Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

SILAHKAN KLIK BANNER DI BAWAH INI DAN IKUTI SEMINAR MAHA PENTING YANG AKAN DISELENGGARAKAN DI GEDUNG NUSANTARA V, KANTOR MPR/DPR/DPD RI, SABTU 11 NOVEMBER 2017... AYOOO BURUAN DAFTAR, KETIK HADIR#NAMA-LENGKAP#KAB/KOTA DOMISILI/NOMOR-HP, KIRIM KE NOMOR HP/WA: 081371549165 (SHONY)

CERPEN & CERBUNG

Ketika Gunung Juga Punya Cara

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunung. Sebongkah tanah tinggi yang mengacung ke langit. Pendiam namun sekali dia berkata, tak hanya huruf-huruf yang meluncur dari mulutnya, namun juga ada kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf. Bahkan, secawan wacana yang menuntut dengan gedoran-gedoran keras di pintu pagar dan genting rumah, meminta perhatian agar kita semua membacanya dengan tulus, dengan ikhlas.

Baca selengkapnya...

 

Cerita Pagi...

KOPI - Handphone Android bermerek Zenfone 5 ku bergetar. Saya jarang sekali menyetelnya berdering. Kalau tidak bergetar, pasti dalam keadaan silent. Sudah hampir setahun saya menggunakan si hitam ini, selalu setia menemani berselancar di dunia maya.

Saya termasuk tipe orang yang malas menerima telepon. Menerima dan mengirim pesan melalui text lebih efisien dan tidak mengganggu.

Baca selengkapnya...

 

Djumenengipun Ndoro Papin - 3

Siang itu Sang Kawi duduk termenung, bersandar pada balok persegi peninggalan era kolonial yang setia berdiri menancam di puncak bukit. Terik mentari …
 

Djumenengipun Ndoro Papin - 1

Suara kaki kuda  kadang melintas dan berbaur dengan suara langkah kaki mengisi malam. Berselimut dingin hanya lantunan sayup pujian dan kadang cacian beradu, bisik- bisik itu mewarnai suasana sepi desa di kaki pegunungan. Gendrang tanpa deru yang  sahdu terus berkumandang, kobaran semangat berlomba, berpacu melibas lawan tanpa peperangan. Begitulah gambaran keseharian dalam satu perebutan nuansa, di mana dari masing-masing kawanan menggalang kemenangan untuk memperebutkan simpati dan dukungan dalam pencanangan tunggal," yaaach....Tuanku harus menjadi pimpinan" guman kang sampar, sambil meneguk segelas kopi.

Baca selengkapnya...

 

Irony Buta Huruf (Lain Gatal Lain Digaruk)

Suatu malam,  sekitar jam 19.30 wita,  saya dan mantan pacar pergi ke sebuah swalayan untuk membeli beberapa keperluan baby dan keperluan bulanan yg lainnya.

Tdk jauh dari tempat kami berdiri,  ada seorang remaja, tingginya sedang, kulit sawo matang, rambut sedang (mirip aktor korea), wajah lumayan cakepz (dibawah sy pastinya). DiaKelihatannya bingung memilih sesuatu, dengan memperhatikan label serta mencoba membau barang yg ada di depannya, smakin lama smakin bingung untuk menentukan mana yg mau dia beli.

Baca selengkapnya...

 

Kutitip Ginjal Ini

KOPI - Air mukamu sudah bisa ku lihat jelas, walaupun sedikit itupun karena kau paksakan untuk membersihkannya dengan air tajin yang sengaja kau oleskan pengganti masker diwajahmu. Sebenarnya apasih yang membuatmu begitu sedih dan tersiksa? Parfum beraroma tajam dihidung itu mengantarkan ingatanmu pada kejadian seminggu yang lalu, kejadian di Padang Fair ketika dalam keramaian kau disekap sendirian dibawah tenda biru disana ada minuman dan makanan gratis lalu kau dipaksa untuk ikut dengan mereka. Tempat itu masih mengingatkan dirimu akan kesepakatan untuk tidak mengatakan kepada siapapun tentang hal yang akan bisa membunuh cintaku pada lelaki yang telah meminangku satu bulan yang lalu?

Baca selengkapnya...

 

Menapak Jejak Masa Lalu di Alas Pamujan

KOPI - Adalah cerita dimana dahulu kala terdapat sebuah Kabekelan atau Padukuhan yang elok, asri dan mempesona.

