KOPI, Pekanbaru - Musyawarah Daerah (MUSDA) Perbakin Riau sampai ke titik final (pemilihan). Dua hari berturut turut diadakan 17/18/01/2012, bertempat Hotel Grand Ellite Pekanbaru. Dalam pemilihan tersebut, terdapat tiga kandidat yang memiliki performance dan jiwa kepemimpinan yang ada, AKBP Krispramono, Dedi Handoko, dan Suparman. Banyak pengamat mengatakan bahwa yang akan meraih suara terbanyak adalah Dedi Handoko.
Ternyata benar Saat penghitungan suara (ada 63 anggota yg memberikan suaranya), ke tiga kandidat bersaing mendapatkan suara, sehingga Kris Pramono dan Dedi Handoko saling kejar kejaran angka,satu persatu saling mendahului bahkan ada keseimbangan suara.
Sampai akhirnya Dedi Handoko mendapat suara selisih satu angka dengan Kris pramono, Dedi mendapatkan 25 Suara, Kris Pramono 24 suara, Suparman 14 Suara.
Namun sangat disayangkan sekali saat terpilihnya Dedi tidak berada ditempat sehingga tidak dapat diwawancara, panitia yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada wartawan "Bapak lagi ada urusan yang mendesak dan harus berangkat ke Medan, dan belum tahu kapan baliknya" ungkap Panitia.
Program beliau jelas mensukseskan PON ke 18 di Riau, dan siapapun terpilih tidak menjadi persoalan dan program khusus untuk menghadapi PON. Target kita 6 mendali emas dan memiliki Atlet sebanyak 13 orang.
Untuk saat ini fokus yang paling utama meghadapi PON di Riau, ungkap Jhoni Raranta. Pelatih Terjun Payung dan Angkat Berat ini. Hadir dari KONI Riau, Yuherman Yusuf dan beberapa anggota yang hadir berasal dari Dumai, Bengkalis dan daerah lainnya.