Manusia Timpang

Email Cetak PDF
Manusia goncang. Kita sedang goyah, timpang, dan kadang kalap. Relijiusitas -potensi kebertuhanan itu- , yang merupakan kebutuhan dasar, pun terkungkung di dalam ragu yang tampak tak berkesudahan.

Kemudian keadaan itu menjembatan secara bersambungan. Bersama aliran haru biru libertarian, kebebasan, anarkisme, perilaku vandal, individualisme, egosentrisme, juga antroposentrisme yang akut. Ya, terlihat memang tak ada deviasi yang pasti.  Pun nilai-nilai teologis pelan-pelan menjadi absurd, tidak penting kemudian.

Manusia seolah telah sangsi dengan peringatan dalam kitab suci. Agama telah terteronggok dalam perolok-olokan dan selanjutnya masuk ke tong sampah.  Agama dengan beragam kitab sucinya hanyalah candu kehidupan, demikian kata Nietsche, generasi atheis di adab ke 18 itu.  

Realitas bahwa manusia butuh sandaran, dan ini –sebetulnya, bukan dalam bentuk relasi  interaktif interdependensial antara manusia dengan Tuhan, telah menjadi harapan nisbi yang tak lagi memiliki pengaruh ekstatif.  Justru ia hanya dinarasikan ke dalam prosa retoris, utopis semata.

Kerengkeng itu terlalu kuat, memang. Sulit ditanggalkan. Tentu, tanpa saya bermaksud menggeneralisir opini ini, pola yang ingin saya sebut sebagai neo-pragmatisme ini kemudian melahirkan sistem kontestasi yang luar biasa antar anak manusia. Sehingga representasi akronim homo sapiens, manusia adalah binatang berfikir, nyata telah dipertontonkan.

Homo sapiens adalah watak kebinatangan. Dia memang potensi yang dirasukkan ke dalam gaya hidup manusia sejak awal penciptaannya. Kelak dia yang kemudian menjadi dominan, mengalahkan potensi ketuhanan dan malaikat. Dominasi ini memunculkan kemelut kompetisi yang dahsyat antar anak manusia, untuk saling adu otot dan adu kuat.  Dia berlaku dengan spontan demi untuk memperebutkan posisi-posisi, kekuasaan-kekuasaan, jabatan-jabatan, kursi-kursi, tunjangan-tunjangan, harta benda dan juga wanita-wanita.

Karakter tersebut terus menggerus resistensi iman kita. Tak sedikit yang lena  mengedepankan logika rasionalitas dengan melempengkan tradisi puritan serta berdalih tetap kontekstual dalam alur berfikirnya. Dari situ selanjutnya mereka memunculkan pengertian pengertian baru tentang Tuhan. Akhirnya definisi tentang Tuhan pun menjadi kabur. Multi versi dan distorsi.

Sehingga kemudian lahirlah, misalnya, defenisi bahwa Tuhan adalah figur kabur yang tidak bisa teridentifikasi dengan abstraksi intelektual. Dan pengertian lain tentang Tuhan yang sebetulnya sama sekali tidak menabalkan pengertian dan defenisi utuh tentang Tuhan itu sendiri.

Tapi justru pengertian pengertian itu belakangan melahirkan keserampangan defenisi akan hakikat Tuhan yang sesungguhnya.

Akhirnya, saya sudahi saja tulisan ini walaupun relatif sangat tidak sistematis. Saya tidak bermaksud memberi pengajaran tapi justru sebaliknya, saya menulis karena sedang belajar. Saya mencoba melahap semuanya. Manusia itu ragu. Saya manusia. Saya ragu. Maka izinkan saya untuk mencari jawaban-jawaban dari semua tanya itu. Agar saya tidak menjadi manusia hipokrit. [ain]
Comments
Add New
Muh.Kasim  - Tentang Manusia Timpang   |08-04-2010 07:15:30
Tulisan diatas seharusnya membuat kita pembaca untuk merenung tentang siapa kita dan sudah seberapa
jauh kita dapat mendekatkan diri dengan Tuhan Agama dan Al-quran seakan-akan sebagai Cadar yang
tidak pernah di amalkan sepertinya kita semua mengerti bacaan dari masing-masing kita Suci tapi
untuk mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari masih sulit , manusia cuma berpikir bagaimana
mengumpulkan harta , kekayaan sebab tanpa semua itu manuasi tidak bisa berbuat banyak itulah
kejadian yang terjadi saat ini sehingga banyak manusia berlomba-lomba membuat rumah mewah tanpa
menyadari bahwa esok atau lusa semua akan ditinggalkan atau sebaliknya kekayaanlah yang akan menjauh
dari manusia.
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
 

29 August 2008|6:20:04AM

Bahasa Lainnya

English Arabic Chinese (Simplified) Japanese Indonesian
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia

Foto Pewarta

Meriam Kuno Istana Siak
31 August 2010
  Istana Asserayah Hasyimiah di Kabupaten Siak- Riau ini merupakan peninggalan Sultan Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin atau uultan ke-12 Kesultanan Siak yg dibangun pada tahun 1889...

Beritahu Pewarta Lain

Masuk

Yang Terpinggirkan

Manusia Timpang
06/04/2010 | Ainuddin Chalik
article thumbnail

Manusia goncang. Kita sedang goyah, timpang, dan kadang kalap. Relijiusitas -potensi kebertuhanan it [ ... ]


Konsultasi Kesehatan

Info Program Rujukan Awal Keperawatan oleh Hakim
31/08/2010 | Yudha Wahid

Pewarta-Indonesia, Dalam beberapa waktu lalu, Indonesia mengadakan kujungan ke Sidney ibu kota N [ ... ]


Warta Redaksi


AFDsmall.jpg
Pewarta-Indonesia, Alhamdulillah, syukur pada Tuhan yang maha rahman… Itulah ungkapan yang pas untuk menggambarkan kebahagiaan Redaksi
man_loudspeaker.jpg
Yth. Rekan, Sahabat, Aktivis, serta SimpatisanAnggota PPWI dan masyarakat umumDi mana saja berada Menyikapi berbagai kejadian meresahkan
mursianif_padangpanjang.jpg
Pewarta-Indonesia, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA., dijadwalkan Sabtu (21/8)

Polling Warga

Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Statistik

Anggota : 851
Isi : 3280
Content View Hits : 586316

Pewarta Online

mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini611
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin805

Warga Online : 14
IP Kamu : 38.107.191.110

Advertise :
Pasang Iklan Murah
Mau Pasang Iklan Murah, dan banyak dilihat pengunjung?? klik disini!
ID Card PPWI
Gimana sih cara untuk mendaftar atau mendapatkan ID Card Citizen Journalis, Klik disini!
Attribute PPWI
Member Website PPWI sudah, ID Card Sudah, belum ada attribute. Order disini!
ID Card PPWI

Gimana sih cara untuk mendaftar atau mendapatkan ID Card Citizen Journalis, Klik disini!
Attribute PPWI

Attribute PPWI
Member Website PPWI sudah, ID Card Sudah, belum ada attribute. Order disini!

Video Pewarta

Tabloid Explore Indonesia

  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia

Sehat & Bugar

Viagra dalam Buah Semangka
15/03/2010 | Surya
article thumbnail

Pewarta-Indonesia, Sepotong semangka yang segar merupakan buah yang merupakan favorit semua orang dan berdasarkan penelitian yang dilakukan, seman [ ... ]