Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Berita Pendidikan

PENDIDIKAN

DPD PPWI Bekasi Gelar Rapat Persiapan "Seminar Jurnalistik Student"

KOPI, Jakarta – Dalam rangka menumbuhkan minat generasi muda khususnya para pelajar terhadap dunia jurnalistik, DPD PPWI Bekasi berencana menggelar "S…

Baca selengkapnya...

 

Universitas Mpu Tantular Gelar Seminar Nasional dan Deklarasikan Kampus Bhinneka Tunggal Ika

KOPI, JAKARTA Universitas Mpu Tantular (UMT), Jakarta menggelar Seminar Nasional bertajuk “Mengaktualisasikan Kembali Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Jatidiri Bangsa Indonesia”, yang dilanjutkan dengan pendeklarasian UMT sebagai “Kampus Bhinneka Tunggal Ika”.

 

Seminar dan deklarasi berlangsung pada hari Rabu, 12 Juli 2017, di Aula Hiobadja, Lt. 8 Kampus Universitas Mpu Tantular, Jl. Cipinang Besar No. 2, Jakarta Timur. Ada sekitar 200-an peserta yang hadir terdiri dari unsur: jajaran Yayasan, BPH, Rektorat, Dekanat, Struktural, para mahasiswa Universitas Mpu Tantular, dari unsur sekolah SMA wilayah Jakarta Timur dan Bekasi, ormas luar kampus, tokoh masyarakat, tokoh agama, undangan dari kampus di Jakarta dan Bekasi, dan beberapa undangan dari unsur lainnya.

 

Seminar ini dilatarbelakangi antara lain maraknya radikalisme dan adanya isu khilafah, yang mencoba-coba menggugat ideologi Negara, Pancasila. Selain itu, tokoh pujangga Mpu Tantular yang memunculkan nama Bhinneka Tunggal Ika dalam buku Sutasoma, ingin sekaligus diteguhkan di Universitas Mpu Tantular, dalam momentum sekarang ini.

 

Sebab itu, Seminar Nasional dengan Keynote Speaker, Ketua Yayasan Budi Murni Jakarta (yang menaungi Universitas Mpu Tantular), Budi P. Sinambela, BBA, mengulas kembali kisah munculnya kata Bhinneka Tunggal Ika pertama kali, di kitab Sutasoma. Nama besar Mpu Tantular pula yang menjadi inspirasi pendirian Universitas Mpu Tantular pada tahun 1984, yang digawangi Prof. DR. Kanjeng Raden Tumenggung (KRT waktu itu) Tarnama Sinambela Kusumonagoro, bersama partnernya Dr. M.O Tambunan, Jasudin Panjaitan dan beberapa lainnya.

 

Semboyan Bhineka Tunggal Ika tersebut dapat ditemukan dalam kitab Sutasoma yang ditulis oleh Mpu Tantular pada abad XIV pada masa Kerajaan Majapahit. Dalam kitab Sutasoma tersebut Mpu Tantular menuliskan kalimat yang intinya bahwa agama Buddha dan Siwa (Hindu) merupakan zat yang berbeda, tetapi nilai-nilai kebenaran Jina(Buddha) dan Siwa adalah tunggal. Terpecah belah, tetapi satu jua, artinya tak ada dharma yang mendua.

 

Acara Seminar Nasional diawali upacara Nasional dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan hening cipta dan pembacaan Teks Pancasila oleh Dekan Fakultas Maritim, Alfais Amin, S.Sos, MM.PIA. Selanjutnya, Ketua Panitia, Dr. Rr. Dijan Widijowati, SH, MH menyampaikan laporannya, dilanjutkan sambutan Rektor Universitas Mpu Tantular, Dr. Ir. Mangasi Panjaitan, ME.

 

Masuk sesi seminar, moderator Bambang Suroso, SH, MH mengundang tampil Dr. Anas Saidi, Deputi I Bidang Pengkajian dan Materi Unit Kerja Presiden- Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) sebagai pengganti narasumber Prof. Dr. Yudi Latif. Sedangkan Yenni Wahid, digantikan oleh Dr. Ngatawi Al-Zastrouw, Sosiolog dan Budayawan NU dan Dosen Pasca Sarjana IAIN Yogyakarta, yang juga dulu dikenal sebagai jurubicara pribadi Alm. Presiden Gus Dur.

 

Dalam paparannya, Anas Saidi mengatakan, enam bulan terakhir berkembang politik primordialisme, yang bisa menimbulkan perpecahan.

 

“Sebab mencoba-coba mengganti ideologi, itu sudah tergolong subversi ideologi. Sebab Indonesia, bukan negara agama,” tandasnya.

 

Sebab itu menurutnya, siapapun yang ingin menentang ideologi Negara, patut diambil tindakan keras. Seperti salah satunya ormas HTI, yang tidak mengakui Pancasila sebagai dasar negara.

