Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta
            Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Pewarta Online
None

Komentar Warga

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
Remaja Kuningan Gagas Gerakan Gemar Bers.....
22/02/2013 | Andri Ana

KOPI, Kuningan – Untuk mengurangi kenakalan remaja di jalanan, memang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan olahraga bersepeda. Hal tersebutlah yang dirintis oleh beberap [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 6150
Isi : 8596
Content View Hits : 2853815
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini4593
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin6379

Warga Online : 106
IP Kamu : 107.22.156.205
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Berita Politik Mundurnya Dirut PDAM Tala Diduga karena Ada Tekanan

Mundurnya Dirut PDAM Tala Diduga karena Ada Tekanan

KOPI , Banjarmasin - Mundurnya Direktur Utama PDAM Kabupaten Tanah Laut (Tala) Abdul Bahid dari jabatannya sesuai pernyataannya yang direlease pada koran Harian BPost hari ini Kamis (10/5) menyisakan berbagai pertanyaan. SumberKOPI di PDAM Banjarmasin menginfokan pada Koran ini, yang bersangkutan mundur diduga lebih dikarenakan adanya tekanan dari oknum Istitusi DPRD Tanah Laut dan Pemkab. Tala yang menginginkan agar dana pembangunan proyek Perusahaan Daerah Air Minum Tala yang nantinya akan dicairkan bersumber dana dari APBD Kabupaten dan Nasional tersebut ada komisi yang diberikan kepada mereka.

 

Hal ini membuat sang Direktur tidak berani mengambil sikap jika dia menyetujui keinginan dari oknum tersebut dikhawatirkan akan berakibat tidak baik yang pada akhirnya takut akan menjadi masalah hukum. Demikian kata sumber Koran ini disampaikannya pada Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) dan Media Publik di Banjarmasin Kamis (10/5).

Sumber ini menyayangkan kalau bantuan senilai Rp milyaran itu batal didapatkan oleh daerah kabupaten Tanah Laut, karena itu kesempatan yang diberikan oleh Badan Penyehatan System Penyediaan Air Minum (BPSPAM) yang dipersyaratkan harus ada dana pendamping dari APBD Kabupaten tidak akan bisa lagi dinikmati oleh daerah Tanah Laut karena suda menjadi catatan dari Pusat telah gagal karena tidak ada dana pendamping dari dana APBD. (tim)

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."


Artikel Lainnya: