Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

CERPEN & CERBUNG

Ketika Gunung Juga Punya Cara

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunung. Sebongkah tanah tinggi yang mengacung ke langit. Pendiam namun sekali dia berkata, tak hanya huruf-huruf yang meluncur dari mulutnya, namun juga ada kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf. Bahkan, secawan wacana yang menuntut dengan gedoran-gedoran keras di pintu pagar dan genting rumah, meminta perhatian agar kita semua membacanya dengan tulus, dengan ikhlas.

Baca selengkapnya...

 

Cerita Pagi...

KOPI - Handphone Android bermerek Zenfone 5 ku bergetar. Saya jarang sekali menyetelnya berdering. Kalau tidak bergetar, pasti dalam keadaan silent. Sudah hampir setahun saya menggunakan si hitam ini, selalu setia menemani berselancar di dunia maya.

Saya termasuk tipe orang yang malas menerima telepon. Menerima dan mengirim pesan melalui text lebih efisien dan tidak mengganggu.

Baca selengkapnya...

 

Djumenengipun Ndoro Papin - 3

Siang itu Sang Kawi duduk termenung, bersandar pada balok persegi peninggalan era kolonial yang setia berdiri menancam di puncak bukit. Terik mentari …
 

Djumenengipun Ndoro Papin - 1

Suara kaki kuda  kadang melintas dan berbaur dengan suara langkah kaki mengisi malam. Berselimut dingin hanya lantunan sayup pujian dan kadang cacian beradu, bisik- bisik itu mewarnai suasana sepi desa di kaki pegunungan. Gendrang tanpa deru yang  sahdu terus berkumandang, kobaran semangat berlomba, berpacu melibas lawan tanpa peperangan. Begitulah gambaran keseharian dalam satu perebutan nuansa, di mana dari masing-masing kawanan menggalang kemenangan untuk memperebutkan simpati dan dukungan dalam pencanangan tunggal," yaaach....Tuanku harus menjadi pimpinan" guman kang sampar, sambil meneguk segelas kopi.

Baca selengkapnya...

 

Irony Buta Huruf (Lain Gatal Lain Digaruk)

Suatu malam,  sekitar jam 19.30 wita,  saya dan mantan pacar pergi ke sebuah swalayan untuk membeli beberapa keperluan baby dan keperluan bulanan yg lainnya.

Tdk jauh dari tempat kami berdiri,  ada seorang remaja, tingginya sedang, kulit sawo matang, rambut sedang (mirip aktor korea), wajah lumayan cakepz (dibawah sy pastinya). DiaKelihatannya bingung memilih sesuatu, dengan memperhatikan label serta mencoba membau barang yg ada di depannya, smakin lama smakin bingung untuk menentukan mana yg mau dia beli.

Baca selengkapnya...

 

Kutitip Ginjal Ini

KOPI - Air mukamu sudah bisa ku lihat jelas, walaupun sedikit itupun karena kau paksakan untuk membersihkannya dengan air tajin yang sengaja kau oleskan pengganti masker diwajahmu. Sebenarnya apasih yang membuatmu begitu sedih dan tersiksa? Parfum beraroma tajam dihidung itu mengantarkan ingatanmu pada kejadian seminggu yang lalu, kejadian di Padang Fair ketika dalam keramaian kau disekap sendirian dibawah tenda biru disana ada minuman dan makanan gratis lalu kau dipaksa untuk ikut dengan mereka. Tempat itu masih mengingatkan dirimu akan kesepakatan untuk tidak mengatakan kepada siapapun tentang hal yang akan bisa membunuh cintaku pada lelaki yang telah meminangku satu bulan yang lalu?

Baca selengkapnya...

 

Menapak Jejak Masa Lalu di Alas Pamujan

KOPI - Adalah cerita dimana dahulu kala terdapat sebuah Kabekelan atau Padukuhan yang elok, asri dan mempesona.

Tertulis dalam coretan tinta leluhur, mengkisahkan tradisi budaya masa kabendaran dijadikan pakem desa sampai pada era kolonial dan pertamanan yang indah di atas bukit pesawahan berkembang dan beralih fungsi menjadi tempat wisata para ndoro-ndoro menir serta noni-noni Belanda waktu itu.

