Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Berita Pariwisata

PARIWISATA

Target Kunjungan Wisatawan tak Tercapai Periode Mei 2016 -- Mei 2017

N KOPI, Pekanbaru - Pariwisata andalan pendapatan negara non migas, negeri Indonesia kaya akan keindahan alam dan budayanya. Dulu para turis mancaneg…
 

Jakarta Fair Kemayoran Tetap Buka di Hari Lebaran

  KOPI, Jakarta - Penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2017 kini telah memasuki hari ke-15. Sebanyak 2.700 perusahaan yang tergabung dalam 1.…

Baca selengkapnya...

 

Pemkab Bengkalis adakan Festival Lampu Colok

KOPI, Bengkalis – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, Propinsi Riau. Menyemarakan malam ke-27 Ramadan menyambut bulan Syawal 1438 Hijriyah, at…
 

Kunjungan Turis Mancanegara 1.02 Juta orang Pada Bulan Maret 2017

KOPI, Pekanbaru - Pariwisata andalan pendapatan negara non migas, negeri Indonesia kaya akan keindahan alam dan budayanya. Dulu para turis mancanegara…
 

Pesona Wisata Sampuran Sorosah Kabupaten Pasaman

Pesona Wisata Sampuran Sorosah April 24, 2017 KOPI, Pasaman : Satu lagi Destinasi Wisata Air Terjun yang tersembunyi di Alam Pasaman. Air Terj…
 

Gelaran SCIF 2017, Makanan Khas Solo Ludes

 

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;}

 

 

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;}

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;}

 

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;} "KOPI", Gelaran Solo Indonesia Culinary Festival (SICF) 6-9 April 2017 lalu menyajikan hal yang tak terlupakan bagi pengunjung utamanya penikmat kuliner. Manahan terasa berbeda, hujan tidak menyurut minat pengunjung untuk menyaksikan sajian rangkaian kegiatan Pesta Tengkleng, Festival Sate Kere, Festival Gempol Pleret, Festival Brambang Asem, lomba masak, dan tidak ketinggalan pameran perlengkapan dan produk masakan dan minuman tempoe doeloe. Display dan demontrasi heritage kuliner nusantara memanjakan mata pengunjung. Tak bisa dipungkiri Solo menjadi lautan manusia, pengunjung yang ingin menikmati sajian cukup banyak yang kesulitan untuk mendapatkan tempat duduk untuk menikmati hidangan istimewa kelezatan kuliner khas Solo.

Ketua Panitia SICF 2017 Daryono membenarkan hal itu. Menurutnya Keenam festival tersebut merupakan kegiatan baru sebagai even pendukung di SICF 2017 yang akan di, Jawa Tengah, 6-9 April. “Ternyata masyarakat sampai rela antre lama. Semua rela berpanas-panas dan mandi peluh hanya untuk mencicipi kuliner khas Solo,” kata Daryono. Sebagian yang datang terkadang merupakan bagian dari nostalgia, mengingat beberapa menu masakan tidak setiap saat bisa dinikmati dan dicari.

Solo sesungguhnya telah itetapkan menjadi destinasi wisata kuliner pertama di Nusantara, Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esti Reko Astuti, Solo sangat komplit dalam menggelar event wisata, termasuk kuliner. Lantaran itu pemerintah pusat dipastikan memberikan dukungan. Pemerintah mendukung apabila ditingatkan sekalian di level internasional. Pemerintah siap mendukung dan mau membantu menyiapkan konsep B to B (business to business).

Gelaran Solo Indonesia Culinary Festival (SICF) memberikan kesan yang luar biasa bagi pengunjung, utamanya bagi pengunjung dari luar kota Solo, sukses luar biasa ini akan ditindaklanjuti dalam even yang lebih semarak di tahun 2018

 

117 Ribu Wisatawan ke Solo Mungkinkah ?

800x600

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif";}

FEDEP (Forum for Economic Development and Employment Promotion) atau forum untuk pengembangan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja Kota Surakarta merupakan forum stakeholders yang berfungsi menfasilitasi ide-ide kreatif dan inovatif terkomunikasikan dengan baik kepada Pemerintah Daerah dan atau SKPD/PD. Fungsi FEDEP Kota Surakarta untuk menjembatani/mempertemukan pihak-pihak dari semua pemangku kepentingan (stakeholder) dalam pembangunan daerah/pengembangan ekonomi lokal, baik dari pihak pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat di Kota Surakarta. Sedangkan peran dari FEDEP adalah 1). Merekomendasikan program-program inovatif yang Pro-Poor, Pro-Growth, pro-Job dan Pro-Environment, 2). Menggalang kerjasama stakeholder, pemerintah maupun swasta, 3). Memperbaiki sistem melalui capacity building, 4). Melaksanakan evaluasi dan monitoring.

Awal tahun 2017 dilaksanakan PRA-FGD Bidang Pariwisata, Budaya dan MICE FEDEP Kota Surakarta di Dinas Pariwisata Kota Surakarta. Kegiatan Audiensi dilaksanakan dalam rangka menjalin kerjasama dan menyamakan persepsi terhadap arah pengembangan bidang pariwisata di Kota Surakarta. FEDEP Kota Surakarta dalam Audiensi dan Pra-FGD tersebut mengetengahkan tantangan Meraih 117 Ribu Wisatawan Mancanegara tahun 2017.

Ketua FEDEP Kota Surakarta Bapak. M. David R. Wijaya, SE menyampaikan bahwa FEDEP merupakan forum quadruple helix (lintas OPD, akademisi, pelaku usaha, asosiasi, komunitas) dari multi stakeholder. Misi FEDEP adalah menangkap isu-isu yang berkembang di kota/daerah, outputnya memberikan rekomendasi kepada pemerintah kota baik lewat Bappeda, maupun ke dinas terkait. Tujuan kunjungan dalam rangka sillaturahmi, membahas/menyinkronkan isu, dan diskusi lintas stakeholder. Berdasarkan tantangan yang dihadapi bidang pariwisata kota Surakarta, tahun 2017 di target okan oleh Kementrian Pariwisata kunjungan wisman sebanyak 117 ribu, sementara kunjungan wisman tahun 2016 belum sampai 40 ribu, dan perlu dinaikkan 3x lipat sehingga perlu langkah bersama untuk melakukan lompatan strategis untuk mendekati capaian target tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Bapak. Basuki Anggoro Hexa menyampaikan bahwa menurut Perwali Nomor 27-C, tugas pokok Dinas Pariwisata menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Pariwisata berdasarkan asas otonomi daerah dan tugas pembantuan. Fungsinya penyelenggaraan kesekretariatan daerah; penyusunan rencana program, pengendalian, evaluasi, dan pelaporan; penyelenggaraan dan pembinaan usaha akomodasi wsiata, rekreasi, dan hiburan umum; perumusan dan penetapan kebijakan di bidang pengambangan destinasi dan industri pariwisata, pengembangan pemasaean pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif; pembinaan pelaku wisata; penyelenggaraan sosialisasi; pembinaan jabatan fungsional; dan pengeloaan UPT. Dinas dilengkapi kelembagaan sekretaris dinas dan bidang (3 bidang): Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Bidang Pemasaran Pariwisata, dan Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif.

Kata kuncinya bahwa visi misi Walikota Solo menjadi sektor pariwisata sebagai prioritas, sehingga menjadi tanggung jawab dinas agar berkontribusi dan menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD). Selanjut Ada 4 aspek yang perlu mendapat perhatian agar kota-kota menjadi destinasi wisata, yakni : Accesbility, Attraction, Ammenity(sarpras) dan Ancirially (manajemen pengelola destinasi pariwisata).

Dalam kegiatan tersebut isu-isu yang menarik dan perlu menjadi bahan perhatian dari Dinas Pariwisata dan FEDEP Kota Surakarta, antara lain, a). bahwa Dalam RPJM Pemkot Surakarta indikator utama nya adalah lama tinggal wisatawan di Kota Solo, b). Hasil kajian FEDEP dan ASITA pada tahun 2017 ini pilihan program strategis pada pengembanGan MICE dan Kuliner c). Pengembangan pariwisata secara komprehensif menjadi prioritas stakeholder. Dari FEDEP juga sepakat mebahas di bidang tourism. MICE menjadi fokus dalam rekomendasi daerah terimplementasi di RPJMD. d). Perlunya implementasi lintas sektoral tindak lanjut hasil kajian revitalisasi infrastruktur pariwisata. e). Isu Pariwisata Kota Solo focus pada pengembangan industry kreatif dan kembali pada core budaya, melalui pengembangan contohnya royal dinner di kraton sebagai paket kegiatan MICE. f). Perlunya sinkronisasi kalender event di Kota Surakarta, g). Perlunya gerakan culiner higien menjadi standar pelayanan di Solo untuk meningkatkan daya tarik. h). Target wisata kedepan adanya analisis segmen tourism yang bisa memberi dampak ekonomi paling besar, wisman ataukah Turis domestic. i). Stakeholder bidang pariwisata sepakat untuk mengembangkan peran sebagai duta pariwisata, khususnya untuk menjaring wisatawan dalam event MICE di Kota Solo.

Sementara berdasarkan target wisatawan mancanegara nasional 15 juta, disisi lain direct fligt sangat sedikit, sehingga perlu kajian lebih lanjut potensi kunjungan wisatawan asing yang lebih visible bisa datang di kota Solo tahun 2017.

 

 

Saka Pariwisata Aceh

KOPI,Jakarta,Salah satu upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisata adalah dengan adanya perangkat pendukung dibidang pariwisata. Salah satu pendukung pariwisata adalah terbentuknya Saka (Satuan Karya) Pariwisata. Dimana Saka Pariwisata merupakan wadah pendidikan bagi anggota Pramuka agar mereka dapat membina dan mengembangkan keterampilan di bidang pariwisata yang meliputi Krida Penyuluh Pariwisata, Krida Pemanduan Wisata, dan Krida Kuliner Wisata. Dalam Saka Pariwisata ini diharapkan dapat mendukung dan ikut mensukseskan program Sadar Wisata Kemenpar yang berprinsip pada Sapta Pesona yakni aman, tertib, bersih, ramah, sejuk, indah, dan kenangan terakhir. Di Aceh sendiri Saka Pariwisata mulai diperkenalkan dengan adanya Sosialisasi Saka Pariwisata yang diadakan oleh Disbupar Aceh dan Kementrian Pariwisata untuk Pramuka se-Aceh di Banda Aceh, 13 Mei 2016. Turut hadir Dra.Oneng Setya Harini, Asdep Tata Kelola Destinasi dan pemberdayaan masyarakat. Dan sesegera mungkin dibentuknya Saka Pariwisata Aceh untuk para pramuka se-Aceh. Potensi generasi muda Indonesia sangat besar, program revitalisasi Gerakan Pramuka sejak lima tahun belakangan ini telah mengalami peningkatan cukup signifikan dengan makin bertambahnya anggota Pramuka hingga lebih dari 500 ribu anggota. Naskah Kesepakatan Bersama Antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor : KB.12/KS.001 MPEK/2012 dan Nomor : 002/PK-MoU/2012,tanggal 27 Februari 2012, tentang Peningkatan Kemampuan Anggota Gerakan Pramuka di Bidang Kepariwisataan. Satuan Karya Pramuka Pariwisata adalah salah satu Satuan Karya Pramuka yang merupakan wadah Pendidikan di bidang Kepariwisataan bagi anggota Pramuka agar mereka dapat membantu, membina dan mengembangkan kegiatan: 1. Penyelenggaraan kepariwisataan yang berkelanjutan. 2. Pengelolaan perjalanan wisata/ pemanduan wisata. 3. Pemberdayaan masyarakat dalam rangka perwujudan sadar wisata dan aksi Sapta Pesona di sekitar destinasi pariwisata sebagai baktinya terhadap pembangunan masyarakat bangsa dan Negara. Tujuan dibentuknya Saka Pariwisata adalah memberi wadah pendidikan dan pembinaan bagi para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, kemampuan, dan pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta keterampilan bidang pariwisata yang dapat menjadi bekal bagi kehidupan dan penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara. Saka Pariwisata terdiri dari 3 (tiga) krida yaitu: 1.Krida Penyuluh Pariwisata Adalah salah satu krida Saka Pariwisata, yang bertujuan memberikan kecakapan bagi Pramuka untuk dapat berperan sebagai motivator dan komunikator dalam penyelenggaraan kepariwisataan. 2.Krida Pemandu Wisata Adalah salah satu krida Saka Pariwisata, yang bertujuan memberikan kecakapan bagi Pramuka untuk dapat berperan dalam penyelenggaraan dan pemanduan perjalanan wisata. 3.Krida Kuliner Wisata Adalah salah satu krida Saka Pariwisata, yang bertujuan untuk memberikan kecakapan bagi Pramuka untuk dapat membuat, menyajikan dan melestarikan makanan khas lokal sebagai salah satu daya tarik wisata. Pada tahun 2017 diharapkan adanya perkemahan bakti Saka Pariwisata se-Aceh dan dapat mendorong terciptanya arus wisatawan yang terus meningkat. Satuan Saka Pariwisata diperlukan untuk memberi kesempatan belajar bagi peserta didik mengembangkan bakat dan minatnya pada keterampilan tertentu.
 

Pekan JKPI Expo 2016 di Lapangan Blang Padang Diramaikan Hikayat Lisan dan Tarian Aceh

KOPI, Jakarta - Beberapa hari terakhir terlihat kesibukan di arena pameran lapangan Blang padang. Dalam rangka Rakernas JKPI (Jaringan Kota Pusaka Indonesia) ke-5 maka diadakan pameran. Kota Banda Aceh telah ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakernas JKPI (Jaringan Kota Pusaka Indonesia) ke-5.

Acara pameran ini berlangsung sejak tanggal 7-11 Mei 2016. Sejumlah tamu memenuhi tenda utama menyaksikan acara pembukaan pada hari Sabtu malam, 7 Mei 2016. Juga dipamerkan sejumlah foto tentang perjalanan kota Banda Aceh. Dalam pembukaan pameran Rakernas JKPI (Jaringan Kota Pusaka Indonesia) ke-5 diawali dengan hikayat lisan, kalam ilahi, sambutan-sambutan, tarian Aceh, pemukulan rapai serta foto bersama.

Baca selengkapnya...

 

Liburan Long Weekend 5 – 8 Mei 2016, Ancol Gelar Beragam Promo dan Program Menarik

KOPI – Menyambut liburan long weekend yang jatuh pada 05 – 08 Mei 2016, Ancol sebagai destinasi wisata terlengkap dan terbesar di Jakarta, telah mempe…

Baca selengkapnya...

 

Objek Wisata Japan Memorial World War II di Sabang

KOPI, Jakarta - Di kota Sabang ada salah satu situs sejarah yang terletak di kawasan Merbabu. Disana terdapat lebih dari 20 makam bangsa Jepang serta sebuah tugu peringatan Perang Dunia II. Terkait jatuhnya pesawat Sato AU Jepang, 11 September 1943 di pulau Nangkodi ketika kembali dari mengawasi Lautan Hindia menuju Pangkalan Sabang. Salah seorang keturunan Jepang di Medan yang bekerja di rumah makan Indonesia berinisiatif membangun sebuah tugu peringatan di Sabang. Nama-nama para korban Perang Dunia kedua ( World War II) di Sabang: Kapten Sato, Peltu Saito, Serma Kato, Serma Ginnouchi, Sersan Hamaguchi, Sersan Tanno, Sersan Nasiki. Semoga damai abadi dan kemakmuran di lapangan terbang ini. Sabang, 20 Mei 1979, T Sato, Fukushima Jepang. Naskah asli yang berupa selembar kertas bertuliskan nama-nama korban pesawat dan tulisan lainnya untuk ditulis pada tugu peringatan jatuhnya pesawat Sato AU Jepang tersebut masih tersimpan di koleksi pribadi PUSPIATUR. Anak kapten Sato ini pernah menjadi seorang dokter di rumah sakit Sato Hospital Jepang. Sekitar Minggu kedua di bulan Juli 1984, dokter Sato beserta rombongan datang ke Sabang dan singgah ke rumah Drs.M.Nasir, Kabag Umum pemda Sabang. Hari Sabtu itu kebetulan juga suratnya dari dokter Sato sampai di rumah. Ada dua buah prangko yang tertera di sana dan kini kedua prangko Jepang itu menjadi koleksi pribadi PUSPIATUR termasuk beberapa prangko Jepang lainnya. Tentu saja banyak souvenir menarik yang dibawa oleh rombongan dokter Sato ini. Malam harinya dilakukan pertukaran souvenir di kawasan hotel Sabang Hill dan tukar kartu nama. Setiap akhir tahun dokter Sato rajin mengirim surat dan kartu ucapan selamat tahun baru. Pada tahun 1992 ada seorang turis Jepang yang datang ke Sabang dan bertemu dengan Drs.M.Nasir di kantor walikota Sabang yang menjabat sebagai Humas pemda Sabang, sang turis Jepang Onuki mengatakan bahwa,"Dokter Sato sudah tiada sudah meninggal dunia di Jepang." Bila kini kita berkunjung ke kasawan Merbabu itu maka terlihat kawasan makam Jepang yang memprihatinkan sekali, pagar sudah miring dan berkarat, tanaman merambat tumbuh dengan suburnya, beberapa makam sudah rusak dan perlu renovasi di kawasan ini.

