Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Berita Pendidikan

PENDIDIKAN

Mawardi, S.Pd Kepala SDN 20 Kampung Padang Optimis Bina Sekolah Yang Lebih Baik

KOPI, Pasaman - Kepala SDN 20 Kampung Padang, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman optimis membina sekolah yang beliau pimpin kearah yang lebih…

Baca selengkapnya...

 

Madrasah Aliyah Muhammadiyah Talu Gelar Peripisahan Kelas XII

KOPI, PASAMAN BARAT - Sekolah Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Talu, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) gelar acara perpisahan Kelas XII Tahun Pelajaran 2016-2017, yang diselenggarakan digedung Pusako Anak Nagari Talamau. Senin (17/4). Acara perpisahan tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh, yang dihadiri dari Kemenag Pasbar, Muspika, Wali Nagari Talu, Annuzul, dan seluruh Kepala Sekolah SLTA, MA, MTS, dan SMP se Kecamatan Talamau.

Kepala Sekolah MAM Talu, Alharis, S.Pd mengatakan, acara ini digelar dalam rangka pelepasan 49 orang siswa/i kelas XII tahun ajaran 2016-2017 yang telah selesai melaksanakan Ujian Nasional (UN). "Adapun dari 49 orang Siswa/i tersebut terdiri dari, jurusan IPA sebanyak 21 Orang dan jurusan IPS 28 orang," kata Alharis.

Baca selengkapnya...

 

Kejari Lubuk Sikaping Bekali Pelajar Pasaman tentang Pengetahuan Hukum

Kepala Kejaksaan Pasaman, Adhryansah, SH, MH saat memberikan penyuluhan. KOPI, Pasaman - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman, Sumatera Barat, turun ke …
 

Miris, Pagar Bambu SDN 28 Bonjol Ambruk

KOPI, Pasaman - Miris SDN 18 Bonjol butuh perhatian. Pasalnya pagar sekolah ini yang terbuat dari bambu dan sudah ambruk. Dari pantauan media ini, SDN 18 Bonjol berdiri diatas bukit dan pagar sekolah terbuat dari bambu yang sudah dimakan usia dan menjadi penyebab ambruknya pagar tersebut.

Bustazul Fahmi selaku kepala sekolah SDN 18 Bonjol mengungkapkan, kondisi pagar sekolah ini sudah dilaporkan pada komite sekolah, pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. "Bahkan persoalan ini sudah disampaikan pada pemerintah nagari sebagai unsur pemerintah terendah," ungkap Bustazul.

Baca selengkapnya...

 

221 Siswa SMAN 1 Bonjol Mengikuti UN 2017

KOPI, Pasaman - Sebanyak 118 orang siswa jurusan IPA dan 103 orang siswa jurusan IPS, mengikuti UN di SMAN 1 Bonjol mengikuti ujian nasional (UN) di …

Baca selengkapnya...

 

Siswa Pasaman Dilarang coret Baju Usai Ujian

tmp_29029-IMG-20170415-WA0019-1812795488KOPI, Lubuksikaping - Polres Pasaman AKP Reko Indro Sasongko,SH melalui Kasat Binmas Polres AKP Syafrizen SH menghimbau bagi siswa yang tamat tahun 20…
 

Tumbuhkan Budaya Baca di Aceh Barat, GNI Latih Sejumlah Guru Sekolah Dasar

KOPI, Banda Aceh - Bertujuan untuk menumbuhkan budaya baca di Aceh Barat, Yayasan Gugah Nurani Indonesia( GNI ) cabang Meulaboh menggelar training guru kreatif dalam menumbuhkembangkan minat baca siswa di aula Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Meulaboh 26-28 Maret 2017.

Kegiatan yang bertema “Tumbuhkan Budaya Baca Wujudkan Kecerdasan Anak Bangsa” ini melibatkan 20 orang guru sekolah tingkat dasar dari berbagai perwakilan sekolah dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat.

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut Yayasan Gugah Nurani Indonesia melibatkan 2 orang pemateri profesional Sofiandi, S,Pd.I dan Khalidah, S,Pd.I. "Mereka berdua merupakan fasilitator binaan Usaid Prioritas yang telah berkiprah hingga ke tingkat nasional dalam menyebarluaskan metode-metode meningkatkan budaya baca di sekolah-sekolah," jelas manejer GNI Cut Ira Meri S.Si kepada media ini, Selasa 28/3 di Kantor GNI Cabang Meulaboh Aceh Barat.

Baca selengkapnya...

 

LBH PAS_AMAN Selenggarakan Seminar Penegakkan Hukum

“Upaya Preventive Tindak Pidana Penggunaan Alokasi Dana Desa di Nagari untuk Kesejahteraan Masyarakat Pasaman”

Bupati Pasaman H.Yusuf Lubis, buka secara resmi Seminar Penegakan Hukum yang diselenggarakan oleh LBH Pas_Aman bertempat di gedung Syamsiar Thaib Pemkab Pasaman, pada Hari Kamis tanggal 16 Februari 2017 lalu. Peserta seminar terdiri dari Wali Nagari se Kabupaten Pasaman, Sekretaris Nagari, dan Perwakilan dari Pemerintah Nagari

Bupati Pasaman, H. Yusuf Lubis dalam sambutannya mengatakan, seminar tersebut digagas oleh LBH PAS AMAN di Ketuai Dr. H. Zulfikri, SH. MH. dengan mendatangkan Nara Sumber dari kalangan Akademisi DR. Yuslim,SH.MHDosen dari Fakultas Hukum Unand, Polres Pasaman, Kejaksaan Nngeri Pasaman,  dan LBH Pas_Aman.

Yusuf Lubis, sangat mendukung keberadaan Lembaga Bantuan Hukum Pas_Aman sekaligus menganjurkan kerjasama dalam pembinaan hukum, bantuan hukum, penyuluhan hukum, atau kegiatan edukasi hukum di Nagari Nagari.

“Saya sangat bangga dan berharap dengan keberadaan LBH Pas_Aman, semoga dapat memberikan pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat kurang mampu serta penyuluhan hukum di Nagari, “Katanya saat memberikan sambutan.

Untuk itu, kita berharap pada Wali nagari se kabupaten Pasaman yang hadir pada Seminar ini, supaya fokus mengikuti karena Wali nagari adalah sebagai Pengguna Anggaran Dana Desa yang dikucurkan setiap tahun lebih kurang 3 milyar,  melalui dana APBN dan  APBD.

Kegiatan di Nagari harus sesuai dengan Juknis, Juklak dan per undang undangan yang berlaku guna menghindari terjadinya kesalahan pada penggunaan anggaran,  kesalahan dalam pengguna anggaran akan bermuara pada ranah hukum,  itulah yang perlu kita cegah dari sejak dini. imbau Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis pada peserta Seminar.

Dalam seminar tersebut pihak LBH PAS AMAN melakukan Memorandum of Understanding (Mou) dengan Forum Wali Nagari (FORWANA) Kabupaten Pasaman dan MoU dengan STIH Lubuk Sikaping Yayayasan Pendidikan Pasaman yang diketahui Bupati Pasaman, Nara Sumber dan peserta seminar.

Selanjutnya, pada tempat terpisah Ketua Umum LBH PAS_AMAN DR. H. Zulfikri,SH.MH menambahkan, kami mendirikan LBH ini bermaksud untuk membantu masyarakat Pasaman kurang mampu, dapat memberikan advokasi, edukasi dan konsultasi hukum secara gratis.

DR. Yuslim, SH. MH salah satu narasumber pada Seminar tersebut, mengharapkan agar Wali Nagari hati dan sesuai dengan Aturan yang berlaku dalam penggunaan Alokasi Dana Desa, serta sering lakukan koordinasi dengan Dinas terkait dan penegak hukum. “Jangan sampai terjadi Wali Nagari terjerat hukum dengan Adanya Alokasi Dana Desa.

Sementara itu, Ketua Pelaksana dan sekaligus Sekretaris LBH Pas_Aman M. Doni Koto, SH menyebutkan dengan adanya seminar penegakan hukum ini, semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi peserta seminar, khususnya bagi Wali Nagari se Kabupaten Pasaman.

Tim LBH PAS_AMAN terdiri dari,  Ketua Umum DR. Zulfikri, SH. MH; Ketua harian Syafrel. SH ; Pengawas Zennis Helen, SH. MH; Sekretaris M. Doni Koto, SH. ; dan Bidang Humas dan umum Zulkifli Rahman. LBH Pas_Aman berdasarkan SK MenkumHam Nomor AHU-004166.AH.01.04 tahun 2016 ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 oktober 2016. (RICHA/Don)

 

Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama Tinjau Gedung SDN 10 Batu Badinding Nagari Limo Koto

Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama didampingi Kasat Pol PP dan Damkar asmadi, Kepala dinas pendidikan bapak ashari,kepala dinas perhubungan bapak asril amir,kabag humas eri hermawan,camat bonjol,kapolsek bonjol,wali nagari limo koto dan beberapa instansi terkait. Rabu siang 8 maret bapak wakil bupati pasaman h.atos pratama meninjau langsung pekerjaan rehabilitasi tebing sekolah sdn 10 batu badindiang kumpulan pasca longsor di samping sekolah tersebut.dalam kunjungan kerja wakil bupati berkesempatan hadir dalam temu ramah dengan wali murid di sekolah itu guna meminta masukkan dari tokoh dan masyarakat setempat tentang keluhan akibat longsor itu. Dalam arahannya bapak h.atos pratama selaku wakil bupati pasaman menyampaikan beberapa hal terkait dengan perbaikan tebing dekat sekolah tersebut yang terjadi beberapa bulan yang lalu. Dari awal pemerintah daerah telah melaksanakan penanggulangannya dengan sebaiknya agar proses belajar mengajar tidak terganggu. Dalam kesempatan itu wakil bupati pasaman bapak h. Atos pratama mengatakan bahwa dia juga sangat khawatir dengan kondisi tebing sekolah tersebut.seperti apa yang di khawatirkan orang tua murid.pemerintah daerah tidak akan tinggal diam nantinya kita akan berdiskusi dengan instansi terkait mengenai tebing sekolah itu. Sementara itu kepala sekolah bapak amiruddin di tempat terpisah mengatakan kita akan ikuti bagaimana seharusnya sesuai dengan anjuran wakil bupati pasaman agar proses belajar dan mengajar dapat terlaksana sebagai mana mestinya...(rahmad)..

 

Acara Pembukaan Pelatihan Revolusi Mental Polda Kepri TA. 2016

KOPI, Batam - Acara Pembukaan Pelatihan Revolusi Mental Polda Kepri TA. 2016 dilaksanakan di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri pukul 08.00 Wib dipimpin oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Sam Budigusdian, MH, dihadiri oleh Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, Para pejabat utama, Para Panitia serta para peserta pelatihan. Jumlah peserta pelatihan sesuai dengan perencanaan yaitu berjumlah 100 orang personil terdiri dari Pamen/Pama/PNS Polri Golongan III Jajaran Polda Kepri. Jumlah dari Satwil-Satwil jajaran Polda Kepri antara lain, Polresta Barelang 12 Personel, Polres Tanjungpinang 11 Personel, Polres Karimun 11 Personel, Polres Bintan 11 Personel, Polres Lingga 5 Personel dan Polres Natuna 2 Personel, dan di tambah dari seluruh Satker-Satker Polda Kepri.

Baca selengkapnya...

 

Hasil US Tingkat SD Kecamatan Pauh Di Koreksi Hari ini

  KOPI,Sarolangun- Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun. Melakukan ko…
 

Unindra Posisikan Diri Hadapi Persaingan Global

KOPI, Jakarta - Untuk menghadapi persaingan global, Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI bertekad akan memposisikan diri bukan untuk bersaing secara…
 

Jangan Panggil Aku Monyet

KOPI, Semarang-Usia anak itu adalah 5 tahun. Dia duduk sendirian disebelah rumahnya. Anak itu bernama Malik. Lama dirinya terdiam, dengan sesekali merubah posisi duduknya. Saat itu petang sekira pukul 5 (19/05), terlihat dirinya termenung seperti sedang ada yang dipikirkan. Namun untuk anak seusia dirinya seharusnya ceria dan banyak bermain, hal ini terasa ganjil.

Malik, bocah gemuk yang masih 5 tahun itu tiba-tiba menatapku. Pancaran matanya menyala penuh amarah. Rambutnya yang berdiri kaku menambah kesan seram si bocah gemuk berkulit sedikit gelap itu. “Ada apa, om?” tanyanya mengagetkanku dari lamunan dengan logat khas jawa.

Setelah berbincang sebentar dengan bocah pendiam dengan tatapan tajam itu, aku menemui ibunya yang masih ada hubungan saudara denganku. Tidak ada yang penting dari pembicaraanku dengan ibunya kala itu. Justru yang mencuri perhatianku adalah sikap si bocah yang menurutku sedikit ganjil.

“Nyet, masuk, ntar masuk angin!” teriak ibunya. Tanpa berkata sepatah katapun, bocah berkulit sedikit gelap itu berlalu masuk ke dalam kamarnya yang gelap. Tidak lebih dari 5 menit, ada suara keras merobek telingaku yang sedang fokus mendengar cerita kakak sekaligus ibu dari si gemuk berkulit hitam. “braak… pyar.Suara itu begitu keras menembus gendang telinga.

