Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Galeri Video Warta
 
 
 
 
   
 
 

Latest

 
 
 
 

Date: 13 Juni 2011
Category: Pewarta Redaksi
 
 
 
 
 
 
 

KOPI, BLITAR – Wisata Arung Jeram di aliran sungai Kali Lekso Desa Tegal Rejo Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar yang hari Minggu 15/05/ kemarin di Louncing oleh Wakil Bupati Blitar membawa korban. 7 wisatawan terluka akibat perahunya terbalik dan terpaksa dilarikan ke RSUD setempat. Pemandu Wisata diduga tidak mengenali medan, karena didatangkan dari luar Blitar.


Olah Raga Arung Jeram kini sudah resmi menjadi Agenda Wisata Pemerintah Kabupaten Blitar. Dari hasil survey Komunitas Olah Raga Arung Jeram dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur, di desa Tegal AsriKecamatan Wlingi Kab. Blitar di aliran sungai Lekso sudah layak dan bagus untuk dikembangkan Olah Raga Arung Jeram dan pengemabngan Pariwisata. Demikian yang disampaikan Wakil Bupati Blitar, Drs. Riyanto.

Dia menambahkan aliran Sungai Lekso ini sangat potensi sekali untuk dikembangkan olah raga yang memacu andrinalin dan sangat menantang.

“Olah raga Arung Jeram ini sangat bagus dikembangkan di Kabupaten Blitar, karena medannya sangat bagus dan layak. Selain itu juga bagus untuk pengembangan pariwisata di wilayah Kabupaten Blitar,”jelas Riyanto.

Demikian juga halnya seperti yang disampaikan Kapala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur, Eko Priyono, bahwa di Jawa Timur ada beberapa Arung Jeram yang sudah di lounching seperti di Probolinggo, Bondowoso, Kediri, Malang, dan saat ini menyusul Blitar. Di Kabupaten Blitar sangat potensi, karena arealnya bagus dan layak, juga sudah ada Base Camp serta ada 7 jeram yag menantang.

“Sangat potensi sekali di kabupaten Blitar untuk dikembangkan Arung Jeram ini, karena medannya bagus, menantang, bahkan Base Camp nya sudah siap,”ungkap Eko.

Namun pada acara Lounching Arung Jeram ini sangat disayangkan oleh pengguna wisata Arung Jeram, karena para pemandu tidak mengenal medan. Hal ini disebabkan para pemandu didatangkan dari luar Blitar, sehingga tidak mengenali medan yang mengakibatkan 7 wisatawan dari Surabaya perahunya terbalik. Ke 7 wisatawan tersebut akhirnya terseret arus yang deras, sehingga mengakibatkan terluka, karena terbentur batu-batu sungai. Bahkan seorang wisatawan ada yang terseret arus sampai ½ jam hing terluka parah dan sempt pingsan karena terlalu lama di dalam air. Korban yang terluka langsung dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk mendapatkan perwatan secara intesif. Seorang wisatawan yang bernama Nana Fajar, 45 terpaksa harus menggunakan alat bantuan pernafasan, selang oksigen karena terlalu lama berada dalam air.

Nana beserta teman-temannya untuk megisi liburann, berwisata ke blitar dengan mengikuti Arung Jeram di Sungai Lekso Kecamatan Wlingi. Namun saat perjalanan di arung jeram baru 2 kilo meter, perahu mereka terbalik. Semua penumpangnya tenggelam dan terseret arus. Hanya 2 orang yaitu Instruktur yang bisa menggapai perahu, namun ke 5 orang terseret arus. Bahkan Nana tenggelam dan terseret Arus hingga setengah jam.

“Saya tiap tahun pasti mengikuti olah raga ini, namun karena ini medannya baru sehingga saya tidak tahu medan. Dan ternyata Pemandunya juga tidak tahu medan, karena mereka didatangkan dari luar Blitar, sehingga peristiwa ini terjadi. Saya sempet terseret selama setengah jam hingga sempat pingsan,”kata Nanan.

Sebenarnya perahu yang terbalik tidak hanya parahu yang dinaiki Nana dan temannya, namun ada satu perahu lagi juga terbalik dan penumpangnya tenggelam, hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit karena terluka. Pada umumnya mereka terluka pada kaki dan kepala, seperti yang dialami Aprilia, wisatawan wanita yang kepalanya harus diperban akibat terluka. (JFT)

 

[More] [Less]
Date: 27 Mei 2011
Category:
 
 
 
 
 
 
 

BLITAR, Blitar Raya News – Siswi SMK Bina Wisata Blitar, diduga dibawa kabur oleh kenalnnya di facebook. Mesikipun orang tua korban sudah melapor ke Polisi dan berupaya mencari bantuan ke paranormal, namun sampai saat ini hasilnya masih Nihil.

href="http://id.netlog.com/go/out/url=-aHR0cDovL2xwZC1ibGl0YXJyYXlhLmNvbS9pbmRleC5waHAvdmlkZW8vaXRlbS8xMTQtdml0YQ__" target="_blank">

