Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

OPINI

Ketika Para Guru Mengungkapkan dengan Jujur Kelemahannya

KOPI, Nusa Tenggara Timur - Sumba, “Saya belum mampu mengelola kelas dengan baik ketika anak-anak ribut. Saya jarang membuat media sendiri yang bisa mengefektifkan pembelajaran. Berkaitan dengan kurikulum, saya masih kurang memahami cara penilaian dengan memakai kurikulum 13,” ujar bu Yuli, salah satu guru kelas awal dari salah satu sekolah dasar di Kecamatan Hahar, Sumba Timur, 15 Februari 2018.

Baca selengkapnya...

 

Di Balik Propaganda Internasionalisasi “Dua Tanah Suci” oleh Iran

KOPI - Dunia saat ini diguncangkan oleh propaganda internasionalisasi dua Tanah Suci yakni Makkah dan Madinah. Propaganda internasionalisasi Makkah dan Madinah ini bukanlah hal yang baru. Pada dekade 80-an propoganda pernah dipopulerkan oleh pemimpin spiritual tertinggi Syi’ah sekaligus pemimpin Revolusi Iran, Khomeini. Pada saat itu, Khomeini meminta agar pengelolaan dua Kota Suci umat Islam itu dikelola oleh Komite Islam Internasional dan tidak lagi di bawah Kerajaan Saudi Arabia. Tidak dapat dipungkiri, Iran sangat berkepentingan untuk mensukseskan ide internasionalisasi Makkah dan Madinah. Iran memiliki tujuan geopolitik dalam rangka ekspansi ideologi dan memperluas penguasaan teritorial (lebensraum). Penguasaan lebensraum sangat berharga bagi Iran, untuk mengupayakan hegemoni di Timur Tengah dan pada akhirnya di seluruh penjuru dunia.

Baca selengkapnya...

 

Kali Ini Enak Ditonton

KOPI - PILWAKO kali ini enak ditonton, karena semua petarungnya sama-sama sudah pernah menang dan dua diantaranya pernah pula kalah karena dicoret. "Adhan Dambea dan Rum Pagau kalah sebelum bertarung," kata Tokoh Masyarakat.

Politisi tertarik mendengarnya. Diapun bertanya soal bagaimana dengan Marten Taha. "Lalu bagaimana dengan Marten, apakah dia juga harus merasakan kekalahan juga," tanya Politisi. Mendengar pertanyaan itu, Tokoh Masyarakat tersenyum. Marten memang belum pernah mengalami kekalahan, tetapi dia  pernah mengambil resiko besar. Bayangkan, dia begitu berani mempertaruhkan jabatanya sebagai Ketua Deprov Gorontalo untuk meraih sesuatu yang belum pasti.

Baca selengkapnya...

 

Surat Terbuka For Dewan Pers, Verifikasi Media Online Bisa Timbulkan KKN dan Suap

KOPI, Jakarta - Tahun 2017 kemaren Dewan Pers bersemangat memverifikasi media online, bahkan staf Dewan Pers berkunjung ke daerah. Dari Pantauan Saya …
 

GN Lingkaran: Upaya Menyelamatkan Masa Depan Si Lemah

KOPI, Jakarta - Tepat pukul 17.20. Pak Yamin tiba di rumah, dengan wajah yang muram, ia berusaha duduk bersandar di kursi bambu miliknya. Dari guratan yang ada dikeningnya, menyiratkan ia sedang memikul beban yang berat. Sesekali pak Yamin terbatuk-batuk. Batuk yang menandakan ia sedang sakit paru-paru parah. Beberapa bulan ini, pak Yamin sering mengeluhkan hasil pendapatannya."Pada tahun lalu, saya rata-rata bisa mendapatkan Rp30 ribu per hari, sekarang hanya Rp10 ribu," kata pak Yamin (49), pemulung yang tinggal di Manggarai tersebut.

Baca selengkapnya...

 

Somasi Kepada Amril Jambak : Undang-Undang Mana yang Melarang Wartawan Tanpa UKW tak Boleh Wawancara

KOPI, Pekanbaru - Berita dengan Judul : " PWI Rohul (Rokan Hulu) Sosialisasi UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 Kepada Camat dan Kades". Berita tersebut  tay…
 

Cuplikan Berita Para Oknum Kades Tersandung Korupsi

KOPI, Propinsi Riau – Dulu ada temuan oknum Kades hanya memiliki ijazah palsu SD hingga SMP, Perguruan Tinggi itupun ijazah yang dimiliki oknum kade…
 

Hariyanto : Pilkades Desa Pandau Permai Aman, Lancar, Terkendali

KOPI, Siak Hulu - Pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Pandau Permai, kecamatan Siak Hulu, kabupaten Kampar  diadakan , Sabtu  (19/…
 

“Jangan Ambil Uangku, Ibu!” Refleksi Pentingnya Asuransi

KOPI - Pak Ahmad sudah 2 tahun ini menjadi peserta asuransi. Saat menjadi peserta asuransi, ia sengaja merahasiakan keanggotaannya kepada istrinya, karena ia tahu istrinya pasti menganggap itu hanya buang uang untuk beberapa lembar kertas. Untuk maksud itu, pak Ahmad tidak mau berdebat, lebih baik ia tetap menjadi anggota asuransi dengan cara sembunyi-sembunyi dengan tujuan agar bermanfaat dikemudian hari.

Baca selengkapnya...

 

Putusan MA atas PAM Jaya, Kembalinya Kita Ke UUD 1945

PUTUSAN MAHKAHMAH AGUNG (MA) REPUBLIK INDONESIA  ATAS PERUSAHAAN AIR MINUM (PAM) JAYA  PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA (DKI) JAKARTA KEMBALINYA KITA KE UNDANG-UNDANG DASAR (UUD) 1945

0LEH: JOHN REINHARD SIHOMBING, S.H.

Sebagaimana sudah kita ketahui bersama MA sudah memutuskan bahwa swastanisasi air minum di wilayah Provinsi DKI Jakarta dihentikan. Mendapat kabar gembira tersebut, hati saya secara pribadi sangat senang  sekali, saya pun bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Untunglah Hakim Agung di MA masih mempunyai hati nurani dan paham sekali atas keinginan besar rakyat Indonesia.

Baca selengkapnya...

 

“BBM Satu Harga” Menunaikan Amanat Rakyat

KOPI - Sebagian kita mungkin masih ingat dengan peristiwa Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla "bertukar" pakaian daerah saat menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD pada Rabu (16/8/2017). Presiden Jokowi saat itu mengunakan pakaian adat khas Bugis, Sulawesi Selatan, tempat kelahiran Wapres Jusuf Kalla. Sementara, Jusuf Kalla mengenakan pakaian adat khas Jawa, kampung halaman Presiden Jokowi. Melalui bertukar baju khas daerah tersebut, Presiden Jokowi dan Wapres Kalla seakan-akan ingin mengingatkan kita anak bangsa ini kembali, bahwa kemerdekaan bangsa ini diperjuangkan oleh kita yang bersuku-suku. Dan sejak 72 tahun yang lalu, kita semuanya sudah sepakat untuk menjadi satu kesatuan, suka dan duka tetap bersama di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca selengkapnya...

 

Ayah Sangat Berperan dalam Membentuk Seorang Anak

KOPI, Banda Aceh - Dalam suatu keluarga pastilah terdiri atas ayah, ibu dan anak-anaknya. Bila sang ibu bertungas sebagai pengasuh anak maka sang ayah…

Baca selengkapnya...

 

Waspadalah… Modus Penipuan Menjual Nama Orang Lain

KOPI, Pekanbaru - Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal t…

Baca selengkapnya...

 

Hilangnya Jurus Pamungkas Sang Ketua DPR RI, Tersandung Korupsi E-KTP

KOPI, Jakarta - Masih ingatkah Anda pertemuaan ketua DPR RI beserta oknum  wakilnya   dengan calon Presiden Amerika Serikat Donald Trumph saat kampany…
 

Gerakan Percepatan Elektrifikasi dan Strategi Menggurangi Gap Pengelolaan Energi

KOPI - Pemerintah saat ini tengah melakukan terobosan pembangunan demi mewujudkan energi berkeadilan di Indonesia. Ketersediaan energi yang optimal sesuai dengan kebutuhan sangat penting dalam pembangunan nasional. Pertumbuhan permintaan energi yang tidak diimbangi dengan penyediaan energi akan menyebabkan terjadinya kesenjangan (gap) di antara keduanya yang dapat berujung pada krisis energi. Terdapat tiga kesenjangan (gap) yang dipersoalkan saat ini, yaitu dana, kompetensi dan teknologi (Arcandra, 2017). Demi mengatasi hal tersebut, Pemerintah telah mengeluarkan konsep energi berkeadilan yang diimplementasikan dalam beberapa kebijakan strategis. Diharapkan semua kebijakan atau program yang dikeluarkan tersebut mampu mempersempit gap tersebut.

Baca selengkapnya...

 

Perempuan dan Laki-Laki dalam Relasi yang Harmonis, Mungkinkah?

KOPI - Perempuan merupakan ibu kehidupan. Dari rahim perempuanlah, kehidupan juga dilahirkan, kehidupan diperjuangkan, dan kehidupan mendapatkan hakekat dan martabat. Peradaban dunia tak bisa hidup dengan penuh kebanggaan tanpa hadirnya sosok perempuan. Nafas perempuan selalu menghadirkan kedamaian, kesejukan, dan ketentraman (Eti Nurhayati, 2012). Karena itu, Nabi Muhammad SAW menilai perempuan sebagai tiang (kehidupan) negara. Nietzsche bahkan berani menyebut seorang perempuan mempunyai kecerdasan besar. Ajaran Budha melihat ibu sebagai pura bagi kehidupan manusia. Dan para guru bijak zaman aksial (900-200 SM) mewartakan bahwa perempuan merupakan sosok pembela rasa; mengedepankan cinta, keadilan, kemanusiaan, kesederajatan, dan melampaui egoisme dan egosentrisme.

Baca selengkapnya...

 

Pembangunan Maritim Berbasis Penguatan SDM melalui Community College Kemaritiman

KOPI - Kesadaran bangsa akan jati diri sebagai Negara Kepulauan yang terletak di posisi geostrategis dunia, diantara dua benua dan dua samudera, serta terdapatnya kandungan SDA kelautan yang sangat tinggi dan beragam di wilayah perairan Indonesia, telah meyakinkan arah orientasi pembangunan menuju terwujudnya Indonesia sebagai negara kepulauan yang berorientasi maritim yang kuat, mandiri dan berbasiskan kepentingan nasional. Kemaritiman dan Kelautan telah ditetapkan sebagai salah satu Dimensi Sektor Unggulan yang penting dalam roda pembangunan negera ini ke depan.

Baca selengkapnya...

 

Prediksi Dr. Rizal Ramli: Anjloknya Laba Bersih Maskapai Garuda Indonesia

KOPI, Jakarta - Di tempat kerjanya, Mas Sugeng Triwardono mengatakan " Tim ekonomi Kabinet Jokowi bikin ambruk negara. Perekonomian lesu, daya beli ma…
 

Secret Report Jubir Presiden Adi Masardi

KOPI, Jakarta - Kini Presiden Amerika Serikat Donald Trump, seorang pebisnis bergerak di bidang usaha property atau Real estate, entertainment, perus…

Baca selengkapnya...

 

Pertanyaan Berkualitas untuk Keluarga Besar Saat Lebaran

KOPI - Sekarang kerja di mana? Pacar yang itu kok nggak dibawa ke rumah? Kapan nikah? Gajinya berapa? Sederetan pertanyaan tersebut kerap menjadi momok yang menghantui kita saat menghadiri acara halal bil halal keluarga saat hari Lebaran. Walaupun kadang cuma ketemu setahun sekali, pertanyaan-pertanyaan iseng tersebut suka bikin geregetan bin kesal. Rasanya ingin sekali melipir atau menghilang kalau salah satu anggota keluarga besar sudah memberi tanda-tanda akan melempar pertanyaan-pertanyaan klasik tersebut.

Tapi jangan jadikan pertanyaan tersebut sebagai momok yang bikin kamu jadi males-malesan untuk bertemu keluarga besar. Justru inilah saatnya kamu memulai gerakan revolusioner yang memutus rantai pertanyaan-pertanyaan klasik tersebut! Caranya bagaimana? Caranya adalah dengan melempar pertanyaan balik ke anggota keluarga agar suasana halal bil halal menjadi lebih menyenangkan. Inilah daftar pertanyaan asik yang bisa kamu lempar ke keluarga besar tanpa membuat mereka merasa segan untuk menjawabnya:

“Kamu Volunteer di Organisasi A ya? Cerita-cerita dong!”

Daripada membuat ponakan atau sepupu kamu kesal karena disodorin pertanyaan “Kapan kerja?” mendingan kamu menanyakan tentang pengalaman volunteeratau kegiatan yang sedang mereka jalani. Misalnya sepupu kamu sedang sibuk organisasi tentang anti-bullying,daripada kamu nanya “Kok nggak kerja?” lebih baik nanya “Gimana organisasi kamu? Lancar?”

Pertanyaan “Kapan kerja?” bisa jadi hal sensitif yang seharusnya tidak perlu dibicarakan, apalagi bila kamu mengetahui saudara kamu sudah menganggur lama. Daripada kepo kenapa dia nggak kerja-kerja lebih baik menanyakan kegiatan atau hobi yang sedang mereka geluti. Hal ini juga sebagai bentuk apresiasi kamu atas kegiatan mereka. Kesuksean itu tidak hanya ditandai dengan berhasil kerja di mana dengan gaji berapa kok, tapi juga seberapa besar kontribusi seseorang terhadap masyarakat banyak.

Hal ini juga berlaku pada kamu-kamu yang suka nanyain gaji nih… Daripada nanya soal gaji yang sebenarnya tidak sopan dan melanggar privasi, lebih baik nanya-nanya soal skillkerjaan kan? Siapa tau dari bahasan tersebut muncul ide untuk buka bisnis bareng-bareng atau menemukan peluang pekerjaan baru. Bahas-bahas yang bikin diri kita makin maju aja, nggak usah bahas-bahas tentang gaji yang cuma bikin iri-irian.