Tertulis dalam coretan tinta leluhur, mengkisahkan tradisi budaya masa kabendaran dijadikan pakem desa sampai pada era kolonial dan pertamanan yang indah di atas bukit pesawahan berkembang dan beralih fungsi menjadi tempat wisata para ndoro-ndoro menir serta noni-noni Belanda waktu itu.

Baca selengkapnya...

 

Lontong Balango

KOPI - Rabu sore sebelum senja menjemput malam, Gadis pergi ke simpang Bunian, mencoba melulur lidah dengan makanan yang di jajakan di depan bekas gedung pengadilan Payakumbuh, gedung yang mengisyaratkan adanya keadilan dan ketidak adilan dalam palu yang menghantam gendang telinga dan menciptakan otot-otot jemari yang terpaksa tunduk pada tulang. Sekilas mengenang pengadilan itu, tersibaklah sebuah kisah orang yang menentang hukum yang di usung mulai dari pasar sampai pada penjara hanya berjalan kaki, pokoknya salingka nagari.Malu, memang tapi tujuanya saat itu untuk memberikan pelajaran pada masyarakat agar berhati-hati dalam bertindak di tengah keramaian.

Baca selengkapnya...

 

Mbah Sarlan dan Gerojokan Sewu

KOPI, Malang - Bendosari adalah satu di antara Desa yang berada di Kecamatan Pujon Malang Barat dan telah di tetapkan sebagai salah satu Desa Wisata unggulan oleh Pemkab Malang. Coban Sewu adalah satu di antara sajian Wisata yang di kelola Desa yang menjadi Desa Ekowisata tersebut.

Gerojokan coban Sewu Tretes, siapa yang tak Tahu keberadaanya, terlebih Warga Masyarakat Kecamatan Pujon, tentu pasti akan dengan senang hati menunjukan kemana arah pengunjung yang akan kesana.

Baca selengkapnya...

 

Kisah Pilu Seorang Bhayangkari

Cerita seorang istri polisi :

KOPI - Pada suatu hari menjelang lebaran (kira-kira seperti sekarang), seorang istri polisi mudik. Sang suami hanya mengantar pulang saja. Setelah itu polisi tersebut pulang kembali karena polisi itu pos pam.

Sepeninggalan sang suami, orang tua istri tersebut bertanya :

Orang tua : kenapa suami mu pulang lagi?

Istri. : iya pak, karena dia harus dinas lagi pak.

Orang tua : apa gak libur?

Istri. : tidak pak.

Orang tua : jadi suami mu nanti sahur dan buka, makan apa?

Istri. : dia bisa sendiri pak.

Orang tua : tapi anak tetangga kita yang dinas jauh bisa pulang ???

Baca selengkapnya...

 

Soekarno: Mien Hessels “Bunga Tulip Belanda”

KOPI, Tiga setengah abad atau 350 tahun negara Indonesia dijajah Belanda, berbagai penderitaan rakyat Indonesia zaman penjajah dahulu. Berbagai macam…

Baca selengkapnya...

 

Impian yang Luruh

KOPI, Malang - Sebut saja namaku Iren 21 tahun. Aku berkulit kuning, berbadan tinggi di atas rata-rata cewek, rambut panjang sebahu. Aku asli kelahiran Malang. Begitu setiap lelaki melihatku pastinya akan tertarik dengan kecantikanku dan tubuhku yang indah. Tetapi, nasib yang aku jalani saat ini, masih kurang beruntung. Aku bekerja di tempat hiburan malam. Semua ini aku lakukan demi untuk mengais rezeky dan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca selengkapnya...

 

Dalam Rencana Perburuan

Keriuhan pasar malam perlahan menghilang, cahaya lampu yg menyinari ruanganpun satu persatu mulai padam, mengisyaratkan rolling door bedak segera  menutupi pajangan-pajangan lapak yang berjajar tertata rapi, penghunipun melangkah ke area parkir dengan aneka rona wajah," sudah hari ini, esok semoga lebih baik" gambaran yang terbaca dari raut para penghuni - penghuni lapak yang hendak pulang.

Baca selengkapnya...

