Camat Kenjeran Berikan Diklat Mengemudi Gratis bagi Warga Miskin
KOPI - Berawal dari rasa keprihatinan yang dalam ketika melihat tingkat pengangguran dan kriminalitas yang menunjukan tren peningkatan di wilayahnya (30/1) Drs. Soepomo selaku camat Kenjeran berusaha memikirkan dan melakukan usaha dalam mengatasi persoalan ini, apa yang bisa beliau lakukan dalam memgatasi hal ini.
Dengan sebab ini makanya beliau mencoba melakukan sebuah kegiatan yang bisa di sebut “Pelatihan Belajar mengemudi dan SIM gratis untuk warga yang miskin“. Menurutnya, lowongan pekerjaan dengan keahlian menjadi sopir masih banyak diminati warga masyarakat dan jasa sopir banyak sekali dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan.
Dan nantinya yang ikut pelatihan belajar mengemudi dan SIM gratis ini adalah memang orang orang yang benar-benar ingin bekerja dan sungguh-sungguh ingin merubah nasib menjadi lebih baik kaerena memang pelatihan iniditujukan untuk warga miskin di wilayah kecamatan Kenjeran.
Hanya berselang beberapa hari saja sejak i
nformasi ini disampaikan ke masyarakat melalui pengurus kampung, sudah banyak pengajuan yang mendaftar ikut pelatihan yang diterima kecamatan Kenjeran padahal sesuai dengan apa yang di sampaikan Camat Kenjeran Drs. Soepomo bahwa tidak semua yang mendaftar pelatihan ini bisa ikut pelatihan karena kegiatan ini disesuaikan dengan Anggaran yang ada artinya dana untuk pelatihan ini sangat terbatas sekali.
Target peserta pelatihan kalau di sesuaikan dengan dana yang ada kurang lebih sekitar 20 orang yang bisa mengikutinya , mobil yang digunakan dalam pelatihan jenis taff dan nantinya yang melatih nanti adalah orang-orang professional di bidangnya.
Disamping itu Kecamatan Kenjeran juga bekerja sama dengan Mapolsek Kenjeran dalam hal pengenalan Rambu-rambu Lalulintas dan para peserta akan tetap di dampingi pihak kecamatan sampai dengan pengurusan sim di Colombo hingga selesai.
"Jadi dalam prakteknya nanti akan ada dari fihak Kecamatan Kenjeran yang turun menemui warga masyarakat yang telah mendaftar untuk dilakukan Verifikasi data yang masuk guna menentukan dan memastikan apakah warga yang mendaftar tersebut layak dan tepat sasaran untuk mengikuti pelatihan mengemudi dan sim gratis ini, jangan sampai terjadi setelah lulus nanti keahliannya tidak digunakan untuk mendapatkan pekerjaan. itu namanya salah sasaran,” ungkapnya.
Camat Kenjeran Drs. Soepomo pada Wartawan KOPI (Koran Online Pewarta Indonesia) menjelaskan bahwa beliau sangat mengharapkan sekali, hendaknya dengan adanya pelatihan ini peserta atau warga masyarakat yang telah lulus nanti bisa memanfa’atkan ilmu dan keahliannya untuk meningkatkan kesejahteraannya dan bisa menjadikan contoh yang baik pada warga yang lainnya bahwa tanpa ada keinginan yang kuat untuk berubah mustahil kesejahteraan akan bisa bertambah.
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Ulang Tahun ke-27 SMAN 6 Pekanbaru Berlangsung Meriah
- Profil Penerima Penghargaan Akademi Andalan & Peserta Unggulan
- Festival Membaca dan Menulis 2012
- GE Foundation Scholar Tawarkan Beasiswa
- Festival Film Pelajar Indonesia III Jakarta, 23-24 Juni 2012
- Yayasan Ar-Rahmah Mendidik Guru Menjadi Profesional
- UIR Mewisuda 700 Orang Lulusannya
- Kemah Pramuka Penggalang Bentuk Karakter Anak
- Kepsek SDN Tanah Tinggi 1 Setujui Pungutan Komite Sekolah
- Pemko Padang Panjang Alokasikan Rp1 M untuk Beasiswa
- Kepsek SDN Pondok Petir Diduga Pungut Biaya Uang Pangkal
- Pemeran Laskar Pelangi Raih Beasiswa Sobat Bumi
- Sambutan SMK Kansai terhadap Katsujiro Ueno Meriah
- SMK Kansai Pekanbaru: Meretas Jalan Beronak
- See the World With TSC, Sejuta Cerita Bangkitkan Indonesia


