Baca selengkapnya...

 

Lontong Balango

KOPI - Rabu sore sebelum senja menjemput malam, Gadis pergi ke simpang Bunian, mencoba melulur lidah dengan makanan yang di jajakan di depan bekas gedung pengadilan Payakumbuh, gedung yang mengisyaratkan adanya keadilan dan ketidak adilan dalam palu yang menghantam gendang telinga dan menciptakan otot-otot jemari yang terpaksa tunduk pada tulang. Sekilas mengenang pengadilan itu, tersibaklah sebuah kisah orang yang menentang hukum yang di usung mulai dari pasar sampai pada penjara hanya berjalan kaki, pokoknya salingka nagari.Malu, memang tapi tujuanya saat itu untuk memberikan pelajaran pada masyarakat agar berhati-hati dalam bertindak di tengah keramaian.

Baca selengkapnya...

 

Mbah Sarlan dan Gerojokan Sewu

KOPI, Malang - Bendosari adalah satu di antara Desa yang berada di Kecamatan Pujon Malang Barat dan telah di tetapkan sebagai salah satu Desa Wisata unggulan oleh Pemkab Malang. Coban Sewu adalah satu di antara sajian Wisata yang di kelola Desa yang menjadi Desa Ekowisata tersebut.

Gerojokan coban Sewu Tretes, siapa yang tak Tahu keberadaanya, terlebih Warga Masyarakat Kecamatan Pujon, tentu pasti akan dengan senang hati menunjukan kemana arah pengunjung yang akan kesana.

Baca selengkapnya...

 

Kisah Pilu Seorang Bhayangkari

Cerita seorang istri polisi :

KOPI - Pada suatu hari menjelang lebaran (kira-kira seperti sekarang), seorang istri polisi mudik. Sang suami hanya mengantar pulang saja. Setelah itu polisi tersebut pulang kembali karena polisi itu pos pam.

Sepeninggalan sang suami, orang tua istri tersebut bertanya :

Orang tua : kenapa suami mu pulang lagi?

Istri. : iya pak, karena dia harus dinas lagi pak.

Orang tua : apa gak libur?

Istri. : tidak pak.

Orang tua : jadi suami mu nanti sahur dan buka, makan apa?

Istri. : dia bisa sendiri pak.

Orang tua : tapi anak tetangga kita yang dinas jauh bisa pulang ???

Baca selengkapnya...

 

Soekarno: Mien Hessels “Bunga Tulip Belanda”

KOPI, Tiga setengah abad atau 350 tahun negara Indonesia dijajah Belanda, berbagai penderitaan rakyat Indonesia zaman penjajah dahulu. Berbagai macam…

Baca selengkapnya...

 

Impian yang Luruh

KOPI, Malang - Sebut saja namaku Iren 21 tahun. Aku berkulit kuning, berbadan tinggi di atas rata-rata cewek, rambut panjang sebahu. Aku asli kelahiran Malang. Begitu setiap lelaki melihatku pastinya akan tertarik dengan kecantikanku dan tubuhku yang indah. Tetapi, nasib yang aku jalani saat ini, masih kurang beruntung. Aku bekerja di tempat hiburan malam. Semua ini aku lakukan demi untuk mengais rezeky dan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca selengkapnya...

 

Dalam Rencana Perburuan

Keriuhan pasar malam perlahan menghilang, cahaya lampu yg menyinari ruanganpun satu persatu mulai padam, mengisyaratkan rolling door bedak segera  menutupi pajangan-pajangan lapak yang berjajar tertata rapi, penghunipun melangkah ke area parkir dengan aneka rona wajah," sudah hari ini, esok semoga lebih baik" gambaran yang terbaca dari raut para penghuni - penghuni lapak yang hendak pulang.

Baca selengkapnya...

 

Dolar Singaporeku Berserak Tiada Arti

KOPI, BATAM - "Pokoknya aku harus pergi, biar banyak uang. Aku dah malas hidup di kampung hanya begini-begini saja!" Siti bertekad dan berpikir tiba-tiba. Dan apapun yang terjadi nanti, itulah resiko. Aku dah siap menghadapinya. Dengan penuh sopan-santun dan hati sedikit gundah, akhirya setelah pikir punya pikir Siti jelekpun mendekati emak bapaknya yang sudah sedikit renta,  dengan maksud hendak memohon ijin untuk meninggalkan mereka demi tekadnya.

Baca selengkapnya...

 

Last Maple Leaves

“Kaeru no ko wa kaeru.” Seru ibuku pada saat menatap wajah cowok seumuranku, yang baru saja membungkuk memberinya salam. Aku hampir tertawa saat wajah…

Baca selengkapnya...

 

Maafkan Aku

KOPI - Aku tak pernah membayangkan sebelumnya kalau ibu sudah tak ada akan seperti ini, terlantar sepi kasih sayang dan penuh harapan. Ditengah malam saat adik-adikku sedang tertidur pulas. Aku tak pernah absen untuk memanjatkan berbagai doa untuk almarhumah Ibu dan yang pasti untuk Ayahku yang kini merantau di Kalimantan. Enam, atau bahkan setahun sekali Ayah pulang. Itupun kalau ada waktu cuti.

Di rumah geribik bambu di pinggir kota inilah aku dan ketiga Adikku tinggal. Ani, Adikku yang berusia 16 tahun sudah menagihku dengan perayaan pesta ulangtahunnya nanti yang ke 17 tahun. Rafa, Adikku yang berusia 13 tahun sudah mulai merengek minta motor untuk pergi ke sekolah agar sama seperti teman-temannya yang lain yang sudah diizinkan orangtuanya mengendarai sepeda motor. Sedangkan Amelia, Adik bungsuku yang masih berusia 6 tahun justru tak pernah meminta apa-apa dariku kecuali memintaku untuk tidak meninggalkannya sendiri. Sungguh betapa besarnya kasih sayang yang mereka butuhkan saat ini.

Baca selengkapnya...

 

Aku Kembali Bukan Untukmu

“Apa maksud semua ini, Marni? Apa tak bisa lagi kita bicarakan?”

“Sudah terlambat, Bang!” Sekejap mata Marni meninggalkan Arman. Bus Antar Kota berwarna biru sudah menunggu di simpang jalan. Malam ini, Marni kembali pulang ke kampung. Meski berat, harus ia lakukan.

Semasa merajut cinta, Marni sosok perempuan yang begitu istimewa di mata Arman. Setelah sumpah sehidup semati diikrarkan, semua jadi berubah. Marni merasa diabaikan. Arman lebih suka menghabiskan waktu bersama teman sekerjanya. Sikap dingin Arman, membuat Marni menelan pahit harapan yang ia bendung. Keinginan menjadi keluarga yang bahagia hanya tertuang di kertas undangan. Arman yang dulu bagai api penerang, kini berubah jadi bara yang setiap saat bisa membakar Marni.

Baca selengkapnya...

 

Iqlimiya, Padi dan Cerita Ibu

oleh : Denni Meilizon "Pedas sekali, Bu! Tak maulah terusin makannya." "Pedas sikitpun itu, lauknya kan sudah dibasuh tadi." "Tak mau lagi, Bu!" "…
 

Si Burik

KOPI - Si Burik adalah julukan warga kampung pada seorang gadis kecil yang selalu berdiam di sudut lapangan saat teman-teman sebayanya riang bermain. Sepertinya dia merasa rendah diri dan minder untuk bergabung dengan mereka.

Diam-diam dia memperhatikan kaki dan tangannya yang penuh bintik hitam bekas kudis akibat kulitnya teramat sensitif. Hingga satu gigitan nyamuk saja bisa meninggalkan jejak hitam yang lama, bahkan bila digaruk akan menjadi kudis kecil yang berair.

Baca selengkapnya...

 

Surau Gampo

Cerpen, Syarifuddin Arifin

Surau tempat aku mengaji sejak kecil itu bernama Surau Muhajirin. Jamaahnya kebanyakan dari para pendatang, yang membeli sebidang tanah lalu membangun rumah dan keluarga di sana. Aku masih ingat, ketika gotongroyong membangun surau tersebut, ikut mengangkat batu yang ditumpuk cukup jauh dari lokasi pembangunan. Setiap malam, usai magrib kami belajar mengaji di sana. Tapi kini orang mengenalnya sebagai Surau Gampo, surau yang dibangun kembali dari dana spekulasi bantuan untuk korban gempa.