 

Dolar Singaporeku Berserak Tiada Arti

KOPI, BATAM - "Pokoknya aku harus pergi, biar banyak uang. Aku dah malas hidup di kampung hanya begini-begini saja!" Siti bertekad dan berpikir tiba-tiba. Dan apapun yang terjadi nanti, itulah resiko. Aku dah siap menghadapinya. Dengan penuh sopan-santun dan hati sedikit gundah, akhirya setelah pikir punya pikir Siti jelekpun mendekati emak bapaknya yang sudah sedikit renta,  dengan maksud hendak memohon ijin untuk meninggalkan mereka demi tekadnya.

Baca selengkapnya...

 

Last Maple Leaves

“Kaeru no ko wa kaeru.” Seru ibuku pada saat menatap wajah cowok seumuranku, yang baru saja membungkuk memberinya salam. Aku hampir tertawa saat wajah…

Baca selengkapnya...

 

Maafkan Aku

KOPI - Aku tak pernah membayangkan sebelumnya kalau ibu sudah tak ada akan seperti ini, terlantar sepi kasih sayang dan penuh harapan. Ditengah malam saat adik-adikku sedang tertidur pulas. Aku tak pernah absen untuk memanjatkan berbagai doa untuk almarhumah Ibu dan yang pasti untuk Ayahku yang kini merantau di Kalimantan. Enam, atau bahkan setahun sekali Ayah pulang. Itupun kalau ada waktu cuti.

Di rumah geribik bambu di pinggir kota inilah aku dan ketiga Adikku tinggal. Ani, Adikku yang berusia 16 tahun sudah menagihku dengan perayaan pesta ulangtahunnya nanti yang ke 17 tahun. Rafa, Adikku yang berusia 13 tahun sudah mulai merengek minta motor untuk pergi ke sekolah agar sama seperti teman-temannya yang lain yang sudah diizinkan orangtuanya mengendarai sepeda motor. Sedangkan Amelia, Adik bungsuku yang masih berusia 6 tahun justru tak pernah meminta apa-apa dariku kecuali memintaku untuk tidak meninggalkannya sendiri. Sungguh betapa besarnya kasih sayang yang mereka butuhkan saat ini.

Baca selengkapnya...

 

Aku Kembali Bukan Untukmu

“Apa maksud semua ini, Marni? Apa tak bisa lagi kita bicarakan?”

“Sudah terlambat, Bang!” Sekejap mata Marni meninggalkan Arman. Bus Antar Kota berwarna biru sudah menunggu di simpang jalan. Malam ini, Marni kembali pulang ke kampung. Meski berat, harus ia lakukan.

Semasa merajut cinta, Marni sosok perempuan yang begitu istimewa di mata Arman. Setelah sumpah sehidup semati diikrarkan, semua jadi berubah. Marni merasa diabaikan. Arman lebih suka menghabiskan waktu bersama teman sekerjanya. Sikap dingin Arman, membuat Marni menelan pahit harapan yang ia bendung. Keinginan menjadi keluarga yang bahagia hanya tertuang di kertas undangan. Arman yang dulu bagai api penerang, kini berubah jadi bara yang setiap saat bisa membakar Marni.

Baca selengkapnya...

 

Iqlimiya, Padi dan Cerita Ibu

oleh : Denni Meilizon "Pedas sekali, Bu! Tak maulah terusin makannya." "Pedas sikitpun itu, lauknya kan sudah dibasuh tadi." "Tak mau lagi, Bu!" "…
 

Si Burik

KOPI - Si Burik adalah julukan warga kampung pada seorang gadis kecil yang selalu berdiam di sudut lapangan saat teman-teman sebayanya riang bermain. Sepertinya dia merasa rendah diri dan minder untuk bergabung dengan mereka.

Diam-diam dia memperhatikan kaki dan tangannya yang penuh bintik hitam bekas kudis akibat kulitnya teramat sensitif. Hingga satu gigitan nyamuk saja bisa meninggalkan jejak hitam yang lama, bahkan bila digaruk akan menjadi kudis kecil yang berair.

Baca selengkapnya...

 

Surau Gampo

Cerpen, Syarifuddin Arifin

Surau tempat aku mengaji sejak kecil itu bernama Surau Muhajirin. Jamaahnya kebanyakan dari para pendatang, yang membeli sebidang tanah lalu membangun rumah dan keluarga di sana. Aku masih ingat, ketika gotongroyong membangun surau tersebut, ikut mengangkat batu yang ditumpuk cukup jauh dari lokasi pembangunan. Setiap malam, usai magrib kami belajar mengaji di sana. Tapi kini orang mengenalnya sebagai Surau Gampo, surau yang dibangun kembali dari dana spekulasi bantuan untuk korban gempa.