“Kemarin Liburan ke Hong Kong ya? Ceritain dong Pengalaman Seru di Sana!”

Sebagai sanak saudara yang baik, seharusnya kita diam-diam memperhatikan kegiatan yang dilakukan oleh saudara kita. Misalnya saudara kamu yang bulan kemarin habis liburan ke Hong Kong, tanyakan saja pengalaman seru dia saat di sana. Seperti makanan apa saja yang enak di Hong Kong, ada festival apa saja, bagaimana kultur dan budaya sana, dan sebagainya. Saudara kamu pasti dengan antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut karena pengalaman travelingmerupakan pengalaman yang pantas untuk dibagi-bagikan ke orang lain. Daripada bertanya pengalaman pahit nan menohok seperti “Gimana skripsinya?”, mending tanya pengalaman jalan-jalan kan?

“Kapan Liburan Bareng Rame-Rame?”

Sebenarnya pertanyaan ini masih nyambung dengan pertanyaan sebelumnya. Daripada melempar pertanyaan yang bikin geregetan seperti “Kapan nikah?” mending melempar pertanyaan “Kapan kita liburan bareng?” ke sanak saudara. Pasti om, tante, kakek, nenek, bude, pakde pada antusias menjawabnya. Mengingat kalau kamu dan keluarga besar paling ketemu hanya setahun sekali saat lebaran, mending dibahas ramai-ramai kapan bisa liburan sekeluarga bareng ponakan-ponakan dan cucu-cucu. Momen lebaran ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk membahas liburan keluarga, jangan lupa untuk direalisasikan ya!

“Wah Wajahnya Bersihan, Pake Skincare Apa?”

Dibandingkan memberi pertanyaan yang bikin kepercayaan diri merosot seperti “Kok sekarang jerawatan?” atau “Kok gendutan?” lebih baik kamu menanyakan tips-tips kecantikan dari anggota keluarga kamu yang memiliki kulit yang sehat dan bersih. Misalnya sepupu kamu yang tiap ketemu kulitnya semakin glowingtanpa tambahan highlighter, tanyakan saja produk skincareapa yang dia pakai, beli di mana dan khasiatnya apa saja. Melempar pertanyaan-pertanyaan tersebut pasti tidak akan membuat sepupu kamu tersinggung, malah bersenang hati membagi trik-triknya untuk mendapatkan kulit wajah yang lebih cerah dan sehat.

Kamu juga bisa menanyakan tentang baju lebaran yang mereka pakai seperti beli di mana dan tips-tips biar bisa tampil stylish. Siapa tau dari pembicaraan ini kamu jadi tau brandpakaian apa yang sedang ngetren dan di mana kamu bisa membelinya. Mereka pasti senang jika ditanya hal-hal yang membantu meningkatkan kepercayaan diri mereka. Sehingga big NO NO ya mempertanyakan “Kok sekarang jadi gendutan?” dan sebagainya.

“Tante, Makanannya Enak… Boleh Bagi Resepnya Nggak?”

Kumpul bareng keluarga besar pas lebaran pasti identik dengan melimpahnya makanan dan minuman di rumah kerabat. Entah itu di rumah tante, budhe, atau rumah nenek kamu, jangan sungkan-sungkan untuk memuji makanan yang disediakan oleh pemilik rumah. Tanyakan juga resep apa yang mereka gunakan untuk membuat makanan seenak itu. Dengan melempar pertanyaan seputar makanan atau minuman, sang pemilik rumah alias kerabat kamu pun pasti senang karena masakan mereka dipuji. Tentu mereka akan dengan senang hati membagi resep-resep makanan kepadamu. Kamu juga bisa sekalian belajar masak bareng mereka kan?

“Mana Instagram Kamu? Sini Aku Follow!”

Coba jujur, siapa di antara kamu yang nggak follow media sosial saudara sendiri? Pasti banyak kan? Daripada kamu kepo nanyain “Mana pacarnya?” mendingan tanya nama sosial media mereka. Dengan begini hubungan kamu dengan saudara kamu menjadi semakin akrab kan. Kalian juga bisa merekam Instastory bersama dan mengunggah postingan foto kalian ramai-ramai.

Perlu diketahui menanyakan pacar saat lebaran kadang bisa menjadi pertanyaan yang bisa memecah belah persatuan, karena ternyata saudara kamu sudah jomblo kelamaan. Daripada melempar pertanyaan soal pacar, mendingan kepo soal hobi dan media sosial saudara kamu sehingga kamu bisa selalu keep in touchbareng mereka. Tentu menjadi hal yang menyenangkan punya saudara-saudara yang akrab, bukan?

Nah demikian sederetan topik yang bisa kamu lempar atau kamu tanyakan waktu acara halal bil halal bersama keluarga besar nanti. Ingat! Pertanyaan-pertanyaan klasik “Kapan nikah?”, “Calonnya mana?” merupakan bentuk tindakan bullying,sudah saatnya kita memutuskan rantai pertanyaan ini dengan mengalihkan topik pembicaraan dengan pertanyaan-pertanyaan baru! Merdeka! Merdeka!

Saya dari Tim iPrice Indonesia mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri bagi kalian yang merayakan!

 

Peran dan Komitmen Pemerintah dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Program JKN-KIS

KOPI - Jaminan Kesehatan Nasional atau yang lebih dikenal dengan sebutan JKN, hadir dalam rangka memenuhi hak masyarakat dalam bidang kesehatan. Pemenuhan hak tersebut merupakan amanat konsititusi dan undang-undang, karena itu, akhir tahun 2004 pemerintah menetapkan Undang-Undang (UU) No.40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), dengan salah satu programnya adalah Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program JKN ini bertujuan memberikan perlindungan keuangan (financial protection) kepada peserta agar mereka tidak mengalami kesulitan biaya ketika sakit; meningkatkan akses peserta ke pelayanan kesehatan; dan membantu meningkatkan status kesehatan penduduk.

Baca selengkapnya...

 

Produktif dengan Uang THR bagi Kaum Millennial

KOPI - Orang-orang mulai disibukkan mempersiapkan diri untuk menyambut hari lebaran. Persiapan tersebut meliputi merencanakan perjalanan mudik, membeli pakaian baru, dan lain-lain. Perencanaan menyambut hari raya tentu dibutuhkan persiapan finansial yang memadai. Untungnya, di Indonesia kita mengenal uang THR alias Tunjangan Hari Raya yang jumlahnya lumayan untuk memenuhi kebutuhan. Biasanya orang tua kita menggunakan uang THR-nya untuk hal-hal konvensional seperti membeli sembako, bahan makanan, angpau untuk sodara-sodara, dan lain-lain. Bagaimana dengan millennial yang kini sudah menjelma menjadi kaum pekerja?

Baca selengkapnya...

 

Peran Koperasi dalam Mewujudkan Perempuan Aceh yang Mandiri

KOPI - Rosmini tak jengah menebar senyum di tengah karung beras yang disusunnya, kecap botol dan kardus mie instan yang ia jajakan. Terkadang suaminya Syafruddin melihat dan datang membantunya. Perempuan berusia 30 tahun itu tidak sendirian. Bersama perempuan lain di desa Alue Kabupatan Pidie Jaya, ia mendirikan koperasi simpan pinjam sejak tahun 2008 lalu. Kini anggotanya sudah berjumlah ratusan. Berbekal uang pinjaman dari koperasi, perempuan di sekitar Alue merambah berbagai macam bisnis, mulai dari layanan penjahitan, jual makanan hingga peternakan bebek.

Baca selengkapnya...

 

Tips menghindari dari Penipuan

KOPI - Hati-hati saat ini merajalela penipuan, target utama adalah oknum Kepala Daerah, Pejabat, Perwira Tinggi  Polri/ TNI, masyarakat.  Berbagai macam modus yakni menjual nama kepala daerah mengaku kerabat, famili untuk minta proyek ataupun uang kepada si korban penipuan. Kalau Anda tidak selidiki terlebih dahulu maka uang puluhan juta ataupun ratusan juta melayang.

 

Modus penipuan kedua,menyamar sebagai supir Kepala daerah, Pejabat, Perwira tinggi Polri/ TNI. Modusnya berfoto selfia dengan oknum tersebut diatas itu. Nanti fotonya ia pamerkan ke oknum PNS/ASN, anggotanya, masyarakat bahwa ia masih memiliki hubungan kekerabatan. Foto tersebut ia gunakan untuk meminta uang kepada oknum sikorban kalau tidak dikasih ia laporkan. Modus kedua memalsukan tanda tangan ,seperti memalsukan tanda tangan Kapolres untuk membebaskan tahanan. memalsukan tanda tangan kepala daerah untuk mendapatkan proyek atau uang.

Maka dari itu hati-hati oknum kepala daerah, pejabat, Perwira tinggi Polri/TNI  yang ingin mencari supir pribadi selidiki dulu prilaku orangnya. Dimana ia tinggal, asal usulnya, siapa penjaminnya. Jangan asal comot saja  bisa-bisa nyawa Anda taruhanya seperti Anda kena todong pisau atau senjata, kena sandera minta tebusan milyaran rupiah.

Modus penipuan ketiga yakni melalaui Media cetak atau online. seperti contoh berita orang ia print out  dengan memakai nama media online yang sama , nanti ia mengaku anaknya atau ia yang nulis berita. Berita di media online ia tayangkan dengan wadah Ipad, Table, Hp nama penulis ia tutup dengan jarinya, kepada narasumber mengaku ia yang nulis berita. Penipuan melalui Media cetak kartu pers palsu ia cetak nanti mengaku dari koran harian atau Tabloid ini dan itu dengan membawa koran.