 

Sementara itu, Zastrouw mengatakan, sejak dulu, Nusantara itu sejak ada, sudah kodratnya beragam.

 

“Beragam suku, agama, ras, dengan segala latar belakangnya. Oleh sebab itu, siapapun harus menerimanya. Tidak bisa yang satu menindas yang lain, yang satu menyakiti lainnya,” bebernya.

 

Perihal Universitas Mpu Tantular ingin menjadikan kampus Bhinneka Tunggal Ika sebagai Pusat Studi Kajian Kebhinnekaan, Zastrow sangat mendukung.

 

“Saya sangat mendukung, apabila Universitas Mpu Tantular ingin mendeklarasikan kampus ini sebagai Kampus Bhinneka Tunggal Ika, dan membuat Pusat Studi Kebhinnekaan. Namun harus serius mengkaji kitab Sutasoma yang berjilid-jilid itu,” tandasnya.

 

Pemaparan kedua narasumber dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab. Para mahasiswa cukup antusias menanyakan berbagai hal yang dijelaskan.

 

Usai sesi seminar, acara dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Kampus Bhinneka Tunggal Ika-Universitas Mpu Tantular, yang dibacakan oleh Rektor, Mangasi Panjaitan, dan pemukulan gong oleh Ketua Yayasan, Budi P. Sinambela diatas panggung.

 

Ketika gong berbunyi ketiga kali, dalam gerakan cepat, beberapa mahasiswa membentangkan spanduk ‘Kampus Bhinneka Tunggal Ika-Universitas Mpu Tantular’ disentak bunyi party poppers (kertas tembak selebration) keatas. Disambut lagu ‘Kebyar-kebyar’ oleh Danny PH Siagian, SE, MM yang membuat suasana dinamis dan hangat.

 

Setelah itu, penyerahan plakat kepada pembicara oleh Bendahara Yayasan, Dewi Christina Sitorus, SE dan Rektor. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Wakil Rektor III, Suyitno, SE, MM.

 

Diketahui, Universitas Mpu Tantular, Jakarta berdiri tahun 1984. Hingga kini, Kampus Bhinneka Tunggal Ika ini memiliki 7 (tujuh) fakultas yaitu: Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan, Fakultas Maritim, Fakultas Teknologi dan Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Ilmu Konunikasi, serta Program Pascasarjana untuk Prodi Manajemen dan Ilmu Hukum. ROB/DANS

 

 

Obrolan Santai dengan Kepsek SMK I Sei Kijang, Pelalawan

KOPI, Pelalawan - Pak Kepsek (Kepala Sekolah) saya dengar dulu Sekolah ini milik yayasan alias swasta, kini sudah negeri bagaimana ceritanya. Betul , …
 

Baru Satu Tahun Berdiri, “SMP Nahdlatul Ulama Singkut – Jambi” Ukir Beragam Prestasi Tahfidz Quran

KOPI, Jambi - SMP Nahdlatul Ulama Kec. Singkut Kab. Sarolangun Prov Jambi, memperingati harlah pertamanya, Senin, 12 Juni 2017, bertepatan dengan 17 r…

Baca selengkapnya...

 

Sekjen IMASEPA JABAR Menanyakan Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua

KOPI, Bandung - Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat (Sekjen IMASEPA JABAR) Leonardus O. Magai mengatakan kinerja Dinas Pend…

Baca selengkapnya...

 

Di Penerimaan Mahasiswa Baru 2017/2018, Universitas Mpu Tantular Beri Peluang Beasiswa

KOPI, JAKARTA - Memasuki Tahun Akademik 2017/2018, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta memberikan kebijakan beasiswa kepada sebagian calon mahasiswa barunya. Yayasan Pendidikan Budi Murni (YPBM), yang menaungi Universitas Mpu Tantular, memberi beasiswa sebagai bentuk komitmen dan kepeduliannya terhadap pendidikan anak bangsa. Beasiswa berupa keringanan biaya semester sebesar 50 persen, untuk 8 (delapan) semester kuliah di S-1 (Strata-1).

Baca selengkapnya...

 

Pelepasan Siswa-Siswi Kelas VI dan Pentas Seni SD Negeri 17 Sungai Selari, Bengkalis

KOPI, Bengkalis – Pelepasan dan Pentas Seni Sekolah Dasar Negeri 17 Sungai Selari , kabupaten Bengkalis, Propinsi Riau, diadakan dengan sederhana. Tah…
 

Anak Langkat Harap Kuala Menjadi Kecamatan Layak Anak

KOPI - Sebanyak 60 orang anak dari berbagai sekolah dan desa di Kabupaten Langkat, Minggu, 21/05/2017, menyerukan agar Kecamatan Kuala, diprogramkan menjadi kecamatan layak anak agar masyarakat dan pemerintah di kecamatan tersebut senantiasa memberikan kepentingan yang terbaik bagi anak.

Baca selengkapnya...

