Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta
            Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Pewarta Online

Komentar Warga

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
Remaja Kuningan Gagas Gerakan Gemar Bers.....
22/02/2013 | Andri Ana

KOPI, Kuningan – Untuk mengurangi kenakalan remaja di jalanan, memang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan olahraga bersepeda. Hal tersebutlah yang dirintis oleh beberap [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 6155
Isi : 8596
Content View Hits : 2859387
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini1934
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin6413

Warga Online : 88
IP Kamu : 107.21.186.38
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Berita Hukum Dar Der Dor, Rampok Merajalela di Wilayah Kerja Polda Riau

Dar Der Dor, Rampok Merajalela di Wilayah Kerja Polda Riau

KOPI, Pekanbaru - Aksi kejahatan rampok menggunakan senjata api merajalela di wilayah kerja kepolisian Daerah Riau (Polda Riau).oknum rampok begitu nekat menodongkan senjata ke korbanya tidak tergantung situasi siang ataupun malam. Menurut laporan intelijen ada beberapa grup rampok mengkoordinir wilayah kerja operasi Pulau Sumatera,bahkan ada beberapa orang oknum anggota TNI maupun Polri yang telah dipecat dari kesatuan ikut geng rampok.tidak tertutup kemungkinan ada dugaan beberapa orang oknum aparat keamanan TNI/POLRI yang nakal ikut berkawan dengan geng rampok ini.(red.rahasia) Seolah-olah aparat kepolisian untuk melacak keberadaan mereka ini kehilangan jejak pasti ada oknum internal (memata-matai) Razia sehingga bocor. Beberapa minggu kemaren seorang jurangan sawit kena rampok hanya berjarak 50 meter dari Markas kepolisian resort pelalawan.sang oknum juragan sawit ini mengambil uang Rp.300 juta ke sebuah Bank untuk membayar gaji pegawainya,ketika itu ada beberapa orang membuntuti dari belakang dan menarik tas berisi uang tersebut .seketika itu sang juragan sawit kaget siapa yang menarik tasnya dari belakang,terjadilah tarik-tarikan dengan oknum sang rampok tersebut. letusan senjata mengejutkan toke sawit tas langsung dibawa kabur oleh sang bandit tersebut dengan mengendarai sepeda motor. Peristiwa kedua kantor money chager jalan cipta karya juga kena bobol oleh kawanan rampok duit Rp.266 juta dalam brangkas mereka sikat dengan membawa mesin las listrik. Peristiwa ketiga Kantor cabang pembantu bank Danamon di satroni oleh kawanan rampok beberapa hari yang lalu.ratusan juta duit bank itu melayang. Peristiwa keempat terjadi konflik warga dengan Perusahaan perkebunan swasta ,warga mengklaim lahan perkebunan itu milik mereka beberapa orang pekerja perkebunan dari pihak swasta terluka kena tembakan misterius. Seorang Pengamat Kepolisian Nusantara (PKN)Ada beberapa orang oknum yang kami curigai mereka ini kadang-kadang membuntuti mengendarai mobil Superben,Avansa,xenia,mobil kijang biru dll.dengan kaca film tidak tembus pandang atau ketebalannya kadar 80 % temuan baru mereka mengendarai sebuah truk colt diesel,atau truk penganggkut hasil tambang.sehingga beberapa buah sepeda motor ada didalam truk tersebut untuk beroperasi ketus ajisutisyoso. Bagaimanapun jua tugas Pokok kepolisian Republik Indonesia menjaga Keamanan,ketertiban warga. selama ini begitu besar ongkos yang telah keluarkan oleh Negara dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) maupun APBD (Anggaran pendapatan Belanja Daerah) tidak sebanding dengan kinerja Pihak kepolisian untuk menjaga suasana aman,seakan-akan masyarakat ingin keluar rumah merasa tidak nyaman.

Empowering Personel (Pemberdayaan personel).

-----------------------------------------------------------

Selama ini pemberdayaan personel Kepolisian belum optimal kali Polisi mempunyai pasukan khusus dari satuan Brigade Mobil (Brimob) kerahkan kesatuan itu untuk memburu rampok bersenjata. Atau turunkan Densus 88 kelapangan (Detasemen khusus) kemungkinan aksi perampokan selama ini wilayah  Riau ikut terlibat gembong teroris internasional untuk mencari dana operasi. Hari selasa malam (8/5) sekitar jam 8 malam sebelum daerah Ukui kabupaten Pelalawan puluhan orang bersenjata turun dari dua mobil berplat B mengeluarkan senjata serta menyetop kendaraan roda empat yang lewat untuk mengadakan razia teroris ,rampok.mereka mendapat informasi bahwa ada gembong rampok,atau teroris akan lewat. Ada apa nih pak tutur saya ,aparat itu mengatakan mengadakan razia teroris /rampok ,cepat  di jalan ucap petugas itu.

Saya saksikan Sekitar 300 meter sebelum mencapai tempat razia dua unit mobil superben tersebut berbelok kembali kepangkalan kerinci dengan terburu-buru hampir bersenggolan dengan saya.keluar beberapa orang dari mobil cat hitam tersebut berpindah ke mobil superben itu. Sebelumnya Dua unit mobil cat hitam dengan kecepatan tinggi ke arah ukui disusul oleh superben cat putih kaca film metalik mengiringinya dari belakang. tiga puluh menit saya saksikan razia tersebut setelah itu mereka pergi,kemugkinan razia ini bocor . (didi)

Comments
Add New
Rahmad hidayat  - Perampokan yang terjadi menjelang PON di RIau tahu   |16-09-2012 09:10:27
Bukan hanya di Air molek saja, selang 1 (satu) hari terjadi perampokan di daerah lalak tidak jauh dari air molek tempat kejadian perampokan toko emas, perampokan dilakukan oleh beberapa orang yang menggunakan senjata, kawanan perampok merampok seorang warga ketika pulang setelah menjual kebun sawit miliknya. Menurut informasi korban di hadang kawanan perampok di tengah perjalanan pulang ke rumahnya, korban tak berdaya setelah melihat kawan perampok menggunakan senjata sehingga perampok dengan leluasa mengambil uang hasil jual kebun sawit itu.
Selang 1 (satu) hari kemudian terjadi penodongan seorang nasabah bank BRI di daerah kecamatan Ukui, ketika itu nasabah baru saja mengambil uang di Bank, ketika keluar dari Bank menuju Mobil miliknya, tiba-tiba saja dua orang pelaku yang turun dari sebuah mobil berwarna hitam menodongkan sepucuk senjata dan merampas uang yang baru saja diambil dari Bank. Nasabah tersebut berteriak tragis setelah uang yang ditangnnya berpindah tangan kepada penodong (X). Selang 1(satu) hari Mini market yang berada tepat di sebelah Bank BRI Kecamatan Ukui juga mengalami perampokan dan penodongan oleh dua orang pelaku perampokan, salah satunya dilakukan oleh seorang perempuan. Nekad memang, tapi itu nyata terjadi. Ketika itu dua orang turun dari sebuah mobil Avanza berwarna merah hati langsung masuk ke Minimarket tersebut dan langsung merampok kasir yang berada dalam minimarket tersebut, tetapi kali ini pihak kepoloisian cukup sigap, karena cepat mendapat informasi Tim kepolisian langsung bergerak ke TKP, syukur usaha pelaku dapat digagalkan oleh pihak kepolisian dan dua orang pelaku tersebut dapat diringkus. Sekarang Apakah semua pelaku penodong dan perampok dapat dibasmi oleh pihak kepolisian...?
Suparno  - Dar Der Dor, Rampok Merajalela di Wilayah Kerja Po   |23-05-2012 17:01:15
Kepada Kapolri Jendral (Pol) Timur Pradopo,akhir-akhir ini aksi rampok bersenjata merajalela wilayah kerja Polda Riau.
tolong kirimkan "Tim Pembersih"propinsi Riau.
bagaimana tidak Petinggi polda Riau kerja main Golf aja.
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."