Baca selengkapnya...

 

Pesta Para Bangsawan

KOPI - Tahun depan,hanya tinggal hitungan bulan kita semua akan melihat sebuah pagelaran besar, sebuah teater agung peradaban, sebuah ritual pergulatan yang di persembahkan oleh para bangsawan. Mereka hendak melakukan pesta, pesta yang mensyaratkan semua penghuni lingkaran bersuara sebagai bukti kehadiran. Kehadiran di dalam arena pagelaran sang bangsawan. Kini para bangsawan mulai menampilkan senyum yang menawan, rayuan yang menggoda bahkan janji-janji yang mengesankan di sudut-sudut jalanan.

Baca selengkapnya...

 

Fatamorgana

KOPI - Malam ini begitu gelap, hujan tak kunjung berhenti. Bintang-bintang terlihat tak menampakan diri. Dengan angin malam yang selalu menerjang jendela kamarku, aku terdiam dan menatap langit-langit seraya berkata di dalam hati; apakah suatu saat nanti bulan akan berhenti memancarkan sinarnya ketika semua dari kita masih menginginkan sinarnya? Telah berjam-jam aku habiskan malam di meja belajarku, suasana malam ini begitu membuat hatiku gelisah. Sehingga aku tak bernafsu untuk tetap bertahan menatap tumpukan kertas yang berserakan di atas meja.

Baca selengkapnya...

 

Kang Tejo Bingung

KOPI - Ketika hari mulai sore kang Tejo melangkahkan kakinya dari sawah, seperti biasanya setelah ia menengok sawahnya di pagi hari ia harus sampai ke rumah sebelum magrib tiba. Walau lokasi sawahnya tak jauh dari rumahnya, ia tak enak hati jika pulang setelah magrib. Lagipula, ia tak mau terlambat menghabiskan waktu sorenya dengan anak dan istrinya untuk menyiapkan makan malam. Sebelum itu pun ia harus memberi makan ayam-ayam peliharaannya di rumah.

Baca selengkapnya...

 

Negeri Para Preman

KOPI - Karena bingung, tak tahu harus bagaimana mencari pekerjaan. Dukri dan kawan-kawannya (dukri and the genk) pergi ke bos preman. Bos para preman, penguasa Negerinya. "Aku ingin mendapat pekerjaan bos, aku ingin kaya, aku ingin merubah nasib", katanya dengan penuh harapan.

Pak bos preman terkenal punya banyak wilayah kekuasaan. Ia preman yang paling mashyur dan di segani di negerinya, semua orang takut padanya. Ia sangat berwibawa dan paling perkasa tapi murah senyum. Sampai-sampai orang-orang di negerinya kerap menyebutnya dengan julukan "The Smiling Preman". Ia orang yang berkepala dingin dan bertangan besi, segala yang ia inginkan harus tercapai. Tapi bung bos, eh maaf pak bos. Lantaran kami tak punya modal banyak baik ketrampilan maupun uang. Lantas kami harus bagaimana?"

Baca selengkapnya...

 

Sepotong Ketegaran

Pagi yang embun, saat dua orang sahabat menikmati secangkir teh hangat di beranda. Keduanya terdiam menikmati kepulan asap teh, sampai akhirnya Mirna yang lebih dulu bersuara.

"Aneh rasanya karena aku tiba saja tidak merasakan sakit pada luka bekas goresan duri tadi pagi." Kata Mirna dengan wajah tak percaya.

Marni yang duduk di seberangnya terdiam mengamati ekspresi sahabatnya saat bercerita. Tak biasanya Mirna bicara setenang ini, pikirnya. Apalagi bila telah bicara tentang hati.

Baca selengkapnya...

 

Sepotong Kepalsuan

Siang telah beranjak menuju petang. Di beranda rumah kost dua sahabat Ayu dan Puspita sedang terlibat pembicaraan sederhana. Namun pembicaraan berubah serius saat Ayu memperhatikan raut Puspita yang seolah lagi didera kegelisahan.

Baca selengkapnya...

 
Artikel Lainnya...

Pengukuhan Jenderal Polisi Tito Karnavian Raih Gelar Profesor, Guru Besar di Kampus PTIK
Kamis, 16 November 2017

KOPI, Jakarta - Pengukuhan dilakukan dalam sidang Senat Terbuka dipimpin Gubernur selaku Ketua STIK-PTIK Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Harjanto, SH, MSi. Pernyataan pengukuhan dilakukanIrjen Pol Prof Dr Iza Fadri, SH, MH, perwakilan guru besar pada senat akademik, yang juga dihadiri oleh Menteri Ristek Dikti Prof Dr Mohammad Nasir.   Jenderal (Pol) Drs H Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph D yang saat ini menjabat sebagai Kapolri,... Baca selengkapnya...

Polda Riau Rilis Data Perbandingan Operasi Zebra Tahun 2016 dengan 2017
Selasa, 14 November 2017

KOPI, Pekanbaru - Polda Riau Perbandingkan Operasi Zebra Siak Tahun Lalu dengan Operasi Zebra Siak 2017. A). Perbandingan pelanggaran lalu lintas selama 12 hari pelaksanaan Ops Zebra Siak 2017 dengan Ops Zebra Siak 2016, sbb : 1. Tilang Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 5.370 kasus, sedangkan untuk Ops Zebra Siak 2017 pelanggaran tilang sebanyak 10.463 kasus. Trend 5.093. 95 %. 2. Teguran Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 2.469 kasus, sedangkan untuk... Baca selengkapnya...

Tokoh Nasional Bakal Getarkan Munas PPWI ke-2 dan Seminar Nasional
Kamis, 02 November 2017

KOPI, JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Pewarta Warga Nasional (DPN PPWI) akan menggelar hajatan besar Kongres Nasional ke-2 tahun 2017 sekaligus Seminar Nasional dengan tema: "Mari Wujudkan Komunitas Masyarakat Indonesia yang Cerdas Informasi Melalui Peningkatan Kualitas dan Moralitas Pewarta Warga". Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 November 2017, dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, dipusatkan di Ruang... Baca selengkapnya...

Yuk Sukseskan Kongres ke-2 PPWI Tahun 2017 dan Seminar Nasional
Kamis, 02 November 2017

KOPI, JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Pewarta Warga Nasional (DPN PPWI) akan menggelar hajatan besar Kongres Nasional ke-2 tahun 2017 sekaligus Seminar Nasional dengan tema: "Mari Wujudkan Komunitas Masyarakat Indonesia yang Cerdas Informasi Melalui Peningkatan Kualitas dan Moralitas Pewarta Warga". Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 November 2017, dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, dipusatkan di Ruang... Baca selengkapnya...

Pemuda/i Adalah Ujung Tombak Pembangunan NKRI
Sabtu, 28 Oktober 2017

KOPI, JAKARTA - Sumpah pemuda merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah bangsa ini, yang membuktikan bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 bangsa Indonesia sudah ada dan bersatu. Hal ini tentunya masih segar dalam ingatan kita bersama, walau sudah 89 tahun silam, sumpah ini takkan pernah usang dimakan oleh waktu dan selalu dikumandangkan para pemuda Indonesia disentero negri yang berlambangkan Pancasila, kata tokoh muda Sumbar Ahmad Bram... Baca selengkapnya...

Pengamat: Segera Usut Pemberi Izin Lahan Gambut Masa Pemerintahan Terdahulu
Senin, 23 Oktober 2017

KOPI, Jakarta – Di tempat kerjanya, Goh Pheng Pek menuturkan, “Izin konsensi penanaman di tanah gambut yang dimiliki oleh perusahaan RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper) pada masa sebelum pemerintahan Joko Widodo dengan Jusuf Kalla. Kami meminta kepada institusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk segera menangkap dan mengusut segera siapa-siapa saja oknum yang terlibat dalam pemberian izin lahan gambut kepada perusahaan APRIL Group... Baca selengkapnya...

Ini Bukti Pembangkangan Manajemen Perusahaan RAPP Terhadap Pemerintah RI
Senin, 23 Oktober 2017

KOPI, Jakarta - Sekjen (Sekretaris Jendral) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjelaskan kronologis penolakan Rencana Kerja Usaha milik PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan sikap membangkang perusahaan terhadap aturan pemerintah.     Bambang Hendroyono menuturkan proses penolakan RKU milik RAPP sudah dimulai sejak Mei lalu. Kementerian juga terus melakukan pengarahan dan meminta seluruh perusahaan yang mengajukan RKU... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALCantiknya Gadis Mualaf Asal Korea S.....
16/11/2017 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Malaysia – Ayana mengunggah puluhan foto selfie dirinya dengan mengenakan jilbab. Dengan kulit putih yang dibalut dengan kerudung, kecantik [ ... ]



NASIONALSimposium Nasional Kebudayaan Digelar 2 .....
20/11/2017 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI), bekerjasama dengan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat [ ... ]



DAERAHBanyak Genangan Air dan Rembesan, Gedung.....
09/11/2017 | Muhammad Effendi

Bupati Kendal,dr.Mirna Annisa dengan Dirut RSUD H. Soewondo Kendal, dr. Sri Mulyani, Sp.A, M.Kes KOPI, Kendal - Dalam mengembangkan pelayanan RSUD  [ ... ]



PENDIDIKANMahasiwa Itenas Ciptakan Mobil Listrik R.....
15/11/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung berhasil menciptakan kendaraan roda empat yang diberi nama Evhero. Evhero m [ ... ]



EKONOMIToshiba Bangun Perluasan PLTU Cirebon.....
19/11/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Toshiba Energy Systems & Solutions Corporation (ESS), Minggu (19/11) mengumumkan pekerjaan konstruksi perluasan Pembangkit Lis [ ... ]



HANKAMSemarak Peringatan Hari Pahlawan 2017 di.....
17/11/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Sebagai bangsa yang besar tentu saja kita harus mengingat jasa para pahlawan. Pada tanggal 10 November 2017, rakyat Aceh memperinga [ ... ]



OLAHRAGASempena Hut Kuansing : Bupati H. Mursini.....
13/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi – Dari pantauan Pewarta Indonesia , Kamis pagi (12/10-17) dari luar Gedung DPRD kabupaten Kuansing, puluhan karangan bunga u [ ... ]



PARIWISATAHotel Kyriad Muraya Aceh di Simpang Lima.....
17/11/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Bila Anda datang dari luar kota Banda Aceh maupun yang berada di kota Banda Aceh dan sekitarnya ingin mencari hotel yang berlokasi  [ ... ]



HUKUM & KRIMINALFachrudin dan Fadil Seludupkan Shabu Seb.....
17/11/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Peredaran narkoba di Aceh cukup rapi. Sebuah truk yang membawa narkoba jenis shabu berhasil diamankan oleh aparat keamanan.Hasil in [ ... ]



POLITIKLaskar Muda Hanura (Lasmura) Aceh Didekl.....
09/11/2017 | Rachmad Yuliadi

KOPI, Banda Aceh - Beberapa partai politik pastilah mempunyai organisasi lain yang berada dibawah partai tersebut. Seperti partai Hanura yang mempunya [ ... ]



OPINI“Jangan Ambil Uangku, Ibu!” Refleksi.....
18/11/2017 | Harjoni Desky, S.Sos.I., M.Si
article thumbnail

KOPI - Pak Ahmad sudah 2 tahun ini menjadi peserta asuransi. Saat menjadi peserta asuransi, ia sengaja merahasiakan keanggotaannya kepada istrinya, ka [ ... ]



PROFILDulu Anak Tukang Kayu, Kini Polisi Kand.....
16/11/2017 | Didi Rinaldo

  KOPI, Bangka Belitung - Seorang polisi berseragam lengkap tampak memacu sepeda motornya ke dalam kebun yang berjarak dua jam perjalanan dari Pan [ ... ]



SOSIAL & BUDAYABupati Aceh Jaya Kukuhkan IKAJAYA Period.....
07/11/2017 | Rachmad Yuliadi

KOPI, Banda Aceh - Kabupaten Aceh Jaya merupakan kabupaten yang baru didirikan yaitu pada tahun 2002 sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Bara [ ... ]



ROHANIMengenal Abuya Syaikh H. Muhammad Muda W.....
26/09/2017 | Ismayadi Yadi
article thumbnail

KOPI - Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy Abu Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy DAYAH-DARUSSALAM [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIPencabutan nomor urut Calon Kepala Desa .....
30/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Siak Hulu – Pemilihan kepala desa tinggal  menghitung  hari, para calon kepala desa gencar mensosialisasikan visi misi mereka dalam spanduk/ [ ... ]



SERBA-SERBIKoleksi Model Tas Anak Sekolah Perempuan.....
21/11/2017 | Taufiq Iqbal
article thumbnail

KOPI - Tahun ajaran baru di sekolah, identik dengan perlengkapan sekolah yang baru pula. Anak-anak biasanya akan meminta dibelikan perlengkapan sekola [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.