Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Indonesia Diprediksi Raih Masa Keemasan Dibawah Pimpinan Jokowi - Airlangga

KOPI,  Jakarta – Pandangan Dr Luthfi Assyaukanie, dosen Universitas Paramadina yang lansir di harian Rakyat Merdeka (4 Juli 2018) Wakil Presiden dari Politisi dan Tenokrat sangat ideal. Menurutnya, sosok yang paling tepat sebagai pendamping Jokowi adalah tipe pemimpin yang mampu menggabungkan dua hal sekaligus, yaitu kemampuan teknokratis dan daya dukung atau akar politik.

Dalam literatur ilmu sosial, tipologi pemimpin seperti itu kerap disebut politisi-teknokrat, technocrat-politician, atau disingkat sebagai technopol. Ia adalah sosok multidimensi yang menguasai proses pembuatan kebijakan pemerintahan, dan biasanya memiliki kompetensi teknis yang bersifat profesional.

Dr Luthfi Assyaukanie mencontohkan, seperti Profesor Widjojo Nitisastro (almarhum) dan Dr Sri Mulyani, Menteri Keuangan sekarang. Tapi kedua tokoh ini adalah teknokrat murni. Belum bisa sebut sebagai teknopol. Sebab akar dan lingkup dukungannya tidak berasal dari dunia politik. Malah, kaum pemimpin seperti ini dianggap terisolasi dari proses politik dan selalu mengambil jarak dengan dinamika politik sehari-hari.

Menurutnya, kaum teknokrat dan kaum teknopol memiliki semua kelengkapan profesional dalam pembuatan kebijakan ekonomi dan industri. Namun mereka juga berada di dalam proses politik, dan malah terkadang memimpin dan mengarahkan realitas politik pemerintahan. Sebagian dari mereka kerap menjadi pemimpin langsung dari kekuatan politik atau partai politik yang berpengaruh.

Dr Luthfi menganggap bahwa tipologi pemimpin seperti itulah yang paling ideal mendampingi Jokowi sebagai Wapres dalam pemerintahan berikutnya? Karena kebutuhan riil untuk terus memicu kemajuan Indonesia, apalagi di tengah suasana ekonomi, perdagangan, dan industri dunia yang penuh berisi ketidakpastian seperti yang terjadi belakangan ini.

Dengan pendamping seorang teknopol, Dr Luthfi berharap bahwa Presiden Jokowi dapat memimpin pemerintahan baru yang lebih kuat dan efektif. Serta, pada saat yang sama, lebih membuka dukungan politik baginya, baik dalam memenangkan Pilpres 2019 maupun dalam melakukan negosasi dengan kekuatan politik di parlemen setelah pemerintahan baru terbentuk nanti.

“Terus-terang, saya sangat setuju dengan gagasan segar seperti ini, kita tidak terjebak dalam politik identitas dan retorika sentimen agama yang kerap membingungkan dan salah kaprah,” ajaknya.

Di lain pihak gagasan Dr Ali Munhanif, dosen UIN Jakarta yang juga dimuat di Rakyat Merdeka (5 Juli 2018, halaman 1), juga penting untuk dicermati. Sebab ia memberi kita kerangka berpikir untuk keluar dari polarisasi santri-abangan yang sudah usang dan kontra-produktif.

Singkatnya, gagasan Dr. Luthfi dan analisis Dr. Ali Munhanif memungkinkan kita untuk melihat pemilu tahun depan dengan pikiran terbuka. Lebih “rasional’ dan mementingkan aspek kemampuan memerintah (governing capacity). Namun tetap berakar pada realitas politik baru Indonesia.

Kembali pada sosok Wapres ideal buat Jokowi, dengan menggunakan kerangka berpikir seperti itu, sosok yang kini muncul sebagai pilihan alternatif yang menguat adalah Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Umum Partai Golkar. Saya kira hal ini memang wajar dan sudah semestinya.

Dari segi pendidikan dan profesionalisme, Airlangga Hartarto yang berusia 55 tahun adalah jebolan salah satu universitas terbaik Amerika (Wharton School) dan Australia (Monash University). Sejak menjadi mahasiswa di UGM di tahun 1980-an, ia juga aktif sebagai aktivis mahasiswa dan menjadi Ketua Senat Mahasiswa Teknik Mesin. Sejak awal, ia telah menggabungkan dengan baik semangat aktivisme dan kemampuan akademis yang mumpuni.

Kariernya yang cukup panjang di DPR, praktis tanpa cacat dan tanpa cela, adalah bukti lain bahwa ia dapat mengarungi dunia politik Indonesia tanpa kehilangan semangat dan idealisme seorang aktivis cum intelektual. Dengan pribadi yang santun dan ramah, ia telah membangun jaringan politik dan perkawanan yang sangat luas, termasuk dalam berbagai komunitas politik Islam Indonesia.