 

Modus Keempat yakni  mengaku famili/ mamak, paman/ orang tua  (Ortu) dari wartawan yang nulis berita, dengan maksud untuk menipu orang. Target oknum kepala daerah , pejabat, Perwira Polri/ TNI yang tidak bisa membaca berita di Media online.

Modus kelima  mencari wajah serupa tapi tak sama alias palsu yakni kadar kemiripan wajah 60-90 %, seperti wajah Ketua partai Politik, mantan Presiden berserta istri dan suaminya, wajah serupa presiden Joko Widodo, Pelaku juga mencari wajah kemiripan dengan oknum wartawan (red. adiknya, anakanya) . Wajah palsu tersebut ia pertemukan dengan oknum : Kepala Daerah, Pejabat, Perwira Tinggi Polri/TNI.

Ia bilang masih ada hubungan kekeluargaan, ujung-ujung  minta uang puluhan juta hingga ratusan juta. Ketahuan ia menipu uang tersebut ia pulangkan memakai jasa oknum : Lawyer, Polisi, TNI, Jaksa. Anda korban materi Goblok/bongak segera lapor kepolisi, bila pelakunya oknum anggota Polri/ TNI segera lapor Polisi Militer atau komandanya. Mahkamah militer menunggu kedatangan Anda.

 

Modus Keenam yakni Ia berdiri disamping orang nanti ia foto atau ia rekam melalui handphone, hasil rekaman tersebut ia pamerkan ke oknum Kepala Daerah, Pejabat, Perwira Polri/ TNI untuk menyakinkanya bahwa ia masiha ada hubungan famili/keluarga.  Anda kurang teliti , tidak menelpon teman Anda , uang ratusan ribu hingga puluhan juta ia minta ke nama-nama tercantum tersebut. Target oknum yang tidak bisa membaca berita di media online.

 

Modus Ketujuh yakni uang hasil menipu , hasil rampokan, penjualan narkoba ia bagi-bagikan ke masyarakat dengan maksud menjelakan orang lain.

Modus kedelapan yakni mencari orang yang bisa bahasa Inggris untuk menipu orang asing. Nanti ia ungkapkan bahwa bapak si A atau si B masih ada hubungan kekerabatan  yakni famili atau orang tua dari wartawan yang nulis berita.

 

Modus kesembilan Bila Anda rugi Materi jutaan hingga  puluhan juta segera buat laporan ke Polisi. Ingat ciri-ciri wajah pelaku (red. Hidung, wajah , kulit, rambut, tinggi , usia) serta kendaraan pelaku.

Modus kesepuluh yakni menumpang tidur di rumah warga dengan berbagai alasan. Kami sarankan ke warga bila ada tamu asing yang tidak dikenal menumpang tidur dirumah Anda, arahkan tidur ke Pos Ronda, kantor desa atau Pos Polisi. Hati-hati tamu yang tidak dikenal. Pelaku penipuan gayanya mentereng, pakaian bermerek, kemeja putih  atau berjaket kayak orang kantoran. Kendaraan gonta-ganti, pelaku terindikasi profesional.

 

Modus kesebelas penipuan melalui telpon  menjual nama orang lain, meminta uang puluhan juta atau minta proyek. Ia pandai bersandiwara bisa mengeluarkan air mata alias menangis untuk mempengaruihi orang saat tatap muka dengan Anda.(red air mata buaya).

Kita tahu oknum Kepala Daerah, Perwira tinggi Polri/ TNI , Pejabat di Indonesia kelahiran tahun 40, 50, 60,jangankan membaca berita di media online, mengirim SMS saja melalui Handphone tidak bisa. . Apalagi mengirim berita melalui email yakni yahoo.com . usia segitu ada yang bisa membaca berita di media online ada yang tidak.

Contoh nyata ada oknum Bupati di kabupaten kota di Riau saya tanyakan kepada supir pribadinya, kebetulan masih ada hubungan famili alias kemenakanya. Apakah bapak bisa membaca berita di media online, jawabanya tidak. Saya yang mengajarkanya membaca berita di media online. Mengirim email tidak bisa do. Sayapun sempat ribut dengan sang supir tersebut mengaku-ngaku sebagai kemenakan sang bupati saat duduk dikantin. maka si pemilik kantin mengatakan betul ia kemenakan sang bupati .

