Kelurahan Lepasan Diduga Terserang Endemi Demam Berdarah Dengue
KOPI, MARABAHAN - H.Ramli, S.Kep Pimpinan Puskesmas Lepasan Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan ditemui KOPI seusai Apel Gabungan Linmas Kecamatan Bakumpai pada Senin, 20 Pebruari 2012 membenarkan adanya kejadian pasien positif terjangkit Demam Berdarah Dengue yang berasal dari Nyamuk Aedes Aegypti.
Ada empat pasien yang berasal dari Kelurahan Lepasan yaitu Normadiyati (20th), Aminuddin (28th), Pahmi (8,5th), dan Syahrul (15th) dua terakhir sekarang Opname di Rumah Sakit H.Abdul Aziz Marabahan. Pada tanggal 18 Januari 2012 Tim Pemeriksaan Jentik yang terdiri dari Kepala Puskesmas Lepasan, Surveylance, Kesling/Promkes, Pengelola DBD masing-masing 1 orang langsung turun ke lapangan dengan lokasi SMPN 2 Marabahan, SDN Lepasan 2 dan rumah penderita DBD. Sedangkan tindakan yang dilakukan adalah pemberian Bubuk Abate, Penyuluhan kepada keluarga tentang kebersihan lingkungan tempat tinggal dan penggunaan kelambu pada saat tidur.
Kejadian ini sudah di laporkan ke Kasi P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala di Marabahan, dan Rabu, 22 Pebruari 2012 Tim dari Dinas Kesehatan akan turun kelapangan untuk survey apakah perlu diadakan fogging atau tidak, itu tergantung dari Tim nantinya. H. Ramli, S.Kep menuturkan, bahwa beberapa bulan yang lalu saat mulai datangnya musim hujan merupakan faktor risiko untuk terjadinya penyakit, seperti demam berdarah (DBD) dan lain-lain. Kami dari Tim Puskesmas sudah membuat Surat Edaran, Selebaran maupun pamplet untuk disebar luaskan kepada masyarakat, tentang tatacara pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Pencegahan demam berdarah dapat dilakukan dengan mengendalikan vektor nyamuk, antara lain dengan menguras bak mandi/penampungan air sekurang-kurangnya sekali seminggu, mengganti/menguras vas bunga dan tempat minum burung seminggu sekali, menutup dengan rapat tempat penampungan air, mengubur kaleng-kaleng bekas, aki bekas dan ban bekas yang ada di sekitar rumah. Selain itu dapat dengan pemberian bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air agar dapat membunuh jentik-jentik nyamuk.
Karena nyamuk Aedes aktif di siang hari beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan adalah menggunakan senyawa anti nyamuk yang mengandung DEET, pikaridin, atau minyak lemon eucalyptus, serta gunakan pakaian tertutup untuk dapat melindungi tubuh dari gigitan nyamuk bila sedang beraktivitas di luar rumah. Sedangkan pengasapan (fogging) adalah untuk membunuh nyamuk Aedes induk Dan yang terakhit adalah, segeralah berobat ke Puskesmas bila muncul gejala-gejala penyakit demam berdarah sebelum berkembang menjadi semakin parah.
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Program Pembuatan e-KTP di Teluk Wondama Gunakan Sistim Jemput Bola
- Steve: Kami akan Laksanakan Semua Program e-KTP agar Berjalan Baik dan Lancar
- DPC HIPKI Bengkalis Adakan Pertemuan dengan LKP se-Kabupaten Bengkalis
- 5 Penerjun Terbawa Angin
- BPK Lakukan Pemeriksaan Pendahuluan ke Tanah Datar
- Komisi III Intip Pelayanan Pengunjung RSUD
- Dinas Pertanian Bakal Beri Rekomendasi bagi Kelompok Tani untuk Memimjam KUR
- Jalan Sudirman di Kota Padang Panjang Banjir Lagi
- Ormas NasDem Tampung Aspirasi Pedagang Pasar Padang Panjang
- Serikat Buruh dan Sopir Tuntut Perbaikan Pelaksanaan UU
- SDN 04 Bakal Tingkatkan Persiapan UN 2012
- Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah Alami Pelengkungan
- Pembenahan Masjid Raya Jihad Padang Panjang Butuh Danah 1 M Lagi
- MNC Media Grup Bantu Masjid Raya Jihad 100 Juta
- Ketua KNPI Terpilih Disomasi oleh Gabungan OKP Padang Panjang


