 

Objek Wisata Japan Memorial World War II di Sabang

KOPI, Jakarta - Di kota Sabang ada salah satu situs sejarah yang terletak di kawasan Merbabu. Disana terdapat lebih dari 20 makam bangsa Jepang serta sebuah tugu peringatan. Terkait jatuhnya pesawat Sato AU Jepang, 11 September 1943 di pulau Nangkodi ketika kembali dari mengawasi Lautan Hindia menuju Pangkalan Sabang. Salah seorang keturunan Jepang di Medan pengusaha restoran berinisiatif membangun sebuah tugu peringatan di Sabang. Nama-nama para korban perang dunia kedua di Sabang: Kapten Sato, Peltu Saito, Serma Kato, Serma Ginnouchi, Sersan Hamaguchi, Sersan Tanno, Sersan Nasiki. Semoga damai abadi dan kemakmuran di lapangan terbang ini. Sabang, 20 Mei 1979, T Sato, Fukushima Jepang. Naskah asli yang berupa selembar kertas bertuliskan nama-nama korban pesawat dan tulisan lainnya untuk ditulis pada tugu peringatan jatuhnya pesawat Sato AU Jepang tersebut masih tersimpan di koleksi pribadi PUSPIATUR. Anak kapten Sato ini pernah menjadi seorang dokter di rumah sakit Sato Hospital Jepang. Sekitar Minggu kedua di bulan Juli 1984, dokter Sato beserta rombongan datang ke Sabang dan singgah ke rumah Drs.M.Nasir, Kabag Umum pemda Sabang. Hari Sabtu itu kebetulan juga suratnya dari dokter Sato sampai di rumah. Ada dua buah prangko yang tertera di sana dan kini kedua prangko Jepang itu menjadi koleksi pribadi PUSPIATUR termasuk beberapa prangko Jepang lainnya. Tentu saja banyak souvenir menarik yang dibawa oleh rombongan dokter Sato ini. Malam harinya dilakukan pertukaran souvenir di kawasan hotel Sabang Hill dan tukar kartu nama. Setiap akhir tahun dokter Sato rajin mengirim surat dan kartu ucapan selamat tahun baru. Pada tahun 1992 ada seorang turis Jepang yang datang ke Sabang dan bertemu dengan Drs.M.Nasir di kantor walikota Sabang yang menjabat sebagai Humas pemda Sabang, sang turis Jepang Onuki mengatakan bahwa,"Dokter Sato sudah tiada sudah meninggal dunia di Jepang." Bila kini kita berkunjung ke kasawan Merbabu itu maka terlihat kawasan makam Jepang yang memprihatinkan sekali, pagar sudah miring dan berkarat, tanaman merambat tumbuh dengan suburnya, beberapa makam sudah rusak dan perlu renovasi di kawasan ini.

 

Objek Wisata Terbaru Japan Corner Museum Tsunami

KOPI, Jakarta - Bila kita melangkah menuju kota banda Aceh dan berkunjung ke museum tsunami di bilangan lapangan Blang Padang maka anda semua akan menyaksikan suatu pemandangan baru. Di sana kita dapat menyaksikan Japan Corner terkait musibah tsunami.Japan Corner merupakan bukti telah terjadinya musibah gempa bumi dan tsunami yang melanda Jepang pada tanggal 11 Maret 2015.

Baca selengkapnya...

 

Apa khabar Becak Aceh

KOPI,Jakarta- Becak adalah salah satu sarana transportasi masyarakat yang ada di Indonesia dan daerah Aceh pada khususnya. Becak telah mencapai masa emasnya di tahun 80-90 an. Era becak kembali menguat pasca terjadinya gempa bumi dan tsunami 26 Desember 2004. Banyak orang yang naik becak untuk mengunjungi tempat-tempat wisata. Apalagi angkutan umum seperti labi-labi tidak beroperasi selama 24 jam. Becak dapat kita temukan dipersimpangan jalan tempat dimana pangkalan-pangkalan becak berada. Saat ini ada 50 buah pangkalan becak yang ada di kawasan Banda Aceh. Di Aceh sendiri kini becak menggunakan sepeda motor. Untuk menyamakan persepsi antara pemerintah kota Banda Aceh dan abang-abang becak maka dibuatlah acara sosialisasi,"Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Pariwisata Transportasi Becak kita Wujudkan Komunitas Becak sebagai Transportasi Wisata Islami di Kota Banda Aceh tahun 2016." Acara sosialisasi ini dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Banda Aceh pada hari Senin-Rabu, 4-6 Maret 2016. Tujuannya adalah untuk membangun persatuan antara para pelaku wisata, abang becak, PHRI dan stakeholder lainnya. Memberi pengetahuan akan jaminan produk halal, nilai budaya dan adat istiadat serta pelayanan kepada turis yang lebih baik. Abang becak bisa memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap visi kota Banda Aceh yang Islami. Peningkatan pelayanan, keramahan, kebersihan, kerapian, dan disiplin dijalan raya merupakan faktor utama yang harus diutamakan. Saat ini ada 650 tukang becak yang makal di sekeling kota Banda Aceh makanya perlu dibuat sistem zonalisasi dan membuat unit koperasi sendiri. Masalah kesehatan pelaku usaha tukang becak harus diperhatikan termasuk jaminan ketenagakerjaan. Pemerintah dituntut memberi rompi yang baik jangan model tangan puntung tetapi ada masukan berupa jaket tangan panjang. Masalah tukang becak banyak yang tidak punya sim dan masalah plat hitam masih 70 persen. Para abang becak juga dituntut agar tidak merokok karena mengganggu para penumpang dan jangan membuang sampah sembarangan. Becak wisata yang ada kanopinya sebagian abang becak setuju dan sebagiannya lainnya menolak.