Teriakan ibunya yang tak kalah melengking mengalahkan suara sirine mobil polisi yang mengejar penjahat seperti di film-film Hollywood, kembali menerobos masuk ke telingaku yang pekak karena suara dentuman dari dalam kamar si gemuk. “Monyet.. Ribut saja kamu, bentak ibunya sembari menghadiahi si gemuk dengan tarikan di telinganya.

Si gemuk yang sering kali dipanggil “monyet” oleh ibunya itu, sama sekali tidak menunjukkan ekspresi kesakitan. “Malik itu memang nakal. Ngga bisa di bilangin” kata ibunya yang aku balas dengan nyengir kecut.

Cara mendidik anak untuk masing-masing keluarga memang tidak sama. Namun ada beberapa garis besar yang disepakati oleh ahli psikologi anak agar tidak mengalami trauma di kemudian hari. Dari observasi yang dilakukan dengan menggali sumber di beberapa portal dan wawancara, menghukum anak dengan kekerasan fisik sangatlah dilarang. Hal ini akan menimbulkan ketakutan dan kebencian si anak. Di laman keluarga.com, selain menimbulkan trauma yang berkepanjangan, hukuman fisik yang diterima si anak, nantinya akan diterapkan saat mereka dewasa kepada generasi di bawahnya. Demikian akan terus berlanjut, tanpa adanya pemutusan rantai pendidikan yang salah.

Peran serta orang tua dalam mendidik anak dengan cara yang bijak, adalah kunci generasi penerus yang gemilang. Nova Indra, salah seorang anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) yang juga pemerhati pendidikan Indonesia mengatakan, tidak ada yang namanya anak nakal. “Dalam konsep pendidikan, sebenarnya tidak ada istilah “nakal, yang ada adalah anak hyper-aktif. Kondisi mental seperti ini, muncul disebabkan salah satunya oleh tingkat kecerdasan otak anak yang di atas rata-rata. Namun, ada pula disebabkan oleh kondisi mental lingkungan yang mendukung bakat bawaan hyper-aktif itu semakin menjadi dan tumbuh subur,” jelasnya.

Menurut Nova yang juga pendiri Lembaga Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati itu, mendidik anak harus disesuaikan dengan minat dan bakatnya. Orang tua sebagai pendukung, bukan diktator bagi anak. “Cara menghadapi anak hyper-aktif, tentunya tidak bisa asal-asalan. Orang tua harus menyikapi dengan mencari penyebabnya lebih dulu. Bila karena kecerdasan di atas rata-rata, maka biasanya orang tua mesti memilih untuk mengarahkan bakat dan minat anak tersebut sesuai dengan kondisi yang ada.

Ketidakmampuan orang tua dalam mendalami karakter anak, berakibat pada kesalahan dalam memfasilitasi bakat yang ada. Hingga pada akhirnya anak justru berkembang pada hal yang bukan bidangnya. Hal ini sangat merugikan anak sebagai generasi penerus bangsa. Seharusnya bakat tersebut tumbuh subur karena sesuai dengan kemampuan dasarnya, namun terkendala karena anak justru tumbuh di komunitas yang salah.

Hal tersebut ditemukan dalam diri Malik. Anak 5 tahun yang hyper aktif adalah anak yang cerdas. Menurut guru sekolah taman kanak-kanaknya, Malik adalah tipikal anak yang gampang menerima pelajaran. “Malik itu cerdas. Memang sedikit hyper-aktif dan hyper reaktif saat ada hal yang mungkin dia minati atau tidak ia setujui,” kata Suparmi, kepala sekolah TK Bustanul Athfal 5 Sukomulyo, Kaliwungu Kabupaten Kendal.

Kembali Nova berkomentar tentang cara didik orang tua yang menggunakan hukuman fisik sebagai jalan keluar menghadapi anak yang hyper-aktif. “Perilaku orangtua seperti itu, jelas saja akan mematikan perkembangan anak secara positif. Dengan hukuman fisik yang tumbuh justru menjadi negatif dalam diri anak” komentar pemerhati pendidikan sejak tahun 2005 asal Sumatera Barat ini.

Orang tua yang pernah menggunakan hukuman fisik kepada anak, apalagi terjadi berulang-ulang, menurut saran Nova, orang tua harus melakukan konsultasi kepada psikolog anak untuk menemukan jalan keluar atas apa yang terjadi. Trauma pasti ada pada diri anak atas kejadian yang berlaku. “Karena tindakan berulang pada anak akan meninggalkan bekas pada mentalnya. Jadi tidak bisa asal perbaiki tanpa pengetahuan yang cukup,” saran Nova.

Bocah gemuk dengan kulit sedikit gelap melirik ke arah ibunya yang masih kesal dengan sikap dirinya. Api seperti keluar dari bola matanya yang sipit, melalap habis amarah ibu yang ada di depannya itu. Seperti tanpa takut, si bocah gemuk mengambil gelas yang kebetulan ada di dekatnya, berdiri dan melemparnya hingga berkeping. Inilah gambaran minimnya pengetahuan orang tua bersifat fatal. Kesalahan dalam cara mendidik, akan berbuah pada pemberontakan anak, yang justru menjauhkan anak dari orang tua dan menjauhkan orang tua dari sifat kasih sayang.

 

Gelar Training, KAMMI se-Kampus Harmoni Mantapkan Ilmu Jurnalistik

KOPI, MEDAN – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ITM se-Kampus Harmoni dengan tema “Mengembangkan Potensi Dalam Bidang Kejurnalistikan D…
 

Kiat Mengikuti Tes Masuk PT Ala Rahmat Asri Sufa

KOPI, BIREUEN - Menjelang pengumuman UN dan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang hampir 2 minggu, menyisakan kecewa mendalam bagi siswa SMA/Sederajat, nyatanya banyak diantara mereka yang tidak diterima melalui jalur undangan atau lebih dikenal dengan SNMPTN di Universitas tujuan mereka, walaupun UN yang menegangkan telah dilalui dan dinyatakan lulus, tapi tidak dengan SNMPTN.

Bagi siswa yang ingin melanjutkan kuliah di universitas negeri, mungkin ini menjadi pukulan telak bagi mereka yang tidak lulus. Namun jangan risau dengan hal itu, masih banyak jalan lain yang bisa ditempuh, masih ada jalur tulis (SBMPTN & Mandiri) atau jalur khusus masuk PTAIN seperti SPAN PTKIN, UM PTKIN, atau bahkan kampus swasta pun membuka peluang besar bagi siswa yang ingin mendaftar.

"Jangan hanya melihat satu sisi pendidikan, ilmu itu bisa dituntut dimanapun asalkan sungguh-sungguh," ujar Rahmat Asri Sufa yang juga pernah sebagai Konsultan Pendidikan kepada KOPI, Selasa (17/5/2016), melalui pesan whatsapp messenger.

Banyak siswa dan siswi yang sharing sama saya, sebut Rahmat, tentang kiat-kiat supaya lulus di PTN yang diminati dan lainnya. Saya katakan bahwa apa yang sudah mereka dapatkan itu yang terbaik.

Menurutnya, bagi yang sudah lulus tetapi bukan jurusan yang diminati, ya dijalani dan nikmati saja. Bagi yang belum lulus jangan pernah lelah untuk mencoba karena Allah tahu apa yang terbaik buat hamba-Nya. Misal jalur undangan prestasi khusus yang dibuka oleh Universitas Negeri Malang (UM), sampai sekarang masih dibuka. Silakan dicoba ya semoga berhasil.

"Penutupan pendaftaran SBMPTN dan UM PTKIN tinggal menghitung hari, bagi yang belum mendaftar silakan mendaftar, jangan sampai hari terakhir mendaftar dikhawatirkan jaringan error nantinya, seperti pengalaman tahun-tahun yang lalu," pungkas Rahmat Asri Sufa.

 

Kemendikbud Gelar Festival Nasional Teater 2016

 

KOPI, Jakarta - Penanaman nilai-nilai budi pekerti pada remaja merupakan modal penting dalam menumbuh kembangkan rasa percaya diri dalam kehidupan sehari-hari. Semua diimbangi dengan pertumbuhan kemampuan generasi muda berasosiasi, berimajinasi, daya pikir, daya empati, daya apresiasi, dan sebagainya. Hal ini disampaikan Direktur Kesenian, Kemendikbud, Endang Caturwati, Festival Nasional Teater 2016, Senin (16/5/2016) di TIM Jakarta.

Hal-hal tersebut, tambah Endang, membuat anak remaja sadar akan situasi sosial, nilai-nilai kebersamaan, dan nilai saling menghargai yang berlaku di lingkungan masyarakatnya.

"Pada umumnya generasi muda saat ini menyenangi dan melakukan berbagai kegiatan kebersaman yang positif hingga mencipta ‘kegiatan kesenian’ di lingkungannya, sesederhana apapun kreasinya." ujar Endang.

Secara umum, lanjutnya, pelajaran yang dianggap kesenian yaitu praktik atau aktivitas yang memberi peluang pada ekspresi kemampuan individual. Termasuk dalam hal ini salah satunya yaitu ‘Seni Teater’. Salah satu kendala utama yang dihadapi masyarakat pada masa kini, khususnya pada perkembangan generasi muda adalah derasnya arus globalisasi. Di antaranya banyak generasi muda yang menerima begitu saja berbagai jenis kesenian asing, tanpa memilih atau menyaring jenis kesenian tersebut yang selaras dengan jatidiri dan karakter bangsa.

Terkait hal tersebut, maka berbagai kegiatan seni, terutama pertunjukan ‘Seni Teater’ Remaja, seyogyanya tidak hanya mengutamakan keterampilan atau aspek-aspek kreativitasnya saja. Namun demikian mengangkat pula kearifan nilai budaya yang turut memberikan identitas pada kepribadian remaja Indonesia.

Berdasarkan pemikiran tersebut, *Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan* pada tahun 2016, akan menyelenggarakan kembali Festival Teater dengan kategori remaja berbasis tradisi yaitu Festival Nasional Teater Tahun 2016.

Kegiatan yang berlangsung 16-19 Mei  2016 di Gedung Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki, Jakarta ini mengambil tema “Berkarya dan Bekerjasama” dan diperuntukkan untuk kategori Remaja. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merasa perlu untuk mewujudkan kesinambungan pewarisan nilai, pengembangan pengetahuan dan teknik berteater.

Selain menghadir pagelaran teater yang melibatkan kelompok teater dari 34 Provinsi se-Indonesia, Festival Nasional Teater 2016 juga mengelar rangkaian Pengamatan dan Sarasehan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memiliki banyak manfaat strategis dalam menggali, membina serta mengembangkan seni budaya bangsa. Seni Teater di Indonesia harus lebih berkembang, dikenal, dan dicintai oleh seluruh masyarakat Indonesia, serta dapat bereksistensi dalam level global. Eksplorasi Seni Teater harus mengutamakan keterampilan atau aspek kreativitasnya serta mengangkat kearifan nilai budaya yang turut memberikan identitas pada kepribadian Remaja Indonesia.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong generasi muda Indonesia khususnya Remaja agar dapat mengembangkan imajinasi dan kreativitas serta minatnya ubtuk lebih mengenal, memahami dan menghargai Seni Teater,” ujar Endang.

Untuk menetapkan pemenang di Festival Nasional Teater Tahun 2016, penilaian dilakukan secara langsung oleh Tim Pengamat yang dipilih berdasarkan kemampuan di bidangnya. Pengamat dalam kegiatan Festival Nasional Teater 2016 sebagai berikut: Ratna Riantiarno, Jose Rizal Manua,  Aditya Gumay, Yudi Ahakumad Tajudin, dan Seno Joko Suyono. (Muhyi)

 

 

 

 

SD.64 Sarolangun Ditunjuk Kementerian Pendidikan Sebagai GPBP Kabupaten Sarolangun

  KOPI,Sarolangun- Budi pekerti mulai ditanamkan kepada anak-anak,baik disekolah maupun dirumah berlanjut dalam kehidupan bermasyarakat. Berdasarkan…
 

Bupati Tinjau UN Tingkat SD PadaTiga Titik Lokasi

  KOPI,Sarolangun- Hari ini senin (16/5) secara serentak Ujian Nasional (UN) tingkat SD dilaksanakan. Bupati Sarolangun Drs.H.Cek Endra beserta romb…
 

Universitas Muria Bersama Kodim Demak Gagas Desa Melek Media

KOPI, Demak - Jaman sekarang media massa sudah sangat mendominasi kehidupan kita. Media massa adalah media yang digunakan untuk menyampaikan informasi…
 

Prof AGF: Ajarkan Metode “Node” Untuk Membaca dan Menulis Artikel Jurnal Ilmiah

KOPI – Semarang, Banyak ragam dan cara seseorang untuk memahami suatu isi tulisan, begitu juga halnya dengan  seorang  peneliti dalam membaca dan mema…
 

SMK Telkom Pekanbaru Urutan ke Tiga Raih Nilai Unas Tertinggi Tingkat Propinsi Riau

  KOPI, Pekanbaru- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telkom Pekanbaru peringkat pertama nilai tertinggi kategori SMK Kejuruan dengan perolehan nilai …
 

TNI Sahabat Anak-Anak

KOPI, Demak – Ada pemandangan unik di gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Siwi Lestari Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam. Muncul seorang lelaki k…

Baca selengkapnya...

 

426 Siswa SMAN 1 Godong Diwisuda

KOPI, Grobogan - Sebanyak 426 siswa Sekolah Menengah Tingakat Atas (SMA) 1 Godong (Mrapen) Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan Jawa Tengah diwisuda,Ta…

Baca selengkapnya...

