Laskar Melayu Nusantara PMRJ Hibur Warga Pulau Padang Jahit Mulut
KOPI, JAKARTA - Warga Pulau Padang yang melakukan aksi jahit mulut di gerbangpintu utama Gedung MPR/DPR/DPD sejak Senin (19/12) lalu mendapat hiburan aktraksi debus yang diperagakan oleh Laskar Melayu Nusantara Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PRMJ).
Pertunjukan debus ini dalam rangka memberikan dukungan moril bagi warga Pulau Padang yang menuntut pencabutan SK 327 tahun 2009 dan ijin operasional HTI PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Atraksi debus dilakukan pada Selasa (27/12) malam, saat berlangsung acara mimbar bebas Serikat Tani Nasional menyikapi perkembangan aksi jahit mulut yang sudah berlangsung selama dua minggu ini. Sebanyak lima jawara tampil memperagakan atraksi ini. Atraksi dilakukan dengan mengupas kelapa muda sebesar bola sepak dengan menggunakan gigi, yang didalam telah diisi sebuah benda dengan menggunakan kekuatan gaib.
Sebelum dimulai atraksi debus ini, Ketua Komite Pimpinan STN Yoris Sindhu Sunarjan dan Binbin Firman dari STN diminta Ketua Bidang LMN PMRJ, Susilowadi memeriksa kelapa dengan teliti. Keduanya menyatakan kelapa masih utuh,dan belum dibela atau dikupas. Atraksi pun dimulai.
Salah satu jawara mengupas kelapa menggunakan giginya. Satu persatu serabut kelapa tercabut dari batok kelapanya. Dalam hitungan detik kepala itu pun berhasil dikupas hingga bersih. Tak terlihat dari gigi jawara itu mengeluarkan darah setetespun, meskipun ia mengupas kelapa tersebut menggunakan giginya. Giginya terlihat seperti pisau tajam yang dengan mudahnya mengupas kelapa, yang tidak bisa dilakukan oleh orang awam.
Usai dikupas, jawara tersebut menyerahkan kelapa ke jawara lainnya. Salah satu jawara kemudian berjongkok, dan jawara lainnya mengangkat kelapa dan kemudian memecahkan kelapa tersebut di kepala jawara yang jongkok. Kelapa tersebut pecah, dan airnya menyebar kemana-kemana. Dari pecahan kelapa itu, kemudian muncul sebuah bendaberbentuk kain berwarna kuning dengan pinggir berwarna putih.
Ilo-sapaan Susilowandi kemudian meminta Binbin dan rekannya mengambil kain tersebut dan membentangkan kain tersebut. Kain yang dibentangkan tersebut bertuliskan 'Laskar Melayu Nusantara PMRJ dan Laskar Jayakarta se-Jabodetabek Mendukung Hak Masyarakat Meranti'.
Panglima Laskar Jayakarta se Jabodetabek yang juga sebagai Ketua Bidang Laskar Melayu Nusantara PMRJ ini juga menyampaikan bahwa dirinya mewakili Ketua PMRJ ir. Lukman Edi, yang kebetulan sedang kunker ke China. Melalui dirinya Ketua Umum PMRJ mendukung penuh perjuangan ini, menurut informasi susilowadi anggota Polisi juga Panglima Laskar Jayakarta ini menyatakan, atraksi ini merupakan bagian dari seni bela diri Melayu yang sudah mulai punah. Spanduk dukungan Laskar Melayu Nusantara PMRJ dan Laskar Jayakarta Jabodetabek ini lalu dipasang disisi jalan tol menghadap ke posko STN tempat aksi jahit mulut dilakukan di gerbang MPR/DPR/DPD.
Pihaknya turut mengatakan bahwa ia mengapresisasi aksi jahit mulut yang dilakukan warga Pulau Padang dalam menuntut pencabutan SK Menhut 327 tahun 2009 dan ijin operasional HTI PT RAPP di Pulau Padang.
"Aksi jahit mulut lebih bagus dari aksi yang dilakukan di Bima yang mengedepankan kekerasan. Aksi jahit mulut inijustru menggetarkan dunia, sampai ke dunia internasional. Kami Laskar Melayu Nusantara PMRJ dan LaskarJayakarta seJabodetabek mendukung hak masyarakat Meranti," kata Ilo.
Pada kesempatan itu, selain memberikan hiburan aktrasi debus, Laskar Melayu Nusantara PMRJ dan Laskar Jayakarta se-Jabodetabek juga memberikan bantuan berupa 75 dus susu segar merk Greenfields dan 10 dus aqua. Bantuan diterima oleh Yoris selaku Ketua Komite Pusat STN, yang dikemudian disimpan di posko.
Hingga saat ini, sudah ada 28 warga Pulau Padang yang melakukan aksi jahit mulut. Tujuh warga Pulau Padangyang sempat dilarikan ke RSCM pekan lalu, kembali menjalankan aksinya. Kemarin satu warga atas nama Boediono tiba-tiba pinsan dan dilarikan ke RSCM, hingga kini yang bersangkutan masih menjalani perawatan dan belum bisa melanjutkan aksi jahit mulutnya. (rls dr).didi
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Dompet Dhuafa Gelar Poverty Outlook Seminar Wajah Kemiskinan Indonesia 2012
- Peringati Hari Ibu 2011, Iwapi DKI Jakarta Gelar Seminar, Workshop dan Bazaar
- Bagi Hasil Migas adalah Masalah Semua Daerah Penghasil
- 9 Desember Diperingati sebagai Hari Korupsi Sedunia
- DPD-RI Mendorong Pemilihan Langsung Gubernur
- Gantikan Djan Faridz, Vivi Effendy Jadi Anggota DPD-RI
- Indonesia Kehilangan Parameter
- MPR Sosialisasikan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
- Peran Orang Tua Amat Penting dalam Menangkal Radikalisme
- HUT Ke–1208 Tahun Sultan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah Diperingati di Aceh
- GKR Hemas: Daerah Penghasil Migas Jangan Jadi Korban
- Pemko Peringati HUT Korpri Disejalankan dengan Harkesnas
- DPD-RI Mendukung Judicial Review UU Perimbangan Keuangan
- Ribuan KK Terancam Kehilangan Lahan Usaha Karena Piutang Negara
- Kemenpora Sambut Kemenangan Indonesia dengan Berbagai Acara


