 

Seleksi Pemilihan Agam Inong Banda Aceh 2016

KOPI, Jakarta - Dinas Pariwisata kota Banda Aceh kembali menggelar acara budaya yang bertajuk "Pemilihan Agam Inong Banda Aceh 2016." Acara ini dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya. Apa saja syaratnya, lihat seperti yang tertulis dibawah ini: Persyaratan Pemilihan Agam Inong (Duta Wisata) Banda Aceh 2016.

Baca selengkapnya...

 

Sukses Nobar, Elevenpro Merambah ke Konser

KOPI, Jakarta - Setelah sukses dengan berbagai event nonton bareng, Eleven Pro kini tengah mempersiapkan diri menggelar konser yang bertajuk 'The Unto…
 

Fenomena GMT 2016 dari Gedung TDMRC Unsyiah

KOPI,Jakarta-Berbahagialah orang-orang yang dapat menyaksikan secara langsung fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) 2016. Wilayah Indonesia termasuk yang paling beruntung karena sebagian daerahnya dikunjungi lintasan Gerhana Matahari Total (GMT) 2016. Orang-orang asing dan turis domestik memenuhi tempat-tempat dimana terjadi Gerhana Matahari Total (GMT) 2016. Tempat yang paling beruntung itu adalah: Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan. Sedangkan wilayah lainnya di Indonesia cukup menyaksikan beberapa persen saja. Seperti daerah Aceh cukup terlihat sebesar 72 persen. Beberapa hari sebelum hari H, masyarakat kota Banda Aceh telah mendapat khabar akan adanya peristiwa yang langka terkait Gerhana Matahari Total (GMT) 2016. Panitia telah menetapkan tempat pantauan Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 ini di kawasan gedung Tsunami and Disarter Mitigation Research Center (TDMRC) Unsyiah. Panitia juga akan membagikan 200 kaca mata khusus untuk melihat fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) 2016. Pada hari Rabu, 9 Maret 2016, jam 05:00 WIB, terlihat aktivitas di gedung TDMRC Unsyiah masih sepi, hanya ada satpam yang berjaga serta beberapa orang dari kantor BMKG Aceh. Masjid Baiturrahim yang terletak hanya 100 meter dari gedung TDMRC Unsyiah mulai didatangi orang untuk shalat subuh berjamaah. Pasca shalat subuh terlihat area pelataran masjid Baiturrahim yang ramai sekali seperti orang mau shalat lebaran. Orang-orang mulai bergerak menuju gedung TDMRC Unsyiah, waktu baru menunjukan jam 06:00 WIB. Beberapa pelaratan dari BMKG Aceh dan Kanwil Agama Aceh telah siap di lantai 4 gedung TDMRC Unsyiah. teropong-teropong dan kamera khusus siap melihat dan merekan aktivitas fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) 2016. Disebelah kanan peralatan khusus, samping toilet ada tangga untuk menuju atap. Beberapa jurnalis sibuk naik tangga memasang peralatan agar Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 bisa disaksikan dan direkam. Perlahan-lahan awan merah mulai keluar di ufuk timur. Beberapa orang mulai ikut naik ke atap gedung dan membuat foto-foto. Awan besar mulai bergerak, cuaca agak mendung, matahari belum juga keluar. Jam 06:30 WIB, sinar matahari mulai kelihatan di ufuk timur, orang-orang sibuk berfoto ria. Panitia mulai membagikan kaca mata khusus, karena jumlahnya yang sedikit sedangkan ribuan orang berada di gedung TDMRC Unsyiah, terjadi saling dorong dan rebutan. Disini salah panitia, harusnya siapa yang datang duluan langsung dikasih kacamata jangan sudah ramai orang datang baru dibagi kacamatanya. Rombongan Walikota Banda Aceh juga datang bersama anggota DPRK dan jajaran pemda lainnya. Walikota sempat melihat melalui teropong, pidato sejenak dan menuju masjid Baiturrahim untuk shalat gerhana atau shalat khusuf. Tim kanwil Agama Aceh ( Falakiyah Observatorium Tgk.Chiek Kuta Karang) menyiapkan 7 buah teropong sedangkan yang dipakai hanya 5 buah serta 250 kacamata yang dibagi untuk masyarakat. Di kawasan kota Banda Aceh Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 yang terlihat 72 persen ini berlangsung selama hampir satu jam yaitu dari jam 07:22-08:25 WIB. Setelah acara Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 selesai maka selesai juga kacamatanya tidak ada yang mengembalikan lagi untuk panitia, dibawa pulang oleh pengunjung untuk kenang-kenangan. Pasca shalat gerhana atau shalat khusuf, pada jam 09:15 WIB, kawasan gedung Tsunami and Disarter Mitigation Research Center (TDMRC) Unsyiah, tinggal orang-orang dari BMKG Aceh dan tim kanwil Agama Aceh serta beberapa orang jurnalis. Ada juga beberapa orang masyarakat yang baru sampai melihat-lihat sisa peralatan yang belum dibongkar. Dari filter terlihat matahari telah bersinar sempurna.

