Putin: Senator AS John Mc Cain Tidak Waras
KOPI, Kremlin - Perdana Menteri Rusia menuduh Amerika Serikat berada di balik penangkapan dan pembunuhan pemimpin Libya, Moammar Khadafi. Selain itu Putin juga mengatakan bahwa Senator AS John McCain orang yang tidak waras, menyusul komentar pedasnya soal nasib Rusia selanjutnya.
Diberitakan oleh CNN, Kamis 15 Desember 2011, hal ini disampaikan Putin dalam acara tanya jawab rutin di penghujung tahun, disiarkan di stasiun televisi pemerintah. Pernyataan Putin tersebut untuk menanggapi McCain yang berkomentar bahwa nasib Rusia selanjutnya akan seperti Libya. Putin juga akan berakhir seperti Khadafi, mati mengenaskan.
Putin mengatakan bahwa AS memiliki andil besar dalam pembunuhan Khadafi. Selain itu, AS terlihat mendukung aksi tidak manusiawi pasca tertangkapnya Khadafi. Melalui rekaman kamera handphone, Khadafi kala itu diseret dengan bersimbah darah, mayatnya juga dipertontonkan ke khalayak.
"Ini yang mereka sebut demokrasi? Siapa yang melakukan ini? Pesawat tempur, termasuk milik AS, menggempur iring-iringan mereka dan memerintahkan orang-orang yang mereka sebut oposisi dan militan untuk datang, membunuh Khadafi tanpa melalui penyelidikan dan pengadilan," kata Putin.
Mengenai komentar McCain, Putin mengaku tidak ambil pusing. Dia menganggap McCain adalah seorang yang sakit jiwa, sehingga komentarnya tidak usah terlalu ditanggapi. "Dia (McCain) pernah jadi tahanan di Vietnam. Bukan di penjara, melainkan di sebuah lubang selama beberapa tahun. Setiap orang yang pernah berada di situasi itu, sulit untuk tetap waras," kata Putin.
seorang pengamat Negarawan Internasional ajisutisyoso seharusnya PM Rusia nggak boleh emosi menanggapi komentar senator MC Cains tersebut.apabila yang mengatakan tersebut Presiden Amerika Serikat Barack Obama barulah putin berkomentar.ini hanya seorang senator.lebih baik pemimpin Negara adidaya ini harus menahan emosi dan jangan selalu ngobral komentar ke Pers,diam itu emas ketus aji.
Komentar soal Rusia ini disampaikan McCain pekan lalu di AS. McCain mengatakan demokrasi di Rusia telah tercoreng berkat adanya kecurangan dalam pemilu. Selain itu, kata McCain, Rusia memalukan kemanusiaan dengan tidak mendukung resolusi PBB untuk menghentikan kekerasan di Suriah.
Mengenai Suriah, Putin mengatakan bahwa AS mencoba mengganggu kebijakan luar negeri Rusia yang bebas. Berkat kebijakan ini, lanjut Putin, Rusia memiliki lebih banyak teman ketimbang musuh. "Beberapa negara mencoba untuk menyingkirkan Rusia agar tidak mengganggu usaha mereka menguasai dunia," kata Putin.(Sumber VV)didi.
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Gejolak People Power, Apakah Putin Penguasa Abadi Rusia
- Empat Satgas Kontingen Garuda UNIFIL Serah Terimakan Wewenang
- Satgas Indo FPC Kontingen Garuda Akhiri Misi di Lebanon
- Dansatgas Indo FPC Hadiri Transfer of Authority Batalyon Korea UNIFIL
- TNI Peringati Hari Pahlawan di Lebanon
- TNI Rayakan Hari Raya Kurban di Lebanon
- Indonesia Terpilih sebagai Wakil Presiden Konferensi PBB Anti Korupsi Ke-4 di Marrakech, Maroko
- Gubernur Kalimantan Barat: “Kita tinjau ulang hasil pengukuran bersama di Camar Bulan dan Tanjung Datu”
- Indonesia Dukung Maroko sebagai Presiden IPU
- The 2nd International Workshop on South South Cooperation (SSC)
- IDC Desak UNHCR Bebaskan Penduduk Kamp Tindouf
- Konsul Malaysia Adakan Perayaan Kemerdekaan ke-54
- Aljazair, Polisario dan Gaddafi Saling Bersinergi
- Ahli AS: Partisipasi Maroko Sangat Dibutuhkan Atasi Perdagangan Narkoba
- Masyarakat Indonesia di Maroko Rayakan Idul Fitri 1432 H
Pemutakhiran Terakhir (Rabu, 28 Desember 2011 18:15)


