 

SMK PPN Jambi Ikut Semarakkan LKS SMK ke-25 di Surakarta

KOPI, Jawa Tengah - Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Jambi mendapat kehormatan untuk mewakili Provinsi Jambi dalam keg…

Baca selengkapnya...

 

SMK Pertanian Terpadu Propinsi Riau Luluskan 295 Orang Siswa

KOPI, Pekanbaru - Pelepasan peserta didik kelas XII tahun ajaran 2016-2017 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian Terpadu Propinsi Riau diadakan, R…

Baca selengkapnya...

 

Pasaman Meriahkan Hari Kartini Dengan Pawai Budaya

Pasaman Meriahkan Hari Kartini Dengan Pawai Budaya April 21, 2017 Dalam rangka memperingati hari kartini, Pasaman mengadakan pawai Budaya yang…
 

PASAMAN MERIAHKAN HARI KARTINI DENG

PASAMAN MERIAHKAN HARI KARTINI DENGAN PAWAI BUDAYA LIKE KOPI-Pasaman, Dalam rangka memperingati hari kartini, Pasaman mengadakan pawai Budaya y…
 

Saloma, Kartini Desa Lukit Mengajar Tanpa Gaji

KOPI, Meranti – Tragis Propinsi Riau “Negeri diatas minyak (Red. Minyak Sawit, dibawah minyak (Red. minyak Bumi), diatas kepala Minyak rambut. Tetapi …

Baca selengkapnya...

 

Mawardi, S.Pd Kepala SDN 20 Kampung Padang Optimis Bina Sekolah Yang Lebih Baik

KOPI, Pasaman - Kepala SDN 20 Kampung Padang, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman optimis membina sekolah yang beliau pimpin kearah yang lebih…

Baca selengkapnya...

 

Madrasah Aliyah Muhammadiyah Talu Gelar Peripisahan Kelas XII

KOPI, PASAMAN BARAT - Sekolah Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Talu, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) gelar acara perpisahan Kelas XII Tahun Pelajaran 2016-2017, yang diselenggarakan digedung Pusako Anak Nagari Talamau. Senin (17/4). Acara perpisahan tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh, yang dihadiri dari Kemenag Pasbar, Muspika, Wali Nagari Talu, Annuzul, dan seluruh Kepala Sekolah SLTA, MA, MTS, dan SMP se Kecamatan Talamau.

Kepala Sekolah MAM Talu, Alharis, S.Pd mengatakan, acara ini digelar dalam rangka pelepasan 49 orang siswa/i kelas XII tahun ajaran 2016-2017 yang telah selesai melaksanakan Ujian Nasional (UN). "Adapun dari 49 orang Siswa/i tersebut terdiri dari, jurusan IPA sebanyak 21 Orang dan jurusan IPS 28 orang," kata Alharis.

Baca selengkapnya...

 

Kejari Lubuk Sikaping Bekali Pelajar Pasaman tentang Pengetahuan Hukum

Kepala Kejaksaan Pasaman, Adhryansah, SH, MH saat memberikan penyuluhan. KOPI, Pasaman - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman, Sumatera Barat, turun ke …
 

Miris, Pagar Bambu SDN 28 Bonjol Ambruk

KOPI, Pasaman - Miris SDN 18 Bonjol butuh perhatian. Pasalnya pagar sekolah ini yang terbuat dari bambu dan sudah ambruk. Dari pantauan media ini, SDN 18 Bonjol berdiri diatas bukit dan pagar sekolah terbuat dari bambu yang sudah dimakan usia dan menjadi penyebab ambruknya pagar tersebut.

Bustazul Fahmi selaku kepala sekolah SDN 18 Bonjol mengungkapkan, kondisi pagar sekolah ini sudah dilaporkan pada komite sekolah, pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. "Bahkan persoalan ini sudah disampaikan pada pemerintah nagari sebagai unsur pemerintah terendah," ungkap Bustazul.

Baca selengkapnya...

 

221 Siswa SMAN 1 Bonjol Mengikuti UN 2017

KOPI, Pasaman - Sebanyak 118 orang siswa jurusan IPA dan 103 orang siswa jurusan IPS, mengikuti UN di SMAN 1 Bonjol mengikuti ujian nasional (UN) di …

Baca selengkapnya...

 

Siswa Pasaman Dilarang coret Baju Usai Ujian

tmp_29029-IMG-20170415-WA0019-1812795488KOPI, Lubuksikaping - Polres Pasaman AKP Reko Indro Sasongko,SH melalui Kasat Binmas Polres AKP Syafrizen SH menghimbau bagi siswa yang tamat tahun 20…
 

Tumbuhkan Budaya Baca di Aceh Barat, GNI Latih Sejumlah Guru Sekolah Dasar

KOPI, Banda Aceh - Bertujuan untuk menumbuhkan budaya baca di Aceh Barat, Yayasan Gugah Nurani Indonesia( GNI ) cabang Meulaboh menggelar training guru kreatif dalam menumbuhkembangkan minat baca siswa di aula Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Meulaboh 26-28 Maret 2017.

Kegiatan yang bertema “Tumbuhkan Budaya Baca Wujudkan Kecerdasan Anak Bangsa” ini melibatkan 20 orang guru sekolah tingkat dasar dari berbagai perwakilan sekolah dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat.

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut Yayasan Gugah Nurani Indonesia melibatkan 2 orang pemateri profesional Sofiandi, S,Pd.I dan Khalidah, S,Pd.I. "Mereka berdua merupakan fasilitator binaan Usaid Prioritas yang telah berkiprah hingga ke tingkat nasional dalam menyebarluaskan metode-metode meningkatkan budaya baca di sekolah-sekolah," jelas manejer GNI Cut Ira Meri S.Si kepada media ini, Selasa 28/3 di Kantor GNI Cabang Meulaboh Aceh Barat.

Baca selengkapnya...

 

LBH PAS_AMAN Selenggarakan Seminar Penegakkan Hukum

“Upaya Preventive Tindak Pidana Penggunaan Alokasi Dana Desa di Nagari untuk Kesejahteraan Masyarakat Pasaman”

Bupati Pasaman H.Yusuf Lubis, buka secara resmi Seminar Penegakan Hukum yang diselenggarakan oleh LBH Pas_Aman bertempat di gedung Syamsiar Thaib Pemkab Pasaman, pada Hari Kamis tanggal 16 Februari 2017 lalu. Peserta seminar terdiri dari Wali Nagari se Kabupaten Pasaman, Sekretaris Nagari, dan Perwakilan dari Pemerintah Nagari

Bupati Pasaman, H. Yusuf Lubis dalam sambutannya mengatakan, seminar tersebut digagas oleh LBH PAS AMAN di Ketuai Dr. H. Zulfikri, SH. MH. dengan mendatangkan Nara Sumber dari kalangan Akademisi DR. Yuslim,SH.MHDosen dari Fakultas Hukum Unand, Polres Pasaman, Kejaksaan Nngeri Pasaman,  dan LBH Pas_Aman.

Yusuf Lubis, sangat mendukung keberadaan Lembaga Bantuan Hukum Pas_Aman sekaligus menganjurkan kerjasama dalam pembinaan hukum, bantuan hukum, penyuluhan hukum, atau kegiatan edukasi hukum di Nagari Nagari.

“Saya sangat bangga dan berharap dengan keberadaan LBH Pas_Aman, semoga dapat memberikan pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat kurang mampu serta penyuluhan hukum di Nagari, “Katanya saat memberikan sambutan.

Untuk itu, kita berharap pada Wali nagari se kabupaten Pasaman yang hadir pada Seminar ini, supaya fokus mengikuti karena Wali nagari adalah sebagai Pengguna Anggaran Dana Desa yang dikucurkan setiap tahun lebih kurang 3 milyar,  melalui dana APBN dan  APBD.

Kegiatan di Nagari harus sesuai dengan Juknis, Juklak dan per undang undangan yang berlaku guna menghindari terjadinya kesalahan pada penggunaan anggaran,  kesalahan dalam pengguna anggaran akan bermuara pada ranah hukum,  itulah yang perlu kita cegah dari sejak dini. imbau Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis pada peserta Seminar.

Dalam seminar tersebut pihak LBH PAS AMAN melakukan Memorandum of Understanding (Mou) dengan Forum Wali Nagari (FORWANA) Kabupaten Pasaman dan MoU dengan STIH Lubuk Sikaping Yayayasan Pendidikan Pasaman yang diketahui Bupati Pasaman, Nara Sumber dan peserta seminar.

Selanjutnya, pada tempat terpisah Ketua Umum LBH PAS_AMAN DR. H. Zulfikri,SH.MH menambahkan, kami mendirikan LBH ini bermaksud untuk membantu masyarakat Pasaman kurang mampu, dapat memberikan advokasi, edukasi dan konsultasi hukum secara gratis.

DR. Yuslim, SH. MH salah satu narasumber pada Seminar tersebut, mengharapkan agar Wali Nagari hati dan sesuai dengan Aturan yang berlaku dalam penggunaan Alokasi Dana Desa, serta sering lakukan koordinasi dengan Dinas terkait dan penegak hukum. “Jangan sampai terjadi Wali Nagari terjerat hukum dengan Adanya Alokasi Dana Desa.

Sementara itu, Ketua Pelaksana dan sekaligus Sekretaris LBH Pas_Aman M. Doni Koto, SH menyebutkan dengan adanya seminar penegakan hukum ini, semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi peserta seminar, khususnya bagi Wali Nagari se Kabupaten Pasaman.

Tim LBH PAS_AMAN terdiri dari,  Ketua Umum DR. Zulfikri, SH. MH; Ketua harian Syafrel. SH ; Pengawas Zennis Helen, SH. MH; Sekretaris M. Doni Koto, SH. ; dan Bidang Humas dan umum Zulkifli Rahman. LBH Pas_Aman berdasarkan SK MenkumHam Nomor AHU-004166.AH.01.04 tahun 2016 ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 oktober 2016. (RICHA/Don)

 

Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama Tinjau Gedung SDN 10 Batu Badinding Nagari Limo Koto

Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama didampingi Kasat Pol PP dan Damkar asmadi, Kepala dinas pendidikan bapak ashari,kepala dinas perhubungan bapak asril amir,kabag humas eri hermawan,camat bonjol,kapolsek bonjol,wali nagari limo koto dan beberapa instansi terkait. Rabu siang 8 maret bapak wakil bupati pasaman h.atos pratama meninjau langsung pekerjaan rehabilitasi tebing sekolah sdn 10 batu badindiang kumpulan pasca longsor di samping sekolah tersebut.dalam kunjungan kerja wakil bupati berkesempatan hadir dalam temu ramah dengan wali murid di sekolah itu guna meminta masukkan dari tokoh dan masyarakat setempat tentang keluhan akibat longsor itu. Dalam arahannya bapak h.atos pratama selaku wakil bupati pasaman menyampaikan beberapa hal terkait dengan perbaikan tebing dekat sekolah tersebut yang terjadi beberapa bulan yang lalu. Dari awal pemerintah daerah telah melaksanakan penanggulangannya dengan sebaiknya agar proses belajar mengajar tidak terganggu. Dalam kesempatan itu wakil bupati pasaman bapak h. Atos pratama mengatakan bahwa dia juga sangat khawatir dengan kondisi tebing sekolah tersebut.seperti apa yang di khawatirkan orang tua murid.pemerintah daerah tidak akan tinggal diam nantinya kita akan berdiskusi dengan instansi terkait mengenai tebing sekolah itu. Sementara itu kepala sekolah bapak amiruddin di tempat terpisah mengatakan kita akan ikuti bagaimana seharusnya sesuai dengan anjuran wakil bupati pasaman agar proses belajar dan mengajar dapat terlaksana sebagai mana mestinya...(rahmad)..

 

Acara Pembukaan Pelatihan Revolusi Mental Polda Kepri TA. 2016

KOPI, Batam - Acara Pembukaan Pelatihan Revolusi Mental Polda Kepri TA. 2016 dilaksanakan di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri pukul 08.00 Wib dipimpin oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Sam Budigusdian, MH, dihadiri oleh Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, Para pejabat utama, Para Panitia serta para peserta pelatihan. Jumlah peserta pelatihan sesuai dengan perencanaan yaitu berjumlah 100 orang personil terdiri dari Pamen/Pama/PNS Polri Golongan III Jajaran Polda Kepri. Jumlah dari Satwil-Satwil jajaran Polda Kepri antara lain, Polresta Barelang 12 Personel, Polres Tanjungpinang 11 Personel, Polres Karimun 11 Personel, Polres Bintan 11 Personel, Polres Lingga 5 Personel dan Polres Natuna 2 Personel, dan di tambah dari seluruh Satker-Satker Polda Kepri.

Baca selengkapnya...

 

Hasil US Tingkat SD Kecamatan Pauh Di Koreksi Hari ini

  KOPI,Sarolangun- Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun. Melakukan ko…
 

Unindra Posisikan Diri Hadapi Persaingan Global

KOPI, Jakarta - Untuk menghadapi persaingan global, Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI bertekad akan memposisikan diri bukan untuk bersaing secara…
 

Jangan Panggil Aku Monyet

KOPI, Semarang-Usia anak itu adalah 5 tahun. Dia duduk sendirian disebelah rumahnya. Anak itu bernama Malik. Lama dirinya terdiam, dengan sesekali merubah posisi duduknya. Saat itu petang sekira pukul 5 (19/05), terlihat dirinya termenung seperti sedang ada yang dipikirkan. Namun untuk anak seusia dirinya seharusnya ceria dan banyak bermain, hal ini terasa ganjil.

Malik, bocah gemuk yang masih 5 tahun itu tiba-tiba menatapku. Pancaran matanya menyala penuh amarah. Rambutnya yang berdiri kaku menambah kesan seram si bocah gemuk berkulit sedikit gelap itu. “Ada apa, om?” tanyanya mengagetkanku dari lamunan dengan logat khas jawa.

Setelah berbincang sebentar dengan bocah pendiam dengan tatapan tajam itu, aku menemui ibunya yang masih ada hubungan saudara denganku. Tidak ada yang penting dari pembicaraanku dengan ibunya kala itu. Justru yang mencuri perhatianku adalah sikap si bocah yang menurutku sedikit ganjil.

“Nyet, masuk, ntar masuk angin!” teriak ibunya. Tanpa berkata sepatah katapun, bocah berkulit sedikit gelap itu berlalu masuk ke dalam kamarnya yang gelap. Tidak lebih dari 5 menit, ada suara keras merobek telingaku yang sedang fokus mendengar cerita kakak sekaligus ibu dari si gemuk berkulit hitam. “braak… pyar.Suara itu begitu keras menembus gendang telinga.

Teriakan ibunya yang tak kalah melengking mengalahkan suara sirine mobil polisi yang mengejar penjahat seperti di film-film Hollywood, kembali menerobos masuk ke telingaku yang pekak karena suara dentuman dari dalam kamar si gemuk. “Monyet.. Ribut saja kamu, bentak ibunya sembari menghadiahi si gemuk dengan tarikan di telinganya.

Si gemuk yang sering kali dipanggil “monyet” oleh ibunya itu, sama sekali tidak menunjukkan ekspresi kesakitan. “Malik itu memang nakal. Ngga bisa di bilangin” kata ibunya yang aku balas dengan nyengir kecut.

Cara mendidik anak untuk masing-masing keluarga memang tidak sama. Namun ada beberapa garis besar yang disepakati oleh ahli psikologi anak agar tidak mengalami trauma di kemudian hari. Dari observasi yang dilakukan dengan menggali sumber di beberapa portal dan wawancara, menghukum anak dengan kekerasan fisik sangatlah dilarang. Hal ini akan menimbulkan ketakutan dan kebencian si anak. Di laman keluarga.com, selain menimbulkan trauma yang berkepanjangan, hukuman fisik yang diterima si anak, nantinya akan diterapkan saat mereka dewasa kepada generasi di bawahnya. Demikian akan terus berlanjut, tanpa adanya pemutusan rantai pendidikan yang salah.

Peran serta orang tua dalam mendidik anak dengan cara yang bijak, adalah kunci generasi penerus yang gemilang. Nova Indra, salah seorang anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) yang juga pemerhati pendidikan Indonesia mengatakan, tidak ada yang namanya anak nakal. “Dalam konsep pendidikan, sebenarnya tidak ada istilah “nakal, yang ada adalah anak hyper-aktif. Kondisi mental seperti ini, muncul disebabkan salah satunya oleh tingkat kecerdasan otak anak yang di atas rata-rata. Namun, ada pula disebabkan oleh kondisi mental lingkungan yang mendukung bakat bawaan hyper-aktif itu semakin menjadi dan tumbuh subur,” jelasnya.

Menurut Nova yang juga pendiri Lembaga Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati itu, mendidik anak harus disesuaikan dengan minat dan bakatnya. Orang tua sebagai pendukung, bukan diktator bagi anak. “Cara menghadapi anak hyper-aktif, tentunya tidak bisa asal-asalan. Orang tua harus menyikapi dengan mencari penyebabnya lebih dulu. Bila karena kecerdasan di atas rata-rata, maka biasanya orang tua mesti memilih untuk mengarahkan bakat dan minat anak tersebut sesuai dengan kondisi yang ada.

Ketidakmampuan orang tua dalam mendalami karakter anak, berakibat pada kesalahan dalam memfasilitasi bakat yang ada. Hingga pada akhirnya anak justru berkembang pada hal yang bukan bidangnya. Hal ini sangat merugikan anak sebagai generasi penerus bangsa. Seharusnya bakat tersebut tumbuh subur karena sesuai dengan kemampuan dasarnya, namun terkendala karena anak justru tumbuh di komunitas yang salah.

Hal tersebut ditemukan dalam diri Malik. Anak 5 tahun yang hyper aktif adalah anak yang cerdas. Menurut guru sekolah taman kanak-kanaknya, Malik adalah tipikal anak yang gampang menerima pelajaran. “Malik itu cerdas. Memang sedikit hyper-aktif dan hyper reaktif saat ada hal yang mungkin dia minati atau tidak ia setujui,” kata Suparmi, kepala sekolah TK Bustanul Athfal 5 Sukomulyo, Kaliwungu Kabupaten Kendal.

Kembali Nova berkomentar tentang cara didik orang tua yang menggunakan hukuman fisik sebagai jalan keluar menghadapi anak yang hyper-aktif. “Perilaku orangtua seperti itu, jelas saja akan mematikan perkembangan anak secara positif. Dengan hukuman fisik yang tumbuh justru menjadi negatif dalam diri anak” komentar pemerhati pendidikan sejak tahun 2005 asal Sumatera Barat ini.

Orang tua yang pernah menggunakan hukuman fisik kepada anak, apalagi terjadi berulang-ulang, menurut saran Nova, orang tua harus melakukan konsultasi kepada psikolog anak untuk menemukan jalan keluar atas apa yang terjadi. Trauma pasti ada pada diri anak atas kejadian yang berlaku. “Karena tindakan berulang pada anak akan meninggalkan bekas pada mentalnya. Jadi tidak bisa asal perbaiki tanpa pengetahuan yang cukup,” saran Nova.

Bocah gemuk dengan kulit sedikit gelap melirik ke arah ibunya yang masih kesal dengan sikap dirinya. Api seperti keluar dari bola matanya yang sipit, melalap habis amarah ibu yang ada di depannya itu. Seperti tanpa takut, si bocah gemuk mengambil gelas yang kebetulan ada di dekatnya, berdiri dan melemparnya hingga berkeping. Inilah gambaran minimnya pengetahuan orang tua bersifat fatal. Kesalahan dalam cara mendidik, akan berbuah pada pemberontakan anak, yang justru menjauhkan anak dari orang tua dan menjauhkan orang tua dari sifat kasih sayang.

 
Artikel Lainnya...

Dugaan Keluarga Gubernur Riau Makelar Proyek Anda Ingin Proyek Setor 12-13%
Minggu, 23 Juli 2017

KOPI, Pekanbaru – Moment kedatanngan Presiden Joko widodo ke Propinsi Riau dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Minggu (23/7-17) bertempat di sebuah Hotel bintang lima di kecamatan Siak Hulu, kabupaten Kampar. Pribahasa mengatakan Bapak jadi Raja Anak jadi penguasa, Anak jadi Raja Orang tua Jadi Budak . Kalau di Propinsi Riau Adik jadi Gubernur, keluarga monopoli Proyek ha.. ha… Minta upeti pula tuh setor 12 hingga 13 % kalau... Baca selengkapnya...

Fitra Riau : Layangkan Gugatan Judicial Review ke Mahkamah Agung Terkait APBD Riau 2017 Boros
Minggu, 23 Juli 2017

KOPI, Pekanbaru – Forum Indonesia Transparansi Anggaran (FITRA) perwakilan Riau mengadakan jump pers di sebuah café dengan insan Pers, Jumat (21/7/2017).   FITRA menilai APBD ( Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Riau tahun 2017 adanya dugaan pemborosan dan tidak efisien dan bertentangan dengan Undang-undang, yang mencakup anggaran kesehatan yang mencapai Rp 6,75 persen. Hasil ini tidak sesuai dengan UU Nomor 36 tahun 2009 tentang... Baca selengkapnya...

Perayaan HBA Kejaksaan ke- 57, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp.27 M,Tersangka 56 Orang
Jumat, 21 Juli 2017

KOPI, Pekanbaru - Dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke- 57 tahun 2017. Semester Januari hingga Juli 2017 Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau berhasil mencatat sebanyak 32 kasus perkara yang masuk dalam tahap penyidikan dan tahap II. Adapun aset negara yang diselamatkannya sebesar Rp. 27 miliar lebih. "Ini hasil kerja sama Kejati Riau dengan Kejari ( Kejaksaan Negeri) 12 satuan kerja kabupaten/kota Propinsi Riau," ungkap Kajati Riau, Uung... Baca selengkapnya...

Usai Gelar Seminar Nasional, Universitas Mpu Tantular Deklarasikan Kampus Bhinneka Tunggal Ika
Rabu, 19 Juli 2017

KOPI, JAKARTA - Universitas Mpu Tantular (UMT), Jakarta menggelar Seminar Nasional bertajuk “Mengaktualisasikan Kembali Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Jatidiri Bangsa Indonesia”, yang dilanjutkan dengan pendeklarasian UMT sebagai “Kampus Bhinneka Tunggal Ika”. Seminar dan deklarasi berlangsung pada hari Rabu, 12 Juli 2017, di Aula Hiobadja, Lt. 8 Kampus Universitas Mpu Tantular, Jl. Cipinang Besar No. 2, Jakarta Timur. Ada sekitar 200-an... Baca selengkapnya...

Bertaburan Calon Gubernur Riau Hadiri Pelantikan H. Aziz Zainal sebagai Ketua DPW Partai PPP Riau
Minggu, 16 Juli 2017

KOPI, Kampar - Hiruk Pikuk pemilihan Gubernur Riau.  Bertaburan kandidat calon Gubernur Riau berasal dari Pengusaha, Birokrat, Kepala Daerah (Bupati, Walikota) tokoh masyarakat, anggota DPRD Riau, tokoh masyarakat, serta beberapa ketua partai politik Riau (red. DPD, DPW) dan lain-lain. Anda ingin ikut Pilgubri siapkan uang sekapal, Anda siap stress bila kalah.   Bila terpilih maka Anda berhak menjabat Gubernur Riau Periode 2018-2023. ... Baca selengkapnya...

Bupati Kampar H. Azis Zainal Resmi Pimpin DPW Partai PPP Riau Periode 2016-2021
Minggu, 16 Juli 2017

KOPI, Kampar – Bupati Kampar Azis Zainal resmi dilantik oleh Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Ir. H. Romahurmuziy sebagai Ketua DPW Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai PPP Riau. Azis barusan terpilih sebagai Bupati Kampar periode 2017-2022 ini mengalahkan empat calon kandidat bupati Kampar saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada ) serentak tahun ini. Pemilihan ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau  ... Baca selengkapnya...

Pengakuan Mengejutkan Kapolri Jendral (Pol) Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini
Rabu, 12 Juli 2017

KOPI, Jakarta - Sebelumnya jabatan Kapolri berasal dari orang Jawa, kini Presiden Joko Widodo memilih Tito Karnavian berasal dari “Wong kito Galo” dari propinsi Sumatera Selatan sebagai Kapolri.   Apakah Presiden memilih dan memberikan amanah kepada orang dari luar Jawa sebagai orang nomor satu di institusi kepolisian atau memilih orang dari suku Jawa . Tanyakan kepada rumput bergoyang he..he.. Ditempat kerjanya, Mas Ajisutisyoso... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALInilah Tiga Orang Pria Jenius Pencipta .....
23/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Berkat hasil ciptaan para ketiga pria jenius ini. Mempermudah bagi masyarakat dunia untuk berinteraksi, berkomunikasi, mengirimkan d [ ... ]



NASIONALMasyarakat Papua di Manado Dukung Penera.....
17/07/2017 | Saktiawan Wicahyono Putro

KOPI, Manado – Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang O [ ... ]



DAERAHSungguh Mulia, Kejari dan IAD Aceh Selat.....
21/07/2017 | Haes Asel

KOPI, ACEH SELATAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kejari Aceh Selatan menggelar kegiatan ba [ ... ]



PENDIDIKANDPD PPWI Bekasi Gelar Rapat Persiapan "S.....
17/07/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta – Dalam rangka menumbuhkan minat generasi muda khususnya para pelajar terhadap dunia jurnalistik, DPD PPWI Bekasi berencana menggelar  [ ... ]



HANKAMKoramil 04/Sawang Terjunkan Babinsa Terb.....
20/07/2017 | Haes Asel

KOPI, ACEH SELATAN - Menjelang peringatan hari kemerdekaan republik indonesia ke - 72, Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto memerintahk [ ... ]



OLAHRAGAIni Dia Para Pemenang Wrangler True Wand.....
21/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Sebuah petualangan besar tahun ini “Wrangler True Wanderer 2017” baru saja menemukan pemenangnya. Mereka telah menunjukan bahwa m [ ... ]



PARIWISATATarget Kunjungan Wisatawan tak Tercapai .....
04/07/2017 | Didi Rinaldo

N KOPI, Pekanbaru - Pariwisata andalan pendapatan negara non migas, negeri Indonesia kaya akan keindahan alam dan budayanya. Dulu para turis mancaneg [ ... ]



POLITIKPKPI Aceh Selatan Resmi Buka Pendaftaran.....
20/07/2017 | Haes Asel

KOPI, ACEH SELATAN - Menjelang Pilkada Kabupaten Aceh Selatan tahun 2018 mendatang, Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) PKPI Aceh Selatan menggelar rapat [ ... ]



OPINIGerakan Percepatan Elektrifikasi dan St.....
14/07/2017 | Harjoni Desky

KOPI - Pemerintah saat ini tengah melakukan terobosan pembangunan demi mewujudkan energi berkeadilan di Indonesia. Ketersediaan energi yang optimal se [ ... ]



PROFILObralan Santai dengan Kades Padang Lawas.....
14/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pangkalan Kerinci - Munir Kepala Desa Padang Lawas, kecamatan Langgam, propinsi Riau menuturkan “ Alokasi pembangunan pagar kantor desa ini b [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPeran Center of Excellence dalam Mewujud.....
03/07/2017 | Harjoni Desky, S.Sos.I., M.Si

KOPI, Indonesia - Para pendiri bangsa ini menyadari sepenuhnya bahwa perairan, selat, dan lautan di antara pulau-pulau nusantara adalah satu kesatuan  [ ... ]



ROHANIPertemuan Ulama dan Dai Sedunia Hasilka.....
23/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Padang - Pertemuan ratusan orang Ulama dan Dai se-Asia Tenggara, Eropa, dan Afrika yang berlangsung, Senin (17/07/2017) lalu menghasilkan Dekl [ ... ]



RESENSIFilm Jailangkung: Dari Permainan, Beruba.....
15/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - PERMAINAN boneka jailangkung masih adakah yang memainkannya? Ada dan banyak. Ritual pemanggilan arwah sangat lumrah dilakukan. Apalagi [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIMarini Kehilangan Perhiasan saat Libura.....
04/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Kadang kala tempat yang telah di pasang CCTV ternyata CCTV tidak nyala/rusak. Hal ini terjadi di Hotel Tangram Pekanbaru. Seorang  [ ... ]



SERBA-SERBIKejari Bengkalis Luncurkan "Hallo JPN" A.....
14/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Bengkalis – Jaksa Pengacara Negara (JPN) Yusna Angeline, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Bengkalis mengatakan" kini masyarakat tidak perlu takut d [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.