 

Tradisi Maulid Nabi SAW 1437 H di Makam Syiah Kuala

KOPI,Jakarta-Perayaan maulid nabi Muhammad SAW 1437 H, kali ini memasuki kawasan pantai. Disisi terletak makam ulama besar Aceh yaitu Tgk.Syiah Kuala. Seperti gampong-gampong lainnya, kawasan makam Tgk.Syiah Kuala membuat tradisi maulid akbar dengan cara tersendiri. Hasil pantauan KOPI dilapangan menunjukan disini dipotong dua ekor sapi dan satu ekor kambing. Daging sapi dimasak dengan nangka dan berwarna coklat. Sedangkan daging kambing dimasak pasca shalat Magrib dengan buah labu untuk konsumsi makan malam. Pada hari Rabu, 16 Maret 2016, jam 11:00 WIB, tim zikir dari dayah-dayah khusus telah datang untuk melantunkan zikir. Panitia menyiapkan 10 buah kuah belanga untuk tamu undangan dan masyarakat sekitar makam Tgk.Syiah Kuala. Pasca shalat Dzuhur undangan mulai menikmati makan kenduri bersama kuah belanga. Ada 6 tempat untuk menyantap hidangan maulid ini. Tempat pertama balai Khusus, ini untuk tamu VIP seperti kalangan pejabat pemda kota Banda Aceh dan tamu khusus lainnya. Tempat kedua balee Inong, ini khusus santapan maulid untuk kaum ibu. Tempat ketiga balee Agam, ini khusus santapan maulid untuk kaum bapak. Tempat keempat mushala, ini tempat khusus santap hidangan tamu tertentu. Tempat kelima balee zikir, ini tempat khusus santap hidang maulid bagi tim zikir dan tamu dayah lainnya. Tempat keenam area makam, ini tempat khusus santap maulid bagi tamu-tamu yang berziarah. Setelah santap maulid tamu-tamu beramah tamah, ada yang santai sambil berzikir, ada yang berziarah. Sore harinya dipotong satu ekor kambing untuk santap makan malam bagi tim zikir dan tamu dari tim penceramah. Setelah shalat Isya, tepatnya jam 21:30 WIB, dilaksanakan ceramah hikmah maulid nabi Muhammad SAW 1437 H, serta ditutup dengan doa. Tengah malam tim zikir kembali beraksi sambil menabuhkan gendang.
 

Batu Hitam yang Bagus untuk Sang Dai

KOPI,Jakarta-Kawasan Seutui terlihat ramai sekali, jalanan di jalan Teuku Umar terlihat macet. Ada hajatan besar. Disini rupanya sedang diadakan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1437 H. Dari hari yang cerah, Senin, 29 Februari 2016, masyarakat beramai-ramai mengunjungi halaman mesjid Teuku Umar/Kupiah Meuketoup untuk mendengarkan tausyiah hikmah Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1437 H, yang disampaikan oleh dai terkenal asal ibukota yaitu Ustad Harry Moekti. Pasca santap siang menikmati hidangan Maulid Akbar kemudian sang Ustad Harry Moekti berwudhu untuk siap-siap melakukan shalat Dzuhur berjamaah. Dalam perjalanan dari tempat wudhu inilah sang Ustad Harry Moekti bertemu dengan salah seorang jamaah lainnya dan bersalaman serta bertegur sapa. Memasuki mesjid Teuku Umar sang Ustad Harry Moekti menepati posisi kiri mesjid dan hanya berselang dengan satu jamaah dengan kepala PUSPIATUR. Setelah selesai menunaikan shalat dzuhur berjamaah ditambah shalat sunat lainnya akhirnya satu persatu jamaah lainnya bersalaman dengan sang Ustad Harry Moekti. Dilanjutkan ramah tamah dan foto bersama. Waktu menunjukan pukul 13:45 WIB, sang Ustad Harry Moekti bergegas keluar mesjid untuk mengisi acara ditempat lainnya. Di tangga masjid, beberapa orang jamaah sibuk bersalaman dan berfoto bersama. Ada pengurus mesjid, PNS, serta masyarakat lainnya. Salah seorang jamaah mesjid, setelah berfoto bersama sang dai kemudian menyerahkan batu cincin berwarna hitam yang bagus sekali bentuknya. "Itu batu bagus untuk sang Ustad untuk oleh-oleh ke Jakarta," ujar Bang Miza salah seorang pengurus PARMUSI Aceh. Sang Ustad Harry Moekti tentu saja senang sekali menerima batu cincin yang sudah diikat menjadi cincin itu dan langsung memakainya ditangan kiri beliau. Setelah bincang-bincang sejenak dengan para jamaah akhirnya sang Ustad Harry Moekti pamit pergi untuk kembali pulang meneruskan perjalanannya ke tempat lain sesuai agenda yang telah disusun oleh tim kordinator sang Ustad Harry Moekti. Selamat jalan Ustad Harry Moekti, sampai bertemu lagi di tempat lain pada acara dakwah lainnya.

 

Surga Tersembunyi di Pulau Karampuang Sulawesi Barat

KOPI - Mamuju Sulawesi Barat. Jangan dikira Sulawesi Barat tak punya panorama pantai atau bawah laut yang eksotis. Sebagai provinsi dengan bentangan pantai yang sangat panjang, Sulawesi Barat menyimpan pesona pantai dan keunggulan wisata bawah laut layaknya surga bertabur keindahan. Salah satu obyek wisata menyimpan keindahan tersebut adalah Pulau Karampuang yang merupakan salah satu pulau yang berada di Kecamatan Simboro Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Pulau ini memiliki luas sekitar 6 KM persegi dan kepopulerannya sudah tidak diragukan lagi di Pulau Sulawesi.

Baca selengkapnya...

 

Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H di Lampoh Daya

KOPI, Jakarta - Dari satu gampong ke gampong yang lainnya, akhirnya perayaan maulid nabi Muhammad SAW 1437 H bergilir ke gampong Lampoh Daya. Pada hari Senin, 8 Februari 2016, diadakan kenduri maulid nabi Muhammad SAW 1437 H. Acara diawali dengan pembacaan zikir maulid sejak setelah shalat Dzuhur berjamaah hingga selesai shalat Ashar. Memasuki shalat Ashar zikir maulid dihentikan sejenak untuk shalat Ashar berjamaah.

Baca selengkapnya...

 

Tradisi Maulid Nabi SAW 1437 H di Kawasan Lantemen Barat

KOPI, Jakarta - Perayaan maulid nabi Muhammad SAW kali ini memasuki gampong lantemen Barat. Pada Pada hari Minggu, 7 Februari 2016 diadakan kenduri maulid nabi Muhammad SAW 1437 H di mesjid lantemen Barat. Mesjid ini terletak dipinggir jalan raya Banda Aceh-Meulaboh.

Baca selengkapnya...

 

Tradisi Maulid Nabi SAW 1437 H di Kawasan Lantemen Timur

KOPI, Jakarta - Kali ini perayaan maulid nabi Muhammad SAW bergeser ke gampong lantemen Timur. Pada hari Sabtu, 6 Februari 2016 diadakan kenduri maulid nabi Muhammad SAW 1437 H. Acara diawali dengan pembacaan zikir maulid sejak setelah shalat Dzuhur berjamaah hingga selesai shalat Ashar.

Baca selengkapnya...

 

SEA WORLD ANCOL Tampilkan Pertunjukan Barongsai Unik

KOPI, Jakarta – Menyambut perayaan Imlek ke-2567, Taman Impian Jaya Ancol menyajikan sebuah pertunjukkan yang sangat mengagumkan dengan menampilkan “T…
 

Kurnia Illahi Calon Putri Indonesia 2016 Mewakili Propinsi Riau

KOPI, Duri – Dukungan mengalir kepada Nia, tidak hanya dari pemerintah daerah. Tapi juga dari masyarakat dan pihak swasta, seperti Hotel Grand Zuri Du…

Baca selengkapnya...

 

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Meningkat

  KOPI, Pekanbarun - Pariwisata merupakan andalan penerimaan devisa non migas buat negara. Pesona keindahaan alam Indonesia baik pegunungan, lautan…

Baca selengkapnya...

 
Artikel Lainnya...

Dugaan Keluarga Gubernur Riau Makelar Proyek Anda Ingin Proyek Setor 12-13%
Minggu, 23 Juli 2017

KOPI, Pekanbaru – Moment kedatanngan Presiden Joko widodo ke Propinsi Riau dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Minggu (23/7-17) bertempat di sebuah Hotel bintang lima di kecamatan Siak Hulu, kabupaten Kampar. Pribahasa mengatakan Bapak jadi Raja Anak jadi penguasa, Anak jadi Raja Orang tua Jadi Budak . Kalau di Propinsi Riau Adik jadi Gubernur, keluarga monopoli Proyek ha.. ha… Minta upeti pula tuh setor 12 hingga 13 % kalau... Baca selengkapnya...

Fitra Riau : Layangkan Gugatan Judicial Review ke Mahkamah Agung Terkait APBD Riau 2017 Boros
Minggu, 23 Juli 2017

KOPI, Pekanbaru – Forum Indonesia Transparansi Anggaran (FITRA) perwakilan Riau mengadakan jump pers di sebuah café dengan insan Pers, Jumat (21/7/2017).   FITRA menilai APBD ( Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Riau tahun 2017 adanya dugaan pemborosan dan tidak efisien dan bertentangan dengan Undang-undang, yang mencakup anggaran kesehatan yang mencapai Rp 6,75 persen. Hasil ini tidak sesuai dengan UU Nomor 36 tahun 2009 tentang... Baca selengkapnya...

Perayaan HBA Kejaksaan ke- 57, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp.27 M,Tersangka 56 Orang
Jumat, 21 Juli 2017

KOPI, Pekanbaru - Dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke- 57 tahun 2017. Semester Januari hingga Juli 2017 Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau berhasil mencatat sebanyak 32 kasus perkara yang masuk dalam tahap penyidikan dan tahap II. Adapun aset negara yang diselamatkannya sebesar Rp. 27 miliar lebih. "Ini hasil kerja sama Kejati Riau dengan Kejari ( Kejaksaan Negeri) 12 satuan kerja kabupaten/kota Propinsi Riau," ungkap Kajati Riau, Uung... Baca selengkapnya...

Usai Gelar Seminar Nasional, Universitas Mpu Tantular Deklarasikan Kampus Bhinneka Tunggal Ika
Rabu, 19 Juli 2017

KOPI, JAKARTA - Universitas Mpu Tantular (UMT), Jakarta menggelar Seminar Nasional bertajuk “Mengaktualisasikan Kembali Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Jatidiri Bangsa Indonesia”, yang dilanjutkan dengan pendeklarasian UMT sebagai “Kampus Bhinneka Tunggal Ika”. Seminar dan deklarasi berlangsung pada hari Rabu, 12 Juli 2017, di Aula Hiobadja, Lt. 8 Kampus Universitas Mpu Tantular, Jl. Cipinang Besar No. 2, Jakarta Timur. Ada sekitar 200-an... Baca selengkapnya...

Bertaburan Calon Gubernur Riau Hadiri Pelantikan H. Aziz Zainal sebagai Ketua DPW Partai PPP Riau
Minggu, 16 Juli 2017

KOPI, Kampar - Hiruk Pikuk pemilihan Gubernur Riau.  Bertaburan kandidat calon Gubernur Riau berasal dari Pengusaha, Birokrat, Kepala Daerah (Bupati, Walikota) tokoh masyarakat, anggota DPRD Riau, tokoh masyarakat, serta beberapa ketua partai politik Riau (red. DPD, DPW) dan lain-lain. Anda ingin ikut Pilgubri siapkan uang sekapal, Anda siap stress bila kalah.   Bila terpilih maka Anda berhak menjabat Gubernur Riau Periode 2018-2023. ... Baca selengkapnya...

Bupati Kampar H. Azis Zainal Resmi Pimpin DPW Partai PPP Riau Periode 2016-2021
Minggu, 16 Juli 2017

KOPI, Kampar – Bupati Kampar Azis Zainal resmi dilantik oleh Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Ir. H. Romahurmuziy sebagai Ketua DPW Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai PPP Riau. Azis barusan terpilih sebagai Bupati Kampar periode 2017-2022 ini mengalahkan empat calon kandidat bupati Kampar saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada ) serentak tahun ini. Pemilihan ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau  ... Baca selengkapnya...

Pengakuan Mengejutkan Kapolri Jendral (Pol) Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini
Rabu, 12 Juli 2017

KOPI, Jakarta - Sebelumnya jabatan Kapolri berasal dari orang Jawa, kini Presiden Joko Widodo memilih Tito Karnavian berasal dari “Wong kito Galo” dari propinsi Sumatera Selatan sebagai Kapolri.   Apakah Presiden memilih dan memberikan amanah kepada orang dari luar Jawa sebagai orang nomor satu di institusi kepolisian atau memilih orang dari suku Jawa . Tanyakan kepada rumput bergoyang he..he.. Ditempat kerjanya, Mas Ajisutisyoso... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALInilah Tiga Orang Pria Jenius Pencipta .....
23/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Berkat hasil ciptaan para ketiga pria jenius ini. Mempermudah bagi masyarakat dunia untuk berinteraksi, berkomunikasi, mengirimkan d [ ... ]



NASIONALMasyarakat Papua di Manado Dukung Penera.....
17/07/2017 | Saktiawan Wicahyono Putro

KOPI, Manado – Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang O [ ... ]



DAERAHSungguh Mulia, Kejari dan IAD Aceh Selat.....
21/07/2017 | Haes Asel

KOPI, ACEH SELATAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kejari Aceh Selatan menggelar kegiatan ba [ ... ]



PENDIDIKANDPD PPWI Bekasi Gelar Rapat Persiapan "S.....
17/07/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta – Dalam rangka menumbuhkan minat generasi muda khususnya para pelajar terhadap dunia jurnalistik, DPD PPWI Bekasi berencana menggelar  [ ... ]



HANKAMKoramil 04/Sawang Terjunkan Babinsa Terb.....
20/07/2017 | Haes Asel

KOPI, ACEH SELATAN - Menjelang peringatan hari kemerdekaan republik indonesia ke - 72, Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto memerintahk [ ... ]



OLAHRAGAIni Dia Para Pemenang Wrangler True Wand.....
21/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - Sebuah petualangan besar tahun ini “Wrangler True Wanderer 2017” baru saja menemukan pemenangnya. Mereka telah menunjukan bahwa m [ ... ]



PARIWISATATarget Kunjungan Wisatawan tak Tercapai .....
04/07/2017 | Didi Rinaldo

N KOPI, Pekanbaru - Pariwisata andalan pendapatan negara non migas, negeri Indonesia kaya akan keindahan alam dan budayanya. Dulu para turis mancaneg [ ... ]



POLITIKPKPI Aceh Selatan Resmi Buka Pendaftaran.....
20/07/2017 | Haes Asel

KOPI, ACEH SELATAN - Menjelang Pilkada Kabupaten Aceh Selatan tahun 2018 mendatang, Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) PKPI Aceh Selatan menggelar rapat [ ... ]



OPINIGerakan Percepatan Elektrifikasi dan St.....
14/07/2017 | Harjoni Desky

KOPI - Pemerintah saat ini tengah melakukan terobosan pembangunan demi mewujudkan energi berkeadilan di Indonesia. Ketersediaan energi yang optimal se [ ... ]



PROFILObralan Santai dengan Kades Padang Lawas.....
14/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pangkalan Kerinci - Munir Kepala Desa Padang Lawas, kecamatan Langgam, propinsi Riau menuturkan “ Alokasi pembangunan pagar kantor desa ini b [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPeran Center of Excellence dalam Mewujud.....
03/07/2017 | Harjoni Desky, S.Sos.I., M.Si

KOPI, Indonesia - Para pendiri bangsa ini menyadari sepenuhnya bahwa perairan, selat, dan lautan di antara pulau-pulau nusantara adalah satu kesatuan  [ ... ]



ROHANIPertemuan Ulama dan Dai Sedunia Hasilka.....
23/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Padang - Pertemuan ratusan orang Ulama dan Dai se-Asia Tenggara, Eropa, dan Afrika yang berlangsung, Senin (17/07/2017) lalu menghasilkan Dekl [ ... ]



RESENSIFilm Jailangkung: Dari Permainan, Beruba.....
15/06/2017 | Yeni Herliani

KOPI, Jakarta - PERMAINAN boneka jailangkung masih adakah yang memainkannya? Ada dan banyak. Ritual pemanggilan arwah sangat lumrah dilakukan. Apalagi [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIMarini Kehilangan Perhiasan saat Libura.....
04/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Kadang kala tempat yang telah di pasang CCTV ternyata CCTV tidak nyala/rusak. Hal ini terjadi di Hotel Tangram Pekanbaru. Seorang  [ ... ]



SERBA-SERBIKejari Bengkalis Luncurkan "Hallo JPN" A.....
14/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Bengkalis – Jaksa Pengacara Negara (JPN) Yusna Angeline, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Bengkalis mengatakan" kini masyarakat tidak perlu takut d [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.