Itulah sekilas Tips dari penulis supaya Anda tidak kenatipu, kepada masyarakat tolong sebarkan informasi ini kepada oknum yang tidak pandai internet untuk menghindari rugi materi, korban sudah banyak jatuh.  (didi)

 

 

 

 

 

 

Sahabat Para Petani, Keberadaanmu untuk Meningkatkan Perekonomian Kami dan Daerah Kita

KOPI - Sore itu, Pak Husen pulang ke rumahnya dengan senyum yang mengembang, menghiasi wajahnya. Hari itu terasa begitu indah bagi Pak Husen, maklum dia baru saja menjual getah karetnya pada salah satu koperasi yang ada di daerahnya. Dan yang menariknya, pihak koperasi tersebut senantiasa membeli getah karet Pak Husen dengan harga yang tinggi. Koperasi itu bernama Koperasi Serba Usaha Keluarga Mandiri Sejahtera atau yang lebih dikenal dengan sebutan KSU Keluarga Mandiri Sejahtera, Aceh Tamiang. Dan Pak Husen merupakan salah satu anggota dari koperasi ini, sejak lima tahun yang lalu.

Baca selengkapnya...

 

Kwalitas Berpolitik I

KOPI, Jakarta - Jika Anda menyimak film biografi berjudul "The Iron Lady", seorang kader partai politik di Inggris direkrut dari lulusan terbaik di se…

Baca selengkapnya...

 
Artikel Lainnya...

Pengamat Pilkada Jawa Timur : Ramalan, Prediksi Kofifah Terpilih sebagai Gubernur Jatim
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Jawa Timur – Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) propinsi Jatim pertarungan dua partai besar yaitu PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dengan PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) . Teks Foto. Peserta Pilkada Jawa Timur. (foto.net) Khofifah Indar Parawangsa kader PKB, Emil Dardak (Bupati Trenggalek) merupakan kader PDI-P. Begitu pula Saefullah Yusuf yang kerap disapa Gus Ipul politisi PKB serta Puti Soekarno (PDI-P) cucu presiden NKRI... Baca selengkapnya...

Pengamat Prediksi, Ramalan Pilkada Jawa Barat : Ridwan Kamil Terpilih sebagai Gubernur
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Jawabarat - Pencabutan nomor urut peserta calon Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2018 Propinsi Jawa Barat . KPU (Komisi Pemilihan Umum) Propinsi Jawa barat akan menggelar rapat pleno pengundian nomor urut calon gubernur Jabar malam ini pukul 19.00 di Gedung Youth Centre Sport Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda nomor 140, Kota Bandung, pada Selasa malam (13/2). Teknis pengundian kali ini berbeda dengan Pilgub sebelumnya, karena... Baca selengkapnya...

Pengamat Prediksi, Ramalan Pilkada Riau: Incumbent Terpilih Kembali
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Pekanbaru – Usai sudah penetapan nomor urut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Periode 2018-2023. Berlangsung pada hari Selasa (13/2/2018) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru. Rapat Pleno pencabutan nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, DR. H. Nurhamin, S.Pt. MH. 1). Nomor urut Satu Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar - Edy... Baca selengkapnya...

Surat Terbuka for Dewan Pers II: Ada Saweran Berita Tayang
Sabtu, 10 Pebruari 2018

KOPI, Pekanbaru – Salam anak negeri Merdeka…merdeka 33x , Selamat Hari Pers Nasional (HPN) . Pers Indonesia belum bebas masih terkekang. Saat ini organisasi wartawan yang diakui oleh Dewan Pers hanya Tiga organisasi Pers yakni PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia, IJTI ( Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia). Yang heranya Organisasi wartawan yang lain tidak diakui oleh Dewan Pers. Tinggi pula posisi Dewan Pers... Baca selengkapnya...

“Nyanyian” Setnov Seret Nama SBY, Ibas Terkait Proyek KTP Elektronik
Sabtu, 10 Pebruari 2018

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso menuturkan “ Diluar negeri mantan Presiden masuk penjara seperti Presiden Korea Selatan Roh Tehwu, negara Maladewa. Apakah di NKRI (Negara kesatuan Republik Indonesia) ingin mengikuti jejak negara lain bro. Tanyakan kepada rumput yang bergoyang” cakap Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan Pepi. Jangan lupa bro bagi-bagilah komisi duit dari proyek KTP-El tersebut. Setelah... Baca selengkapnya...

Prof Dedi, Promotori Fatia hingga raih predikat Cum Laude pada bidang Ilmu Matematika
Kamis, 08 Pebruari 2018

  KOPI, Yogyakarta - Mendengar kata matematika,  sebagian  orang langsung mengurangi volume untuk meneruskan keingintahuannya  mengenai ilmu eksak yang terpersepsikan hal yang  rumit dan rumus-rumus yang sulit pula.  Namun itu tidak berlaku dengan Fatia Fatimah, ketertarikannya pada ilmu Matematika sedari Sekolah Dasar (SD) dan dilanjutkan mengambil program doktoral pada jurusan matematika.   Alhasil ilmu matematika mengantarkanya... Baca selengkapnya...

