Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

SILAHKAN KLIK BANNER DI BAWAH INI DAN IKUTI SEMINAR MAHA PENTING YANG AKAN DISELENGGARAKAN DI GEDUNG NUSANTARA V, KANTOR MPR/DPR/DPD RI, SABTU 11 NOVEMBER 2017... AYOOO BURUAN DAFTAR, KETIK HADIR#NAMA-LENGKAP#KAB/KOTA DOMISILI/NOMOR-HP, KIRIM KE NOMOR HP/WA: 081371549165 (SHONY)

Menatap Peristirahatan Terakhir Jenderal Kohler

KOPI,Jakarta-Perang Aceh adalah pertempuran heroik antar bangsa Aceh dengan bangsa Belanda. Ribuan korban jiwa jatuh dengan sia-sia. Di Banda Aceh sendiri terdapat perkuburan Belanda yang terkenal dengan sebutan Kuburan Kerkhoff. Diketahui bahwa ini adalah kuburan militer Belanda salah satu yang terluas di dunia. Kuburan Kerkhoff yang terletak di luar negeri Belanda merupakan salah satu perkuburan sejarah yang terluas di dunia. Sekitar 2.200 tentara termasuk empat orang jenderal dimakamkan di sini, di tanah tempat para pejuang Aceh yang sangat gigih melawan kolonialisme Belanda. Perang Aceh berlangsung pada 1873-1904, sebuah perang dimana dalam sejarah Belanda merupakan madu terpahit yang telah terjadi. Dalam catatan sejarah PUSPIATUR disebutkan bahwa,”Pada Perang Aceh Pertama (1873-1874) yang dipimpin oleh Panglima Polim dan Sultan Mahmud Syah melawan Belanda yang dipimpin Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler. Jenderal Kohler dan pasukannya berhasil merebut Mesjid Raya Baiturrahman untuk dijadikan basis pertahanan. Kohler dengan 3000 serdadunya dapat dipatahkan, dimana Kohler sendiri tewas di halaman Mesjid Raya Baiturrahman.“O, God, ik ben getroffen!” berselang seminggu setelah kedatangannya Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler, tewas tertembus peluru. Para Sniper Aceh berhasil menembak dada kiri Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler hingga tewas pada tanggal yang sangat bersejarah yaitu tanggal 14 April 1873. Para Sniper ini adalah hasil didikan para militer Turki yang datang membantu kerajaan Aceh untuk berperang melawan Belanda. Tewasnya Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler membuat dunia geger. Bangsa belanda yang terdidik dan bersenjata lengkap dapat dikalahkan oleh bangsa Aceh. Kepala ular naga tumbang, sang Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler tewas tentu saja membuat para prajurit Belanda kalang kabut dan mundur ke pantai Ulee Lheu kemudian kembali ke markas besar Batavia/Jakarta. Akhirnya Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler dikuburkan di daerah kebon jahe dan sekarang masuk Museum Taman Prasasti. Atas permintaan rakyat Aceh dan sisa tulang belulang Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler digali dan dipindahkan ke Aceh. Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler akhirnya dimakamkan kembali dengan upacara militer pada 19 Mei 1978 di Kerkof Peutjut Banda Aceh setelah 105 tahun tinggal di Jakarta. Disini makam Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler berbentuk monumen yang sama persis dengan makamnya di Kebon Jahe hanya tinggi dan ukurannya lebih kecil. Terima kasih atas bantuan gubernur Aceh Muzakir Walad dan Duta Besar Belanda di Jakarta maka pemindahan makam ini dapat dilakukan. Di depan pintu gerbang tertulis, “In Memoriam Generaal-Majoor J.H.R. Köhler, Gesneuveld 14 April 1873″, merupakan kenangan pada salah satu prasasti di gerbang Kerkhof Peutjut, Banda Aceh. Ada juga tulisan besar yang terpampang di pintu gerbang komplek tersebut ” Aan Onze Kameraden Gevallen Op het Veld Eer” (Untuk sahabat kita yang gugur di medan perang). Hari ini adalah 19 Mei 2016 tepat sudah 38 tahun Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler terbaring di Banda Aceh untuk membuktikan pada dunia keangguhan dunia Barat sudah dapat ditaklukan oleh bangsa Timur. Ada sedikit keanehan pada makam Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler yang terdapat gambar seekor ular yang menggigit ekornya sendiri, yang artinya Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler meremehkan kemampuan bangsa Aceh akhirnya tewas dengan sia-sia. Ada anak bangsa Aceh yang tidak tahu dimana letak jasad Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler dikuburkan dan sejarah tidak boleh dilupakan begitu saja.


Artikel Lainnya:
Artikel Lainnya:

Pemutakhiran Terakhir (Minggu, 12 Maret 2017 21:25)

 

Pengukuhan Jenderal Polisi Tito Karnavian Raih Gelar Profesor, Guru Besar di Kampus PTIK
Kamis, 16 November 2017

KOPI, Jakarta - Pengukuhan dilakukan dalam sidang Senat Terbuka dipimpin Gubernur selaku Ketua STIK-PTIK Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Harjanto, SH, MSi. Pernyataan pengukuhan dilakukanIrjen Pol Prof Dr Iza Fadri, SH, MH, perwakilan guru besar pada senat akademik, yang juga dihadiri oleh Menteri Ristek Dikti Prof Dr Mohammad Nasir.   Jenderal (Pol) Drs H Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph D yang saat ini menjabat sebagai Kapolri,... Baca selengkapnya...

Polda Riau Rilis Data Perbandingan Operasi Zebra Tahun 2016 dengan 2017
Selasa, 14 November 2017

KOPI, Pekanbaru - Polda Riau Perbandingkan Operasi Zebra Siak Tahun Lalu dengan Operasi Zebra Siak 2017. A). Perbandingan pelanggaran lalu lintas selama 12 hari pelaksanaan Ops Zebra Siak 2017 dengan Ops Zebra Siak 2016, sbb : 1. Tilang Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 5.370 kasus, sedangkan untuk Ops Zebra Siak 2017 pelanggaran tilang sebanyak 10.463 kasus. Trend 5.093. 95 %. 2. Teguran Ops Zebra Siak 2016 sebanyak 2.469 kasus, sedangkan untuk... Baca selengkapnya...

Tokoh Nasional Bakal Getarkan Munas PPWI ke-2 dan Seminar Nasional
Kamis, 02 November 2017

KOPI, JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Pewarta Warga Nasional (DPN PPWI) akan menggelar hajatan besar Kongres Nasional ke-2 tahun 2017 sekaligus Seminar Nasional dengan tema: "Mari Wujudkan Komunitas Masyarakat Indonesia yang Cerdas Informasi Melalui Peningkatan Kualitas dan Moralitas Pewarta Warga". Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 November 2017, dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, dipusatkan di Ruang... Baca selengkapnya...

Yuk Sukseskan Kongres ke-2 PPWI Tahun 2017 dan Seminar Nasional
Kamis, 02 November 2017

KOPI, JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Pewarta Warga Nasional (DPN PPWI) akan menggelar hajatan besar Kongres Nasional ke-2 tahun 2017 sekaligus Seminar Nasional dengan tema: "Mari Wujudkan Komunitas Masyarakat Indonesia yang Cerdas Informasi Melalui Peningkatan Kualitas dan Moralitas Pewarta Warga". Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 November 2017, dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, dipusatkan di Ruang... Baca selengkapnya...

Pemuda/i Adalah Ujung Tombak Pembangunan NKRI
Sabtu, 28 Oktober 2017

KOPI, JAKARTA - Sumpah pemuda merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah bangsa ini, yang membuktikan bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 bangsa Indonesia sudah ada dan bersatu. Hal ini tentunya masih segar dalam ingatan kita bersama, walau sudah 89 tahun silam, sumpah ini takkan pernah usang dimakan oleh waktu dan selalu dikumandangkan para pemuda Indonesia disentero negri yang berlambangkan Pancasila, kata tokoh muda Sumbar Ahmad Bram... Baca selengkapnya...

Pengamat: Segera Usut Pemberi Izin Lahan Gambut Masa Pemerintahan Terdahulu
Senin, 23 Oktober 2017

KOPI, Jakarta – Di tempat kerjanya, Goh Pheng Pek menuturkan, “Izin konsensi penanaman di tanah gambut yang dimiliki oleh perusahaan RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper) pada masa sebelum pemerintahan Joko Widodo dengan Jusuf Kalla. Kami meminta kepada institusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk segera menangkap dan mengusut segera siapa-siapa saja oknum yang terlibat dalam pemberian izin lahan gambut kepada perusahaan APRIL Group... Baca selengkapnya...

Ini Bukti Pembangkangan Manajemen Perusahaan RAPP Terhadap Pemerintah RI
Senin, 23 Oktober 2017

KOPI, Jakarta - Sekjen (Sekretaris Jendral) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjelaskan kronologis penolakan Rencana Kerja Usaha milik PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan sikap membangkang perusahaan terhadap aturan pemerintah.     Bambang Hendroyono menuturkan proses penolakan RKU milik RAPP sudah dimulai sejak Mei lalu. Kementerian juga terus melakukan pengarahan dan meminta seluruh perusahaan yang mengajukan RKU... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALCantiknya Gadis Mualaf Asal Korea S.....
16/11/2017 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Malaysia – Ayana mengunggah puluhan foto selfie dirinya dengan mengenakan jilbab. Dengan kulit putih yang dibalut dengan kerudung, kecantik [ ... ]



NASIONALSimposium Nasional Kebudayaan Digelar 2 .....
20/11/2017 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI), bekerjasama dengan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat [ ... ]



DAERAHBanyak Genangan Air dan Rembesan, Gedung.....
09/11/2017 | Muhammad Effendi

Bupati Kendal,dr.Mirna Annisa dengan Dirut RSUD H. Soewondo Kendal, dr. Sri Mulyani, Sp.A, M.Kes KOPI, Kendal - Dalam mengembangkan pelayanan RSUD  [ ... ]



PENDIDIKANMahasiwa Itenas Ciptakan Mobil Listrik R.....
15/11/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung berhasil menciptakan kendaraan roda empat yang diberi nama Evhero. Evhero m [ ... ]



EKONOMIToshiba Bangun Perluasan PLTU Cirebon.....
19/11/2017 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Toshiba Energy Systems & Solutions Corporation (ESS), Minggu (19/11) mengumumkan pekerjaan konstruksi perluasan Pembangkit Lis [ ... ]



HANKAMSemarak Peringatan Hari Pahlawan 2017 di.....
17/11/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Sebagai bangsa yang besar tentu saja kita harus mengingat jasa para pahlawan. Pada tanggal 10 November 2017, rakyat Aceh memperinga [ ... ]



OLAHRAGASempena Hut Kuansing : Bupati H. Mursini.....
13/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi – Dari pantauan Pewarta Indonesia , Kamis pagi (12/10-17) dari luar Gedung DPRD kabupaten Kuansing, puluhan karangan bunga u [ ... ]



PARIWISATAHotel Kyriad Muraya Aceh di Simpang Lima.....
17/11/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Bila Anda datang dari luar kota Banda Aceh maupun yang berada di kota Banda Aceh dan sekitarnya ingin mencari hotel yang berlokasi  [ ... ]



HUKUM & KRIMINALFachrudin dan Fadil Seludupkan Shabu Seb.....
17/11/2017 | Rachmad Yuliadi
article thumbnail

KOPI, Banda Aceh - Peredaran narkoba di Aceh cukup rapi. Sebuah truk yang membawa narkoba jenis shabu berhasil diamankan oleh aparat keamanan.Hasil in [ ... ]



POLITIKLaskar Muda Hanura (Lasmura) Aceh Didekl.....
09/11/2017 | Rachmad Yuliadi

KOPI, Banda Aceh - Beberapa partai politik pastilah mempunyai organisasi lain yang berada dibawah partai tersebut. Seperti partai Hanura yang mempunya [ ... ]



OPINI“Jangan Ambil Uangku, Ibu!” Refleksi.....
18/11/2017 | Harjoni Desky, S.Sos.I., M.Si
article thumbnail

KOPI - Pak Ahmad sudah 2 tahun ini menjadi peserta asuransi. Saat menjadi peserta asuransi, ia sengaja merahasiakan keanggotaannya kepada istrinya, ka [ ... ]



PROFILDulu Anak Tukang Kayu, Kini Polisi Kand.....
16/11/2017 | Didi Rinaldo

  KOPI, Bangka Belitung - Seorang polisi berseragam lengkap tampak memacu sepeda motornya ke dalam kebun yang berjarak dua jam perjalanan dari Pan [ ... ]



SOSIAL & BUDAYABupati Aceh Jaya Kukuhkan IKAJAYA Period.....
07/11/2017 | Rachmad Yuliadi

KOPI, Banda Aceh - Kabupaten Aceh Jaya merupakan kabupaten yang baru didirikan yaitu pada tahun 2002 sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Bara [ ... ]



ROHANIMengenal Abuya Syaikh H. Muhammad Muda W.....
26/09/2017 | Ismayadi Yadi
article thumbnail

KOPI - Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy Abu Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy DAYAH-DARUSSALAM [ ... ]



RESENSIDrama Korsel Berjudul Man Who Dies to L.....
30/07/2017 | Didi Rinaldo

KOPI – Jakarta - Drama Korea Man Who Dies to Live berhasil masuk sepuluh besar rating drama terbaik di Korea Selatan.
drama yang tayang di MBC ini j [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIPencabutan nomor urut Calon Kepala Desa .....
30/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Siak Hulu – Pemilihan kepala desa tinggal  menghitung  hari, para calon kepala desa gencar mensosialisasikan visi misi mereka dalam spanduk/ [ ... ]



SERBA-SERBIKoleksi Model Tas Anak Sekolah Perempuan.....
21/11/2017 | Taufiq Iqbal
article thumbnail

KOPI - Tahun ajaran baru di sekolah, identik dengan perlengkapan sekolah yang baru pula. Anak-anak biasanya akan meminta dibelikan perlengkapan sekola [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.