 

Pelibatan TNI Dalam Pembangunan, Menghemat 30% Anggaran

KOPI, Demak (08/05/2016) – Pembangunan pagar sekolahan pada sabtu pagi (07/05) di SDN 1 Trengguli Kecamatan Wonosalam yang melibatkan TNI dari satgas …
 

Ikut Serta Dalam Pembangunan Pagar Sekolah, Bukti TNI Dukung Dunia Pendidikan

KOPI, Demak (08/05/2016) – Dukungan TNI pada dunia pendidikan bukan hanya memberikan pelatihan bela negara di sekolah – sekolah. Bantuan tenaga untuk …
 

Gelar TMMD, TNI Bangun Pagar Sekolah SDN 01 Trengguli

KOPI,Demak – Melaksanakan amanat Dandim 0716/Demak, prajurit dalam satuan tugas TMMD membantu SDN 1 Trengguli membangun pagar sekolah. Dandim 0716 Let…
 
Artikel Lainnya...

Pansus I DPRD Padang Panjang Kulap ke PDAM
Minggu, 23 April 2017

KOPI, PADANG PANJANG - Meskipun pelanggan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang Panjang 8000 pelanggan, namun PDAM masih tetap mengalami kerugian investasi. Hal ini dikatakan oleh Plt Direktur PDAM Padang Panjang, Jevie C Eka Putra. Menurutnya, kondisi ini terjadi dikarenakan terjadinya kebocoran pipa air yang sudah tidak layak pakai.   "Saat ini kita baru mampu mengganti pipa sepanjang 1,2 km dengan pipa paralon. Karena tahun 1989... Baca selengkapnya...

SDN 18 Sungai Pandahan Rehab Taman Kota
Jumat, 21 April 2017

KOPI, Pasaman - Yulinar, S.Pd kepala SDN 18 Sungai Pandahan Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman bersama majelis guru melaksanakan perehaban taman kota Lubuk Sikaping. Saat media ini turun ke lokasi kepala sekolah menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan atas anjuran dari pemerintah daerah, (20/04). "Pemerintah daerah menghimbau kepada seluruh instansi untuk membuat taman bunga masing-masing di wilayah Kecamatan Lubuk Sikaping," tutur... Baca selengkapnya...

Peringati HUT TMII, Bupati Pasaman Lepas Rombongan Seni Budaya ke Jakarta
Jumat, 21 April 2017

Bupati Yusuf Lubis saat menyalami rombongan menjelang keberangkatan ke Jakarta. KOPI,  Pasaman - Puluhan rombongan seni budaya dari Group Sanggar Pasaman Saiyo dilepas Bupati Pasaman Yusuf Lubis menuju Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis 20 April 2017. Pelapasan rombongan tersebut dalam rangka ulang tahun TMII di Jakarta. “Di samping HUT TMII, pihak panitia juga menggelar pegelaran budaya di Jakarta. Jadi, kesempatan kita dari... Baca selengkapnya...

Tim Persib Targetkan Jadi Juara Liga 1 2017
Jumat, 07 April 2017

KOPI, Bandung - Manajer Persib Umuh mengemukakan, Persib tidak akan bisa sebesar ini tanpa dukungan kuat Bobotoh, mereka di mana pun Persib bertanding selalu ada memberikan semangat dan energi untuk berjuang keras menghadapi lawan-lawannya.   “Oleh karena itu,  tidak ada harapan lain selain Persib harus berjuang dan mentargetkan jadi  juara Liga 1 2017 tahun ini, tanpa dukungan Bobotoh, Persib tidak akan seperti sekarang. Terimakasih,... Baca selengkapnya...

Dandim Aceh Selatan Terima Pasukan Satgas TMMD Ke 98
Selasa, 04 April 2017

KOPI, ACEH SELATAN – Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto menerima Sebanyak 100 personel Batalyon Infanteri 115/Macan Lauser yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-98 tahun 2017 di Lapangan Makodim 0107/Aceh Selatan. Selasa (4/4/17).   Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto mengatakan, Pasukan yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 98 tersebut akan diterjunkan ke lokasi sasaran dan berbaur dengan kehidupan ... Baca selengkapnya...

Akting Ibu Negara Iriana Joko Widodo Berperan sebagai “Anak Paud”
Sabtu, 01 April 2017

KOPI, Pekanbaru - Kunjungan kerja ibuk negara Iriana Jokowi beserta Ibuk Mufidah Jusuf Kalla, ke Propinsi Riau, Rabu (29/3-17). Rombongan ini didampingi oleh kunjungan kerja istri-istri Menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE). Jadwal kunjugan kerja rombongan Istri Presiden Joko Widodo ke Riau mengunjungi sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), melakukann pemeriksaan kanker serviks leher rahim atau... Baca selengkapnya...