Dampak dari facebook, selain bermanfaat untuk pertemanan dan berbagi informasi juga berdampak negatif bagi pasutri Anjar Wicaksono 42 dan Sulasih Ragil 42, warga RT. 03 RW. 02 kelurahan Jatituri kecamatan Sukorejo Kota Blitar, pasalnya Novita Anjarsari 17, anak ke 2 dari 4 bersaudara yang juga siswi SMK Bina Wisata Blitar jurusan Perhotelan kelas 2, sejak Kamis, 17/3/2011 sore hari pergi meninggalkan rumah setelah diajak pergi oleh Hesti yang dikenalnya lewat facebook dan sampai berita ini diturukan, Vita beserta temannya tidak diketahui keberadaanya juga tidak bisa dihubungi Phone shelnya.
Ibu Novita, Sulasih Ragil yang diwawancarai Tim Blitar Raya News, mengatakan, seseorang yang mengaku bernama Hesti kenalan Novita yang beralamat di Tumpang Kabupaten Malang, Minggu, 13/3/2011 bertandang ke rumahnya bahkan menginap di rumah keluarga Ibu Sulasih dan pihak keluarga tidak curiga, karena tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan pada diri Hesti, namun pada hari Kamis, 17/3/2011 Hesti dan Novita meninggalkan rumah tanpa pamit pada kedua orangtuanya.
“Anak saya kenalannya lewat facebook dan saya kenal dengan Hesti lewat anak saya (Novita), yang mengaku dari Tumpang Malang dan sempat tidur disini. Awalnya baik-baik saja tidak ada masalah apa-apa,”ungkap Sulasih.
Menurut ayah Novita, Anjar Wicaksono, upaya keluarga sudah mencari kemana-mana, baik teman sekolah maupun teman lainnya tidak ada yang mengetahi keberadaan Novita. Bahkan keluarganya juga sudah melapor ke pihak berwajib (Polisi) terkait kejadian ini dan sudah menyebarkan foto Novita ke teman-teman Anjar, baik yang berada di stasiun, tempat-tempat lain dan ke seluruh keluarga juga minta bantuan paranormal untuk membantu mencari keberadaannya, namun sampai saat ini belum juga membuahkan hasil.
“Teman-teman stasiun, teman-teman lain juga keluarga sudah saya sebarkan fotonya Vita, bahkan saya sudah melapor ke Polisi dan minta bantuan Paranormal, namun hasilnya Nihil,” jelas Anjar.
Saat ini facebook kepunyaan Novita dengan akun Veey Ccipemme Baue juga sudah diblokir dan tidak bisa dikonfirmasi. Anjar beserta keluarga berharap, jika ada orang yang mengetahui keberadaan putrinya, agar segera melapor ke pihak yang berwajib atau langsung menghubungi pihak keluarga. (JFT)

[More] [Less]
Date: 25 Maret 2011
Category:
 
 
 
 
 
 
 

Dr. Yunus : pihaknya akan mempelajari dengan seksama terkait laporan-laporan yang sudah masuk dan nantinya kalau benar-benar diketemukan penyimpangan, pihaknya bersama KPK akan turun ke Blitar lagi untuk melakukan pemeriksaan.

Date: 04 Maret 2011
Category: Pewarta Umum
 
 
 
 
 
 
 

KOPI, BLITAR -Tradisi Jamasan Gong Kyai Pradah di Alun-alun Lodoyo Kabupaten Blitar merupakan tradisi/budaya yang turun temurun, yang selalu diadakan tiap taun pada bulan Maulud.

class="MsoNoSpacing">Begitu Gong Kyai pradah keluar dari pesanggrahan, ribuan warga yang sudah memadati serta menunggu jamasan Gong Kyai Pradah di alun-alun Lodoyo kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, langsung saja berdesak-desakan ingin memegang gong yang akan dikirab keliling alun-alun Lodoyo, bahkan saat rombongan kirab gong sampai di pintu masuk ke menara terjadi saling dorong antara pihak keamanan dengan pengiring gong.

Sebelum proses penjamasan berlangsung Gong Kyai Pradah ditaburi kembang setaman oleh seorang pimpinan di kabupaten Blitar, air bekas penjasaman dan bunga setaman tersebut tak urung menjadi rebutan para sesepuh yang ikut serta menjamasi. Tidak hanya para penjamasan yang berebut air bekas jasaman Gong Kyai Pradah, namun ribuan warga yang berada di bawah menarapun langsung berebut air bekas jamasan dan bunga setaman yang dilempar ditengah-tengan ribuan kerumunan warga. Konon dipercaya jika mendapatkan air dan bunga tersebut akan mendapatkan panjang umur, diberikan kesehatan dan rejeki yang melimpah serta dijauhkan dari marabahaya.

Ritual diakhiri dengan rebutan dua buah tumpeng raksasa oleh warga. Seluruh warga, baik dewasa maupun anak-anak juga ikut terlibat berebut isi tumpeng. Tak pelak aksi dorong dan tindih tak terhindarkan, bahkan seorang anak menangis akibat terjepit di tengah-tengah warga yang rebutan tumpeng.

Sementara itu menurut Herry Nugroho Bupati Blitar, event ini selain melestarikan nilai-nilai Budaya Jawa secara turun-temurun, juga sebagai kalender parawisata kabupaten Blitar yang diselenggarakan tiap tahun dan untuk menarik para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Juga sebagai wujud syukur kepada tuhan atas karunianya selama ini, bagi warga Lodoyo kabupaten Blitar, karena di berikan ketentraman, banyak rejeki , jauh dari musibah serta panen lancer. “Ritual jamasan Gong Kyai Pradah merupakan tradisi yang digelar setiap memasuki bulan Maulud, untuk menyucikan gong sebagai cikal bakal berdirinya kabupaten Blitar,” Jelas Herry Nugroho

Di tempat terpisah Suparni warga desa Ngeni kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar mengatakan, bahwa warga sangat meyakini kalau Gong Kyai Pradah itu sangat bertuah. Untuk itu banyak warga yang datang dari luar Lodoyopun banyak yang berebut air jamasan Gong Kyai Pradah karena menurut mereka membawa berkah. “Saya beserta saudara-saudara dan warga Ngeni lainnya tiap tahun pasti datang mas, meskipun berdesak-desakan dan saling berebut Air jamasan Gong Kyai Pradah, karena pingin mendapat berkah juga, “ jelas Suparni kepada KOPI Blitar Raya disela-sela gerumunan masa. (JFT)

[More] [Less]
Date: 04 Maret 2011
Category: Pewarta Umum
 
 
 
 
 
 
 
Dibuka oleh Ketua PP Riau ANTO RAHMAN
Date: 27 Januari 2011
Category: Pewarta Umum
 
 
 
 
 
 
 
Date: 20 Desember 2010
Category:
 
 
 
 
 
 
 

Artist : Syarifah Perita

Director : Wira Sattah JR

Editor : Zurie Odhe

Date: 26 Oktober 2010
Category: Pewarta Umum
 
 
 
Most Viewed

 
 
 
 
Salah satu cara untuk mengembalikan email yahoo yang kena hack, atau mungkin kita lupa password, semoga masih manjur dan bermanfaat
Date: 22 Mei 2010
Category: Pewarta Umum
 
 
 
 
 
 
 

KOPI, BLITAR -Tradisi Jamasan Gong Kyai Pradah di Alun-alun Lodoyo Kabupaten Blitar merupakan tradisi/budaya yang turun temurun, yang selalu diadakan tiap taun pada bulan Maulud.

class="MsoNoSpacing">Begitu Gong Kyai pradah keluar dari pesanggrahan, ribuan warga yang sudah memadati serta menunggu jamasan Gong Kyai Pradah di alun-alun Lodoyo kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, langsung saja berdesak-desakan ingin memegang gong yang akan dikirab keliling alun-alun Lodoyo, bahkan saat rombongan kirab gong sampai di pintu masuk ke menara terjadi saling dorong antara pihak keamanan dengan pengiring gong.

Sebelum proses penjamasan berlangsung Gong Kyai Pradah ditaburi kembang setaman oleh seorang pimpinan di kabupaten Blitar, air bekas penjasaman dan bunga setaman tersebut tak urung menjadi rebutan para sesepuh yang ikut serta menjamasi. Tidak hanya para penjamasan yang berebut air bekas jasaman Gong Kyai Pradah, namun ribuan warga yang berada di bawah menarapun langsung berebut air bekas jamasan dan bunga setaman yang dilempar ditengah-tengan ribuan kerumunan warga. Konon dipercaya jika mendapatkan air dan bunga tersebut akan mendapatkan panjang umur, diberikan kesehatan dan rejeki yang melimpah serta dijauhkan dari marabahaya.

Ritual diakhiri dengan rebutan dua buah tumpeng raksasa oleh warga. Seluruh warga, baik dewasa maupun anak-anak juga ikut terlibat berebut isi tumpeng. Tak pelak aksi dorong dan tindih tak terhindarkan, bahkan seorang anak menangis akibat terjepit di tengah-tengah warga yang rebutan tumpeng.

Sementara itu menurut Herry Nugroho Bupati Blitar, event ini selain melestarikan nilai-nilai Budaya Jawa secara turun-temurun, juga sebagai kalender parawisata kabupaten Blitar yang diselenggarakan tiap tahun dan untuk menarik para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Juga sebagai wujud syukur kepada tuhan atas karunianya selama ini, bagi warga Lodoyo kabupaten Blitar, karena di berikan ketentraman, banyak rejeki , jauh dari musibah serta panen lancer. “Ritual jamasan Gong Kyai Pradah merupakan tradisi yang digelar setiap memasuki bulan Maulud, untuk menyucikan gong sebagai cikal bakal berdirinya kabupaten Blitar,” Jelas Herry Nugroho

Di tempat terpisah Suparni warga desa Ngeni kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar mengatakan, bahwa warga sangat meyakini kalau Gong Kyai Pradah itu sangat bertuah. Untuk itu banyak warga yang datang dari luar Lodoyopun banyak yang berebut air jamasan Gong Kyai Pradah karena menurut mereka membawa berkah. “Saya beserta saudara-saudara dan warga Ngeni lainnya tiap tahun pasti datang mas, meskipun berdesak-desakan dan saling berebut Air jamasan Gong Kyai Pradah, karena pingin mendapat berkah juga, “ jelas Suparni kepada KOPI Blitar Raya disela-sela gerumunan masa. (JFT)

[More] [Less]
Date: 04 Maret 2011
Category: Pewarta Umum
 
 
 
 
 
 
 
Date: 20 Desember 2010
Category:
 
 
 
 
 
 
 

Date: 13 Juni 2011
Category: Pewarta Redaksi
 
 
 
 
 
 
 
Dibuka oleh Ketua PP Riau ANTO RAHMAN
Date: 27 Januari 2011
Category: Pewarta Umum
 
 
 
 
 
 
 

BLITAR, Blitar Raya News – Siswi SMK Bina Wisata Blitar, diduga dibawa kabur oleh kenalnnya di facebook. Mesikipun orang tua korban sudah melapor ke Polisi dan berupaya mencari bantuan ke paranormal, namun sampai saat ini hasilnya masih Nihil.

href="http://id.netlog.com/go/out/url=-aHR0cDovL2xwZC1ibGl0YXJyYXlhLmNvbS9pbmRleC5waHAvdmlkZW8vaXRlbS8xMTQtdml0YQ__" target="_blank">

Dampak dari facebook, selain bermanfaat untuk pertemanan dan berbagi informasi juga berdampak negatif bagi pasutri Anjar Wicaksono 42 dan Sulasih Ragil 42, warga RT. 03 RW. 02 kelurahan Jatituri kecamatan Sukorejo Kota Blitar, pasalnya Novita Anjarsari 17, anak ke 2 dari 4 bersaudara yang juga siswi SMK Bina Wisata Blitar jurusan Perhotelan kelas 2, sejak Kamis, 17/3/2011 sore hari pergi meninggalkan rumah setelah diajak pergi oleh Hesti yang dikenalnya lewat facebook dan sampai berita ini diturukan, Vita beserta temannya tidak diketahui keberadaanya juga tidak bisa dihubungi Phone shelnya.
Ibu Novita, Sulasih Ragil yang diwawancarai Tim Blitar Raya News, mengatakan, seseorang yang mengaku bernama Hesti kenalan Novita yang beralamat di Tumpang Kabupaten Malang, Minggu, 13/3/2011 bertandang ke rumahnya bahkan menginap di rumah keluarga Ibu Sulasih dan pihak keluarga tidak curiga, karena tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan pada diri Hesti, namun pada hari Kamis, 17/3/2011 Hesti dan Novita meninggalkan rumah tanpa pamit pada kedua orangtuanya.
“Anak saya kenalannya lewat facebook dan saya kenal dengan Hesti lewat anak saya (Novita), yang mengaku dari Tumpang Malang dan sempat tidur disini. Awalnya baik-baik saja tidak ada masalah apa-apa,”ungkap Sulasih.
Menurut ayah Novita, Anjar Wicaksono, upaya keluarga sudah mencari kemana-mana, baik teman sekolah maupun teman lainnya tidak ada yang mengetahi keberadaan Novita. Bahkan keluarganya juga sudah melapor ke pihak berwajib (Polisi) terkait kejadian ini dan sudah menyebarkan foto Novita ke teman-teman Anjar, baik yang berada di stasiun, tempat-tempat lain dan ke seluruh keluarga juga minta bantuan paranormal untuk membantu mencari keberadaannya, namun sampai saat ini belum juga membuahkan hasil.
“Teman-teman stasiun, teman-teman lain juga keluarga sudah saya sebarkan fotonya Vita, bahkan saya sudah melapor ke Polisi dan minta bantuan Paranormal, namun hasilnya Nihil,” jelas Anjar.
Saat ini facebook kepunyaan Novita dengan akun Veey Ccipemme Baue juga sudah diblokir dan tidak bisa dikonfirmasi. Anjar beserta keluarga berharap, jika ada orang yang mengetahui keberadaan putrinya, agar segera melapor ke pihak yang berwajib atau langsung menghubungi pihak keluarga. (JFT)

[More] [Less]
Date: 25 Maret 2011
Category:
 
 
 
 
 
 
 

KOPI, BLITAR – Wisata Arung Jeram di aliran sungai Kali Lekso Desa Tegal Rejo Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar yang hari Minggu 15/05/ kemarin di Louncing oleh Wakil Bupati Blitar membawa korban. 7 wisatawan terluka akibat perahunya terbalik dan terpaksa dilarikan ke RSUD setempat. Pemandu Wisata diduga tidak mengenali medan, karena didatangkan dari luar Blitar.


Olah Raga Arung Jeram kini sudah resmi menjadi Agenda Wisata Pemerintah Kabupaten Blitar. Dari hasil survey Komunitas Olah Raga Arung Jeram dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur, di desa Tegal AsriKecamatan Wlingi Kab. Blitar di aliran sungai Lekso sudah layak dan bagus untuk dikembangkan Olah Raga Arung Jeram dan pengemabngan Pariwisata. Demikian yang disampaikan Wakil Bupati Blitar, Drs. Riyanto.

Dia menambahkan aliran Sungai Lekso ini sangat potensi sekali untuk dikembangkan olah raga yang memacu andrinalin dan sangat menantang.

“Olah raga Arung Jeram ini sangat bagus dikembangkan di Kabupaten Blitar, karena medannya sangat bagus dan layak. Selain itu juga bagus untuk pengembangan pariwisata di wilayah Kabupaten Blitar,”jelas Riyanto.

Demikian juga halnya seperti yang disampaikan Kapala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur, Eko Priyono, bahwa di Jawa Timur ada beberapa Arung Jeram yang sudah di lounching seperti di Probolinggo, Bondowoso, Kediri, Malang, dan saat ini menyusul Blitar. Di Kabupaten Blitar sangat potensi, karena arealnya bagus dan layak, juga sudah ada Base Camp serta ada 7 jeram yag menantang.

“Sangat potensi sekali di kabupaten Blitar untuk dikembangkan Arung Jeram ini, karena medannya bagus, menantang, bahkan Base Camp nya sudah siap,”ungkap Eko.

Namun pada acara Lounching Arung Jeram ini sangat disayangkan oleh pengguna wisata Arung Jeram, karena para pemandu tidak mengenal medan. Hal ini disebabkan para pemandu didatangkan dari luar Blitar, sehingga tidak mengenali medan yang mengakibatkan 7 wisatawan dari Surabaya perahunya terbalik. Ke 7 wisatawan tersebut akhirnya terseret arus yang deras, sehingga mengakibatkan terluka, karena terbentur batu-batu sungai. Bahkan seorang wisatawan ada yang terseret arus sampai ½ jam hing terluka parah dan sempt pingsan karena terlalu lama di dalam air. Korban yang terluka langsung dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk mendapatkan perwatan secara intesif. Seorang wisatawan yang bernama Nana Fajar, 45 terpaksa harus menggunakan alat bantuan pernafasan, selang oksigen karena terlalu lama berada dalam air.

Nana beserta teman-temannya untuk megisi liburann, berwisata ke blitar dengan mengikuti Arung Jeram di Sungai Lekso Kecamatan Wlingi. Namun saat perjalanan di arung jeram baru 2 kilo meter, perahu mereka terbalik. Semua penumpangnya tenggelam dan terseret arus. Hanya 2 orang yaitu Instruktur yang bisa menggapai perahu, namun ke 5 orang terseret arus. Bahkan Nana tenggelam dan terseret Arus hingga setengah jam.

“Saya tiap tahun pasti mengikuti olah raga ini, namun karena ini medannya baru sehingga saya tidak tahu medan. Dan ternyata Pemandunya juga tidak tahu medan, karena mereka didatangkan dari luar Blitar, sehingga peristiwa ini terjadi. Saya sempet terseret selama setengah jam hingga sempat pingsan,”kata Nanan.

Sebenarnya perahu yang terbalik tidak hanya parahu yang dinaiki Nana dan temannya, namun ada satu perahu lagi juga terbalik dan penumpangnya tenggelam, hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit karena terluka. Pada umumnya mereka terluka pada kaki dan kepala, seperti yang dialami Aprilia, wisatawan wanita yang kepalanya harus diperban akibat terluka. (JFT)

 

[More] [Less]
Date: 27 Mei 2011
Category:
 
 
 
 
 
 
 

Artist : Syarifah Perita

Director : Wira Sattah JR

Editor : Zurie Odhe

Date: 26 Oktober 2010
Category: Pewarta Umum
 
 
 
Highest Rated

 
 
 
 
Silahkan Bergabung Bersama kami
Date: 14 Mei 2010
Category: Pewarta Redaksi
 
 
 
 
 
 
 
Pada Parade Tari daerah Riau yang ke 17, tahun 2009 Kab.Siak berhasil meraih Juara I.
Date: 22 Desember 2009
Category: Pewarta Umum
 
 
 
 
 
 
 
para personil grup nasyid ini, adalah gabungan para karyawan n guru Islamic Center Siak - Riau. mereka adalah dari komunitas seni budaya Melayu Riau. Berlokasi di TURAP ato bantaran sungai Siak, jadi tepat berhadapan dengan Istana Siak.
Date: 03 Agustus 2009
Category: Pewarta Umum
 
 
 
 
 
 
 
This dance was performed by Folkuniversitetet dancing class students in Linkoping - Sweden, on the 25th of January 2007, taught by Shony. Hope you enjoy this dance.
Date: 14 Mei 2010
Category: Pewarta Redaksi
 
 
 
 
 
 
 

Artist : Syarifah Perita

Director : Wira Sattah JR

Editor : Zurie Odhe

Date: 26 Oktober 2010
Category: Pewarta Umum
 
 
 
 
 
 
 

BLITAR, Blitar Raya News – Siswi SMK Bina Wisata Blitar, diduga dibawa kabur oleh kenalnnya di facebook. Mesikipun orang tua korban sudah melapor ke Polisi dan berupaya mencari bantuan ke paranormal, namun sampai saat ini hasilnya masih Nihil.

href="http://id.netlog.com/go/out/url=-aHR0cDovL2xwZC1ibGl0YXJyYXlhLmNvbS9pbmRleC5waHAvdmlkZW8vaXRlbS8xMTQtdml0YQ__" target="_blank">

Dampak dari facebook, selain bermanfaat untuk pertemanan dan berbagi informasi juga berdampak negatif bagi pasutri Anjar Wicaksono 42 dan Sulasih Ragil 42, warga RT. 03 RW. 02 kelurahan Jatituri kecamatan Sukorejo Kota Blitar, pasalnya Novita Anjarsari 17, anak ke 2 dari 4 bersaudara yang juga siswi SMK Bina Wisata Blitar jurusan Perhotelan kelas 2, sejak Kamis, 17/3/2011 sore hari pergi meninggalkan rumah setelah diajak pergi oleh Hesti yang dikenalnya lewat facebook dan sampai berita ini diturukan, Vita beserta temannya tidak diketahui keberadaanya juga tidak bisa dihubungi Phone shelnya.
Ibu Novita, Sulasih Ragil yang diwawancarai Tim Blitar Raya News, mengatakan, seseorang yang mengaku bernama Hesti kenalan Novita yang beralamat di Tumpang Kabupaten Malang, Minggu, 13/3/2011 bertandang ke rumahnya bahkan menginap di rumah keluarga Ibu Sulasih dan pihak keluarga tidak curiga, karena tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan pada diri Hesti, namun pada hari Kamis, 17/3/2011 Hesti dan Novita meninggalkan rumah tanpa pamit pada kedua orangtuanya.
“Anak saya kenalannya lewat facebook dan saya kenal dengan Hesti lewat anak saya (Novita), yang mengaku dari Tumpang Malang dan sempat tidur disini. Awalnya baik-baik saja tidak ada masalah apa-apa,”ungkap Sulasih.
Menurut ayah Novita, Anjar Wicaksono, upaya keluarga sudah mencari kemana-mana, baik teman sekolah maupun teman lainnya tidak ada yang mengetahi keberadaan Novita. Bahkan keluarganya juga sudah melapor ke pihak berwajib (Polisi) terkait kejadian ini dan sudah menyebarkan foto Novita ke teman-teman Anjar, baik yang berada di stasiun, tempat-tempat lain dan ke seluruh keluarga juga minta bantuan paranormal untuk membantu mencari keberadaannya, namun sampai saat ini belum juga membuahkan hasil.
“Teman-teman stasiun, teman-teman lain juga keluarga sudah saya sebarkan fotonya Vita, bahkan saya sudah melapor ke Polisi dan minta bantuan Paranormal, namun hasilnya Nihil,” jelas Anjar.
Saat ini facebook kepunyaan Novita dengan akun Veey Ccipemme Baue juga sudah diblokir dan tidak bisa dikonfirmasi. Anjar beserta keluarga berharap, jika ada orang yang mengetahui keberadaan putrinya, agar segera melapor ke pihak yang berwajib atau langsung menghubungi pihak keluarga. (JFT)

[More] [Less]
Date: 25 Maret 2011
Category:
 
 
 
 
 
 
 

Date: 13 Juni 2011
Category: Pewarta Redaksi
 
 
 
 
 
 
 
Salah satu cara untuk mengembalikan email yahoo yang kena hack, atau mungkin kita lupa password, semoga masih manjur dan bermanfaat
Date: 22 Mei 2010
Category: Pewarta Umum
 
 
 
Featured

 
 
 
 

Date: 13 Juni 2011
Category: Pewarta Redaksi
 
 
 
 
 
 
 

KOPI, BLITAR -Tradisi Jamasan Gong Kyai Pradah di Alun-alun Lodoyo Kabupaten Blitar merupakan tradisi/budaya yang turun temurun, yang selalu diadakan tiap taun pada bulan Maulud.

class="MsoNoSpacing">Begitu Gong Kyai pradah keluar dari pesanggrahan, ribuan warga yang sudah memadati serta menunggu jamasan Gong Kyai Pradah di alun-alun Lodoyo kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, langsung saja berdesak-desakan ingin memegang gong yang akan dikirab keliling alun-alun Lodoyo, bahkan saat rombongan kirab gong sampai di pintu masuk ke menara terjadi saling dorong antara pihak keamanan dengan pengiring gong.

Sebelum proses penjamasan berlangsung Gong Kyai Pradah ditaburi kembang setaman oleh seorang pimpinan di kabupaten Blitar, air bekas penjasaman dan bunga setaman tersebut tak urung menjadi rebutan para sesepuh yang ikut serta menjamasi. Tidak hanya para penjamasan yang berebut air bekas jasaman Gong Kyai Pradah, namun ribuan warga yang berada di bawah menarapun langsung berebut air bekas jamasan dan bunga setaman yang dilempar ditengah-tengan ribuan kerumunan warga. Konon dipercaya jika mendapatkan air dan bunga tersebut akan mendapatkan panjang umur, diberikan kesehatan dan rejeki yang melimpah serta dijauhkan dari marabahaya.

Ritual diakhiri dengan rebutan dua buah tumpeng raksasa oleh warga. Seluruh warga, baik dewasa maupun anak-anak juga ikut terlibat berebut isi tumpeng. Tak pelak aksi dorong dan tindih tak terhindarkan, bahkan seorang anak menangis akibat terjepit di tengah-tengah warga yang rebutan tumpeng.

Sementara itu menurut Herry Nugroho Bupati Blitar, event ini selain melestarikan nilai-nilai Budaya Jawa secara turun-temurun, juga sebagai kalender parawisata kabupaten Blitar yang diselenggarakan tiap tahun dan untuk menarik para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Juga sebagai wujud syukur kepada tuhan atas karunianya selama ini, bagi warga Lodoyo kabupaten Blitar, karena di berikan ketentraman, banyak rejeki , jauh dari musibah serta panen lancer. “Ritual jamasan Gong Kyai Pradah merupakan tradisi yang digelar setiap memasuki bulan Maulud, untuk menyucikan gong sebagai cikal bakal berdirinya kabupaten Blitar,” Jelas Herry Nugroho

Di tempat terpisah Suparni warga desa Ngeni kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar mengatakan, bahwa warga sangat meyakini kalau Gong Kyai Pradah itu sangat bertuah. Untuk itu banyak warga yang datang dari luar Lodoyopun banyak yang berebut air jamasan Gong Kyai Pradah karena menurut mereka membawa berkah. “Saya beserta saudara-saudara dan warga Ngeni lainnya tiap tahun pasti datang mas, meskipun berdesak-desakan dan saling berebut Air jamasan Gong Kyai Pradah, karena pingin mendapat berkah juga, “ jelas Suparni kepada KOPI Blitar Raya disela-sela gerumunan masa. (JFT)

[More] [Less]
Date: 04 Maret 2011
Category: Pewarta Umum
 
 
 
 
 
 
 
Salah satu cara untuk mengembalikan email yahoo yang kena hack, atau mungkin kita lupa password, semoga masih manjur dan bermanfaat
Date: 22 Mei 2010
Category: Pewarta Umum
 
 
 
Categories

 
 
 
 
dari redaksi
 
 
 
 
 
 
 
dari penulis
 
 
 

PPWI Gandeng Staf Ahli BNN Selenggarakan Seminar Daerah tentang Narkoba di Tanah Datar
Selasa, 23 Mei 2017

KOPI, Tanah Datar – Peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang (narkoba) semakin memprihatinkan. Perkembangan narkoba tidak hanya dari sisi pengguna, tetapi juga wilayah jangkauan peredarannya serta jumlah dan jenis narkoba yang semakin variatif dan kreatif. Korbannya kian hari kian bertambah, berasal dari berbagai usia dan kelompok masyarakat. Pemerintah Indonesia sejak 2015 lalu telah menyatakan negara dalam keadaan darurat... Baca selengkapnya...

Demi Tegaknya NKRI, Jangan Mudah Terprovokasi
Rabu, 17 Mei 2017

KOPI, Pulau Sebatik - Bertempat di aula pertemuan Desa Bukit Aru Indah Kec. Sebatik Timur Koramil 0911-02/SEBATIK menggelar kegiatan Komunikasi Sosial untuk triwulan ke - II, kegiatan yang mengambil tema " Dengan Kegiatan KOMSOS Dengan Komponen Masyarakat Kita Tingkatkan Kemanunggalan TNI Rakyat dan Wawasan Kebangsaan Dalam Rangka Memperkokoh Persatuan Dan Kesatuan Bangsa " dihadiri komponen masyarakat yang terdiri dari para ketua RT, kepala... Baca selengkapnya...

Atasi Spekulan, Monopoli Harga, Jelang Ramadan Kapolri Bentuk Satgas Pangan
Minggu, 14 Mei 2017

KOPI, Jakarta – Melalui video conference langsung di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (3/5/2017). Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian membentuk Tim Satgas Pangan untuk membantu menstabilkan harga pangan dan sembako menyambut bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Satgas akan dipimpin Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto. Pembentukan  tingkat Polda, Satgas Pangan dipimpin langsung Direktur Kriminal Khusus... Baca selengkapnya...

Trumph Akan Mengunjungi Raja Salman , Tersiar Ada Transaksi Penjualan Peluru Kendali
Minggu, 14 Mei 2017

KOPI, Washington DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menghadiri pertemuan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Brussel pada 25 Mei 2017. Usai itu, Ia akan menghadiri pertemuan puncak negara-negara anggota Kelompok Tujuh di Sisilia, pada 26 Mei, ungkap pejabat Kemenlu AS. Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menuturkan “pada Bulan Mei ini Presiden AS Donald Trump dijadwalkan berkunjung ke Arab Saudi.... Baca selengkapnya...

Menteri Agama: Pemerintah Tidak Anti Ormas Keagamaan Terkait Pembubaran HTI
Rabu, 10 Mei 2017

KOPI, Jakarta - Pemerintah akan menindaklanjuti langkah pembubaran Hizbut Tahir Indonesia (HTI) melalui jalur hukum sesuai UU No 17 Tahun 2013, tentang Organisasi Kemasyarakatan. Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, langkah hukum tempuh sebagai bukti bahwa pemerintah tak sedang bertindak represif. Untuk itu, Menag Lukman mengimbau semua pihak untuk menghormati langkah hukum pemerintah sekaligus memastikan bahwa HTI tetap dapat... Baca selengkapnya...

Pos Lintas Batas Negara Skouw Diresmikan oleh Presiden Jokowi
Rabu, 10 Mei 2017

KOPI, Jayapura - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, sejak hari pertama dilantik, dirinya telah menyampaikan sikap pemerintahan bahwa daerah-daerah perbatasan tidak boleh dilupakan. Karena merupakan beranda-beranda terdepan Indonesia. “Seperti di mana kita berada sekarang ini yaitu Skouw (PLBN), harus menjadi kebanggaan kita semuanya, kebanggaan masyarakat Papua, kebanggaan Indonesia,” kata Presiden Jokowi saat Pos Lintas Batas... Baca selengkapnya...

Penobatan Gelar Adat “Kapiteng Lau Pulo” Kepada Presiden Joko Widodo
Senin, 08 Mei 2017

KOPI, Tanah Bumbu- Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo  menghadiri “Puncak Budaya Maritim Pesta Laut Mappanretasi” di Pantai Pagatan, kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Tanah Bumbu, propinsi Kalimantan Selatan, pada hari Minggu (7 /5/17) Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, dalam rilisnya, dari Pantai Pagatan, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan akan menuju Kecamatan... Baca selengkapnya...

DAERAHPeningkatan Jalan Lingkar Banyutowo Kend.....
28/05/2017 | Muhammad Effendi

KOPI, Semarang - Pekerjan peningkatan jalan yang menelan dana sebesar 1,2 M ini dinilai asal-asalan,karena tidak sesuai spek. Panitia (PPKom) seharu [ ... ]



PENDIDIKANPelepasan Siswa-Siswi Kelas VI dan Penta.....
29/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Bengkalis – Pelepasan dan Pentas Seni Sekolah Dasar Negeri 17 Sungai Selari , kabupaten Bengkalis, Propinsi Riau, diadakan dengan sederhana. T [ ... ]



EKONOMIVIVA Capai Track Record Pendapatan Terti.....
24/05/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) tercatat mengalami pertumbuhan TV Share sebesar 92% sejak awal berdirinya di tahun 2011, pencapaian ini  [ ... ]



HANKAMLawan Paham Radikalisme, Perkokoh 4 Pila.....
21/05/2017 | Sahar

KOPI, Pulau Sebatik - Meskipun tinggal diperbatasan, rasa nasionalisme tidak boleh terbatas dan wajib di jaga, demikian juga upaya – upaya untuk m [ ... ]



OLAHRAGAKetua KONI Riau Emrizal Pakis: Lepas Li.....
08/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Sebanyak lima orang atlet Riau dipercayai mengikuti Islamic Solidarity Games (ISG) 12-22 Mei 2017 mendatang di Baku, Azerbaijan.
kel [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara 1.02 Juta o.....
03/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Pariwisata andalan pendapatan negara non migas, negeri Indonesia kaya akan keindahan alam dan budayanya. Dulu para turis mancanegara [ ... ]



POLITIKRakorda DPD PKS Mamuju Tengah, Optimis R.....
21/05/2017 | Anto Zulyanto

KOPI, Mamuju Tengah, Sulbar - Menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2019, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Parta Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten  [ ... ]



OPINIKwalitas Berpolitik I.....
16/05/2017 | Jay Wardana

KOPI, Jakarta - Jika Anda menyimak film biografi berjudul "The Iron Lady", seorang kader partai politik di Inggris direkrut dari lulusan terbaik di se [ ... ]



PROFILBrigadir David Gusmanto Bhabinkamtibmas .....
30/04/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Taratakbuluh- Brigadir David Gusmanto , Bhabinkamtibmas desa Teratak buluh, Polsek Siak Hulu, kabupaten Kampar, propinsi Riau berdayakan pemuda [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAYoesi Ariyani Lestarikan Tari Klasik Jaw.....
28/05/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Dalam era globalisasi sekarang ini, nilai-nilai tradisi sudah mulai banyak ditinggalkan oleh masyarakat modern karena dianggap tidak s [ ... ]



ROHANIKhatam Al-Qur'an dn Wisud Iqr'a PDTA Nur.....
15/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Kampar - Sebanyak empat puluh orang siswa-siswi PDTA (Pendidikan Diniyah Takmaliyah Al-qur'an) Nurul Iman, Desa Pandau Jaya mengadakan Khatam Al [ ... ]



RESENSIMARS, Film Kisah Perjuangan Meraih Mimpi.....
03/05/2016 | Zohiri Kadir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Bertempat di XXI, Palaza Senayan, Jakara, Senin 92/5/2016) dan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan 2 Mei 2016 , Multi Buana K [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
06/04/2017 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Siak Hulu, Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal te [ ... ]



SERBA-SERBIPerpisahan dan Pentas Seni TK Mutiara Ka.....
25/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru- Perpisahan dan Pentas Seni TK Mutiara Kasih , kabupaten Kampar, diadakan disebuah hotel di Pekanbaru, Sabtu (20/5-17). Sebanyak empa [ ... ]


Other Articles

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.