Baca selengkapnya...

 

Pesta Para Bangsawan

KOPI - Tahun depan,hanya tinggal hitungan bulan kita semua akan melihat sebuah pagelaran besar, sebuah teater agung peradaban, sebuah ritual pergulatan yang di persembahkan oleh para bangsawan. Mereka hendak melakukan pesta, pesta yang mensyaratkan semua penghuni lingkaran bersuara sebagai bukti kehadiran. Kehadiran di dalam arena pagelaran sang bangsawan. Kini para bangsawan mulai menampilkan senyum yang menawan, rayuan yang menggoda bahkan janji-janji yang mengesankan di sudut-sudut jalanan.

Baca selengkapnya...

 

Fatamorgana

KOPI - Malam ini begitu gelap, hujan tak kunjung berhenti. Bintang-bintang terlihat tak menampakan diri. Dengan angin malam yang selalu menerjang jendela kamarku, aku terdiam dan menatap langit-langit seraya berkata di dalam hati; apakah suatu saat nanti bulan akan berhenti memancarkan sinarnya ketika semua dari kita masih menginginkan sinarnya? Telah berjam-jam aku habiskan malam di meja belajarku, suasana malam ini begitu membuat hatiku gelisah. Sehingga aku tak bernafsu untuk tetap bertahan menatap tumpukan kertas yang berserakan di atas meja.

Baca selengkapnya...

 

Kang Tejo Bingung

KOPI - Ketika hari mulai sore kang Tejo melangkahkan kakinya dari sawah, seperti biasanya setelah ia menengok sawahnya di pagi hari ia harus sampai ke rumah sebelum magrib tiba. Walau lokasi sawahnya tak jauh dari rumahnya, ia tak enak hati jika pulang setelah magrib. Lagipula, ia tak mau terlambat menghabiskan waktu sorenya dengan anak dan istrinya untuk menyiapkan makan malam. Sebelum itu pun ia harus memberi makan ayam-ayam peliharaannya di rumah.

Baca selengkapnya...

 

Negeri Para Preman

KOPI - Karena bingung, tak tahu harus bagaimana mencari pekerjaan. Dukri dan kawan-kawannya (dukri and the genk) pergi ke bos preman. Bos para preman, penguasa Negerinya. "Aku ingin mendapat pekerjaan bos, aku ingin kaya, aku ingin merubah nasib", katanya dengan penuh harapan.

Pak bos preman terkenal punya banyak wilayah kekuasaan. Ia preman yang paling mashyur dan di segani di negerinya, semua orang takut padanya. Ia sangat berwibawa dan paling perkasa tapi murah senyum. Sampai-sampai orang-orang di negerinya kerap menyebutnya dengan julukan "The Smiling Preman". Ia orang yang berkepala dingin dan bertangan besi, segala yang ia inginkan harus tercapai. Tapi bung bos, eh maaf pak bos. Lantaran kami tak punya modal banyak baik ketrampilan maupun uang. Lantas kami harus bagaimana?"

Baca selengkapnya...

 

Sepotong Ketegaran

Pagi yang embun, saat dua orang sahabat menikmati secangkir teh hangat di beranda. Keduanya terdiam menikmati kepulan asap teh, sampai akhirnya Mirna yang lebih dulu bersuara.

"Aneh rasanya karena aku tiba saja tidak merasakan sakit pada luka bekas goresan duri tadi pagi." Kata Mirna dengan wajah tak percaya.

Marni yang duduk di seberangnya terdiam mengamati ekspresi sahabatnya saat bercerita. Tak biasanya Mirna bicara setenang ini, pikirnya. Apalagi bila telah bicara tentang hati.

Baca selengkapnya...

 

Sepotong Kepalsuan

Siang telah beranjak menuju petang. Di beranda rumah kost dua sahabat Ayu dan Puspita sedang terlibat pembicaraan sederhana. Namun pembicaraan berubah serius saat Ayu memperhatikan raut Puspita yang seolah lagi didera kegelisahan.

Baca selengkapnya...

 
Artikel Lainnya...