Jumpa Pers Aliansi Mahasiswa, Pemuda Dan Rakyat Papua
Jumat, 02 Pebruari 2018

KOPI, Waena - Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat Papua melaksanakan kegiatan Jumpa Pers di Primagarden Waena Kelurahan Waena, Distrik Heram terkait dengan dinamika yang berkembang di Indonesia dan Papua khususnya Fenomena Kejadian Luar biasa (KLB) di beberapa daerah di Papua, Jumat (2/2). Kegiatan Jumpa Pers tersebut dikoordinir oleh Stenly Salamhu Sayuri (Ketua Umum) di dampingi oleh Edowardo Rumatrai (Anggota), Kornelius Mandenas... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALBuku Sejarah dari Seorang Sahabat Turki.....
15/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Hubungan harmonis antara Aceh dan Turki sudah ada sejak dahulu. Pada zaman Sultan AlQahar kerajaan Aceh secara resmi menjalin persahab [ ... ]



NASIONALPererat Kerjasama Bilateral Indonesia-Ma.....
14/02/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta - Mounia Boucetta (Sekretaris Negara Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Kerajaan Maroko) melakukan kunjungan ke beberap [ ... ]



DAERAHDistrik Wartutin Kabupaten Fakfak memili.....
14/02/2018 | Wawan Setiawan

KOPI-Fakfak, Ketua Dewan Adat Baham Sirzet Gwasgwas memimpin acara pengukuhan dan pengangkatan M Syahril Yusuf Bay sebagai Raja Nadi Baham Sanggaria A [ ... ]



PENDIDIKANKepala Dinas Pendidikan Sumba Timur Ingi.....
19/02/2018 | Mustajib Sumba
article thumbnail

KOPI, Nusa Tenggara Timur - Setelah mengikuti sesi sintesa masalah-masalah pendidikan di Sumba Timur dengan menggunakan pendekatan PDIA, Kadis Pendid [ ... ]



EKONOMIWamenlu Bahas Kerjasama Bilateral Dengan.....
13/02/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta – Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir, Selasa (13/02) menerima kunjungan bilateral dari Wakil Menteri Luar Negeri Maroko, Mounia B [ ... ]



HANKAMOknum TNI AL Koptu AB Berpakaian Loren.....
13/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Surabaya - Ditempat kerjanya Geng Suang menuturkan “ Yang merusak nama korp TNI (Tentara Nasional Indonesia) yakni oknum personel tersebut. S [ ... ]



OLAHRAGA30 Tahun Vakum, Porwada Jabar Kembali B.....
29/01/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Sebanyak 17 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI ) Kota-Kabupaten serta dua Pokja PWI Kota Bandung dan Gedung Sate sudah menyatakan iku [ ... ]



POLITIK23 Tokoh HMI Aceh Terima Said Hasan Baab.....
06/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-JAKARTA, Gedung Amel tempat resepsi ulang tahun HMI ke-71 terlihat begitu meriah. Dalam rangka ulang tahun HMI yang ke-71 maka KAHMI (Korps Alumn [ ... ]



OPINIKetika Para Guru Mengungkapkan dengan Ju.....
19/02/2018 | Mustajib Sumba
article thumbnail

KOPI, Nusa Tenggara Timur - Sumba, “Saya belum mampu mengelola kelas dengan baik ketika anak-anak ribut. Saya jarang membuat media sendiri yang bisa [ ... ]



PROFILKilas Balik 14 Tahun Usia Facebook, Dul.....
14/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Amerika Serikat – Dulu The Facebook awalnya tampilan layar biru putih untuk kalangan mahasiswa Harvard saling berkomunikasi dan bertemu den [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAAnak diberi Nama “Fastpay” Pasangan .....
15/02/2018 | Fariz Ragil Ramadhani
article thumbnail

KOPI - Apalah arti sebuah nama, begitu kata pujangga. Hal ini tidak berlaku bagi keluarga Soebarno (43) Warga Sumberjaya Majalengka Jawa Barat. Baginy [ ... ]



ROHANIMenyambut Imlek 2569 Pengurus PSMTI Ria.....
16/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Menyambut tahun baru imlek 2569, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau menggelar kegiatan bakti sosial dengan memba [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATICuitan @kun Susi Juliana Tentang Pernik.....
18/02/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Duri – Cuitan @ akun Facebook milik Susi Juliana Simanjuntak alias Dek Yuli S, viral di medsos dan sudah dibagikan oleh ribuan orang. Isi cur [ ... ]



SERBA-SERBICelengan Uang Dikuasai Maling.....
06/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Banda Aceh-Beberapa tahun yang lalu tepatnya awal puasa Ramadhan tahun 2014, di depan pintu gerbang makam/kuburan Teungku Di Bitay ada sebuah cel [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.