Hilangkan Dikotomi Guru
Kankemenag : Kita Siap Berkolaborasi
KOPI, CIBINONG - Untuk Pertama Kalinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bogor mengunjungi Kantor Kementerian Kabupaten Bogor, kemarin. Kunjungan yang bersifat silaturahmi tersebut untuk membahas berbagai persoalan bidang pendidikan di Kabupaten Bogor.
Kepala Kantor Kemenag Kab Bogor Suhendra mengatakan, kunjungan ini dalam rangka silaturahmi sekaligus untuk menguatkan beberapa agenda pendidikan yang memang terus dirancang baik di Kemenag maupun di Dinas Pendidikan. “Kita senang dengan kunjungan ini karena kita bisa shearing tentang persoalan pendidikan di Bumi Tegar Beriman,” kata Suhendra.
Banyaknya persoalan di bidang pendidikan di Kabupaten Bogor, lanjut dia, harus disikapi secara berkesinambungan artinya persoalan pendidikan membutuhkan penanganan khusus mulai dari persoalan bangunan atau gedung, bagaimana proses mendidik anak-anak, kemajuannya bahkan pendidiknya sendiri dan itu jangan ada dikotomi antara guru Kemenag dan guru Dinas Pendidikan. “Intinya kita siap berkolaborasi dengan siapapun yang ingin memajukan pendidikan di Kab Bogor, dan jangan ada dikotomi lagi antara guru Kemenag dan guru Dinas Pendidikan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bogor Dadang Suntana menjelaskan, hingga saat ini jumlah anggota PGRI Kab Bogor sebanyak 16.000 orang. Selain itu, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 74 tentang Guru maka setiap guru wajib untuk menjadi anggota organisasi profesi. “Maka dari itu PGRI ada,” ujarnya.
Mengenai kunjungannya ke Kemenag menurut Dadang kegiatannya tersebut untuk menguatkan program-program bagi guru bukan hanya guru yang bernaung di Dinas Pendidikan namun juga di Kemenag. “Kita saling menguatkan, terutama bagaimana memajukan pendidikan dan tenaga pendidiknya, apalagi sudah ada Persatuan Guru Madrasah (PGM) di Kemenag tinggal kita perkuat kerjasamanya,” imbuhnya. (dei)
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Pelajar Kota Langsa Tolak "Valentine Day"
- Dana BOS Kota Tangerang Tidak Tepat Sasaran
- E-learning, Cermin Pendidikan Masa Kini: Siapkah kita?
- Lomba Pidato Bahasa Jepang Pandan College Juni 2012
- SMPN 2 Padang Panjang Ikut OSN di Solo
- Bupati Aceh Timur Resmikan SMK Negeri Pante Bidadari
- Tahun 2011, Sebanyak 3550 Orang Kepri Terjangkit HIV/AIDS
- Guru Agama Harus Lebih Eksis
- Pendidikan Karakter..? Hingga Saat Ini Masih Menjadi Sebuah Kegalauan
- SDN Tanah Tinggi 2 Diduga Pungut Uang Gedung
- Malaysia Tertarik Metode Pendidikan Kelapa Sawit PKSCWE
- Camat Kenjeran Berikan Diklat Mengemudi Gratis bagi Warga Miskin
- Ulang Tahun ke-27 SMAN 6 Pekanbaru Berlangsung Meriah
- Profil Penerima Penghargaan Akademi Andalan & Peserta Unggulan
- Festival Membaca dan Menulis 2012


