Persit Kodim Aceh Selatan Disambut Haru Nyak Siti Rohmat
Senin, 27 Maret 2017

KOPI, ACEH SELATAN - Kemiskinan yang dialami 'Nyak' Siti Rohmat, warga Desa Suak Bakong, Kecamatan Kluet Selatan, telah mengetuk rasa keprihatinan dan simpati Ketua Persit KCK Cabang XXIX Dim 0107/Asel, Ny. Hary Mulyanto dan pengurus Ranting 8 Koramil 07 Kluet Selatan. Selama ini, kondisi 'Nyak' Siti Rohmat memang serba kekurangan. Bukan hanya itu saja, bahkan kesehatannya pun menurun dan sering sakit. Sering kali tak memiliki makanan apalagi... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALMenjijikkan, Ditemukan Kotoran Manusia d.....
30/03/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Lisburn – Di kutip dari The Guardian, ditemukan kotoran manusia dalam kaleng minuman berkarbonasi yakni Coca Cola. Kotoran manusia ditemukan  [ ... ]



NASIONALSudut Pandang PPWI Terhadap Jurnalisme.....
18/04/2017 | M. Dwi Richa JP
article thumbnail

KOPI, Solok - Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., MA., yang merupakan lulusan PPRA Lemhannas tahun 20 [ ... ]



DAERAHGebyar Dirgantara 2017, Lanud Iswahjudi .....
22/04/2017 | Iswahyudi

KOPI, Magetan – Ribuan pengunjung yang terdiri dari pelajar maupun masyarakat umum padati Lapangan Udara (Lanud) Iswahjudi guna menyaksikan dan meme [ ... ]



PENDIDIKANMawardi, S.Pd Kepala SDN 20 Kampung Pada.....
21/04/2017 | M. Dwi Richa JP
article thumbnail

KOPI, Pasaman - Kepala SDN 20 Kampung Padang, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman optimis membina sekolah yang beliau pimpin kearah yang leb [ ... ]



EKONOMIRaker KAMSRI; Membangun Sinergi Ekonomi .....
22/04/2017 | Andri Santana

KOPI, Pembangunan infrastruktur di Pemerintahan Era Jokowi, selain sebagai stimulus pembangunan nasional, pembangunan jalan, jembatan dan Dermaga meru [ ... ]



HANKAMBazar HUT Kostrad ke-56, Obral Sembako M.....
08/03/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Dalam rangka memeriahkan HUT ke-56, Kostrad menyelenggarakan “Bazar Murah Prajurit Kostrad & Insan Media”, Rabu (8/03/2017) berte [ ... ]



POLITIKKades Pelalawan : "Kami Ucapkan Salam Te.....
14/04/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala Desa (Kades) merupakan perpanjangan pemerintahan pusat ke daerah. Semasa pemerintah Gubernur Riau (Gubri) yang terdahulu y [ ... ]



OPINIRevitalisasi Pendidikan Vokasi: Upaya Me.....
13/04/2017 | Harjoni Desky

Instruksi Presiden (Inpres) terkait dengan Revitalisasi Pendidikan Vokasi telah diterbitkan dalam rangka penguatan sinergi antar pemangku kepentingan  [ ... ]



PROFILRekor Leprid : Peserta Terbanyak Bakar .....
14/05/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Pati- Indonesia negara Bahari atau kepulauan, hampir 2/3 luas wilayah Indonesia adalah wilayah laut. Ribuan pula terhampar dari Sabang hingga Pa [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAEksistensi dan Peran RT - RW Harus Diper.....
25/02/2017 | Redaksi KOPI

KOPI, Makassar - Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia - Sulsel, (DPD PPWI Sulsel Ir. Imansyah Rukka mengatakan peran rukun te [ ... ]



ROHANIShalat Pengisi Ruang Hati Dihadapan Alla.....
17/05/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta, Dalam sehari semalam kita diwajibkan untuk shalat sebanyak lima kali. Setelah itu juga dianjurkan memperbanyak shalat-shalat sunat lainn [ ... ]



RESENSIMARS, Film Kisah Perjuangan Meraih Mimpi.....
03/05/2016 | Zohiri Kadir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Bertempat di XXI, Palaza Senayan, Jakara, Senin 92/5/2016) dan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan 2 Mei 2016 , Multi Buana K [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
06/04/2017 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Siak Hulu, Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal te [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.