Sekarang, dengan posisi sebagai Menteri Perindustrian dan Ketua Umum Partai Golkar sekaligus, Airlangga adalah personifikasi dari tipologi teknopol par excellence. Ia adalah pertemuan dua arus besar dari konsep kepemimpinan baru, seperti yang disinggung Dr. Luthfi Assyaukanie.

Selain itu, seperti Jokowi, sosok seperti Airlangga mampu menyerap dinamika baru politik zaman now dan mengerti cara yang tepat untuk merangkul kaum milenial. Dalam akun Facebook dan Instagram-nya, Airlangga mengunggah video clip pidato Jokowi dan kini sudah disaksikan oleh lebih 7 juta orang.

Video klip pidatonya sendiri di Pesantren Ploso, Kediri, pada bulan puasa lalu kini telah disaksikan lebih 5 juta viewers. Banyak postingnya yang lain, dibuat dengan apik dan menarik, sudah mencapai skala jutaan viewers. Belum ada tokoh politik Indonesia yang mampu memanfaatkan teknologi media sosial secanggih itu.

Jadi, dengan semua itu, bisa dikatakan bahwa kombinasi Jokowi-Airlangga sebenarnya bukan hanya sebuah pilihan ideal untuk memenangkan Pilpres atau untuk membangun kekuatan politik saat ini. Tetapi, mungkin lebih dari itu, yaitu untuk mempersiapkan dengan lebih baik masa depan Indonesia.

Dengan kerja sama erat antarpartai pro-Jokowi, yaitu PDIP, Partai Golkar, Nasdem, dan yang lainnya, maka banyak hal positif dapat dilakukan bagi kemajuan Indonesia. Bukan tidak mungkin, dengan kepemimpinan baru Jokowi-Airlangga, Indonesia 2019-2024 akan memasuki masa gemilang yang kelak terus dikenang sebagai salah satu dari The Golden Ages Of The Republic.


Artikel Lainnya:

 

Pemilu Serentak 2019 Bisa Merubah Nasib Anda
Sabtu, 22 September 2018

KOPI, Jakarta - Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso menuturkan “ Ada Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia atau para caleg (Calon Legislatif), Calon DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Periode 2019-2024 yang mau membayarkan kontrakan rumah setiap tahun/bulan, saat Pemilu serentak pada tanggal 17 April 2019 mau saya pilih Ia. Didi Rinaldo nomor rekening: 108-00-0762272-4 Bank Mandiri KCP Ahmad Yani Pekanbaru “Cakap Kang... Baca selengkapnya...

Inilah Isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II dengan Capres Prabowo
Minggu, 16 September 2018

KOPI, Jakarta - Ada tujuh belas isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II , penandatangani di Grand Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). Penandatanganan dilakukan oleh Prabowo Subianto dengan Ketua GNPF Ulama yakni Yusuf Martak. Hadir saat itu Ketum PAN (Partai Amanat Nasional) Zulkifli Hasan dan Waketum Gerindra Fadli Zon. Inilah 17 poin isi Pakta Integritas tersebut. 1. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD... Baca selengkapnya...

Ilmu "Kaca Mata Kuda"
Minggu, 16 September 2018

  KOPI, Jakarta – Hidup ini harus pandai-pandai membawakan diri. Lihat Timing, Situasi, ekonomi kalau ingin berubah. Pandai/pintar sendirilah Anda. Ada orang tidak tamat sekolah hanya SD (Sekolah Dasar)  jadi pengusaha sukses. Orang ada memiliki kemampuan akademik, kemampuan diluar akademi yakni motorik. ialah kemampuan berpikir otak kiri dan kanan harus seimbang. Ada orang yang betah kerja kantoran, pergi pagi pulang sore/malam. ... Baca selengkapnya...

Kasad Singapura Goh Si Hou Kunjungi Panglima TNI
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta - Kerjasama militer kedua negara terus dilanjutkan dan ditingkatkan ke arah yang lebih baik dengan tetap melaksanakan latihan bersama dan pertemuan antar Perwira TNI dengan Perwira Singapore Armed Forces (SAF). Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P saat menerima kunjungan kehormatan Kasad Singapura Brigadier General Goh Si Hou di ruang tamu Panglima TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat... Baca selengkapnya...

Jubir BIN: Keterlibatan Kabinda Riau Soal Pemulangan Neno Warisan ke Jakarta for Menghindari Bentrok
Senin, 27 Agustus 2018

KOPI, Jakarta – Juru bicara (Jubir) Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto, mengatakan BIN Daerah (Binda) Riau hanya menjalankan tugas agar tidak terjadi bentrokan massa. Terlebih acara yang dihadiri Neno tidak mendapat izin. ''Imbauan untuk kembali ke Jakarta terhadap Neno Warisman adalah jalan terbaik dari pada terjadi bentrokan dan menghindari jatuhnya korban dan tentu akan muncul masalah baru atas legalitas acara tersebut,'' kata... Baca selengkapnya...

TPNPB/OPM Tembak TNI Yang Bawa Bahan Makanan Untuk Anak-anak Tingginambut
Minggu, 19 Agustus 2018

KOPI, Puncak Jaya – Kembali 2 orang prajurit TNI atas nama Alm. Letda Inf Amran Blegur (Dan Pos) dan Alm. Pratu Fredi anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Pos Tingginambut, Puncak Jaya gugur menjadi korban keganasan kelompok TPNPB/OPM wilayah Tingginambut, Minggu (19/8).   Pada hari Sabtu (18/8), Letda Inf Amran Blegur bersama anggota Pos Satgas Pamrahwan Tingginambut merencanakan untuk memberi sumbangan bahan makanan kepada... Baca selengkapnya...

Partai Berkarya Kembalinya “Putra Putri Cendana” ke Panggung Politik
Selasa, 31 Juli 2018

KOPI, Jakarta – Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang menegaskan masuknya Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal nama Mbak Titiek Soeharto (mantan istri Prabowo Subianto) ke Partai Berkarya akan memperkuat partai menggalang basis dukungan dari masyarakat. Khususnya, para simpatisan pendukung mantan Presiden Soeharto yang masih bertahan. Badaruddin menegaskan, Partai Berkarya akan mengimpun para pendukung mantan Presiden... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALAnggota Parlemen Timor Leste Memutarbali.....
08/09/2018 | Mohamad Nur Arifin

KOPI, NTT - Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M di Kupang, Jumat ( 07/09) menjelaskan bahwa apa yang di tuduhkan pada tan [ ... ]



NASIONALKIP Aceh Deklarasi Kampanye Damai Pemilu.....
24/09/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Pemilu (Pemilihan Umum) 2019 sudah di depan mata, untuk itulah dibutuhkan kearifan segenap komponen bangsa. Pada hari Minggu, 23 Septembe [ ... ]



DAERAHKapal Feri Mini Pengadaan Dishub Mamuju .....
19/09/2018 | Muhammad Nur Ino

KOPI, MAMUJU - Pengadaan Kapal Feri Mini oleh Dishub Pemkab Mamuju tahun 2017 pernah menjadi buah bibir di tengah masyarakat. Pengadaan tersebut mengh [ ... ]



PENDIDIKANMadrasah Aliyah Ikhlas Memperingati 1 Mu.....
17/09/2018 | Mr. Tarman

KOPI, BANTEN - Peringatan tahun baru Islam dan hari jadi MA (Madrasah Aliyah) Ikhlas Jawilan yang ke 23 pada hari Kamis, (15/09/2018) di lapangan upac [ ... ]



EKONOMIPemerintah Perlu Membuat Sistem Paramete.....
30/07/2018 | Arianto Goder

KOPI, JAKARTA - Dua minggu lalu BPS merilis persentase penduduk miskin Maret 2018 turun menjadi 9,82 persen. Terendah sepanjang sejarah dalam berbagai [ ... ]



HANKAMDanlanud RHF Pecat Prajurit TNI AU Pra.....
01/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pulau Batam - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan “ Jangan ada pula oknum Tentara “ Separoh Tentara Sepa [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
04/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



HUKUM & KRIMINALOknum Mahasiswa Asal Dumai Nyambi Kurir.....
13/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Oknum mahasiswa di Riau berinisial AS alias Arif (21) terlibat dalam peredaran narkotika diduga selundupan dari Malaysia. Pelaku b [ ... ]



POLITIKHeboh Lagu Potong Bebek Angsa Postingan .....
22/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Beberapa orang ibuk-ibuk memakai topeng Pinguin menyayikan lagu Potong Bebek Angsa . Syair lagu tersebut menghebohkan percaturan polit [ ... ]



OPINIEfek Sayap Kupu-Kupu dari Pertemuan IMF-.....
27/08/2018 | Harjoni Desky

KOPI - Dua bulan ke depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) Annual Meeti [ ... ]



PROFILKepala BPOM Penny Lukito Apresiasi P.....
30/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) pusat Penny Lukito memberikan apresiasi kepada produk kosmetik local  mengembangka [ ... ]



ROHANIZakat di Era Digital.....
16/09/2018 | Efri S Bahri

KOPI - Saat ini kita berada di era digital. Teknologi digital yang dikenal sekarang ini telah nenyuguhkan berbagia keunggulan dari teknologi yang ada  [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATINikki Haley : Negara Arab Hanya Bisa B.....
22/08/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, New York - Adapun dalam Daftar Donatur Anrwa ( yayasan mengurus Pengungsi Palestina) terdapat 11 negara mayoritas Muslim yakni : Arab Saudi, K [ ... ]



SERBA-SERBITertangkap Basah Nazaruddin dengan Setya.....
16/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Di tempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan, “Tak jera-jeranya oknum petugas Lapas (lembaga Permasyarakatan) dan Rutan (Ruma [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.