Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta
            Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Komentar Warga

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
Remaja Kuningan Gagas Gerakan Gemar Bers.....
22/02/2013 | Andri Ana

KOPI, Kuningan – Untuk mengurangi kenakalan remaja di jalanan, memang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan olahraga bersepeda. Hal tersebutlah yang dirintis oleh beberap [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 6139
Isi : 8578
Content View Hits : 2809156
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini3345
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin6232

Warga Online : 88
IP Kamu : 54.242.188.217
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Berita Daerah Setelah Raih Upakarti Pemko Padang Panjang Tingkatkan Lagi Ekonomi Kerakyatan

Setelah Raih Upakarti Pemko Padang Panjang Tingkatkan Lagi Ekonomi Kerakyatan

 

KOPI, PADANG PANJANG - Setelah berhasil mewujudkan Padang Panjang Kota Sehat, dan kota tujuan pendidikan senjak 2010. Kini Kota Padang panjang mulai berbenah dan membangun komitmen bersama terhadap ekonomi kerakyatan

Dengan tidak menunggu waktu Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) UMKM Padang Panjang mulai mempersiapkan strategi untuk mengimple mentasikannya yakni menyiapkan program dan kegiatan.

Hal ini tentu adalah komitmen Duet kepemimpinan Walikota Padang Panjang dr. H. Suir Syam, M. Kes, MMR dan Wakil Walikota Ir. H. Edwin, SP di tahun ketiga ini kepemimpinannya dalam memberantas kemiskinan dengan program ekonomi kerakyatan.

Diskoperindag terkait dengan progaram ekonomi kerakyatan ini telah melakukan beberapa trobosan terutama dalam bidang peningkatan penyamak kulit.

Meskipun Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Kulit Padang Panjang masih setahun jagung, namun lesensinya telah diakui SNI, sehinggah permintahan produksi kulit di UPTD dari 500 kilogram per bulanya sesuai dengan kapasitas drum penyamak kulit yang ada sekarang menjadi 2 sampai 2,5 ton.

Tentu hal ini tidak cukup sampai disitu saja, bagai manapun pelaku usaha kulit perlu pemahaman dan pengetahuan tentang pengembangan dan pengelolah industri kulit dengan baik dan profesional.

Untuk itu Rabu kemaren Dinas Koperindag Kota Padang Panjang menggelar Seminar regional tentang pengembangan industri kulit.

Seminar yang diikuti sepuluh pelaku usaha kulit dan instansi terkait dari kabupaten/kota di Indonesia ini berlangsung dari pukul 08 pagi, hingga pukul 14, siang, di Minang Fantasi (MIFAN) Water Park, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat yang dihadiri 150 orang peserta.

Kesepuluh kabupaten/kota yang menjadi utuasan Daerah itu yakni Musi Banyuasin (Sumatera Selatan), Medan, Asahan, dan Tebingtinggi (Sumatera Utara), Makassar (Sulawesi Selatan), serta Padang Pariaman, Agam, Bukittinggi, Pariaman, dan Padang Panjang (Sumatera Barat).

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wakil Walikota Padang Panjang H. Edwin, SP.

Menurut Edwin, seminar tersebut dinilai sangat bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi, terutama bagi pelaku usaha indutri kulit maupun masyarakat.

“Saya berharap seminar ini dapat mencarikan solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha industri kulit di Sumatera maupun Indonesia,” kata Edwin.

Melalui seminar ini banyak solusi permasalah yang dapat kita jadikan sebuah pedoman untuk pencapaian kesejahteraan.

“Saya yakin, kalau sebuah permasalahan bisa dicarikan solusinya termasuk pengembangan industri kulit, maka apa yang kita harapkan bisa tercapai," ungkapnya.

Dinas terkait (red) untuk program ekonomi kerayaktan ini ternyata tidak cukup sampai disitu saja. Pasalnya, setelah usai menggelar seminar regional tentang pengembangan industri kulit. Selasa (4/7) Diskoperindag) UMKM Padang Panjang kembali menggelar seminar sehari terhadap peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta tentang koperasi.

Kepala Dinas Koperindag Kota Padang Panjang Reflis menyebutkan, seminar yang dilaksanakan tersebut untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta tentang koperasi.

Dalam seminar tersebut dibahas sejauh mana manfaat koperasi dan meningkatkan pengetahuan tentang koperasi tersebut.

“Perkembangan suatu koperasi ke depan dalam rangka pengembangan ekonomi kerakyatan harus dirembukkan secara intens, sehingga perencanaan program pemerintah dalam bidang perekonomian bisa terealisasi dengan baik dan lancar,” kata Reflis.

"Maka sebagaimana dalam konsep pembangunan ekonomi kerakyatan yang sudah disusun Pemkot Padang Panjang, koperasi dalam hal ini sangat berperan," katanya.

Seminar Koperasi itu kata dia, diikuti 78 orang dari pengurus koperasi se-Kota Padang Panjang, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia ( PKPRI) dan perguruan tinggi.

Drs. Reflis, M.TP menebutkan, seminar yang telah kita gelar itu adalah bentuk kepeduliaan Pemko Padang Panjang terhadap masyarakatnya dalam pengetasan kemiskinan.

“Progaram ekonomi kerakyatan adalah salah satu cara untuk merangsang masyarakat terutama pengerajing kulit agar bisa menciptakan aneka ragam kerajinan kulit dan memanfaatkan UPTD yang telah kita miliki in,” imbu Reflis

Selain itu kita juga melakukan pembinaan terhadap kelompok-kelompok Koperasi dan pengerajin kulit agar mereka bisa mengembangkan usahanya dan menciptakan produk yang berkualitas, dan kita hanya melayani dan melakukan mengontrol,” pungkasnya

Pemakalah terhadap regulasi pengembangan indutri kulit disampaikan Haryanto Susanto Ketua DPD APKI Pusat. Terkait dengan Akselerasi Pengembangan IKM KPK Nasional Pemakala ini disampaikan lansung oleh Direktorat Jendral IKM Kementrian Perindustrian Ir. Sumpena. Sedangkan pemakalah Prospek dan Strategi Pengembangan Industri Kulit di Padang Panjang di sampaikan Wakil Walikota Padang Panjang H. Edwin, SP, dan pemakalah Akselerasi Pengembangan Industri Kulit serta Pemasaranya di sampaikan oleh Yusmael. (ce)

 

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."


Artikel Lainnya: