Gereja Bethel se-Kalbar Dukung Barnabas Simin
KOPI, Pontianak - Dua puluh sembilan Gereja Bethel Tabernakel se-Kalbar yang terhimpun dalam Badan Persekutuan Gereja Bethel Tabernakel Seluruh Indonesia (BP-GBTSI) Wilayah Kalimantan Barat menyatakan dukungan terhadap pencalonan Pdt. DR. Barnabas Simin, M.Pd.K, dalam Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat (Pilgub Kalbar) 2012.
Pernyataan dukungan tersebut dikuatkan dengan Surat Pernyataan No. 011/MPW-GBT/I/2012 yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris Majelis Wilayah Kalimantan BP-GBTSI, yakni Pdt. Daud S. Simarmata, S.Th dan Pdt. Yakobus Eko, S.Th.
“Dukungan ini kami buat dengan sukarela tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Untuk selanjutnya, kami memperkuat tekad dengan 3M, yakni Mendoakan, Mendukung, dan Memenangkan Pendeta Barnabas Simin dalam Pilgub 2012. Tekad ini kami harapkan juga melekat di hati para keluarga besar jemaat masing-masing pendeta GBTSI se-Kalbar,” kata Pdt. Daud S. Simarmata, usai acara pertemuan GBTSI di Pantai Pasir Panjang, Kabupaten Bengkayang, yang diikuti 29 GBT se-Kalbar atau sekitar 150 pendeta, belum lama ini.
Pendeta Daud menegaskan dasar dukungan mereka yang meyakini bahwa Pendeta Barnabas bisa membawa umat atau rakyat Kalbar ke jalan terang. Menurutnya, sosok dan integritas Pendeta Barnabas tak diragukan lagi. Beliau telah terbukti sebagai figur cinta damai, tokoh pluralisme, yang bisa diterima semua kalangan dan umat. Inilah, katanya, sosok pemimpin yang dibutuhkan Kalimantan Barat ke depan.
“Dalam berbagai kesempatan dan momen Beliau senantiasa mengingatkan agar kita menyebarkan cinta antarsesama umat. Bahkan dalam konteks Pilgub Kalbar 2012 mendatang, Beliau berani berkomitmen bahwa hendaknya seorang pemimpin dapat mengikuti sifat Yesus yang telah datang membawa terang sehingga dapat menghidupkan terang-terang itu dalam semua sisi dan pergaulan dalam kehidupan. Karena itu, sebagai warga negara yang baik, umat Kristiani khususnya, tentu diwajibkan untuk menyampaikan aspirasinya dengan semangat cerdas, bijaksana dan tidak memilih figur yang penuh dengan kegelapan, namun dengan cahaya yang terang,” katanya.
Pdt. Daud pun mengingatkan agar setiap umat haruslah saling bergandengan tangan agar penyelamatan yang dibawa Kristus sungguh-sungguh menerangi kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga terciptanya kedamaian dan kesejahteraan.
“Untuk itu, Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat nanti haruslah diartikan sebagai pesta demokrasi, bukan pesta golongan atau kelompok tertentu. Terpenting dalam pelaksanaan Pilgub nanti, umat Kristiani harus tetap menjaga kedamaian, keamanan. Berpolitiklah yang bersih, jujur tanpa kekerasan dan paksaan,” ujar Pdt. Daud. (PRADONO)
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Mendagri Lantik Firdaus dan Ayat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru
- MakTuP Inginkan Pejabat Gubernur Aceh Harus Mengerti Kondisi Aceh
- Murad Optimis Rebut Batola 1
- Konvoi Massa PA Antar Pendaftaran Calon Walikota/Wakil Walikota Langsa
- Pentolan Tokoh Politik Hadiri Siraturahmi Muhammadiyah Kritisi Pemerintahan
- PA Aceh Timur Daftarkan Roky dan Syahrul Panyang
- Konflik Sengketa Tanah Warga Dayak oleh Perusahaan
- DPR, Fasilitas Mewah Kinerja Rendah
- Bang Adji Siap Maju Pimpin Jakarta
- Inilah Nomor Urut Calon Walikota/Wakil Walikota Langsa
- 12 Calon Walikota / Wakil Walikota Langsa Ditetapkan
- Demo LPMR Tuntut Rusli Zainal Mundur
- Untuk Kedua Kalinya Timses BERSERI Tak Mau Terima Kemenangan PAS
- Efendi Amir Kembali Pimpin Partai Demokrat Tanahdatar
- Hajriyanto Y Thohari: Agenda Lakukan Perubahan UUD 1945 Sangat Terbuka


























