Raymen Kaunang Juara Show Jumping Kualifikasi SEA Games 2011
KOPI, Raymen Kaunang berhasil tampil sebagai juara show jumping kualifikasi SEA Games 2011 ke delapan di Arthayasa Stables Country Club, Cinere, Depok, Minggu (2-1 /8). Dengan hasil ini, Kaunang memperbesar peluang untuk tampil pada pesta olahraga se-Asia Tenggara di tempat yang sama, November mendatang.
"Kuda ini baru datang sebulan lalu dari Belanda. Sebelumnya saya menunggangi kuda sniper. Saltador sepertinya memiliki lebih banyak pengalaman," kata Kaunang yang hanya mencatat delapan poin penalti dalam lomba tersebut.
Posisi kedua kualifikasi nomor eventing kali kelima ini ditempati Denis Christian Sanjaya dengan kuda Zahamorka dari Arthayasa Stables. Denis pun menujukkan kepiawaiannya dengan merebut posisi ketiga dengan kuda berbeda milik Arthayasa Stables, Pazia Greta.
Ajang kualifikasi yang berbarengan dengan World Jumping Challenge 2011 ini mempertandingkan nomor Show Jumping dan Eventing. Sedang, Anto Budiarto dengan kuda Red Star dengan total pinalti 75,8 tampil sebagai juara pada nomor eventing yang merupakan gabungan lomba cross country, tunggang serasi dan show jumping ini.
"Saya optimis bisa tampil di SEA Games dan mempersembahkan medali emas. Karena saat ini persiapan SEA Games sudah mengkrucut," ucapnya.
Untuk posisi kedua pada lomba ini diduduki oleh Ardi Hapsoro Hamidjojo dengan kuda Autum Spirit total pinalti 82,3 dan kuda Chelecyn Chessa Peak yang ditunggangi Asep Lesmana dengan total pinalti 90 berada diposisi ketiga.
Manajer Venue Cabang Berkuda SEA Games 2011, Prasetiana Sumiskun mengatakan, peluang besar untuk ke SEA Games memang tebuka lebar bagi para juara pada lomba kali ini. Namun, pada bulan September nanti, akan ada satu kualifikasi terakhir.
" Bulan September akan digelar kualifikasi terakhir, yang bersamaan dengan test ground event SEA Games. Para peserta dari beberapa negara Asia Tenggara akan mengikuti ajang ini," jelas Pras
Para juara pada lomba ini memang memperbesar peluang tampil di SEA Games ,2011. Namun, akan adu satu kualifikasi lagi yang merupakan kualifikasi pamungkas, September mendatang.
"Kualifikasi terakhir akan digelar bersamaan dengan test groud event SEA Games bulan depan. Para peserta dari beberapa negara Asia Tenggara juga akan mengikuti ajang ini," kata Manajer Venue Cabang Berkuda SEA Games 2011. Prasetiana Sumiskun
Test groud event SEA Games 2011 untuk cabang berkuda di Arthayasa Stables Country Club, Cinere, Depok akan digelar dua kali. Yakni pada akhir September untuk nomor show jumping dan eventing, serta pada Oktober untuk nomor dressage atau tunggang serasi.
Untuk test event show jumping dan eventing juga akan menjadi ajang kualifikasi terakhir untuk menentukan atlet berkuda nasional yang berhak tampil di SEA Games. Saat ini, masih ada lima atlet yang masih menjadi nominasi dan nantinya akan ditetapkan menjadi empat atlet untuk masing-masing nomor.
"Atlet berkuda kita yang ada di luar negeri juga akan datang saat test groud event nanti. Peserta dari Malaysia, Filipina, Thailand, dan Brunei juga akan datang dengan kuda dari Eropa," kata Manajer Venue Cabang Berkuda SEA Games 2011, Prasetiana Sumiskun.
Test event merupakan geladi bersih dari SEA Games. Untuk nomor show jumping dipastikan akan menggunakan ketinggian 140 cm.
Saat ini, lanjut Prasetiana, ada tiga atlet nasional yang berlatih di Eropa. Yakni Putri Wulandari untuk nomor show jumping, kemudian Larasati Gading dan Jovan untuk nomor tunggang serasi.
"Putri Wulandari kemungkinan akan menjadi andalan karena selama mengikuti Kejuaraan di Jerman, dia sering menembus posisi sepuluh besar dengan loncatan 150 cm," kata Prasetiana didampingi para atlet berkuda SEA Games yaitu Raymen Kaunang, Denis Christian Sanjaya, dan Anto Budiarto.
Menghadapi perhelatan SEA Games nanti, Federasi Equestrian Indonesia (FEI) kini terus berusaha agar kuda-kuda yang akan digunakan untuk lomba oleh negara peserta dipermudah karena bukan hewan peliharan biasa. Kuda-kuda yang akan digunakan lomba tersebut rencananya akan dikarantina di Arthayasa Stables Country Club.
"Pemerintah harus membantu mempermudah kuda yang akan masuk dan keluar Indonesia. Aturan saat ini, kuda yang keluar Indonesia harus tinggal tiga bulan dahulu di Malaysia. Ini karena Indonesia belum memiliki jaringan yang bisa mengirimkan kudanya langsung ke Eropa," kata Sekretaris Jenderal FEI, Rafiq Radinal.
FEI sendiri sudah berkomunkasi intens dengan pihak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Departemen Pertanian. "Para petinggi Direktorat Kesehatan Hewan sebenarnya sudah membantu mempermudah karena sudah mengerti, tapi implementasi oleh staf di bawahnya masih ada masalah," ujar Rafiq.
.
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- World Jumping Challenge 2011’ di Jakarta, 18-22 Agustus 2011
- PSSB Bireuen Gagal, Unimus FC jadi Perhatian
- PSSI Kirim K-LigA ke AFF U-19
- Kualifikasi Atlet Berkuda Sea Games di Pegassus Stable
- Universitas Al-Muslim Juara I Liga Pendidikan Indonesia
- Jabar Juara Umum Kejurnas Silat 2011
- Geliat Olahraga Dibuktikan dengan Pembangunan Sarana
- Atlit Siak Wakili Riau pada Ajang Kejurnas Pencak Silat 2011
- Forza GT3 Indonesian Championship 2011 akan Digelar di Sentul
- Albert Juarai Kualifikasi SEA Games Equestrian untuk Nomor Eventing
- Korsel dan Indonesia Bertemu di Perempat Final Tangkas Alfamart Junior Challenge Open Badminton Championships 2011
- Kejuaraan Show Jumping Kapolri Cup 2011, Penentuan Atlet dan Kuda untuk SEA Games
- Korea Melangkah ke Babak Tiga Turnamen Tangkas Alfamart Junior Challenge Open Badminton Championship 2011
- Kejuaraan Show Jumping Kapolri Cup 2011 sukses digelar di Arthayasa Stable
- Perbakin DKI Jaya Gelar Kejuaraan Menembak Terbuka


























