Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Aku Kembali Bukan Untukmu

“Apa maksud semua ini, Marni? Apa tak bisa lagi kita bicarakan?”

“Sudah terlambat, Bang!” Sekejap mata Marni meninggalkan Arman. Bus Antar Kota berwarna biru sudah menunggu di simpang jalan. Malam ini, Marni kembali pulang ke kampung. Meski berat, harus ia lakukan.

Semasa merajut cinta, Marni sosok perempuan yang begitu istimewa di mata Arman. Setelah sumpah sehidup semati diikrarkan, semua jadi berubah. Marni merasa diabaikan. Arman lebih suka menghabiskan waktu bersama teman sekerjanya. Sikap dingin Arman, membuat Marni menelan pahit harapan yang ia bendung. Keinginan menjadi keluarga yang bahagia hanya tertuang di kertas undangan. Arman yang dulu bagai api penerang, kini berubah jadi bara yang setiap saat bisa membakar Marni.

Malam ini, Marni harus meninggalkan Arman untuk yang kedua kali. Dua tahun yang lalu, Marni juga pernah meninggalkan Arman. Tapi tidak lama, Arman datang menyusul ke kampung.

Bus sudah melaju, Marni lega seketika. Ia duduk di bangku belakang. Dalam perjalan sekilas Marni teringat Arman. Waktu itu, Arman baru pulang kerja di tengah malam dalam kondisi mabuk,

”Marni, buka pintunya,” teriak Arman dari luar.

“Ya, ampun, Bang. Abang teler lagi ya?” Marni membukakan pintu, mendapati Arman sempoyongan.

“Ah, sudahlah, untuk apa di bahas.”

“Aku nggak tahan Bang, kalau abang terus seperti ini. Sakit hati aku, Bang.”

“Apa yang kau sakitkan? mestinya kau bersyukur bisa hidup tenang di rumah.”

“O..., jadi abang pikir aku tenang di rumah ini? nggak, Bang! lebih baik ceraikan saja aku!”

“Jaga omonganmu, Marni. Suami pulang kerja, bukannya kau sambut dengan baik!”

“Tplakk!” tangan kanan Arman menampar wajah Marni. Kemudian, membanting pintu masuk kamar.

Ya, Marni teringat kejadian dua tahun yang lalu. Arman dengan seenaknya menamparnya. Kata cerai yang ia minta,tak kunjung dikabulkan Arman. Marni hanya bisa meneteskan air mata saat itu. Malam ini, Marni tak ingin gagal lagi. Sudah cukup sakit ia menahan perasaan. Hari demi hari, rumah tangga ibarat konflik yang berkecamuk. Tiap malam perang mulut sering terjadi.

Jalinan cinta Arman dan Marni sebenarnya berawal dari proyek pembangunan jembatan di kampung Marni. Kebetulan, Arman ditugaskan kantornya untuk mengawasi jalannya proyek. Marni yang keseharian membantu ibunya mengurusi warung nasi, ternyata mendapat perhatian dari Arman. Kecantikan dan kesederhanaan Marni membuat Arman jatuh hati. Meskipun tak niat membeli, selepas pulang kerja, Arman selalu menyempatkan diri singgah di warung Marni. Hingga akhirnya Marni dan Arman bersanding di pelaminan.

Bersuamikan Arman, ibarat mimpi bagi Marni. Tak mungkin, pria kota yang tergolong mapan mau menikahi gadis kampung seperti dirinya. Marni tidak percaya. Rasa itu baru tertepis dari benaknya saat Arman mengutarakan lamarannya. Betapa meriah acara pernikahannnya waktu itu.

***

“Marni, pulanglah. Apa kau tak merindukan, Tito?” suara Arman di ujung telepon.

“Aku takkan pulang, sebelum abang mau berubah!”

“Marni, semua bisa kita bicarakan kalau kau sudah pulang. Ayolah Marni, aku mohon.”

“Tutt...tutt...tutt,” Marni mematikan telepon.

Arman tak habis pikir, Marni menutup pembicaraannya di telepon. Menjemput ke kampung tidak mungkin. Ini belum waktunya. Arman harus fokus dulu dengan pekerjaannya. Kini, Arman harus merelakannya lagi.

Sebulan kemudian, seorang tukang pos datang mengantarkan surat ke rumah Arman.

“Permisi, Pak, ini ada surat.”

“Dari siapa?” Arman mengambil amplop dari tangan tukang pos.

“Marni?” Arman melihat nama pengirim suratnya. Kemudian ia masuk ke rumah dan membuka amplopnya, ''...Bang, minggu depan aku berangkat. Dari istrimu, Marni Mayasari..."

Hanya itu isi surat yang dituliskan Marni. Cukup singkat memang. Namun, cukup Lega hati Arman membacanya. Marni akan kembali lagi. Tapi, kenapa tak beri kabar lewat telepon saja? Tanya Arman dalam hatinya sambil memandang foto yang terbingkai rapi di dinding kamar. Di foto itu, setelan jas menghiasi Arman. Sementara, di sampingnya, Marni tersenyum manis dengan balutan kebaya merah. “Marni, Aku tak mau kehilanganmu. cepatlah kau pulang?” Arman menatap dalam bola mata Marni yang begitu indah di dalam foto.

***

Seperti yang sudah ia kabarkan, Marni akhirnya menepati janjinya untuk  berangkat dari kampung. Sebentar lagi ia akan sampai.  “Sudah di mana?” Arman mengirim pesan singkat ke handphone Marni. “Aku sudah di terminal, Bang,” balas Marni.

Rasanya, Arman tak sabar menunggu kedatangan Marni. Arman sudah bertekad merubah sikapnya jikalau Marni sudah kembali. Sebagai seorang suami yang bertanggungjawab, Arman tak ingin lagi rumah tangganya berantakan. Sumpah sehidup semati yang  dulu di langgarnya, akan ia tebus dengan memberikan kejutan untuk Marni.

Sebuah cincin emas telah disiapkannya untuk menyambut Marni. Arman akan memberikan itu, setelah ia mengucapkan kata maaf pada Marni. Sesuatu yang tak pernah dilakukannya, meskipun ia salah di mata Marni. Tapi, hari ini semua akan berubah. Kisah asmara semasa merajut cinta akan terulang lagi.

“Marni, akhirnya kau kembali,” sambut riang Arman membukakan pintu.

“Iya, Bang. Maafkan Marni ya, Bang,” titik air mata perlahan menetes di wajah Marni.

“Sudahlah, ini semua kesalahan abang. Seharusnya, abang lah yang minta maaf,” Arman mengusap air mata di wajah Marni.

“Tapi, Bang...” lirih suara Marni.

“Sudah..., jangan menangis. Semua bisa kita mulai lagi dari awal.”

“Tapi, Bang...”

“Tapi apalagi, Marni? Abang benar-benar ingin berubah. Abang janji.”

“Bukan begitu maksud Marni, Bang.” Sejenak Marni terdiam, memandang dalam dua bola mata Arman. Dengan berat ia mengatakan yang sejujurnya.

“Marni kembali bukan untuk abang lagi. Tapi..., Tito, anak kita. Aku rindu Tito, Bang.”

“Apa maksudmu, Marni?”

“Maafkan Marni, Bang. Hati ini sudah tertutup untuk abang.

 

Pemilu Serentak 2019 Bisa Merubah Nasib Anda
Sabtu, 22 September 2018

KOPI, Jakarta - Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso menuturkan “ Ada Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia atau para caleg (Calon Legislatif), Calon DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Periode 2019-2024 yang mau membayarkan kontrakan rumah setiap tahun/bulan, saat Pemilu serentak pada tanggal 17 April 2019 mau saya pilih Ia. Didi Rinaldo nomor rekening: 108-00-0762272-4 Bank Mandiri KCP Ahmad Yani Pekanbaru “Cakap Kang... Baca selengkapnya...

Inilah Isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II dengan Capres Prabowo
Minggu, 16 September 2018

KOPI, Jakarta - Ada tujuh belas isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II , penandatangani di Grand Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). Penandatanganan dilakukan oleh Prabowo Subianto dengan Ketua GNPF Ulama yakni Yusuf Martak. Hadir saat itu Ketum PAN (Partai Amanat Nasional) Zulkifli Hasan dan Waketum Gerindra Fadli Zon. Inilah 17 poin isi Pakta Integritas tersebut. 1. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD... Baca selengkapnya...

Ilmu "Kaca Mata Kuda"
Minggu, 16 September 2018

  KOPI, Jakarta – Hidup ini harus pandai-pandai membawakan diri. Lihat Timing, Situasi, ekonomi kalau ingin berubah. Pandai/pintar sendirilah Anda. Ada orang tidak tamat sekolah hanya SD (Sekolah Dasar)  jadi pengusaha sukses. Orang ada memiliki kemampuan akademik, kemampuan diluar akademi yakni motorik. ialah kemampuan berpikir otak kiri dan kanan harus seimbang. Ada orang yang betah kerja kantoran, pergi pagi pulang sore/malam. ... Baca selengkapnya...

Kasad Singapura Goh Si Hou Kunjungi Panglima TNI
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta - Kerjasama militer kedua negara terus dilanjutkan dan ditingkatkan ke arah yang lebih baik dengan tetap melaksanakan latihan bersama dan pertemuan antar Perwira TNI dengan Perwira Singapore Armed Forces (SAF). Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P saat menerima kunjungan kehormatan Kasad Singapura Brigadier General Goh Si Hou di ruang tamu Panglima TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat... Baca selengkapnya...

Jubir BIN: Keterlibatan Kabinda Riau Soal Pemulangan Neno Warisan ke Jakarta for Menghindari Bentrok
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta – Juru bicara (Jubir) Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto, mengatakan BIN Daerah (Binda) Riau hanya menjalankan tugas agar tidak terjadi bentrokan massa. Terlebih acara yang dihadiri Neno tidak mendapat izin. ''Imbauan untuk kembali ke Jakarta terhadap Neno Warisman adalah jalan terbaik dari pada terjadi bentrokan dan menghindari jatuhnya korban dan tentu akan muncul masalah baru atas legalitas acara tersebut,'' kata... Baca selengkapnya...

TPNPB/OPM Tembak TNI Yang Bawa Bahan Makanan Untuk Anak-anak Tingginambut
Minggu, 19 Agustus 2018

KOPI, Puncak Jaya – Kembali 2 orang prajurit TNI atas nama Alm. Letda Inf Amran Blegur (Dan Pos) dan Alm. Pratu Fredi anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Pos Tingginambut, Puncak Jaya gugur menjadi korban keganasan kelompok TPNPB/OPM wilayah Tingginambut, Minggu (19/8).   Pada hari Sabtu (18/8), Letda Inf Amran Blegur bersama anggota Pos Satgas Pamrahwan Tingginambut merencanakan untuk memberi sumbangan bahan makanan kepada... Baca selengkapnya...

Partai Berkarya Kembalinya “Putra Putri Cendana” ke Panggung Politik
Selasa, 31 Juli 2018

KOPI, Jakarta – Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang menegaskan masuknya Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal nama Mbak Titiek Soeharto (mantan istri Prabowo Subianto) ke Partai Berkarya akan memperkuat partai menggalang basis dukungan dari masyarakat. Khususnya, para simpatisan pendukung mantan Presiden Soeharto yang masih bertahan. Badaruddin menegaskan, Partai Berkarya akan mengimpun para pendukung mantan Presiden... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALAnggota Parlemen Timor Leste Memutarbali.....
08/09/2018 | Mohamad Nur Arifin

KOPI, NTT - Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M di Kupang, Jumat ( 07/09) menjelaskan bahwa apa yang di tuduhkan pada tan [ ... ]



NASIONALKIP Aceh Deklarasi Kampanye Damai Pemilu.....
24/09/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Pemilu (Pemilihan Umum) 2019 sudah di depan mata, untuk itulah dibutuhkan kearifan segenap komponen bangsa. Pada hari Minggu, 23 Septembe [ ... ]



DAERAHKapal Feri Mini Pengadaan Dishub Mamuju .....
19/09/2018 | Muhammad Nur Ino

KOPI, MAMUJU - Pengadaan Kapal Feri Mini oleh Dishub Pemkab Mamuju tahun 2017 pernah menjadi buah bibir di tengah masyarakat. Pengadaan tersebut mengh [ ... ]



PENDIDIKANMadrasah Aliyah Ikhlas Memperingati 1 Mu.....
17/09/2018 | Mr. Tarman

KOPI, BANTEN - Peringatan tahun baru Islam dan hari jadi MA (Madrasah Aliyah) Ikhlas Jawilan yang ke 23 pada hari Kamis, (15/09/2018) di lapangan upac [ ... ]



EKONOMIPemerintah Perlu Membuat Sistem Paramete.....
30/07/2018 | Arianto Goder

KOPI, JAKARTA - Dua minggu lalu BPS merilis persentase penduduk miskin Maret 2018 turun menjadi 9,82 persen. Terendah sepanjang sejarah dalam berbagai [ ... ]



HANKAMDanlanud RHF Pecat Prajurit TNI AU Pra.....
01/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pulau Batam - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan “ Jangan ada pula oknum Tentara “ Separoh Tentara Sepa [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
04/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



HUKUM & KRIMINALOknum Mahasiswa Asal Dumai Nyambi Kurir.....
13/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Oknum mahasiswa di Riau berinisial AS alias Arif (21) terlibat dalam peredaran narkotika diduga selundupan dari Malaysia. Pelaku b [ ... ]



POLITIKHeboh Lagu Potong Bebek Angsa Postingan .....
22/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Beberapa orang ibuk-ibuk memakai topeng Pinguin menyayikan lagu Potong Bebek Angsa . Syair lagu tersebut menghebohkan percaturan polit [ ... ]



OPINIEfek Sayap Kupu-Kupu dari Pertemuan IMF-.....
27/08/2018 | Harjoni Desky

KOPI - Dua bulan ke depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) Annual Meeti [ ... ]



PROFILKepala BPOM Penny Lukito Apresiasi P.....
30/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) pusat Penny Lukito memberikan apresiasi kepada produk kosmetik local  mengembangka [ ... ]



ROHANIZakat di Era Digital.....
16/09/2018 | Efri S Bahri

KOPI - Saat ini kita berada di era digital. Teknologi digital yang dikenal sekarang ini telah nenyuguhkan berbagia keunggulan dari teknologi yang ada  [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATINikki Haley : Negara Arab Hanya Bisa B.....
22/08/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, New York - Adapun dalam Daftar Donatur Anrwa ( yayasan mengurus Pengungsi Palestina) terdapat 11 negara mayoritas Muslim yakni : Arab Saudi, K [ ... ]



SERBA-SERBITertangkap Basah Nazaruddin dengan Setya.....
16/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Di tempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan, “Tak jera-jeranya oknum petugas Lapas (lembaga Permasyarakatan) dan Rutan (Ruma [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.