Pengamat Pilkada Jawa Timur : Ramalan, Prediksi Kofifah Terpilih sebagai Gubernur Jatim
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Jawa Timur – Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) propinsi Jatim pertarungan dua partai besar yaitu PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dengan PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) . Teks Foto. Peserta Pilkada Jawa Timur. (foto.net) Khofifah Indar Parawangsa kader PKB, Emil Dardak (Bupati Trenggalek) merupakan kader PDI-P. Begitu pula Saefullah Yusuf yang kerap disapa Gus Ipul politisi PKB serta Puti Soekarno (PDI-P) cucu presiden NKRI... Baca selengkapnya...

Pengamat Prediksi, Ramalan Pilkada Jawa Barat : Ridwan Kamil Terpilih sebagai Gubernur
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Jawabarat - Pencabutan nomor urut peserta calon Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2018 Propinsi Jawa Barat . KPU (Komisi Pemilihan Umum) Propinsi Jawa barat akan menggelar rapat pleno pengundian nomor urut calon gubernur Jabar malam ini pukul 19.00 di Gedung Youth Centre Sport Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda nomor 140, Kota Bandung, pada Selasa malam (13/2). Teknis pengundian kali ini berbeda dengan Pilgub sebelumnya, karena... Baca selengkapnya...

Pengamat Prediksi, Ramalan Pilkada Riau: Incumbent Terpilih Kembali
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Pekanbaru – Usai sudah penetapan nomor urut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Periode 2018-2023. Berlangsung pada hari Selasa (13/2/2018) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru. Rapat Pleno pencabutan nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, DR. H. Nurhamin, S.Pt. MH. 1). Nomor urut Satu Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar - Edy... Baca selengkapnya...

Surat Terbuka for Dewan Pers II: Ada Saweran Berita Tayang
Sabtu, 10 Pebruari 2018

KOPI, Pekanbaru – Salam anak negeri Merdeka…merdeka 33x , Selamat Hari Pers Nasional (HPN) . Pers Indonesia belum bebas masih terkekang. Saat ini organisasi wartawan yang diakui oleh Dewan Pers hanya Tiga organisasi Pers yakni PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia, IJTI ( Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia). Yang heranya Organisasi wartawan yang lain tidak diakui oleh Dewan Pers. Tinggi pula posisi Dewan Pers... Baca selengkapnya...

“Nyanyian” Setnov Seret Nama SBY, Ibas Terkait Proyek KTP Elektronik
Sabtu, 10 Pebruari 2018

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso menuturkan “ Diluar negeri mantan Presiden masuk penjara seperti Presiden Korea Selatan Roh Tehwu, negara Maladewa. Apakah di NKRI (Negara kesatuan Republik Indonesia) ingin mengikuti jejak negara lain bro. Tanyakan kepada rumput yang bergoyang” cakap Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan Pepi. Jangan lupa bro bagi-bagilah komisi duit dari proyek KTP-El tersebut. Setelah... Baca selengkapnya...

Prof Dedi, Promotori Fatia hingga raih predikat Cum Laude pada bidang Ilmu Matematika
Kamis, 08 Pebruari 2018

  KOPI, Yogyakarta - Mendengar kata matematika,  sebagian  orang langsung mengurangi volume untuk meneruskan keingintahuannya  mengenai ilmu eksak yang terpersepsikan hal yang  rumit dan rumus-rumus yang sulit pula.  Namun itu tidak berlaku dengan Fatia Fatimah, ketertarikannya pada ilmu Matematika sedari Sekolah Dasar (SD) dan dilanjutkan mengambil program doktoral pada jurusan matematika.   Alhasil ilmu matematika mengantarkanya... Baca selengkapnya...

