkomunikasi dan bertemu den [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAAnak diberi Nama “Fastpay” Pasangan .....
15/02/2018 | Fariz Ragil Ramadhani
article thumbnail

KOPI - Apalah arti sebuah nama, begitu kata pujangga. Hal ini tidak berlaku bagi keluarga Soebarno (43) Warga Sumberjaya Majalengka Jawa Barat. Baginy [ ... ]



ROHANIMenyambut Imlek 2569 Pengurus PSMTI Ria.....
16/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Menyambut tahun baru imlek 2569, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau menggelar kegiatan bakti sosial dengan memba [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATICuitan @kun Susi Juliana Tentang Pernik.....
18/02/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Duri – Cuitan @ akun Facebook milik Susi Juliana Simanjuntak alias Dek Yuli S, viral di medsos dan sudah dibagikan oleh ribuan orang. Isi cur [ ... ]



SERBA-SERBICelengan Uang Dikuasai Maling.....
06/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Banda Aceh-Beberapa tahun yang lalu tepatnya awal puasa Ramadhan tahun 2014, di depan pintu gerbang makam/kuburan Teungku Di Bitay ada sebuah cel [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.