Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Kolom Pewarta
Presiden Idaman bagi Indonesia (136/U).....
18/05/2012 | Ivana Natalia Gabriella

KOPI - Sebagai seorang yang lahir di Indonesia, dibesarkan di Indonesia, dan masih berdomisili di In [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
pengerusak satabilitas lingkunganLumba-Lumba di Ancol Nurut sama Anak SDsekolah ditengah bencana
Gelora Sepeda
2 Dekade, Plaza Atrium Gelar Funbike.....
13/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Dalam rangka memotivasi dan mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat, serta menjadikan Plaza Atrium sebagai Pioneer untuk bersepeda sehat bagi masyarakat Kecamatan Senen, Plaza A [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 4937
Isi : 8225
Content View Hits : 1841390
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini845
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4301

Warga Online : 53
IP Kamu : 38.107.179.218
Pewarta Online













Warta Berita Pendidikan SDN Tanah Tinggi 2 Diduga Pungut Uang Gedung
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

SDN Tanah Tinggi 2 Diduga Pungut Uang Gedung

KOPI, Tangerang - Dengan dalih ini adalah hasil musyawarah dari wali murid dan komite sekolah,Kepala Sekolah SDN Tanah Tinggi 2 Kota Tangerang, diduga pungut biaya untuk pembelian kebutuhan sementara gedung sekolah baru. Lagi-lagi pungutan yang mengatasnamakan komite diberlakukan disekolah tersebut.

Sebelum pungutan ini pun SDN Tanah Tinggi 2 telah memungut biaya dengan alasan untuk tabungan akhir semester untuk kelas 6,dengan ketentuan nilai yang telah ditentukan oleh komite sekolah. Terlihat jelas bahwa keberadaan komite hanya dijadikan kambing hitam dan tameng agar pihak sekolah bisa mengadakan pungutan dengan atas nama komite.seakan keberadaan komite disekolah ini sudah menyalahi aturan,karena disetiap permasalahan yang terjadi di SDN Tanah Tinggi 2,pihak sekolahpun selalu mengatasnamakan Komite.

Padahal fungsi Komite sekolah adalah untuk memberi dukungan ( supporting agency ) dan memenuhi kebutuhan sekolah, pertimbangan pengambilan keputusan, pengawasan manajemen sekolah, mediator antar pemerintah dengan masyarakat, dan lain sebagainya secara teransparan dan demokratis serta etika yang kuat.

Badan ini bukanlah sebagai Institusi perpanjangan tangan dinas pendidikan untuk melaksanakan keinginan dinas pendidikan.

Akan tetapi badan ini merupakan suatu institusi yang mandiri bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab dan peran serta masyarakat dengan mewadahi dan menyalurkan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan di satuan pendidikan.

Besarnya peran orang tua dan partisipasi masyarakat melalui badan ini dalam mengelola implementasinya harus sesuai dengan aturan main yang berlaku dalam proses

pembentukan komiter sekolah tersebut, dan bukan berjalan menurut selera orang – orang yang ada dalam badan tersebut. Keikutsertaan ini memang di samping membawa dampak positif dapat juga membawa dampak negatif.
Agar tidak tumpang tindih wewenang dan bentuk partisipasi masing – masing maka perlu dibentuk,dibuat aturan main kapan komite sekolah,dewan pendidikan dan masyarakat dapat mengambil sikap untuk melakukan tindakan dan kapan pula harus jaga jarak.

Ketika dikonfirmasi mengenai dugaan pungutan tersebut kepala sekolah SDN Tanah Tinggi 2 mengatakan,untuk kepala sekolah yang lama sudah pension,dan saya hanya pengganti sementara disekolah ini,jadi saya belum tau persis mengenai pungutan ini,jadi tolong konfirmasi dulu dengan komite sekolah,”ungkap Yetti Sulistiawati, S.Pd yang kebetulan sebagi Kepala sekolah di SDN Tanah Tinggi 1 Kota Tangerang.

Kacaunya system pendidikan di Kota Tangerang,menunjukan lemahnya kepengawasn dari Dinas Pendidikan.(surya)

 

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."


Artikel Lainnya: