Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Komentar Warga

Kolom Pewarta
Kriteria Calon Presiden Masa Depan (142/.....
20/05/2012 | Muhammad Haries

KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh ele [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
Funbike Wall's Selection Family RidePulau Senoapoto firdaus ppwi banjarmasin prov kal-sel
Gelora Sepeda
TelkomVision Gandeng Kemensos Gelar INDO.....
21/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI - TelkomVision dalam usianya yang ke-15 kian menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kualitas produk yang baik, kemudahan layanan, dan kepedulian terhadap k [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 4976
Isi : 8241
Content View Hits : 1856881
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini1238
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4631

Warga Online : 80
IP Kamu : 38.107.179.218
Pewarta Online













Inspirasi Cerpen-Cerbung
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

Cerpen & Cerbung

Kafir !

KOPI - “Kamu kafir !” Tuding Maman, teman yang sudah sejak lama kukenal. Hampir saja gelas berisi separuh teh hangat yang ada di depanku aku lemparkan ke arah Maman, andai saja Rahim temanku yang lain tak keburu menangkap lenganku. “Sabar, sabar, sabar Kim,” cegah Rahim sambil terus memegangi lenganku. “Jaga mulutmu yang beracun itu !” Sengitku ke Maman sambil menunjuk mukanya dengan tangan kiriku.

Baca selengkapnya...

 

Tonggakku Kehidupanku

KOPI - Dari kejauhan puncak Gunung Jambangan yang tinggi bergeming, tampak diselimuti kabut subuh di musim kemarau. Udara diluar rumah masih terasa dingin terasa ngilu menusuk tulaang. Embun tampak menempel di kerimbunan daun keladi disamping rumah yang terbuat dari kayu jenis Ulin (kayu besi) beratap sirap (terbuat dari kayu Ulin). Beberapa ekor ayam telah nampak turun sebatang pohon sawo yang tumbuh di halaman, mengais-ngais mencari makan.

Baca selengkapnya...

 

Asa Dari Balik Bilik Penuh Noda

KOPI - Dari jendela biliknya Inah memandangi gunung hijau menjulang, saksi bisu keberadaan Inah di tempat ia kini berada. Inah mengalihkan pandangannya ke arah lain, hamparan pohon-pohon karet diselingi perdu dan semak belukar. Ingin rasanya Inah meratap, menangis sesenggukan, atau bahkan berteriak sekerasnya mengadukan nasib yang dialaminya kini ke gunung itu, ke pepohonan itu, ke semak belukar……….

Baca selengkapnya...

 

(Maybe) The Right Man On (Maybe) The Right Place

KOPI - “The right man on the right place”, orang yang benar ditempatkan pada tempat yang benar. Kalimat ini yang selalu kuingat hingga kini, kudapat ketika aku duduk di SLTA puluhan tahun silam, yang diucapkan oleh guru ekonomi kami. Namun kalimat ini belum tentu sepenuhnya benar, karena tak sedikit yang bertolak belakang disebabkan “learning by doing”.

Baca selengkapnya...

 

Jangan Memeras, Meremas Saja

KOPI - “Brak !!!” Meja terbuat dari kayu kuku (sejenis jati) itu bergetar oleh gebrakan tangan sang Kepala Desa. Hampir saja aku terlompat dari tempat dudukku. Kepala Desa yang kukonfirmasi sangat berang setelah menyimak pertanyaanku terkait pungutan jalan terhadap truk-truk bermuatan hasil tambang dan kebun yang lewat di depan kantor desa.

Baca selengkapnya...

 
Artikel Lainnya...