Jumpa Pers Aliansi Mahasiswa, Pemuda Dan Rakyat Papua
Jumat, 02 Pebruari 2018

KOPI, Waena - Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat Papua melaksanakan kegiatan Jumpa Pers di Primagarden Waena Kelurahan Waena, Distrik Heram terkait dengan dinamika yang berkembang di Indonesia dan Papua khususnya Fenomena Kejadian Luar biasa (KLB) di beberapa daerah di Papua, Jumat (2/2). Kegiatan Jumpa Pers tersebut dikoordinir oleh Stenly Salamhu Sayuri (Ketua Umum) di dampingi oleh Edowardo Rumatrai (Anggota), Kornelius Mandenas... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALBuku Sejarah dari Seorang Sahabat Turki.....
15/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Hubungan harmonis antara Aceh dan Turki sudah ada sejak dahulu. Pada zaman Sultan AlQahar kerajaan Aceh secara resmi menjalin persahab [ ... ]



NASIONALPererat Kerjasama Bilateral Indonesia-Ma.....
14/02/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta - Mounia Boucetta (Sekretaris Negara Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Kerajaan Maroko) melakukan kunjungan ke beberap [ ... ]



DAERAHDistrik Wartutin Kabupaten Fakfak memili.....
14/02/2018 | Wawan Setiawan

KOPI-Fakfak, Ketua Dewan Adat Baham Sirzet Gwasgwas memimpin acara pengukuhan dan pengangkatan M Syahril Yusuf Bay sebagai Raja Nadi Baham Sanggaria A [ ... ]



PENDIDIKANKepala Dinas Pendidikan Sumba Timur Ingi.....
19/02/2018 | Mustajib Sumba
article thumbnail

KOPI, Nusa Tenggara Timur - Setelah mengikuti sesi sintesa masalah-masalah pendidikan di Sumba Timur dengan menggunakan pendekatan PDIA, Kadis Pendid [ ... ]



EKONOMIWamenlu Bahas Kerjasama Bilateral Dengan.....
13/02/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta – Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir, Selasa (13/02) menerima kunjungan bilateral dari Wakil Menteri Luar Negeri Maroko, Mounia B [ ... ]



HANKAMOknum TNI AL Koptu AB Berpakaian Loren.....
13/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Surabaya - Ditempat kerjanya Geng Suang menuturkan “ Yang merusak nama korp TNI (Tentara Nasional Indonesia) yakni oknum personel tersebut. S [ ... ]



OLAHRAGA30 Tahun Vakum, Porwada Jabar Kembali B.....
29/01/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Sebanyak 17 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI ) Kota-Kabupaten serta dua Pokja PWI Kota Bandung dan Gedung Sate sudah menyatakan iku [ ... ]



POLITIK23 Tokoh HMI Aceh Terima Said Hasan Baab.....
06/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-JAKARTA, Gedung Amel tempat resepsi ulang tahun HMI ke-71 terlihat begitu meriah. Dalam rangka ulang tahun HMI yang ke-71 maka KAHMI (Korps Alumn [ ... ]



OPINIKetika Para Guru Mengungkapkan dengan Ju.....
19/02/2018 | Mustajib Sumba
article thumbnail

KOPI, Nusa Tenggara Timur - Sumba, “Saya belum mampu mengelola kelas dengan baik ketika anak-anak ribut. Saya jarang membuat media sendiri yang bisa [ ... ]



PROFILKilas Balik 14 Tahun Usia Facebook, Dul.....
14/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Amerika Serikat – Dulu The Facebook awalnya tampilan layar biru putih untuk kalangan mahasiswa Harvard saling berkomunikasi dan bertemu den [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAAnak diberi Nama “Fastpay” Pasangan .....
15/02/2018 | Fariz Ragil Ramadhani
article thumbnail

KOPI - Apalah arti sebuah nama, begitu kata pujangga. Hal ini tidak berlaku bagi keluarga Soebarno (43) Warga Sumberjaya Majalengka Jawa Barat. Baginy [ ... ]



ROHANIMenyambut Imlek 2569 Pengurus PSMTI Ria.....
16/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Menyambut tahun baru imlek 2569, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau menggelar kegiatan bakti sosial dengan memba [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATICuitan @kun Susi Juliana Tentang Pernik.....
18/02/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Duri – Cuitan @ akun Facebook milik Susi Juliana Simanjuntak alias Dek Yuli S, viral di medsos dan sudah dibagikan oleh ribuan orang. Isi cur [ ... ]



SERBA-SERBICelengan Uang Dikuasai Maling.....
06/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Banda Aceh-Beberapa tahun yang lalu tepatnya awal puasa Ramadhan tahun 2014, di depan pintu gerbang makam/kuburan Teungku Di Bitay ada sebuah cel [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.