KOPI, Jakarta - Fenomena Citizen Journalism atau Jurnalisme Warga telah merambah kepada Unit Kegiatan Mahasiswa di kampus-kampus Perguruan Tinggi di Indonesia ,tak terkecuali di kampus Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI) milik Kementerian Perindustrian. Sebagai bagian dari kegiatan dan pemberdayaan bagi anggota-anggota Lembaga Pers Mahasiswa "Industria" - STMI dalam program kegiatannya mengadakan Seminar Citizen Journalism dan Workshop Fotografi Jurnalistik. Kegiatan yang diperuntukkan bagi mahasiswa-mahasiswa dari anggota LPM Industria - STMI Jakarta, kalangan pelajar dan umum itu menghadirkan nara sumber yang kompeten yang membahas materi Jurnalisme Warga khususnya bidang peliputan visual dan fotografi jurnalistik.
Pada sesi pertama Seminar menghadirkan nara sumber BUDIANTO dan PUTRI AYUNINGTYAS dari Program WIDE SHOT - METRO TV yang menjelaskan adanya Program pada stasiun televisi itu yang mengusung Konsep Citizen Journalism, on public interest, fresh dan inspiring. Dari nara sumber pertama dari METRO TV, Putri Ayuningtyas menjelaskan bahwa WIDE SHOT sebagai program baru hanya berniat turut serta berpartisipasi aktif menumbuhkembangkan Citizen Journalism di Tanah Air dan menjadikan Citizen Jornalism sebagai ikon dan menjadi karakter utama program, sekaligus sebagai faktor pembeda dari seluruh program berita televisi di Tanah Air.
Atas nama METRO TV, WIDE SHOT mengambil peran tanggung jawab etika dan profesionalisme dalam bentuk pendampingan peliputan para Citizen Journalist tersebut. Dijelaskan pula dalam tayangan program yang berdurasi selama 4 jam dan tayang dari hari Senin sampai Jumat itu memberikan kesempatan yang diberikan kepada publik untuk mengirimkan video di sekitar mereka, future, budaya dan hal lain yang menarik dengan cara mengunggah melalui website : www.metrotvnews.com/wideshot.
Video yang diunggah harus mengandung unsur-unsur informatif, kepentingan, unik, kritik sosial dan mengedukasi masyarakat. Untuk selanjutnya pada sesi kedua nara sumber dari WIDE SHOT - METRO TV, kameraman senior BUDIANTO yang sudah sarat pengalaman sebagai kamera person dan di berbagai medan peliputan termasuk di wilayah konflik.
Dalam uraiannya secara detail diterangkan cara pengambilan gambar yang sesuai dengan standar kualitas yang baik termasuk teknik-tekniknya.Sampai berita ini diturunkan masih ada ada Sesi ketiga yakni Workshop Fotografi Jurnalistik yang menghadirkan nara sumber ADRI IRIANTO dari Aliansi Jurnalis Independen. (fen)
Artikel Lainnya:
Artikel Lainnya: